Jurnal Teknik ITS
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Articles
129 Documents
Search results for
, issue
"Vol 3, No 1 (2014)"
:
129 Documents
clear
Analisa Teknis dan Keselamatan Sistem Busbar Trunking Pada Sistem Kelistrikan Kapal Utility 52 Meter
Rizki Rizki Satria;
Sardono Sardono Sarwito;
Indra Ranu Kusuma
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (279.533 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5809
Inovasi dalam pendistribusian kebutuhan arus listrik menghasilkan suatu media alternatif pengganti kabel yang dikenal sebagai busbar trunking. Busbar trunking adalah suatu komponen yang kompak (compact size) berfungsi sebagai penyalur, konduktor, ataupun sebagai media hantar arus listrik yang menawarkan kesederhanaan dalam desain, instalasi, dan perawatannya. Dalam aplikasinya, busbar trunking telah diinstal pada bangunan darat seperti gedung bertingkat, pabrik, dan lain-lain. Sehingga diperlukan analisa lebih lanjut terhadap penerapan sistem busbar trunking di laut, seperti kapal. Analisa dilakukan berdasarkan aspek teknis dan keselamatan instalasi pada sistem kelistrikan kapal utility 52 meter mengacu pada standar kelas keselamatan di kapal. Hasil analisa tersebut menghasilkan kesimpulan bahwa sistem busbar trunking sangat compatible jika diaplikasikan di kapal karena memiliki tingkat keselamatan yang sesuai dengan persyaratan peraturan kelas
Analisa Penerapan Sistem Hybrid Pada Kapal KPC-28 Dengan Kombinasi Diesel Engine dan Motor Listrik Yang Disuplai Dengan Batterai
Tangguh Tangguh Bimantoro;
I Made Ariana
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (470.791 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5812
Teknologi Hybrid System Vessel akhir-akhir ini sedang menjadi bahasan yang sering dibicarakan di dunia pendidikan dan teknologi permesinan. Teknologi Hybrid System Vessel yang dimaksud adalah kapal yang berjalan dengan dua sumber tenaga, mesin yang bekerja dengan sumber tenaga bahan bakar dan motor listrik yang bekerja dengan sumber tenaga listrik. Oleh karena adanya permasalahan tersebut maka dikembangkanlah konsep system hybrid pada kapal.Hybrid ini mengacu teknologi pada mobil hybrid yang sudah dikembangkan sekarang, tujuan dari hybrid ini adalah sebagai penghematan BBM dan juga sebagai pereduksi emisi di system permesinan kapal.Penelitian ini menggunakan simulasi dengan software Maxsurf, kemudian dilakukan dengan metode perhitungan manual yang nantinya digunakan untuk menentukan jumlah batterai yang dibutuhkan pada penggerak motor induksi. Hasil dari penelitian ini berupa desain Hybrid System kapal KPC – 28, serta hasil analisa Hybrid System di kapal apakah memberikan effisiensi bahan bakar yang cukup hemat dengan tanpa menggunakan Hybrid System pada mesin kapal tersebut.
Analisa Pengaruh Penambahan Kapasitor Terhadap Proses Pengisian Baterai Wahana Bawah Laut
Muhammad Muhammad Chanif;
Sardono Sardono Sarwito
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (297.252 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5814
Potensi wisata bawah laut Indonesia banyak yang belum dikembangkan, hanya Pulau Bali yang sudah memanfaatkannya dengan membuat wahana bawah laut yang berpenggerak motor DC yang listriknya disuplai oleh baterai. Setiap satu jam pelayanan berupa penyelaman, wahana bawah laut ini melakukan pengisian baterai sekaligus muat penumpang. Agar terdapat nilai ekonomis dan efektivitas selama proses itu di pelabuhan, dalam skripsi ini akan diuraikan mengenai pengaruh kapasitor untuk menambah muatan baterai charger, sehingga arus yang masuk bisa bertambah. Dalam rangkaian baterai charger yang telah dimodifikasi jumlah kapasitor menjadi 3 buah, nilai arus yang keluar sebesar 18 Ah dan tegangan yang keluar adalah tegangan input ditambah 4 V. Perbandingan rangkaian baterai charger yang termodifikasi penambahan kapasitor mampu mempercepat 1.44 kali dibanding dengan rangkaian sederhana. Selain itu, penambahan kapasitor bank juga mampu memberikan penghematan daya sebesar 22 % dengan menambahkan kapasitor berkapasitas 0.00519 Farad.
Studi Perancangan Prototype Pembangkit Listrik Tenaga Gelombang Laut Tipe Salter Duck
Luthfi Prasetya Kurniawan;
Sardono Sarwito
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (368.349 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5815
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia dengan luas lautan mencakup ¾ dari wilayah negara.Lautan menyimpan banyak energi yang tidak diketahui, diantaranya adalah gelombang laut yang bisa dimanfaatkan menjadi sumber daya listrik.Banyak metode untuk mengubah energi gelombang menjadi energi listrik. Salah satunya adalah salter duck, alat ini akan mengangguk ketika paruhnya terkena gelombang. Gerakan anggukan ini yang dapat menghasilkan listrik. Dalam penelitian ini akan dibuat prototype dari salter duck dengan lebar 0.4 m. Setelah itu akan dilakukan pengujian besarnya daya listrik yang bisa dihasilkan. Dari hasil pengujian terlihat daya listrik yang disupply oleh salter duck berbeda dengan perhitungan yang telah dibuat. Dalam perhitungan rata-rata daya yang bisa dikeluarkan sebesar 7.89 Watt.Sedangkan pada saat uji coba daya yang didapatkan sebesar 0.4 mWatt.
Perencanaan Jetski Ampibi Untuk Kebutuhan Militer ( Penggerak Di Darat )
Teguh Prasetyo;
Toni Bambang Musriyadi
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (481.232 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5816
Kelebihan yang dimiliki All Terrain Vehicle dibandingkan kendaraan lain membuat kendaraan ini banyak digunakan pada bidang militer.Kemampuannya berjalan pada segala medan yang sulit dilewati oleh kendaraan biasa merupakan kelebihannya yang paling utama.Namun ada sedikit kekurangan pada kendaraan ini yaitu tidak bisa berjalan di air.Oleh karena itu diperlukan modifikasi pada beberapa bagian All Terrain Vehicle agar kendaraan ini dapat berjalan di air.Bagian yang akan dimodifikasi adalah lambung serta sistem transmisinya.Saat berjalan di air, keempat roda pada kendaraan ini akan menekuk diatas sarat air maksimal menggunakan sistem hidrolis sebagai penariknya untuk mengurangi tahanan.Proses mendesain amphibian jetsky ini menggunakan software SolidWorks 2012.Daya yang dapat didistribusikan mesin pada roda sebesar 129,4 Hp dari daya awal 160 Hp pada engine.Kecepatan maksimal kendaraan ini adalah sekitar 145,1 Km/Jam.
Analisa Penggunaan Waterjet Pada Sistem Propulsi Kapal Perang Missile Boat Dengan Kecepatan 70 Knot
Hanifuddien Hanifuddien Yusuf;
Agoes Agoes Santoso
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (590.714 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5822
Indonesia merupakan negara maritim dan kepulauan yang terdiri dari ribuan pulau. Oleh karena itu, dibutuhkan alat pertahanan yang sesuai untuk menjaga kelestarian alam dari berbagai eksploitasi secara ilegal. Maka sebuah kapal perang dengan kecepatan tinggi diperlukan untuk menjaga kelestarian aset – aset negeri ini. Pada Tugas Akhir ini akan membahas tentang perancangan sistem propulsi dengan menggunakan penggerak waterjet pada kapal cepat. Kapal yang akan menjadi acuan awal adalah kapal missile boat milik Iran dengan kecepatan max 70 Knot. Perancangan berupa bentuk lambung, pemilihan mesin penggerak, sistem transmisi, serta pemilihan waterjet yang sesuai. Dalam perancangannya, kapal tersebut menggunakan penggerak waterjet atau propeller super kavitasi, yang penentuannya dapat dari nilai efisiensi propulsif yang paling besar diantara kedua penggerak tersebut. Pada perhitungan lainnya, diketahui nilai efisiensi propulsif dengan menggunakan propeller super kavitasi yaitu sekitar 60% yang lebih besar dari nilai efisiensi waterjet yaitu sebesar 58%.
Perancangan Sistem Permesinan Dan Sistem Penggerak Pada Auger Cutter Suction Dredger (ACSD) Sebagai Metode Pengerukan Di Waduk
Andri Prasetyo;
Agoes Santoso
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (178.32 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.5821
Auger Cutter Suction Dredger (ACSD) adalah salah salah satu jenis kapal keruk dari beberapa jenis kapal keruk yang ada. Sistem permesinan yang beroperasi pun lebih bervariatif karena selain kapal harus bergerak (moving) kapal juga melakukan aktivitasnya dalam melakukan pengerukan. Dalam operasinya, kapal keruk ini akan bekerja di area waduk. Dan juga sangat cocok diaplikasikan di sungai dan rawa. Dalam perancangan sistem permesinannya ada beberapa parameter yang perlu diperhatikan antara lain lokasi pengerukan, kapasitas produksi, kedalaman pengerukan, jenis material yang akan dikeruk, ukuran kapal, dan akses menuju ke tempat kerja. Dalam skripsi ini, akan dilakukan beberapa variasi perhitungan, analisa dan desain rencana umum kapal keruk (ACSD). Perhitungan dan analisa yang dilakukan pada sistem permesinannya antara lain perhitungan kapasitas dan penentuan pompa hisap, perhitungan dan pemilihan mesin Independen drive, pemilihan cutterhead, perhitungan kapasitas dan penentuan ladder winch suction pipe, desain kapal keruk yang direncanakan. Selanjutnya, setelah dilakukan perhitungan dan analisa tersebut, penentuan spesifikasi dijadikan dasar dalam pemilihan komponen / unit pada sistem permesinan kapal keruk ACSD tersebut.
Studi Analisa Teknis Instalasi dan Ekonomi Desain Sistem Kelistrikan Kapal Penumpang Dengan Menggunakan Busbar Trunking
Achmad Firdaus;
Sardono Sarwito
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (484.731 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.6025
Sistem distribusi kelistrikan merupakan salah satu faktor yang dibutuhkan untuk sumber tenaga mentransmisi daya menuju beban agar dapat dioperasikan sesuai kebutuhan. Secara data stastitika bahwa kecelakaan kapal, khususnya kebakaran kapal, mayoritas dipengaruhi oleh instalasi kabel dalam mendistribusikan daya menuju beban. Hal ini dikarenakan sistem kabel tidak terbuat dari bahan yang bebas dengan zat hologen. Busbar trunking merupakan salah satu media distribusi kelistrikan yang memiliki tingkat keandalan dan keamanan yang lebih baik diabndingkan kabel. Berdasarkan referensi tersebut, pada penulisan tugas akhir ini mengacu pada aplikasi busbar trunking pada kapal penumpang yati KM Bukit Siguntang. Dari hasil analisa yang didapat pada sistem busbar trunking ini secara teknis memiliki losses daya kecil, saat perawatan dapat menjaga continuitas kerja, simple dan tepat diaplikasikan pada kapal yang membutuhkan daya besar. Selain itu dalam segi ekonomi, karena lebih efisien dari kabel maka harga pemasangan hingga perawatan lebih mahal dibandingkan dengan sistem kabel. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem campuran (Busbar Trunking dan Kabel) untuk lebih efisien
Kajian Teknis Gejala Magnetisasi pada Linear Generator untuk Alternatif Pembangkit Listrik
Wahyudianto Bagus Nugroho;
Indra Ranu Kusuma
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (354.565 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.6032
Di Indonesia terkenal dengan perairannya yang memiliki potensi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dengan memanfaatkan gelombang dan arus laut. Untuk memanfaatkan energy alam yang tersedia dari gelombang laut itu maka dilakukan penelitian tentang linear generator untuk pembangkit listrik tenaga gelombang laut. Untuk melakukan pembuatan linear generator memerlukan beberapa kali penelitian tentang hal ini. Salah satunya adalah tentang bagaimana magnetisasi yang ditimbulkan oleh translator dapat menjadi optimal dan menghasilkan daya yang besar. Untuk itu penelitian magnetisasi dilakukan dengan cara membuat berbagai prototype magnet induksi dan magnet permanen untuk membandingkan mana yang lebih baik. Dengan ukuran ketebalan magnet induksi 2 cm dan variasi lilitan 50 dan 100 lilitan dan juga diset untuk voltase 6 volt maka didapatlah hasil fluks magnet tertinggi dari prototype magnet 100 lilitan sebesar 23.8 weber.
Analisa Penerapan Bulbous Bow pada Kapal Katamaran untuk Meningkatkan Efisiensi Pemakaian Bahan Bakar
Prasetyo Prasetyo Adi;
Amiadji Amiadji Amiadji
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (481.944 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v3i1.6033
Saat ini perkembangan dalam dunia desain kapal semakin maju . Dalam mendesain kapal banyak tantangan yang harus dihadapi , salah satunya adalah sulitnya pencapaian efisiensi yang optimum dalam hal performance. Salah satu target yang harus dicapai dalam optimalisasi desain adalah mengenai kecepatan kapal, dimana kecepatan kapal harus memenuhi permintaan dari pemilik kapal tetapi dengan menggunakan daya mesin yang kecil sehingga akan mengurangi kebutuhan bahan bakar saat beroperasi, tanpa mengurangi kapasitas dan stabilitas kapal. Salah satu perkembangan dalam desain kapal adalah kapal katamaran. Kapal katamaran memiliki dua lambung yang mempunyai beberapa kelebihan, salah satunya adalah memiliki tahanan yang lebih kecil dibandingkan dengan kapal monohull, sehingga kapal katamaran memiliki efisiensi bahan bakar yang lebih baik daripada kapal monohull. Pada penulisan skripsi ini akan dilakukan analisa tahanan lambung katamaran sebelum dan sesudah modifikasi penambahan bulbous bow. Dalam proses pengerjaan akan menggunakan software maxsurf untuk memodifikasi dengan penambahan bulbous bow pada haluan katamaran untuk mendapatkan nilai tahanan yang lebih rendah sehingga akhirnya dicapai efisiensi penggunaan bahan bakar yang lebih optimal. Hasil pengerjaan skripsi ini berupa bentuk beberapa model katamaran dengan penambahan bulbous bow pada haluannya, nilai tahanan , serta nilai efisiensi kebutuhan bahan bakar.