cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Teknik ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Arjuna Subject : -
Articles 362 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2017)" : 362 Documents clear
Model Sistem Dinamik Untuk Pengembangan Smart Economy (Studi Kasus: Kota Surabaya) Andre Firmansyah; Erma Suryani
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23167

Abstract

Kota Surabaya merupakan salah satu dari kota besar yang memiliki perkembangan yang cukup pesat dalam bidang ekonomi. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di kota Surabaya terus mengalami kenaikan sampai tahun 2015. Hal ini menujukkan perekonomian di Surabaya begitu progresif. Oleh karena itu konsep Smart Economy perlu dikembangkan dengan baik. Menurut ISO 37120 sebagai standar dari smart city, indikator utama ekonomi dalam smart city adalah jumlah pengangguran dan jumlah kemiskinan. Maka untuk mengembangkan smart economy, diperlukan analisis dalam pengembangannya berupa model simulasi smart economy. Adapun metode yang digunakan untuk mengembangkan model smart economy adalah sistem dinamik dengan pertimbangan bahwa model bersifat non linear dan dinamis. Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan faktor ekonomi makro. Selanjutnya dilakukan skenariosasi struktur dan parameter. Dari skenario tersebut kemudian dilakukan studi komprehensif jangka panjang. Hasil dari pembuatan skenario struktur dan parameter didapatkan skenario terbaik. Skenario struktur terbaik yang paling dapat mengurangi rata-rata persentase penduduk miskin terhadap populasi adalah skenario struktur variabel investasi, yaitu sebesar 6.24 %. Sedangkan skenario parameter terbaik yang paling dapat mengurangi rata-rata persentase penduduk miskin adalah skenario optimistic, yaitu sebesar 5.62 %. Hasil penelitian ini dapat berkontribusi dalam pengembangan kebijakan untuk smart economy sebagai langkah kota Surabaya menuju smart city.
Otomasi Proses Administrasi Pre-Production Sampling (PPS) pada Industri Manufaktur Baju Anak Richardo Tiono; Mahendrawathi ER
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.184 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23168

Abstract

UD. XYZ merupakan salah satu usaha tingkat menengah yang ada di Surabaya. Dalam kesehariannya, UD. XYZ membuat desain baju sekaligus memproduksi baju secara borongan untuk sebuah perusahaan Reseller. Alur dari produksi di UD. XYZ dimulai ketika pemilik UD. XYZ membuat sebuah desain baju yang disetujui oleh Reseller. Setelah mendapat persetujuan, UD. XYZ akan melakukan proses pembuatan sample untuk mendapat persetujuan produksi masal dari Reseller. Permasalahan yang sering muncul adalah miskomunikasi yang mengakibatkan pada jumlah biaya produksi yang semakin besar. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut akan dilakukan otomasi sistem administrasi. Tahapan pertama yang akan digunakan untuk melakukan otomasi adalah melakukan identifikasi proses bisnis yang digunakan oleh perusahaan. Dengan berdasarkan hasil identifikasi akan dibuat model As-is dari perusahaan. Berdasarkan dari model As-is akan dilakukan analisis untuk membuat model To-be. Model To-be ini yang akan diimplementasikan ke dalam sistem yang akan menjadi sistem otomasi administrasi PPS. Harapannya dengan dilakukan otomasi proses bisnis di bagian administrasi PPS, akan memperkecil kemungkinan terjadinya kesalahan dalam pencatatan jumlah desain dan jumlah sablon sekaligus mempermudah pemilik usaha untuk melakukan pengecekan seluruh proses PPS kedepannya.
Perbandingan Model Bisnis Perusahaan Jaringan Transportasi di Indonesia Dalam Perspektif Platform Design Toolkit V.2 Hafizudin Wirawan; Arif Wibisono; Anna Shifia Nisafani
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.196 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23174

Abstract

Pasar layanan jaringan transportasi cukup luas dan terus mengalami pertumbuhan setiap tahun. Akan tetapi pemain kunci di dalam bisnis ini masih didominasi oleh pemain lama seperti Go-Jek, Grab, dan Uber. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan model-model bisnis yang diterapkan oleh platform perusahaan jaringan transportasi. Dalam melakukan perbandingan, penelitian ini menggunakan framework Platform Design Toolkit v.2 (PDT). Di dalam PDT terdapat sembilan komponen model bisnis yang akan dianalisis. Data didapatkan melalui web review, app review, dan literature review. Penelitian ini mengambil studi kasus perusahaan jaringan transportasi di Indonesia. Penelitian memilih Indonesia, karena Indonesia adalah negara dengan nilai ekonomi terbesar di ASEAN. Ada 4 perusahaan yang kami analisis antara lain: Go-Jek, Grab, Uber, Ojek Syar’i. Hasil dari studi ini adalah pemetaan perbandingan model bisnis antara perusahaan jaringan transportasi di Indonesia. Dalam penelitian ini ditemukan fakta-fakta mengenai model bisnis perusahaan jaringan transportai di Indonesia. Fakta tersebut antara lain mengenai peran penting investor asing terhadap perkembangan perusahaan jaringan transportasi, nilai unggul armada sebuah perusahaan jaringan transportasi, mitra-mitra dari perusahaan jaringan transportasi, channel yang diberikan perusahaan untuk berkomunikasi dengan pengguna, dan nilai unggul layanan dari perusahaan jaringan transportasi satu diantara lainnya.
Deteksi Jenis Kendaraan di Jalan Menggunakan OpenCV Alvin Lazaro; Joko Lianto Buliali; Bilqis Amaliah
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.25 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23175

Abstract

Jenis kendaraan yang melewati suatu ruas jalan dapat diketahui secara komputasi dengan mencocokkan fitur kendaran yang terdeteksi dengan fitur kendaraan standar masing-masing jeniskendaraan. Dengan mencapture frame image yang memuat kendaraan di jalan, OpenCV dapat mencocokkan fitur kendaraan tersebut dengan fitur kendaraan standar masing-masing jeniskendaraan, sehingga jenis kendaraan pada frame image dapat diketahui.
Analisis Frekuensi Kemunculan Fase Dalam Sales Process Pada Penjualan Perlengkapan Masak Berbasis Mobile Chat (Studi Kasus: Forbento.Com) Muchammad Fahmi Zamroni; Arif Wibisono
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.136 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23178

Abstract

Berkembangnya mobile chat sebagai saluran penjualan menuntut para pelaku bisnis untuk terus melakukan perbaikan terhadap proses penjualan yang dilakukannya. Masalah yang muncul adalah fase-fase penjualan yang terjadi bersifat acak dan tidak terstruktur. Hal ini membuat pelaku bisnis sulit menentukan prioritas perbaikan pada sales process, utamanya untuk meningkatkan penjualan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemunculan fase-fase pada sales process. Dalam penelitian ini, kami melakukan pengembangan fase-fase pada sales process untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, antara lain making initial contact, exploration, bargaining, ordering, delivery product, payment, complaining, dan closing. Kemudian, kami memetakan percakapan di masing-masing saluran tersebut secara manual ke dalam fase-fase sales process. Kami menggunakan statistika deskriptif dan sequential pattern mining – algoritma prefixspan untuk menganalisis data selama 3 bulan.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa fase yang paling banyak dilakukan pada sales process dari segi probabilitas kemunculan fase, proporsi fase dalam satu kali percakapan dan frekuensi kemunculan adalah exploration. Pola urutan kemunculan fase yang paling sering terjadi adalah initiation, exploration, exploration, ordering, payment, delivery product, dan closing. Serta, proses tawar menawar memiliki pola urutan yang tidak tetap atau acak sesuai dengan kebiasaan pelanggan 
Peramalan Harga Garam Konsumsi Menggunakan Artificial Neural Network Feedforward-Backpropagation (Studi Kasus : PT. Garam Mas, Rembang, Jawa Tengah) Mochammad Yusuf Habibi; Edwin Riksakomara
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.516 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23200

Abstract

Garam merupakan salah satu komoditas strategis, karena selain merupakan kebutuhan pokok manusia, garam juga digunakan sebagai bahan baku industri. Indonesia menjadi salah satu negara yang memproduksi garam. Akan tetapi Indonesia belum bisa memenuhi kebutuhan garam dalam negeri. Kabupaten Rembang sebagai salah satu daerah penghasil garam, baik garam konsumsi maupun garam industri. Salah satu perusahaan yang mengolah garam adalah PT. Garam Mas. Pada perusahaan tersebut sudah melayani permintaan pasar di wilayah Jawa Tengah-DIY dan sebagian wilayah Sumatra.Masih banyak industri di Indonesia yang memilih garam impor dibandingkan dengan garam lokal. Hal tersebut sangat merugikan, baik bagi petani maupun bagi pemilik usaha pengolahan garam. Karena membuat harga garam lokal menjadi tidak menentu. Untuk itu perlu dibuat strategi bisnis yang tepat agar dapat meminimalisir kerugian tersebut. Untuk mendukung strategi tersebut perlu dilakukan sebuah permalan harga garam. Dimana hasil peramalan dapat dijadikan acuan untuk mengatur strategi bisnis yang tepat. Pada penelitian ini, digunakan metode Artificial Neural Network. Model yang dihasilkan pada penelitian ini memiliki nilai MAPE sebesar 4.394%.
Analisis Topik Informasi Publik Media Sosial di Surabaya Menggunakan Pemodelan Latent Dirichlet Allocation (LDA) Kusnanta Bramantya Putra; Renny Pradina Kusumawardani
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.356 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23205

Abstract

Radio Suara Surabaya mengembangkan siaran interaktif berbasis jurnalistik masyarakat, dimana gagasan ini melibatkan partisipasi warga dalam melaporkan peristiwa kepada penyiar radio yang sedang bertugas. Laporan masyarakat yang masuk kemudian disebarluaskan kembali baik melalui siaran radio maupun media social untuk memberikan informasi kepada masyarakat.Tingginya jumlah laporan perhari yang masuk melalui media social dan beragamnya topik dari laporan tersebut menimbulkan kesulitan dalam mengidentifikasi suatu topik dari kumpulan laporan media social masyarakat dan menghabiskan banyak waktu jika dilakukan secara manual oleh manusia.Dengan kondisi demikian, dibutuhkan suatu pemodelan topik yang mampu secara otomatis mengklasifikasikan pesan media social ke dalam topik-topik yang muncul dari hasil pemodelan. Pemodelan topik dilakukan dengan metode Latent Dirichlet Allocation (LDA), sebuah metode text mining untuk menemukan pola tertentu pada sebuah dokumen dengan menghasilkan beberapa macam topik yang berbeda. Eksperimen pemodelan topic dengan metode LDA menyimpulkan bahwa jumlah topik yang terdapat dalam pesan media social adalah 4 topik. Hasil eksperimen ini telah diuji secara mesin dan diuji kemudahannya untuk diinterpretasi oleh manusia melalui uji koherensi topik. Kesimpulan dari uji koherensi topik menyatakan bahwa model yang dihasilkan dengan metode LDA pada studi kasus ini dapat diinterpretasi manusia dengan baik.
Implementasi Konsep Overlay Network pada Greedy Perimeter Stateless Routing (GPSR) di VANETs Kevin Arditya; Supeno Djanali; Radityo Anggoro
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.044 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23231

Abstract

Vehicular Ad hoc Network (VANETs) adalah teknologi komunikasi yang menggunakan jaringan ad hoc untuk berkomunikasi. Pengembangan VANETs berfokus kepada routing protocol yang dinamis yang dapat bertahan pada lingkungan VANETs yang cepat dan tidak terprediksi. Greedy Perimeter Stateless Routing (GPSR) merupakan salah satu protokol dalam VANETs yang bekerja secara geographic. Pengiriman paket data dilakukan secara greedy berdasarkan posisi node tetangga menuju node destination. Oleh karena itu, dibutuhkan proses route discovery agar GPSR bisa mendeteksi ketersediaan rute menuju node destination. GODV adalah modifikasi dari GPSR yang mengadopsi proses route discovery pada Dynamic Source Routing (DSR). Sebelum melakukan pengiriman paket data, node sumber mengirimkan paket route request menuju node destination. Lalu node destination akan merespon dengan mengirimkan paket route reply kembali node sumber dengan menyimpan titik-titik rute pengiriman paket data yang digunakan sebagai implementasi konsep overlay network. Hasil pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa GODV memberikan nilai rata-rata packet delivery ratio (PDR) yang lebih baik dibandingkan dengan GPSR dengan kenaikan PDR sebesar 16 %.
Rancang Bangun Perangkat Lunak Benchmarking Sosial Media Pemerintah Daerah Indonesia Abi Nubli Abadi; Nur Aini Rakhmawati
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (873.528 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23260

Abstract

Pemerintahan elektronik atau E-Government diyakini memberikan keuntungan yang luas apabila berjalan dengan baik. Media sosial dipilih pemerintah sebagai jembatan komunikasi tersebut sebab kondisi masyarakat Indonesia saat ini sudah tidak asing lagi dengan media sosial. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi pada tahun 2012 yaitu mengeluarkan Pedoman Pemanfaatan Media Sosial Instansi Pemerintah. Dalam perkembangannya masyarakat dan pemerintah juga perlu melihat apakah sosial media pemerintah daerah tersebut sudah memenuhi ekspektasi atau belum sehingga perlu dilakukan benchmarking terhadap seluruh sosial media pemerintah yang ada di Indonesia. Benchmarking dapat dilakukan dengan mengakuisisi data melalui crawling kemudian data akan disimpan dalam database, dikalkulasi dan ditampilkan melalui visualisasi grafik. Hasil dari penelitian ini aplikasi dapat melakukan pemeringkatan sosial media pemda dalam bentuk grafik dan dalam proses crawling ketepatan yang dihasilkan aplikasi adalah 100%, jumlah pemda yang memiliki nilai diatas 50 adalah 8 pemda, 7 dari angka tersebut adalah pemda yang berada di Jawa, dan tipe-tipe pemda terdiri dari 2 Kabupaten, 2 Provinsi dan 4 Kota.
Penerapan Model Sistem Dinamik Untuk Melakukan Pemeliharaan Operasional Aset Unit Transmisi Dan Visualisasi Luaran Model Dengan Menggunakan Dashboard (Studi Kasus: PT.Pln (Persero) App Semarang) Pandu Satrio; Erma Suryani
Jurnal Teknik ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.436 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v6i2.23280

Abstract

PT. Perusahaan Listrik Negara (PT.PLN) dikenal sebagai badan usaha milik negara yang memiliki bentuk Perusahaan Perseroan (Persero) yang berkewajiban untuk menyediakan tenaga listrik bagi kepentingan umum. Sebagai salah satu yang berkewajiban untuk memberikan layanan kelistrikan untuk masyarakat luas, PT.PLN (Persero) dituntut untuk dapat terus memberikan pelayanan yang optimal agar pengguna layanan tidak terganggu dalam segala aktivitasnya. Salah satu hal yang harus diperhatikan oleh PT.PLN (Persero) adalah mengenai aset yang digunakan dalam kegiatan operasionalnya. Sebagai contoh PT.PLN (Persero) APP Semarang, yang merupakan unit transmisi memiliki aset yang bekerja secara penuh untuk dapat menunjang kegiatan operasionalnya setiap hari. Namun, setiap aset yang digunakan pasti memiliki umur asetnya sendiri dan membutuhkan perbaikan maupun pergantian unit pada waktu tertentu. Hal ini dapat menyebabkan beberapa permasalahan seperti kerusakan pada aset yang disebabkan oleh beberapa faktor, aset yang sudah dimakan usia ataupun komponen aset yang dicuri oleh pihak tidak bertanggung jawab. Akibatnya, dapat menyebabkan pemadaman yang secara tidak langsung menggangu layanan yang diberikan sehingga tidak optimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dilakukanlah manajemen aset untuk pemeliharaan dan monitoring terhadap aset yang dimiliki oleh unit transmisi.

Page 2 of 37 | Total Record : 362