Jurnal Teknik ITS
Jurnal Teknik ITS merupakan publikasi ilmiah berkala yang diperuntukkan bagi mahasiswa ITS yang hendak mempublikasikan hasil Tugas Akhir-nya dalam bentuk studi literatur, penelitian, dan pengembangan teknologi. Jurnal ini pertama kali terbit pada September 2012, dimana setiap tahunnya diterbitkan 1 buah volume yang mengandung tiga buah issue.
Articles
3,978 Documents
Rancang Bangun Aplikasi Editor Album Foto Digital 'Fotokita' Berbasis Desktop
Mochammad Arief Ridwan;
Rizky Januar Akbar;
RV Hari Ginardi
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (506.238 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.18662
Seiring dengan fenomena semakin maraknya aktivitas pengabadian momen, dibutuhkannya teknologi yang memadai untuk mendukung aktifitas tersebut. Beberapa solusi telah ditawarkan oleh percetakan atau studio foto untuk menawarkan jasa membuat album foto. Tetapi di Indonesia belum ada aplikasi album digital berbasis desktop yang dapat memudahkan pengguna secara langsung untuk membuat album fotonya sendiri. Pada makalah ini, permasalahan tersebut akan ditangani dengan membuat aplikasi berbasis desktop yang mengakomodasi kebutuhan pengguna dalam merancang album foto. Dalam pengembangan aplikasi akan mengimplementasi berbagai fitur untuk mendukung pengguna merancang album foto. Pengujian dilakukan dengan melakukan uji coba merancang sebuah album foto. Dari hasil pengujian, aplikasi yang dirancang dan diimplementasikan telah memenuhi semua kebutuhan fungsional.
Penggalian Kriteria Vendor Teknologi Informasi di Pondok Pesantren Mojokerto Jawa Timur Berdasarkan Metode Analytic Network Process
Defit Setya Ike;
Bekti Cahyo Hidayanto;
Hanim Maria Astuti
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (474.701 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.18666
Pemilihan perangkat teknologi informasi harus dilakukan secara tepat dan cermat agar menghasilkan perangkat TI yang berkualitas. Pembelian perangkat teknologi informasi di pondok pesantren pada umumnya masih berdasarkan pada ketersediaan dana belum berdasarkan atas pemilihan yang bersifat kompleks (multi kriteria). Sehingga hanya membeli perangkat TI dengan harga yang murah tanpa melihat aspek dan kriteria lainnya. Dalam hal ini dibutuhkan studi penggalian kriteria berdasarkan metode pemilihan untuk menentukan vendor TI yang mempunyai kriteria terbaik. Salah satu metode yang dapat diaplikasikan adalah pemilihan vendor TI berdasarkan multi kriteria adalah menggunakan metode Analytic Network Process. Dari hasil studi penggalian kriteria yang dilakukan pada 3 pondok pesantren di Mojokerto Jawa Timur terdapat 5 kriteria utama yang mempunyai nilai tingkat kepentingan tertinggi yaitu harga dengan nilai kepentingan 9, kualitas produk 9, garansi 8.33, spesifikasi 7.33 dan fasilitas yang diberikan oleh vendor dengan nilai tingkat kepentingan 7. Sedangkan untuk kriteria yang menjadi harapan antara lain predikat vendor dan pamor atau vendor dikenal luas oleh khalayak.
Perancangan dan Implementasi Basis Data Aplikasi Web Fotokita
Dwi Oktafiyah Sumadya;
Hari Hari Ginardi;
Rizky Januar Akbar
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (469.311 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.18771
Kemajuan teknologi informasi saat ini membuat seseorang tidak perlu melakukan tatap muka dengan orang lain dalam melakukan transaksi tertentu. Begitu pula dalam hal melakukan pencetakan album foto. Aplikasi Fotokita adalah aplikasi dibangun untuk memudahkan proses pencetakan album foto. Terdiri dari 2 jenis aplikasi yang memiliki fungsi masing-masing, aplikasi desktop sebagai editor album foto dan aplikasi web sebagai penghubung antara pelanggan dan percetakan. Pada aplikasi web, diperlukan sebuah penyimpanan yang memadai untuk menyimpan data yang berhubungan dengan pelanggan, percetakan, dan file yang akan dicetak. Selain untuk mempermudah proses transaksi, aplikasi web juga berfungsi sebagai converter file metadata milik pelanggan menjadi file yang siap dicetak oleh percetakan. Oleh karena itu, diperlukan basis data yang memadai sehingga dapat memudahkan fungsi pencarian, penyimpanan, dan pengolahan file. Dari hasil pengujian, basis data yang dirancang dan diimplementasikan telah memenuhi segala kebutuhan penyimpanan data yang terjadi pada aplikasi web dan fungsi konversi file metadata menjadi PDF telah berjalan dengan baik.
Rancang Bangun Aplikasi Album Foto Digital ‘Fotokita’ dengan Penyimpanan Dinamis
Fadrian Merdhianto;
Hari Ginardi
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (357.335 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.18786
Semakin maraknya hobi untuk mendokumentasikan kegiatan dalam bentuk foto digital membuat setiap orang semakin tertarik untuk mengunggah foto hasil dokumentasinya ke dalam media-media tertentu. Fenomena tersebut akan menjadi lebih menarik dengan menyatukan dokumentasi tersebut ke dalam sebuah album, yang tentunya juga dalam bentuk digital. Aplikasi album digital dalam bentuk desktop dapat ditemukan pada aplikasi Fotokita. Dengan kondisi semakin maraknya kolektor foto, tentunya pengguna aplikasi Fotokita berkembang pesat. Dengan penggunaan aplikasi yang intensif tentu diperlukan penyimpanan yang dapat mengakomodasi bermacam gambar serta mampu mengakomodasi berbagai versi agar tidak ada kesalahan ketika membuka file. Pada tugas akhir ini dibuat aplikasi yang mampu mengakomodasi penyimpanan serta pembacaan file berdasarkan informasi metadata pada aplikasi Fotokita sesuai dengan hasil yang sama dengan aplikasi. Rancangan ini dapat mengakomodasi perubahan struktur file untuk mengantisipasi pemabaruan aplikasi dengan konsep Forward Compatibility dan Backward Compatibility.
Hubungan Multitasking Teknologi Informasi Terhadap Produktivitas Kerja (Studi Kasus: Mahasiswa ITS)
Galang Arga Marendha;
Tony Dwi Susanto;
Isrida Yul Arifiana
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.18798
Pada era globalisasi saat ini cara hidup individu umumnya para remaja dan dewasa yang selalu bergerak cepat dalam mendapatkan informasi terbaru agar tidak tertinggal dari yang lain memungkinkan melakukan pekerjaan secara bersamaan. Mayoritas dari individu-individu menganggap melakukan banyak pekerjaan sekaligus dapat digunakan sebagai solusi yang tepat. Dengan kemajuan teknologi saat ini dan perilaku seperti itu, banyak sekali contoh pekerjaan yang dilakukan secara bersama-sama seperti halnya mengirim e-mail saat sedang menonton televisi maupun membuat laporan saat rapat. Teknologi informasi tersebut merupakan komponen yang mendukung peningkatan produktivitas kerja. Dalam hasil dari penelitian ini didapatkan perbandingan antara skenario 1 dengan 2 dan skenario 1 dengan 3 berpengaruh terhadap produktivitas kerja karena adanya penambahan tugas me-resume video dan mengerjakan 10 soal matematika, sedangkan perbandingan skenario 2 dengan skenario 3 didapatkan dari hasil wawancara terhadap responden bahwa tidak adanya pengaruh pada produktivitas kerja dikarenakan penambahan tugas me-resume video skenario 2 lebih sulit dari tugas me-resume video skenario 3 serta penambahan 10 soal matematika tidak menjadi masalah dalam pengerjaan skenario 3. Dalam hasil hubungan multitasking teknologi informasi skenario 1 didapatkan hasil 33,1% terhadap produktivitas kerja, kemudian hubungan multitasking teknologi informasi skenario 2 didapatkan hasil 23,6% terhadap produktivitas kerja, dan hubungan multitasking teknologi informasi skenario 3 didapatkan hasil 24,8% terhadap produktivitas kerja. Sehingga dari pengerjaan skenario 2 dan 3 produktivitas kerja responden menurun dikarenakan adanya tambahan kuantitas pengerjaan.
Rancang Bangun Sistem Log Server Berbasis Syslog dan Cassandra untuk Monitoring Pengelolaan Jaringan di ITS
Thiar Hasbiya Ditanaya;
Royyana Muslim Ijtihadie;
Muchammad Husni
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (336.639 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.18815
Semakin berkembangnya teknologi informasi menuntut semakin banyaknya penggunaan perangkat berupa komputer atau perangkat jaringan. Semakin banyak perangkat komputer yang digunakan akan membutuhkan biaya perawatan yang lebih besar, terutama ketika sistem administrator harus memeriksa pesan log semua perangkat komputernya. Syslog server adalah sebuah server yang menyimpan data syslog berbagai macam perangkat komputer dan jaringan secara terpusat. Syslog server harus memiliki ketersediaan tinggi untuk melayani penyimpanan syslog setiap perangkat komputer dan jaringan. Semakin banyak perangkat komputer dan jaringan yang harus dicatat lognya secara realtime menjadi tantangan tersendiri. Log tersebut juga harus dapat ditampilkan kembali dengan baik, agar sistem administrator dapat menganalisa log dengan mudah dan cepat. Muncul gagasan penggunaan Cassandra sebagai basis data penyimpanan syslog server. Cassandra sebagai penyimpanan utama syslog server didukung dengan nodeJS sebagai middleware yang digunakan untuk berinteraksi dengan cassandra diharapkan dapat menjadi sebuah lingkungan log server yang dapat menyimpan semua syslog secara terpusat. Hasil membuktikan penggunaan Cassandra sebagai penyimpanan data Syslog dapat membantu proses pengembangan sistem menjadi skala yang lebih besar dengan cepat dan tanpa adanya penghentian pada sistem yang sedang berjalan, Sehingga sistem dapat menangani lebih banyak perangkat.
Rancang Bangun Aplikasi Untuk Pemetaan Tingkat Kemiskinan Masyarakat Berbasis Perangkat Bergerak
Risky Dwi Setiyawan;
Dwi Sunaryono;
Rizky Januar Akbar
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (460.586 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.18833
Permasalahan pada penelitian ini adalah proses survei tingkat kesejahteraan masyarakat yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Survei yang dilakukan selama ini masih secara konvensional dan membutuhkan waktu cukup lama baik dalam pendataan, validasi maupun pengolahan data. Selain itu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) selaku pihak yang akan memberikan program pemerintah juga kesulitan untuk mendapatkan rekomendasi berupa daftar masyarakat dari hasil survei tersebut, karena pengolahan data dilakukan secara terpusat oleh Tim Nasional Percepatan penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Belum lagi permasalahan pelaporan sasaran program yang sulit dilacak pada Bappeda itu sendiri. Maka dari itu, diperlukan aplikasi perangkat bergerak (mobile) untuk survei serta aplikasi web untuk pengawasan dan melakukan proses pendukung lainnya. Aplikasi mobile digunakan untuk melakukan survei secara langsung. Sedangkan pada web, data survei yang masuk dapat dipantau, divalidasi sekaligus menampilkan hasil pengolahan data survei yang berupa tingkat kesejahteraan masyarakat. Sistem ini didukung oleh metode AHP dan K-Means untuk memproses data survei dan melakukan klasifikasi berdasarkan tingkat kesejahteraan masyarakat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi yang dibangun dapat digunakan untuk survei tingkat kesejahteraan masyarakat. Aplikasi mobile dan web dapat saling terhubung secara realtime. Metode yang digunakan juga bisa memberikan rekomendasi program pemerintah berupa data masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan masing-masing. Selain itu, pengguna, dalam hal ini adalah pihak BPS dan Bappeda, mempunyai ketertarikan terhadap sistem yang dibangun.
Studi Perbandingan Kinerja Model Transmisi TwoRayGround dan Nakagami pada OLSR di Lingkungan MANET menggunakan NS-2
Dhiya'an Sabila Ramadhani;
Radityo Anggoro
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (865.928 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.18921
Perangkat mobile seperti notebook, handphone, tablet dan lain lain mulai berkembang adanya teknologi nirkabel (wireless) saat ini yang menjadi indikator kemajuan peradaban manusia memungkinkan perangkat komunikasi dapat berkomunikasi secara langsung dengan perangkat lainnya dalam posisi bergerak dan tanpa adanya jaringan infrastruktur yang tetap dan bersifat sementara, jaringan semacam ini disebut sebagai MANET (Mobile Ad Hoc Network). Dalam MANET, setiap node bergerak secara bebas, sehingga jaringan dapat mengalami perubahan topologi dengan cepat. Karena node dalam MANET memiliki jarak transmisi yang terbatas, beberapa node tidak bisa berkomunikasi secara langsung dengan node lainnya. Maka dari itu, pada studi perbandingan ini yang diteliti adalah skema MANET yang dihasilkan oleh file node-movement dan traffic-pattern yang telah ada pada distribusi network simulator. Penelitian ini menggunakan NS-2 sebagai network simulator dengan protokol proaktif MANET jenis OLSR (Optimized Link State Protocol) sebagai protokol routing yang digunakan serta menggunakan model transmisi TwoRayGround dan Nakagami sebagai pembanding yang ada pada NS-2. Hasil dari pengujian adalah suatu perbandingan performa dari model transmisi TwoRayGround dan Nakagami pada protokol routing OLSR di lingkungan MANET dengan menggunakan NS-2.
Deteksi Penyakit Glaukoma pada Citra Fundus Retina Mata Menggunakan Adaptive Thresholding dan Support Vector Machine
Ahmad Mustofa;
Handayani Tjandrasa;
Bilqis Amaliah
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (700.017 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.18929
Glaukoma adalah penyebab kebutaan kedua terbanyak setelah katarak. Berbeda dengan katarak, kebutaan yang disebabkan oleh glaukoma bersifat permanen. Hal ini karena glaukoma disebabkan oleh tekanan besar pada bola mata yang menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah yang menuju ke syaraf mata sehingga syaraf mata tidak mendapatkan suplai darah yang cukup dan akhirnya akan mengalami kerusakan. Gejala glaukoma yang timbul biasanya tidak dapat dirasakan secara langsung. Sehingga perlu dilakukan pemeriksaan mata terlebih dahulu untuk mengetahui adanya glaukoma. Pada pengerjaan tugas akhir ini, dibangun sebuah perangkat lunak untuk mendeteksi penyakit glaukoma pada citra fundus retina mata. Tahap pertama dalam pengerjaan tugas akhir ini adalah proses preprocessing citra. Tahap preprocessing terbagi menjadi preprocessing optic cup, preprocessing optic disk, dan preprocessing pembuluh darah. Kemudian akan dilakukan proses segmentasi optic cup, optic disk, dan pembuluh darah dengan menggunakan metode adaptive thresholding. Setelah proses segmentasi selesai, maka fitur Cup to disk ratio (CDR), ISNT Neuro Retinal Rim (NRR), dan ISNT pembuluh darah akan diekstraksi dari masing-masing citra yang telah tersegmentasi. Ketiga fitur tersebut kemudian dijadikan masukan pada pengklasifikasi support vector machine dengan menggunakan metode pencarian hyperplane sequential minimal optimization dan fungsi kernel linear. Dengan menggunakan data yang diambil dari database RIM-ONE, didapatkan nilai akurasi rata-rata sebesar 80%.
Implementasi Manajemen Transfer Rate pada Proses HDFS Berbasis SDN
Narendra Hanif Wicaksana;
F.X Arunanto;
Hudan Studiawan
Jurnal Teknik ITS Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (517.392 KB)
|
DOI: 10.12962/j23373539.v5i2.18976
Pada kluster Hadoop perpindahan data akan sering terjadi, karena data yang disimpan akan tersebar ke dalam Datanode terutama pada saat melakukan proses penyimpanan ke dalam HDFS. Lalu lintas jaringan data mempengaruhi performa kinerja klaster Hadoop secara keseluruhan. Permasalahan ketersediaan bandwith dan juga congestion yang disebabkan lalu lintas data lain dapat mempengaruhi proses penyimpanan data ke dalam HDFS. SDN memiiliki fungsi untuk melakukan pengaturan manajemen transter rate sehingga dapat mengkategorikan lalu lintas data dan juga menyediakan nilai transfer rate dengan menggunkan mekanisme queue. Memanfaatkan arsitektur jaringan SDN, pada klaster Hadoop dilakukan manajemen transfer rate untuk dapat mengoptimalkan proses perpindahan data pada saat penyimpanan ke HDFS. Manajemen transfer rate dilakukan dengan cara memanfaatkan fitur queue pada switch OpenFlow. Tiap queue digunakan untuk mengkategorikan lalu lintas data pada jaringan klaster Hadoop. Nilai transfer rate untuk lalu lintas data HDFS dipisahkan dan diberikan nilai transfer rate yang lebih tinggi. Berdasarkan hasil uji coba dengan melakukan manajemen transfer rate waktu proses penyimpanan data ke HDFS tidak terpengaruh walaupun pada saat proses penyimpanan data terdapat lalu lintas data lain yang mengakibatkan congestion.