cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 52 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2013)" : 52 Documents clear
Pemanfaatan Kulit Telur Ayam dan Abu Layang Batubara sebagai Katalis Heterogen untuk Reaksi Transesterifikasi Minyak Nyamplung (Calophyllum Inophyllum Linn) Ekky Riza Enggawati; Ratna Ediati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.982 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.2764

Abstract

Padatan CaO telah berhasil dipreparasi dengan kalsinasi kulit telur ayam pada suhu 1000 ºC. Hasil karaterisasi dengan XRD dan SEM menunjukkan bahwa CaO yang dihasilkan memiliki pola difraktogram serta morfologi yang sama dengan CaO standar. Padatan CaO hasil preparasi tersebut ditanamkan pada permukaan abu layang dengan metode impregnasi, sehingga diperoleh katalis CaO/abu layang dan CaO/abu layang leaching. Hasil karakterisasi dengan SEM dan FTIR menunjukkan bahwa CaO menempel pada permukaan abu layang, serta membentuk ikatan Si-O-Ca dengan silika dari abu layang. Hasil uji katalis pada reaksi transesterifikasi minyak nyamplung dengan metanol menunjukkan bahwa kadar FAME paling besar dicapai oleh katalis 75CFAL, diikuti oleh katalis 75CFA, 50CFAL, CaO, dan 50CFA. Katalis CaO dengan pendukung abu layang menunjukkan aktivitas lebih tinggi dari pada katalis CaO
Sintesis dan Karakterisasi Aurivillius CaBi2Nb2O9 dan LaBi2TiNbO9 dengan Metode Solid State Jahidul Umam; Afifah Rosyidah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.525 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.3221

Abstract

Aurivillius CaBi2Nb2O9 dan LaBi2TiNbO9 telah berhasil disintesis menggunakan metode solid state. Kedua Aurivillius tersebut dianalisa dengan X-Ray Diffraction (XRD) untuk mengetahui struktur dan tingkat kristalinitas, X-Ray Fluorosence (XRF) dan Energi Dispersive X Ray (EDX) untuk analisa konposisi penyusunnya, dan Scanning Electron Mycroscopy (SEM) untuk analisa morfologi permukaan Aurivillius. Kation A dan kation B yang berbeda pada Aurivillius tersebut mengakibatkan perbedaan nilai faktor toleransi perovskit, tingkat kristalinitas, morfologi permukaan, dan space group. Kedua Aurivillius tersebut memiliki struktur ortorombik, CaBi2Nb2O9 memiliki group ruang Fm2m sedangkan LaBi2TiNbO9 yang memiliki group ruang A21am. Lapisan perovskit pada kedua Aurivillius berhasil terbentuk sempurna dengan nilai faktor toleransi perovskit masing-masing sebesar 0,947 dan 0,962. Morfologi permukaan CaBi2Nb2O9 berbentuk batang sedangkan morfologi LaBi2TiNbO9 berbentuk biji-bijian yang berorientasi acak
Induksi Kalus Daun Nyamplung (Calophyllum inophyllum Linn.) pada Beberapa Kombinasi Konsentrasi 6-Benzylaminopurine (BAP) dan 2,4-Dichlorophenoxyacetic Acid (2,4-D) Putri Nur Indah; Dini Ermavitalini
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.38 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.2571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi konsentrasi Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) 2,4-Dichlorophenoxyacetic Acid (2,4-D) dan 6-Benzylaminopurine (BAP) yang paling optimal menginduksi kalus dari eksplan daun Calophyllum inophyllum Linn. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi 2,4-D yang terdiri dari 0 ppm; 0,5 ppm; 1 ppm; 1,5 ppm dan 2 ppm dan faktor kedua adalah konsentrasi BAP yaitu 0 ppm; 1 ppm; 2 ppm; dan 3 ppm. Parameter pengamatan yang diamati, antara lain berat segar kalus (mg), hari saat muncul kalus (HSI), dan warna serta tekstur kalus. Berat segar kalus dianalisis menggunakan ANOVA two-way. Sedangkan hari saat muncul kalus dan warna tekstur kalus dianalisis secara deskriptif. Pengamatan dilakukan pada 45 hari setelah inokulasi (HSI). Hasil uji ANOVA two-way menunjukkan bahwa konsentrasi 2,4-D, BAP serta interaksi antara kedua faktor tersebut berpengaruh terhadap berat segar kalus daun             C. inophyllum Linn. (P ≤ 0,05). Perlakuan kombinasi konsentrasi 2,4-D 0,5 ppm + BAP 2 ppm merupakan kombinasi konsentrasi ZPT yang paling optimal untuk kandungan berat segar kalus yaitu 197,8 mg dan untuk hari muncul kalus lebih cepat yaitu pada 13 HIS. Sedangkan pengamatan terhadap warna dan tektur kalus menunjukkan paling banyak kalus berwarna coklat tua dan bertekstur kompak pada perlakuan yang membentuk kalus
Pengaruh Sumber dan Konsentrasi Nitrogen terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Biji Dendrobium laxiflorum J.J Smith secara In Vitro Luluk Mukaromah; Tutik Nurhidayati; Siti Nurfadilah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.515 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.2580

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sumber dan konsentrasi nitrogen, serta interaksi antara keduanya terhadap pertumbuhan dan perkembangan biji Dendrobium laxiflorum. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama, sumber nitrogen (ammonium, nitrat, dan kombinasi ammonium-nitrat). Faktor kedua, konsentrasi sumber nitrogen, 0 mg/l; 63,75 mg/l; 127,50 mg/l; 255,00 mg/l; 382,50 mg/l; 510,00 mg/l. Pengamatan dilakukan 90 HSI (hari setelah inokulasi). Persentase total pertumbuhan dan perkembangan biji D. laxiflorum 3,5% - 31,1%. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa sumber,dan konsentrasi nitrogen, serta interaksi antara kedua faktor tersebut berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan biji D. laxiflorum yang dikultur secara in vitro. Interaksi antara sumber nitrogen dan konsentrasi nitrogen ini mengindikasikan bahwa pengaruh sumber nitrogen spesifik pada berbagai level konsentrasi nitrogen.  Perlakuan kombinasi sumber nitrogen (ammnoium nitrat) dengan konsentrasi terendah 63,75 mg/l menghasilkan total persentase pertumbuhan dan perkembangan tertinggi dibandingkan perlakuan ammonium dan nitrat secara tunggal
Pengaruh Jenis dan Konsentrasi Vitamin terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Biji Dendrobium laxiflorum J.J Smith secara In Vitro Riska Amalia; Tutik Nurhidayati; Siti Nurfadilah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.432 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.2581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis dan konsentrasi vitamin terhadap pertumbuhan dan perkembangan biji anggrek Dendrobium laxiflorum secara in vitro. Penelitian dirancang dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap 2 Faktorial. Faktor pertama adalah jenis vitamin yang terdiri dari thiamin, niasin dan piridoksin sedangkan faktor kedua adalah konsentrasi vitamin yang digunakan adalah 0 ppm; 0,1 ppm; 0,3 ppm; 0,5 ppm. Pengamatan dilakukan setelah 3 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total persentase pertumbuhan dan perkembangan biji D. laxiflorum berkisar antara 2,48%-75,66%. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa jenis vitamin dan konsentrasi vitamin berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan biji D. laxiflorum (P≤0,05). Berdasarkan hasil uji ANOVA tidak ada interaksi antara jenis dan konsentrasi vitamin
Kemampuan Isolat Bacillus sp. dalam Mendegradasi Limbah Tangki Septik Andarini Ayu Retnosari; Maya Shovitri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.469 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.2583

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan isolat Bacillus sp. dalam mendegradasi bahan organik yang terdapat pada limbah tangki septik. Penelitian ini menggunakan sistem pengolahan limbah berupa bioreaktor secara tertutup (anaerob) dan hasil proses biodegradasi diketahui dari nilai parameter derajat keasaman (pH), total suspended solid (TSS), total dissolved solid (TDS) dan viabilitas mikroorganisme yang dilakukan pada awal dan akhir masa inkubasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bacillus sp. dapat menyebabkan terjadinya penurunan derajat keasaman (pH) dari 8 menjadi 6,7; penurunan nilai kandungan TSS dari 504 mg/l menjadi 205 mg/l ; penurunan nilai kandungan TDS dari 81667 mg/l menjadi 24067 mg/l; dan peningkatan jumlah rata-rata sel/ml dari 2,56 x 1011 CFU/ml menjadi 1,05 x 1014 CFU/ml selama 31 hari masa inkubasi
Isolasi dan Identifikasi Jamur Kayu Lignolitik dari Vegetasi Mangrove Wonorejo Devi Meiliawati; Nengah Dwianita Kuswytasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.276 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.2588

Abstract

Lingkungan Indonesia yang beriklim tropik dan lembab merupakan lingkungan yang ideal untuk pertumbuhan jamur. Salah satunya adalah Wonorejo yang merupakan kawasan hutan mangrove di pesisir Pantai Timur Surabaya. Daerah ini memiliki keanekaragaman tumbuhan mangrove, yang didominasi oleh tegakan mangrove Avicennia marina, Avicennia alba, Rhizophora mucronata dan Sonneratia alba. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis jamur kayu yang hidup di vegetasi Mangrove Wonorejo. Eksplorasi dilakukan pada seluruh batang tanaman Mangrove di vegetasi Mangrove Wonorejo. Identifikasi dilakukan secara makroskopis maupun mikroskopis. Identifikasi jamur dilakukan menggunakan kunci identifikasi dari buku The Complete Encyclopedia of Mushrooms dan The Great Encyclopedia of Mushrooms. Hasil eksplorasi didapatkan 24 isolat jamur kayu yang terdiri dari 10 spesies jamur Basidiomycetes yaitu Climacodon septentrionalis, Climacodon pulcherrimus, Inonotus hispidus, Inonotus radiatus, Schizophyllum commune, Ganoderma applanatum, Piptoporus betulinus, Fomitopsis pinicola, Inonotus dryadeus, Inonotus rheades dan 1 spesies jamur Ascomycetes yaitu  Daldinia concentrica
Isolasi, Karakterisasi dan Potensi Bakteri Aerob sebagai Pendegradasi Limbah Organik Dinda Zahidah; Maya Shovitri
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.315 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.2589

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri aerob yang mampu mendegradasi amilum, protein dan selulosa. Penelitian ini berhasil memurnikan dan mengkarakterisasi isolat bakteri C5 yang cenderung masuk ke genus Bacillus. Berdasarkan uji kualitatif amilolitik, selulolitik dan proteolitik, diketahui bahwa isolat C5 memiliki indeks amilolitik (IA) sebesar 0.93, indeks selulolitik (IS) sebesar 1.95 dan indeks proteolitik (IP) sebesar 1.39
Pengaruh pH dan Suhu Terhadap Aktivitas Protease Penicillium sp. Yusriah Yusriah; Nengah Dwianita Kuswytasari
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.815 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.2744

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pH dan suhu terhadap aktivitas protease pada Penicillium sp.3 T3f2. Selanjutnya, isolat Penicillium sp. di kultur dalam media produksi protease untuk menghasilkan protease. Suhu yang digunakan adalah 300 – 500C sedangkan pH-nya 4 – 8. Aktivitas protease ditentukan dan diukur dengan spektrofotometer pada panjang gelombang 275 nm, dengan kasein sebagai substrat. Berdasarkan uji ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Duncan dengan taraf kepercayaan 95%, didapatkan bahwa hanya pH yang berpengaruh terhadap aktivitas protease. Aktivitas protease Penicillium sp. tertinggi sebesar 2.416 U/ml, dan dicapai pada pH 8 dan suhu 400C.
Prevalensi dan Derajat Infeksi Anisakis sp. pada Saluran Pencernaan Ikan Kakap Merah (Lutjanus malabaricus) di Tempat Pelelangan Ikan Brondong Lamongan Zainul Muttaqin; Nurlita Abdulgani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.22 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v2i1.2745

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan derajat infeksi Anisakis sp. yang ditemukan pada saluran pencernaan ikan kakap merah (Lutjanus malabaricus) di tempat pelelangan ikan Brondong Lamongan berdasarkan panjang total ikan. Spesimen ikan dibedah dengan cara dibuat sayatan pada bagian ventral ikan. Organ usus dan lambung diletakkan ke dalam cawan petri yang berisi larutan fisiologis NaCl 0,9% dan diidentifikasi dengan menggunakan mikroskop cahaya. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa ikan kakap merah telah terinfeksi larva 3 (L3) Anisakis sp.. Prevalensi dan derajat infeksi ikan kakap merah berukuran 25-37 cm lebih besar dibandingkan dengan ikan kakap merah yang berukuran 21-24 cm. Nilai prevalensi ikan berukuran 21-24 cm sebesar 66,67 % dengan nilai derajat infeksi sebesar 5,2 parasit/ikan sedangkan pada ikan berukuran 25-37 cm nilai prevalensinya sebesar 80 %. Dengan nilai derajat infeksi sebesar 18,25 parasit/ikan. Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan Uji T menunjukkan bahwa, jumlah Anisakis sp. pada saluran pencernaan ikan kakap merah berhubungan nyata dengan panjang tubuhnya (P<0,05).