cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2015)" : 142 Documents clear
Pengaruh pH dan Waktu Kontak Terhadap Adsorpsi Cr(VI) dalam Larutan Menggunakan Karbon Aktif dari Biji Trembesi (Samanea saman) Nurfitria Amalia; Ita Ulfin
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13215

Abstract

Karbon aktif dibuat dari biji trembesi (Samanea saman) yang digunakan sebagai adsorben ion Cr(VI) dalam larutan. Biomassa biji trembesi diaktivasi menggunakan H3PO4 5% (v/v) dan  dikarbonisasi pada suhu 300 ºC selama 45 menit. Proses adsorpsi dilakukan menggunakan metode batch, dengan variasi pH awal larutan dan waktu kontak. Hasil percobaan adsorpsi terhadap adsorbat ion Cr(VI) diperoleh kondisi optimum pada pH 2 dengan prosentase adsorpsi sebesar 17,65 % dan waktu kontak optimum selama 60 menit dengan prosentase adsorpsi sebesar 18,91 %. Adsorpsi ion Cr(VI) mengikuti model kinetika orde dua semu (k4 = 0,0,918 (g/mg)/menit)
PEMINDAIAN JAMUR KONTAMINAN AMPAS TEBU UNTUK PRODUKSI ENZIM SELULASE Ismi Zahria; Refdinal Nawfa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13420

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan proses pemindaian dari jamur kontaminan ampas tebu. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jamur penghasil enzim selulase dan mengetahui pengaruh pH terhadap produktivitas enzim selulase dari jamur hasil pemindaian kontaminan ampas tebu yang didapatkan. Hasil pemindaian diperoleh 2 jamur yang dapat menghasilkan enzim selulase. Aktivitas enzim selulase dapat diketahui dengan mengukur gula pereduksi dari hasil hidrolisis substrat selulosa (CMC) dengan menggunakan metode DNS. Produksi enzim selulase Jamur Galur 1 optimum pada hari ke-8 dan Jamur Galur 2 optimum pada hari ke-7 dengan nilai rasio perbandingan konsentrasi glukosa dan biomassa sebesar 8096,65 dan 9672,49 untuk masing-masing Jamur. Derajat keasaman (pH) berpengaruh terhadap produksi enzim selulase dimana untuk kedua jamur optimum pada pH 6.0 dengan nilai rasio perbandingan konsentrasi glukosa dengan biomassa sebesar 6147,73 dan 8725,10.
STUDI GANGGUAN Cu2+ PADA ANALISA BESI(III) DENGAN PENGOMPLEKS 1,10-FENANTROLIN PADA pH 3,5 SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Steven Wang
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2488.511 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13547

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan studi gangguan ion Cu(II) terhadap analisa besi dengan pengompleks 1,10-fenantrolin pada pH 3,5 secara spektrofotometri UV-Vis. Kompleks Fe(III)-fenantrolin memiliki panjang gelombang maksimum 317 nm. Koefisien korelasi (r) yang diperoleh pada kurva kalibrasi adalah 0,9943. Hasil menunjukkan bahwa ion Cu(II) mulai mengganggu analisa besi pada konsentrasi 0,3 ppm dengan persen (%) recovery sebesar 64,42% dengan RSD 203,4 ppt dan CV 20,34%.
Pengaruh Suhu dan Waktu Ekstraksi terhadap Kadar Kafein dalam Teh Hitam Dianita Devi Putri Dianita ITS
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1796.765 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13618

Abstract

Pada penelitian ini telah dibuktikan bahwa kadar kafein di dalam teh hitam dipengaruhi oleh kondisi ekstraksi diantaranya yaitu suhu dan waktu ekstraksi. Suhu yang digunakan pada penelitian ini yaitu suhu dengan pemanasan 70°C dan 100°C serta suhu tanpa pemanasan yaitu 27°C. Sedangkan rentang waktu yang digunakan pada suhu 70°C dan 100°C  adalah 0,5 menit – 4,0 menit dengan interval waktu 30 detik. Pada suhu 27°C diberikan variasi waktu 0,5 jam, 1 jam, 1,5 jam, 2 jam, 4 jam, 8 jam dan 16 jam. Kadar kafein tertinggi ditemukan pada suhu ekstraksi tertinggi yaitu 100°C. Semakin panjang waktu ekstraksi dapat membuat kadar kafein di dalam teh semakin tinggi yaitu 19,305 mg/g saat waktu ekstraksi 4 jam di suhu 27°C; 29,403 mg/g saat waktu ekstraksi 3,5 menit di suhu 70°C dan 31,280 mg/g saat waktu ekstraksi 4 menit di suhu 100°C.
PEMISAHAN MERKURI DARI BATUAN CINNABAR DENGAN ASAM DAN CAMPURAN ASAM-KALIUM IODIDA Rosita Rizki Maulidiah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2694.906 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13752

Abstract

Pemisahan merkuri dari batuan cinnabar dengan asam dan kombinasi asam-kalium iodida telah diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelarutan bertingkat berbagai larutan asam seperti asam klorida (HCl), asam sulfat (H2SO4), dan asam nitrat (HNO3), serta penambahan larutan kalium iodida (KI) dalam pelarut asam pada pemisahan merkuri dari batuan cinnabar Pulau Buru (Maluku). Hasil XRD menunjukkan bahwa sampel merupakan jenis batuan sulfida. Kadar meruri dalam sampel ditentukan dengan differential pulse voltammetry (DPV), hasil penentuan kadar merkuri dalam sampel sebesar 7,23%. Pada penelitian ini, pelarutan asam bertingkat tidak mengalami peningkatan yang signifikan. Pelarutan dengan HCl-KI mendapatkan persen merkuri terlarut terbesar yakni 9,77%.
PRODUKSI POLIHIDROKSIALKANOAT OLEH BAKTERI Ralstonia Pickettii DENGAN FRUKTOSA SEBAGAI SUMBER KARBON Intan Widya Kustarianingsih
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3288.084 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.14033

Abstract

Penelitian ini membahas tentang produksi polihidroksialkanoat (PHA) oleh bakteri R. picekttii untuk menghasilkan bahan bioplastik sebagai biopolimer alternatif. Bakteri R. pickettii merupakan bakteri gram negatif, berbentuk batang, dan bakteri patogen yang mampu bertahan hidup dalam kondisi yang minimal nutrisi. Produksi (PHA) ini dilakukan dengan metode fermentasi batch dengan media minimal nutrisi (Trace Element) dengan fruktosa sebagai sumber kabon. PHA yang dihasilkan menunjukkan gugus fungsi sesuai dengan spektrum FT-IR pada 1022 cm-1 (ikatan C-O-C polimer), 1737 cm-1 (ikatan C=O ester), 2852 cm-1 dan 2924 cm-1 (ikatan CH3 dan CH2) dan 3448 cm-1 (ikatan O-H). Hasil Scanning Electron Microscopy (SEM) biomassa dapat dikatakan bahwa PHA telah berhasil dihasilkan oleh bakteri R. picekttii berupa padatan. Pada penelitian ini dihasilkan PHA sebanyak 0,0425 g/g sel kering (4,25%).  
Identifikasi Asam Lemak dari Ragi Rhodotorula gracilis Dyah Oktavia
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2300.349 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar dan jenis asam lemak yang terkandung dalam ragi Rhodotorula gracilis. Lipid diekstraksi menggunakan campuran pelarut kloroform:metanol (2:1 v/v). Lipid yang diperoleh kemudian ditransesterifkasi dengan BF3-metanol 14%. Hasil transesterifikasi dianalisis menggunakan Kromatografi lapis Tipis dan Kromatografi Gas – Spektroskopi Massa (KG-SM). Kadar lipid total ragi R. gracilis yang diperoleh sebesar 0,0841 g/g sel kering (8,41%). Total metil ester yang diperoleh dari hasil transesterifikasi sebesar 83,86%. Hasil Analisis asam lemak menunjukkan ada lima jenis metil ester yang teridentifikasi yaitu asam tridekanoat 0,98%, asam heksadekanoat (asam palmitat) 15,37%, asam heptadekanoat 2,09%, asam 9-oktadekanoat (asam oleat) 58,88%, dan asam oktadekanoat (asam stearat) 6,54%.
Pembentukan Mg1-xNixF2 melalui Doping Logam Ni dalam MgF2 Faris Iradatullah; Irmina Kris Murwani
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3086.336 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13825

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan sintesis padatan MgF2 dan Mg1-xNixF2 (x= 0,025; 0,05; 0,1 dan 0,15) melalui metode sol-gel dan dikarakterisasi struktur padatan dengan difraksi sinar-X. Difraktogram MgF2 hasil sintesis menunjukkan bahwa katalis Mg1-xNixF2 memiliki struktur kristal yang sama dengan MgF2, yaitu Tetragonal. Difraktogram padatan Mg1-xNixF2 menunjukkan adanya pengaruh doping logam Ni terhadap MgF2 yang ditandai dengan bergesernya 2θ pada puncak yang sama dengan MgF2.
Santon Diprenilasi dari Kayu Akar Garcinia tetranda Pierre Fuji Ridha Kharomah; Taslim Ersam
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3382.647 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13923

Abstract

Garcinia tetranda merupakan salah satu spesies dari famili Clusiaceae yang mengandung senyawa metabolit sekunder. Senyawa golongan santon telah berhasil diisolasi dari fraksi S ekstrak etil asetat kayu akar Garcinia tetranda Pierre. Senyawa golongan santon ini adalah α-mangostin 1 yang berupa padatan kuning dengan titik leleh 173-1740C. Metode isolasi yang digunakan yaitu Kromatografi Cair Vakum (KCV) menggunakan silika gel 60 GF254 dan dielusi dengan peningkatan kepolaran pelarut. Penentuan struktur senyawa dilakukan menggunakan analisis UV, IR, 1H dan 13C NMR, DEPT 135, korelasi HSQC dan HMBC serta dibandingkan dengan literatur.
Identifikasi Spesies Isolat Bakteri Galur D dengan Metode Analisa Sekuen Fragmen Gen 16S rDNA Laras Nurwati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2008.232 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v4i2.13957

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi spesies isolat bakteri galur D dengan menggunakan pengujian secara genotip. Isolat bakteri galur D merupakan bakteri termofilik yang diisolasi dari sumber mata air panas Songgoriti, Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi spesies isolat bakteri galur D dengan metode analisa sekuen fragmen 16S rDNA. Kromosom isolat bakteri galur D diisolasi dan diamplifikasi menggunakan PCR, selanjutnya dilakukan analisa sekuen fragmen gen 16S rDNA. Hasil analisa dibandingkan dengan sekuen 16S rDNA yang terdaftar di Bank Gen untuk mengetahui homologinya dengan bakteri lain. Hasil analisa ini menunjukkan fragmen gen 16S rDNA memiliki kecocokan dengan Caldicellulosiruptor kristjanssonii dengan homologi sebesar 99%.

Page 8 of 15 | Total Record : 142