cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 51 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2016)" : 51 Documents clear
Pengaruh Sabut Kelapa Sebagai Media Pertumbuhan Alternatif Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Terhadap Aktivitas Antimikroba Siti Mamluatus Sa'adah; Refdinal Nawfa; Adi Setyo Purnomo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.295 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.15963

Abstract

Pengaruh variasi komposisi sabut kelapa sebagai media pertumbuhan jamur tiram putih (Pleurotusostreatus) terhadap aktivitas antimikroba telah diteliti. Varias ikomposisi serbuk kayu sengon dan sabut kelapa yang digunakan adalah 0:100 (SK-1), 25:75 (SK-2), 50:50 (SK-3), 75:25 (SK-4) dan 100:0 (SK-5). Jamur tiram putih diliofilisasi dan diekstrak dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol. Ekstrak metano lP. Ostreatus diujiaktivitas antimikroba menggunakan metode dilusi cair. Hasil  yang diperoleh menunjukkan bahwa konsentrasi antara variasi komposisi sabut kelapa sebagai media pertumbuhan jamur tiram putih mempengaruhi aktivitas antimikroba. Hasil uji antimikroba menggunakan metode dilusi cair menunjukkan % penghambatan tertinggi pada SK-3 sebesar 72,380 % terhadap B. subtilis, sedangkan P. aeruginosas ebesar 133,696%. Komposisi variasi SK-3 menunjukkan aktivitas antimikroba terbaik terhadap bakteri B. subtilis dan P. aeruginosa
Perbandingan Kadar Fe(II) dalam Tablet Penambah Darah secara Spektrofotometri UV-Vis yang Dipreparasi Menggunakan Metode Destruksi Basah dan Destruksi Kering Suerni Kurniawati; Djarot Sugiarso
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.87 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.14759

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai analisa perbandingan kadar Fe(II) dalam tablet penambah darah dengan metode destruksi basah dan destruksi kering. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui metode destruksi yang lebih efektif untuk analisa kadar Fe dalam tablet penambah darah. Tablet penambah darah yang digunakan adalah tablet S. Pengukuran kadar Fe(II) dilakukan dengan mereaksikan tablet penambah darah S dengan agen pengompleks 1,10-fenantrolin dan diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Panjang gelombang maksimum yang didapatkan adalah 509 nm dan nilai regresi (r2) pada kurva kalibrasi adalah 0,9953. Tablet penambah darah dipreparasi menggunakan destruksi basah dan destruksi kering. Hasil pengukuran kadar Fe(II) dengan metode destruksi basah adalah 99,6 mg dengan persentase Fe terukur sebesar 23,7% (237142,86 ppm), sedangkan kadar Fe(II) dengan metode destruksi kering adalah 26,69 mg dengan persentase Fe terukur sebesar 6,36% (63547,62 ppm). Hasil pengukuran tersebut menunjukkan bahwa  destruksi basah lebih efektif untuk analisa kadar Fe(II) dalam tablet penambah darah.
Studi Produksi Plastik PHA Dengan Pengaruh Penggunaan Media Minimal Cair dan Glukosa Oleh Ralstonia pickettii Putu Satwika Anggaswari Pujawati; Refdinal Nawfa
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.573 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.15257

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tentang produksi Polihidroksialkanoat (PHA) oleh bakteri Ralstonia pickettii. Sistem fermentasi yang dilakukan dengan metode batch menggunakan media minimal cair dengan glukosa sebagai sumber karbon. Fermentasi dilakukan selama 68 jam pada suhu 37oC dan 150 rpm. PHA yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan Fourier Transform Infrared (FT-IR) untuk mengidentifikasi gugus fungsi. Sel bakteri dianalisis menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM) untuk mengetahui morfologi permukaannya. Hasil penelitian ini didapatkan PHA berbentuk padatan putih sebanyak 14,53% berat sel kering. PHA yang didapatkan memiliki spektra FT-IR yang sesuai dengan spektra PHB komersial.
Perbandingan Metode Analisis Permanganometri dan Serimetri dalam Penentuan Kadar Besi(II) Frischa Andhika Putra; Raden Djarot Sugiarso
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.838 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.15419

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai perbandingan metode permanganometri dan serimetri dalam menentukan kadar besi(II).  Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui metode titrasi yang lebih efektif dalam menentukan kadar besi(II). Penetapan kadar besi dilakukan pada larutan Fe (II) yang telah diketahui konsentrasinya. Larutan Fe (II) yang digunakan adalah larutan dengan konsentrasi Fe (II) sebesar 5 ppm. Pengukuran dilakukan dengan mentitrasi larutan Fe (II) 5 ppm dengan menggunakan dua metode berbeda yakni permanganometri dan serimetri. Pada metode permanganometri larutan Fe (II) 5 ppm dititrasi menggunakan larutan permanganat, sedangkan pada metode serimetri larutan Fe (II) 5 ppm dititrasi menggunakan Larutan Ce (IV). Kadar besi yang terukur dengan metode permanganometri sebesar 4,8561 ppm dengan % recovery sebesar 97,122%, sedangkan kadar besi yang terukur dengan metode serimetri sebesar 4,8649 ppm dengan % recovery sebesar 97,298%. Hal ini menunjukkan bahwa keduanya merupakan metode yang sama baik dalam menentukan kadar Fe (II).
L-CITRULLINE SEBAGAI INHIBITOR KOROSI PADA TINPLATE DALAM MEDIA NaCl Zilfirdausi Ahla Zakaria; Harmami - -; Ita - Ulfin
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.014 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.15558

Abstract

L-citrulline sebagai inhibitor korosi pada tinplate dalam media NaCl telah diteliti menggunakan metode polarisasi potensiodinamik dan pengurangan berat. Pada penelitian ini dilakukan variasi konsentrasi L-citrulline dan media korosi NaCl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam media 2% NaCl, L-citrulline dapat meningkatkan efisiensi inhibisi korosi seiring dengan meningkatnya konsentrasi L-citrulline berturut-turut yaitu sebesar 36% dan 74,59 % pada metode pengurangan berat dan polarisasi potensiodinamik. Pengaruh konsentrasi NaCl terhadap efisiensi inhibisi L-citrulline pada tinplate yaitu dapat meningkatkan densitas arus korosi tinplate dan menurunkan efisiensi inhibisi L-citrulline dalam media 3% NaCl daripada dalam media 2% NaCl. Prosentase efisiensi inhibisi L-Citrulline pada tinplate dalam media 2% NaCl sebesar 74,59% dan dalam media 3% NaCl sebesar 68,96%. Adsorpsi L-citrulline pada permukaan tinplate mengikuti mekanisme adsorpsi isoterm Freundlich dengan nilai Kads dan ∆Gads berturut-turut sebesar 0,9835 dan -23,31 kJmol-1. L-citrulline menunjukkan mekanisme adsorpsi secara kimia (kemisorpsi) dengan tinplate.
Efisiensi inhibisi Ekstrak Kulit Dalam Semangka sebagai Inhibitor Korosi Tinplate dalam Media 2% NaCl Fitria - Ratnasari; Harmami - -; Ita - Ulfin
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.857 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.15586

Abstract

Ekstrak dari kulit dalam semangka telah dipelajari sebagai inhibitor korosi pada tinplate dalam larutan 2% NaCl menggunakan metode pengurangan berat dan polarisasi potensiodinamik. Pada penelitian ini digunakan variasi konsentrasi ekstrak, hasil yang diperoleh memperlihatkan bahwa ekstrak dapat menghambat korosi pada tinplate dengan adanya keterlibatan senyawa L-citrulline dan komponen organik lain. Efisiensi inhibisinya semakin meningkat dengan meningkatnya konsentrasi ekstrak, nilai maksimum sebesar 99,97% pada konsentrasi ekstrak kulit dalam semangka 600 mg/L yang didapat dari metode polarisasi potensiodinamik. Kedua metode yang telah dilakukan tersebut memberikan pola inhibisi yang sama. 
Perbandingan Variasi Komposisi PVA/Kitosan Terhadap Perilaku Membran Komposit PVA/Kitosan/Grafin Oksida Yang Terikat Silang Trisodium Sitrat Gladis Aros Safitri; Eko Santoso
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.826 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.15684

Abstract

Membran komposit PVA/kitosan/grafin oksida yang terikat silang trisodium sitrat untuk diaplikasikan pada Direct Methanol Fuel Cell (DMFC) telah berhasil disintesis. Membran dibuat dengan melakukan variasi komposisi massa PVA/kitosan (1:5; 2:4, 3:3; 4:2; dan 5:1) serta penambahan grafin oksida sebanyak 1,5% untuk menghasilkan membran komposit PVA/kitosan/grafin oksida tipe 1, tipe 2, tipe 3, tipe 4, dan tipe 5. Membran komposit tersebut kemudian dikarakterisasi untuk mengetahui sifat mekanik, sifat fisika dan kimia, serta kinerjanya menggunakan uji tarik, uji water uptake dan methanol uptake, serta pengukuran konduktivitas proton. Pada uji tarik, membran tipe 2 memiliki kekuatan mekanik yang paling tinggi dengan nilai modulus elastisitasnya sebesar 2583,1 MPa. Water uptake dan methanol uptake cenderung meningkat seiring semakin besarnya komposisi PVA dalam membran komposit. Sedangkan konduktivitas proton paling tinggi dimiliki oleh membran tipe 2 dengan waktu hidrasi 90 menit yaitu sebesar 21,29 x 10-3 S.cm-1.
Sintesis HKUST-1 (Cu-BTC) secara Solvotermal dengan Penambahan Surfaktan Cetil Trimetilammonium Bromida dan Modulator Asam Asetat Sari Kusuma Dewi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.994 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.15836

Abstract

Material Metal Organic Framework tipe HKUST-1 telah disintesis dengan prekusor tembaga nitrat trihidrat dan asam 1,3,5-benzentrikarboksilat secara solvotermal dalam pelarut etanol:DMF:air = 1:1:1 dan penambahan surfaktan Cetil Trimetilammonium Bromida (CTAB), serta modulator asam asetat. Sintesis dilakukan dalam botol “Duran” pada suhu 100 °C selama 10 jam. Padatan HKUST-1 yang diperoleh berbentuk serbuk berwarna biru cerah. Padatan HKUST-1 dikarakterisasi dengan XRD, FTIR, TGA, SEM-EDX, dan adsorpsi isoterm nitrogen (N2). Difraktogram padatan hasil sintesis menunjukkan puncak karakteristik HKUST-1 dengan intensitas dan derajat kristalinitas yang berbeda. Padatan hasil sintesis memiliki morfologi berbentuk oktahedral. Padatan CuBTC(S0,3) dan CuBTC(S0,3M4) memiliki kurva adsorpsi isoterm tipe IV yang merupakan intermediet antara material mikropori dan mesopori.
Effect of Montmorillonite Addition on The Thermal Resistance Properties of Polyvinyl Acetate Muchammad Izzuddin Jundullah Hanafi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.833 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.15921

Abstract

PVAc emulsion polymerizations from PVA and VAMthrough semibatch method have been studied. Thepolymerization used DMSO as solvent with montmorillonitefiller of 1%, 2%, and 3% addition. The results of analysisusing FTIR spectorcopy show that industrial, solvent basedPVAc has similar functional group with the PVAc synthesized.Thermogravimetric Analysis (TGA) characterization showsthat industrial, solvent based PVAc has the best thermaldecomposition than the other PVAc synthesized, which is76,16% at temperature of 280-380°C and 22,37% attemperature of 400-500°C.
Pengaruh Komposisi PVA/Kitosan terhadap Perilaku Membran Komposit PVA/Kitosan/Grafin Oksida yang Terikat Silang Asam Sulfat Johan Julian; Eko Santoso
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.15932

Abstract

Membran komposit PVA/Kitosan untuk aplikasi Direct Methanol Fuel Cell (DMFC) dari PVA, Kitosan dan Grafin Oksida yang terikat silang asam sulfat telah berhasil disintesis. Perbandingan volume PVA dan kitosan adalah 1:5, 2:4, 3:3, 4:2, 5:1 dengan massa Grafin Oksida sebesar 1,5% berat membran. Penambahan komposisi kitosan meningkatkan nilai tensile strength, namun menurunkan nilai break elongation. Penambahan PVA menyebabkan suhu degradasi meningkat. Persentase water uptake dan methanol uptake meningkat seiring bertambahnya komposisi PVA. Penambahan komposisi kitosan membutuhkan waktu perendaman lebih lama agar diperoleh konduktivitas proton lebih besar. Nilai konduktivitas proton tertinggi adalah 8,35 × 10-3 Scm-1 (PVA/Kitosan 3:3, waktu perendaman 30 menit).