cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 51 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2016)" : 51 Documents clear
Addition Urea of syhintesized Zr-BDC with Solvhothermal method Fitria Wahyu Kurniawati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.233 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.15934

Abstract

Benzendikarboksilat - zirconium ( Zr - BDC ) and urea - zirconium - benzendikarboksilat ( U - Zr - BDC ) BDC with variations mmol / Urea = 0.75 ; 1 ; 1.5 ; and 3 successfully synthesized via methods solvotermal . Sample U - Zr - BDC modified characterized by XRD , FTIR and SEM - EDX . Diffractogram at all synthesized showed characteristic peaks at 2θ = 7.4 and 8.5 with a different intensity . FTIR analysis showed the presence of wave number at 1100 cm - 1 which is a C - N bond . Based on SEM analysis , the addition of urea have more regular morphology .
SYNTHESIS UiO-66 ON MESOPOROUS SILICA SUPPORT Arfyanti Fajrin
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.893 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.15935

Abstract

Zirconium-benzenedicarboxylate or UiO-66, has been synthesized by the method solvothermal using ZrCl4 reactant and the acid 1,4-benzendikarboksilat with the solvent DMF at 120 ̊ C for 24 hours. In addition UiO-66 is also synthesized by supporters of mesoporous silica (UiO-66/MCM-41) using the same method with mesoporous silica mass variation of 50, 100, and 200 mg. The solids obtained were characterized by XRD, FTIR, SEM-EDX, TGA, and nitrogen adsorption-desorption. All the materials have been synthesized have diffractogram peaks at angles 2θ = 7,4 ̊ and 8,5 ̊ with different intensity and widening the intensity UiO-66. Material UiO-66 and UiO-66/MCM-41 has a similar morphology, namely small dots are clustered. All the material shows thermal stability between 455-513 ̊ C with a specific surface area UiO-66 (497 m2/g) lower than UiO-66/MCM-41(50) (614 m2/g) and UiO-66/MCM- 41(200) 548 m2/g.
Peningkatan Masa Simpan Aktivator Kompos melalui Variasi Sumber Nitrogen Arida Wahyu Barselia; Dr.techn.Endry Nugroho Prasetyo,MT; Endry Nugroho Prasetyo
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.797 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.14917

Abstract

Kompos merupakan hasil degradasi bahan organik secara aerob maupun anaerob dengan memanfaatkan potensi mikroorganisme sebagai aktivator kompos. Kualitas aktivator kompos sangat tergantung dari kecepatan degradasi yang dimiliki dan lama masa simpannya. Medium pertumbuhan berpengaruh penting terhadap masa simpan aktivator kompos karena untuk mengomptimalkan viabilitas sel dalam waktu yang lama. Salah satu komponen medium pertumbuhan adalah nitrogen berupa protein atau senyawa peptida yang dapat memengaruhi masa simpan (life span) aktivator kompos. Kompleksitas struktur protein menyebabkan pemanfaatan nitrogen untuk pertumbuhan juga berbeda, yang salah satunya berpengaruh terhadap masa simpan aktivator kompos. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh beberapa sumber nitrogen antara lain yeast extract, pepton, susu skim, dan rumput laut, yang berpotensi untuk meningkatan masa simpan aktivator kompos. Konsorsium aktivator kompos berupa Aspergillus niger dan Rhizobium sp. dengan perbandingan 1:1 dikultur pada medium variasi sumber nitrogen dengan konsentrasi yang berbeda yaitu 2,5% dan 1,25% dengan 3 kali pengulangan. Jumlah koloni dihitung dengan metode TPC (Total Plate Agar), Kadar protein terlarut pada medium kultur dianalisis dengan metode Bradford. Hasil kultur aktivator kompos diaplikasikan untuk pembuatan kompos. Data dianalisis secara deskriptif berupa kurva pertumbuhan koloni, kemiringan kurva pertumbuhan aktivator kompos,kadar protein terlarut, suhu kompos, dan tabel analisis rasio C/N. Hasil penelitian didapatkan bahwa medium rumput laut konsentrasi 1,25% mampu meningkatkan masa simpan aktivator kompos karena hasil kemiringan kurva pertumbuhan relatif rendah sehingga diasumsikan jumlah sel yang cenderung stabil. Sedangkan nilai rasio C/N terbaik adalah aktivator kompos pada medium rumput laut konsentrasi 1,25% karena nilai yang didapatkan sebesar 14,15/1.Sehingga medium rumput laut konsentrasi 1,25% dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan masa simpan aktivator kompos.
Analisis Pengaruh Faktor-Faktor Pada Agency Problems dan Keputusan Stock Repurchase di Indonesia Christian Yendi Kurniawan
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.768 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.15021

Abstract

Agency problems merupakan suatu permasalahan karena adanya perbedaan kepentingan antara manajemen perusahaan dan shareholder maupun debtholder. Salah satu alternatif untuk memitigasi agency problems, yaitu stock repurchase di mana perusahaan membeli kembali saham yang sudah beredar di pasar modal. Dalam melakukan stock repurchase, perusahaan perlu mempertimbangkan managerial discretion, ownership structure, agency problem, dan valuation, sehingga mampu menunjukkan signal positif dan tingkat kebaikan fundamentalnya kepada pasar. Penelitian ini menggunakan aktivitas stock repurchase pada listed company di Indonesia dari tahun 2002 hingga 2014. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan antar variabel yang mempengaruhi agency problems dan pengaruhnya terhadap keputusan stock repurchase antara perusahaan milik swasta dan negara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berbeda dengan penelitian sebelumnya, yaitu partial least square (PLS-SEM). Penelitian ini menggunakan 108 aktivitas stock repurchase. . Penelitian ini menunjukkan bahwa agency problems pada perusahaan di Indonesia dipengaruhi oleh managerial discretion dan ownership structure khususnya dominasi institutional holdings. Sedangkan stock repurchase pada perusahaan milik negara dipengaruhi oleh managerial discretion. Penelitian ini juga memberikan suatu fakta bahwa perusahaan di Indonesia melakukan stock repurchase di saat harga saham overvalue karena perusahaan ingin memaksimalkan kesejahteraan shareholder. Kata Kunci : Agency Problems, Partial Least Square, Overvalue, Stock Repurchase.
Efektivitas Penggunaan Bioetanol Dari Limbah Pulp Kakao (Theobroma cacao L.) Terhadap Lama Pembakaran Kompor Bioetanol Lisma Shofarina Purwati; Sri Nurhatika
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.645 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.15389

Abstract

Biomassa tanaman yang mengandung pati dan gula berpotensi sebagai bahan baku pembuatan bioetanol. Pulp kakao (Theobroma cacao L.)  memiliki kadar glukosa sekitar 8-13% dan sukrosa sebesar 0,4-1,0%. Pulp kakao merupakan limbah pertanian yang tidak dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bioetanol yang efektif dari pulp kakao (Theobroma cacao L.) terhadap lama pembakaran kompor bioetanol.Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Parameter yang diamati yaitu lama waktu nyala kompor bioetanol, volume etanol, dan kadar etanol. Data yang diperoleh akan dianalisa kadar etanol yang dihasilkan, kadar gula reduksi serta uji lama pembakaran dan titik didih pada kompor bioetanol generasi ke-4. Hasil dari penelitian ini yaitu etanol dengan kadar 80% paling efektif digunkan sebagai bahan bakar karena memiliki lama pembakaran yang terbaik dengan waktu rata-rata lama pembakaran sebesar 3 menit 3,5 detik dan membutuhkan waktu 1 menit 9 detik. Proses fermentasi menghasilkan kadar gula reduksi sebesar 10% dan proses destilasi 10 liter limbah pulp kakao menghasilkan 100 ml etanol 83% dan 200 ml etanol 30%.
Desain Carbody Bus Listrik Kampus ITS Mario Ryan Haryono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (642.756 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.15341

Abstract

Realisasi program bus listrik Kampus ITS merupakan bagian rencana dari ITS Eco Campus dalam pengadaan sistem transportasi kampus yang terintegrasi serta ramah lingkungan. Namun, konsep bus listrik yang telah ada sebagai ‘brand image’ transportasi massal di lingkungan Kampus ITS masih kurang menunjukkan citra ITS.  Aspek kenyamanan, keselamatan, serta estetika yang kurang maksimal mengakibatkan belum dioperasikannya secara penuh. Perancangan ditujukan sebagai sajian alternatif bus listrik Kampus ITS. Konsep ecotechnology dalam bentuk dasar heksagonal yang terispirasi dari honeycomb tampak pada carbody rangka, fascia, lampu, serta buritan bus listrik. Carbody interior mengusung konsep lantai rendah yang berguna untuk memudahkan akses penumpang dari trotoar kampus ITS. Konfigurasi interior dibangun untuk memaksimalkan fungsi bus listrik sebgai moda transportasi massal kampus, waktu tempuh cepat dengan frekuensi tinggi, dan berhenti di banyak halte. Gaya desain merujuk pada tren bus listrik modern, unik, dan smart. Sesuai dengan karakter kampus serta mahasiswa ITS yang memiliki keinginan untuk tampil berbeda, modern, serta cerdas . Kehadiran bus listrik Kampus ITS ini diharapkan mampu meningkatkan kebanggaan serta antusiasme mahasiswa terhadap penggunaan transportasi massal dalam kampus.
Desain Serial Sepatu Basket Streetball Bercirikan Indonesia Devido Prasetya Gumelar Alam Winoto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.51 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.15466

Abstract

Dewasa ini perkembangan Streetball di tanah air cukup pesat, hal ini ditandai dengan semakin banyaknya komunitas yang ada. Streetball adalah pengembangan dari olahraga basket dimana kelincahan pergerakan pemain dan unsur keindahan dalam mengolah bola merupakan hal yang ditonjolkan. Oleh karena itu diperlukan adanya desain sepatu khusus yang dapat menunjang pergerakan para pemain serta mampu melindungi mereka dari ancaman cedera. Sayangnya, walaupun perkembangan streetball di tanah air cukup pesat, perkembangan desain sepatu tidak mengalami perkembangan yang signifikan. Hal ini dapat dilihat dari masih digunakannya sepatu-sepatu basket konvensional yang belum tentu dapat menunjang kebutuhan pemain streetball. Salah satu masalah yang ada pada sepatu basket adalah tidak adanya outsole yang dapat menunjang kebutuhan setiap posisi pemain streetball. Selain itu, belum adanya desain sepatu streetball yang mampu mengimplementasikan identitas khas Indonesia ke dalam dunia streetball. Oleh karena itu perlu dilakukannya riset ulang mengenai masalah outsole, ergonomi sepatu, dan ciri khas Indonesia. Untuk mengimplementasikan ciri khas Indonesia ke dalam desain sepatu diperlukan analisa bentuk dan estetika, yaitu dengan mengambil pattern surya majapahit. Untuk menentukan desain outsole yang dapat menunjang kebutuhan aktivitas setiap posisi pemain streetball, diperlukannya analisa ergonomic dan anthropometri yang meliputi bagian kaki dan pattern pada outsole. Setelah dilakukannya riset mengenai desain sepatu streetball, diharapkan mampu memberikan desain sepatu yang nyaman sesuai ergonomic kaki user, dengan ciri khas Indonesia, dan outsole yang sesuai dengan aktivitas setiap posisi pemain streetball.Kata Kunci— Ergonomis, Khas Indonesia, Sepatu Basket, Streetball.
Desain Sarana Pembawa Bayi untuk Daerah Perkotaan dengan Konsep Adaptif Khotamul Abnak
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.518 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.15730

Abstract

Abstrak - Saat ini sudah menjadi sebuah kecenderungan bagi setiap orangtua membawa bayi dalam setiap kegiatan mereka mulai dari berbelanja ke mall atau pasar tradisional dan bahkan tidak sedikit yang mengajak bayinya saat menjalani pekerjaan diluar rumah. Perkembangannya sarana pembawa bayi yang digunakan oleh orangtua berbeda-beda berdasarkan kebutuhan masing-masing. Beberapa kalangan orangtua ada yang gemar membawa bayinya di atas motor dengan cara digendong sebagaimana menggendong saat berjalan kaki, tentunya hal tersebut tentunya akan berbahaya pada kondisi tertentu. Saat ini banyak beredar produk baby carriage yang berguna sebagai sarana bantu orangtua untuk membawa bayinya saat keluar rumah, namun model baby carriage yang ada sekarang memiliki keterbatasan fungsi sehingga pada saat dan kondisi lingkungan tertentu menyulitkan orangtua bayi dalam membawa bayinya. Perancang berencana mendesain sebuah produk sarana pemabawa bayi yang mampu menyesuaikan kondisi lingkungan dan kebutuhan orangtua saat keluar rumah. Proses desain dimulai dengan pengumpulan data pustaka maupun observasi lapangan dengan menggunakan beberapa metode yang sudah direncanakan sebelumnya. Metode tersebut yaitu Diary Studies, shadowing, story telling, Card Sorting, dan Skenario terhadap pengguna dan produk terkait. Perancang kemudian mengolah hasil observasi yang ada dan memuat konsep sederhana, efektif, dan menjawab permasalahan yang ada. Konsep dari sarana pembawa bayi ini diharapakan mampu memenuhi kebutuhan orangtua dengan tiga fungsi sekaligus dalam satu buah produk sarana pembawa bayi. Tiga fungsi tersebut yaitu sebagai gendongan dan sebagai kereta dorong.
Perancangan untuk Pendidikan Karakter Anak Christ Siwi Prawesthi; Ima Defiana
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.204 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.15542

Abstract

Pada era globalisasi seperti saat ini banyak dampak dan perubahan yang dirasakan oleh masyarakat Indonesia, adanya dampak dan perubahan yang ada tidak terbatas pada usia individu. Dampak negatif yang dirasakan akibat globalisasi adalah keberadaan teknologi canggih yang tersedia ditengah keterbatasan berpikir dan kultur budaya, agama yang memudar sehingga lambat laun akan terjadi degradasi moral bangsa. Sayangnya, yang paling merasakan dampak negatif globalisasi adalah anak-anak, padahal mereka adalah generasi penerus bangsa kelak. Untuk itu perlu dicari jalan terbaik untuk membangun dan mengembangkan karakter anak bangsa agar memiliki karakter yang baik, unggul dan mulia ditengah dampak negatif arus globalisasi. Upaya yang tepat untuk itu adalah melalui pendidikan karakter, karena pendidikan ini memiliki peran penting dan sentral dalam pengembangan potensi manusia, termasuk potensi mental. Isu pendidikan karakter ini, penulis angkat sebagai salah satu solusi untuk menekan degradasi moral generasi anak bangsa Indonesia yang diselesaikan melalui arsitektur. Melalui perancangan ini, diharapkan terjadi transformasi yang dapat menumbuhkembangkan karakter positif serta mengubah watak anak dari yang tidak baik menjadi baik.
Penerapan Metafora "Paramadiwa" Pada Perancangan Pusat Kesenian Jawa Timur "Paramadiwa" Surabaya Adinda Sukma Bidari; Rullan Nirwansyah
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.665 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v5i1.15587

Abstract

Seni pertunjukan di Indonesia telah ada dan berkembang sejak zaman pra sejarah hingga saat ini, dari yang dulunya terkenal dengan kesenian tradisional, hingga banyaknya pengaruh mancanegara yang masuk. Saat ini, banyak kreator yang berkreasi dengan memadukan kesenian lokal dengan mancanegara. Namun di tengah maraknya akulturasi budaya yang tengah terjadi di Indonesia, para seniman lokal di Surabaya masih tetap gencar untuk melestarikan kesenian tradisional, dengan mengadakan pertunjukan rutin setiap tahun, yang sudah terjadwal kegiatannya. Isu yang diambil dalam perancangan ini adalah isu tentang bidang Seni Pertunjukan Tradisional, disoroti dari segi kondisi tempat penyelenggaraan pertunjukan seni di Surabaya. Tempat penyelenggaraan pertunjukan di Surabaya memiliki kekurangan masing – masing yang ingin dijawab melalui perancangan ini. Metoda desain yang digunakan adalah metoda “Issue Based Programming  :  a Tool for Managing The Design Process”, yang dicetuskan oleh Donna P. Duerk, dengan pendekatan metafora “Paramadiwa” yang artinya Surga. Obyek metafora ini diambil dari salah satu kisah pewayangan “Semar Mbangun Kayangan”