cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Sains dan Seni ITS
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 49 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2018)" : 49 Documents clear
Evaluasi Pelaksanaan Credit Risk Management pada PT BPR X Anindita Amalia Putri; Muhammad Saiful Hakim; G. W. Bramanti
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.606 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.28643

Abstract

Lembaga keuangan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) memiliki peran yang penting bagi keberlanjutan ekonomi suatu negara terutama dalam bidang kredit. Kredit berarti memberikan dana yang dimiliki untuk dipinjamkan kepada orang lain, yang mana akan timbul risiko yang besar apabila tidak dikelola dengan baik. Besar kecilnya risiko kredit, dapat ditunjukkan dengan rasio NPL. Kenaikan rasio NPL menjadi pertanda bahwa pengelolaan manajemen risiko kredit bank tersebut mengalami penurunan. Hal ini menyebabkan pelaksanaan manajemen risiko kredit bagi BPR sangatlah penting. Sehingga tujuan penelitian ini adalah menganalisis penerapan prinsip-prinsip manajemen risiko kredit Bank of International Settlements pada PT BPR X. Penelitian ini menggunakan desain riset eksploratif dengan metode kualitatif. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara wawancara kepada 4 responden selaku pimpinan BPR X dan observasi terhadap pelaksanaan manajemen risiko kredit di PT BPR X. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa BPR X tidak memenuhi 3 dari 17 prinsip manajemen risiko kredit Bank of International Settlements. Ketiga prinsip yang tidak memenuhi tersebut adalah prinsip ke-5, prinsip ke-10, dan prinsip ke-13.
Analisis Deskriptif Pengguna Kosmetik Aktif di Surabaya Nabila Navitasari; Janti Gunawan; Satria Fadil Persada
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.134 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.28692

Abstract

Pertumbuhan Industri Kosmetik Indonesia bertumbuh secara positif setiap tahunnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik demografis pengguna kosmetik merek asing. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-konklusif dengan menggunakan pengumpulan data yang bersifat multi crosssectional. Data penelitian ini diperoleh menggunakan survei kuesioner yang disebar di Surabaya dan menghasilkan 473 responden pengguna kosmetik aktif yang pernah menggunakan kosmetik merek asing. Hasil dari penelitian ini menunjukkan karakteristik demografi yang ada pada pengguna kosmetik aktif yang pernah menggunakan kosmetik asing.
Identifikasi Struktur Lapisan Bawah Permukaan Daerah Potensial Mineral dengan Menggunakan Metode Gravitasi di Lapangan “A”, Pongkor, Jawa Barat Nurin Wachidah; Eko Minarto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.368 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.28673

Abstract

Indonesia memiliki banyak potensi tambang mineral sehingga memerlukan survey dan analisis agar dapat memanfaatkan potensi tersebut. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan metode geofisika. Oleh karena dilakukan penelitian menggunakan metode gravitasi di daerah Pongkor, Jawa Barat. Pengambilan data gravitasi dilakukan pada 23 Maret hingga 27 Mei Juli 2013 menggunakan alat gravitimeter SCINTREX AUTOGRAV CG-5 dengan 193 titik pengukuran. Anomali Bouguer Lengkap di topografi direduksi ke bidang datar menggunakan metode Dampney. Kemudian dilakukan pemisahan anomali regional dan residual dengan menggunakan metode kontinuasi ke atas pada ketinggian 300 meter. Pemodelan 2,5D dilakukan pada data anomali residual berdasarkan informasi geologi dan analisa struktur dengan menggunakan FHD (First Horizontal Derivative) dan SVD (Second Vertical Derivative) untuk menentukan batas struktur geologi. Hasil pemodelan menunjukkan potensi mineralisasi dengan tipe pengendapan epitermal sulfidasi rendah. Berdasarkan hasil tersebut terdapat 5 lapisan penyusun daerah penelitian yang terdiri dari breksi tuf (2,55 gr/cm3), tuf lapili (2,40 gr/cm3), tuf (2,30 gr/cm3), dan breksi dasit (2,65 gr/cm3), juga terdapat intrusi berupa andesit (2,85 gr/cm3).
Teleportasi Kuantum Informasi Satu Qubit dan Dua Qubit Sembarang Melalui Keadaan Gugus Empat Qubit Fasya Khuzaimah; Heru Sukamto; Agus Purwanto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.965 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.28824

Abstract

Telah dilakukan penyelidikan pada keadaan gugus dua qubit. Keadaan tersebut memenuhi tiga definisi dari keadaan gugus. Ketiga definisi dari keadaan gugus yaitu tebelit maksimal, ketahanan tinggi, dan apabila sekumpulan operator dioperasikan pada keadaan gugus tersebut maka akan menghasilkan keadaan gugus itu sendiri. Keadaan gugus dua qubit ekuivalen dengan keadaan Bell, keadaan gugus tiga qubit ekuivalen dengan keadaan GHZ, dan keadaan gugus empat qubit ekuivalen dengan keadaaan |psi>1234. Selain penyelidikan pada keadaan-keadaan gugus, telah dilakukan perumusan teleportasi kuantum informasi satu qubit dan dua qubit sembarang melalui keadaan gugus empat qubit. Diperoleh hasil, keadaan satu qubit dan dua qubit sembarang dapat diteleportasikan melalui keadaan gugus empat qubit.
Analisis Penggunaan Gelatin Sapi dan Gelatin Babi sebagai Cladding pada Serat Optik untuk Perancangan Sensor Kelembaban Wafa Faziatus Sholikhah; Agus Rubiyanto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.059 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.28828

Abstract

Sensor kelembaban telah dikembangkan menggunakan serat optik plastik jenis multimode step index. Cladding serat optik diganti dengan lapisan gelatin sapi dan babi di bagian tengahnya sepanjang 3 cm dan 4 cm digunakan sebagai sensor. LED ultra bright panjang gelombang 631 nm digunakan sebagai sumber cahaya dan photodioda sebagai detektor cahaya. Pengukuran sensor diukur dari rentang kelembaban relative (65-82)%. Hasil pengukuran memperlihatkan sensor hanya dapat digunakan pada kenaikan nilai kelembaban relatif. Sensor dengan cladding gelatin babi panjang kupasan 3 cm merupakan sensor dengan nilai linearitas dan rentang respon sensor paling baik yaitu pada rentang kelembaban relatif 76% - 81%, sedangkan untuk sensor yang mempunyai sensitivitas tertinggi pada sensor cladding babi dan sapi dengan panjang kupasan 4 cm dengan nilai sensitivitas sebesar 0,0075 V/% kelembaban relatif.
Analisis Sensor Pengukuran Konsentrasi Glukosa Prinsip Macrobending pada Serat Optik Multimode Step-Index Nura Hajar Hafida; Agus Rubiyanto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.063 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.28837

Abstract

Sensor konsentrasi glukosa dengan prinsip macrobending pada serat optik multimode step-index dengan variasi panjang kupasan 2 cm, 3 cm, dan 4 cm. Setiap panjang kupasan dilengkungkan dengan diameter kelengkungan 2 cm, 3 cm, dan 4 cm. Larutan glukosa yang diuji memiliki konsentrasi 0% (aquades), 5%, 10%, 15% dan 25%. Sumber cahaya yang digunakan LED dengan panjang gelombang 660 nm dan detektor yang digunakan yaitu BF5R-D1-N yang telah dikalibrasi dengan menggunakan Optical Power Meter. Dari hasil yang diperoleh semakin besar diameter kelengkungan serat optik semakin besar pula daya keluaran, dan semakin panjang daerah kupasan semakin kecil daya keluaran.
Analisis Sensor Regangan dengan Teknik Pencacatan Berbasis Serat Optik Multimode Step-Index Muhadha Shalatin; Agus Rubiyanto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.566 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.28839

Abstract

Penelitian sensor regangan dengan variasi pencacatan pada serat optik multimode step index tipe FD-620-10 yang memiliki diameter serat 1 mm telah dilakukan. Cladding serat optik diberikan pencacatan dengan variasi pencacatan sebanyak 1 sampai 5 buah dengan lebar pencacatan 3 mm dan jarak antar pencacatan dibuat dengan ukuran yang sama yaitu sebesar 1 cm. Untuk mengetahui besaran daya keluaran akibat regangan digunakan LED (Light Emitting Diode) panjang gelombang 660 nm sebagai sumber cahaya, microdisplacement, dan BF5R-D1-N sebagai detektor cahaya. Pengukuran sensor regangan berbasis serat optik menunjukkan bahwa sensitivitas dengan pencacatan lebih bagus dari fiber optik normal.
Analisa Anomali Bawah Permukaan Laut Menggunakan Data Side Scan Sonar, Sub-bottom Profiler dan 2D High Resolution Seismic Ahmad Farhan Farabi; Eko Minarto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (972.108 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.29184

Abstract

Konstruksi lepas pantai dalam beberapa waktu kebelakang sering terjadi bencana karna adanya kegagalan dalam menganalisa bencana geologi (geohazard). Suatu konstruksi lepas pantai jika didirikan di atas anomali yang berbahaya maka resiko terjadinya kecelakaan semakin besar. Untuk mengetahui keberadaan dari anomali tersebut maka dilakukan survei Side Scan Sonar, Sub-bottom Profiller dan 2D High Resolution Seismic dengan studi kasus di perairan Madura denngan grid 2x4 Km dengan 50 lintasan. Data yang diperoleh akan diolah menggunakan software CodaOctopus dan Seisvision. Hasil yang didapat berupa peta fitur dasar laut, profil geologi dangkal dan profil geologi menengah. Dari hasil pengolahan data maka didapat bahwa koordinat GTX-2 berada pada zona aman terhadap anomali level 1-3 dan koordinat Alternative GTX-2 berada pada zona bahaya karna tepat berada di atas anomali level 3. Berdasarkan peta fitur dasar laut telah ditemukan beberapa objek di daerah survei yaitu pockmark, kabel, pipa dan scars trawl.
Analisis Geohazard Untuk Dasar Laut dan Bawah Permukaan Bumi Dani Urippan; Eko Minarto
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.338 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.29194

Abstract

Analisa geohazard pada permukaan dasar laut (Seabed) dan bawah permukaan bumi (Sub-seabed) merupakan upaya yang perlu dilakukan untuk mengetahui fitur-fitur dasar laut dan bawah permukaan bumi agar dampak dari geohazard dapat diminimalisir. Luas area penelitian 2x4 km, yang berada di perairan pulau Madura. Metode yang digunakan untuk menganalisa fitur bawah permukaan laut adalah metode Side Scan Sonar yang hasil pengolahannya akan di validasi dengan data Multibeam dengan menggunakan prinsip gelombang akustik yang menjalar ke dalam permukaan dasar laut sehingga didapatkan peta seabed feature. Sub Bottom profiler digunakan untuk menganalisa subseabed hingga kedalaman 40 m yang kemudian akan divalidasi dengan data seismik 2 dimensi untuk menganalisa fitur bawah permukaan hingga kedalaman 3 km. Pesebaran kontur kedalaman memiliki water depth 42 m. Pada line 8 terdapat patahan di kedalaman 971 m. Jarak Jack-up footprint dengan lokasi pemboran 1207 m di sebelah timur lapangan DNI, memiliki diameter 25 m dan kedalaman 0.7 m. Pockmark yang terdekat dengan lapangan DNI sejauh 394 m sebelah utara timur laut. Kontur Kedalaman dari reflector 1 berada pada interval 5 – 7 m di bawah permukaan laut. Jarak shallow channel terdekat dengan lapangan DNI berada pada 65 m di sebelah selatan dengan kedalaman antara 10 hingga 6 m. Jarak shallow anomaly terdekat terletak pada jarak 145 m di sebelah barat. Berdasarkan hasil tersebut kondisi pengajuan lokasi pengeboran dinyatakan aman dari bahaya geohazard.
Studi Pengaruh Jarak Antar Bilah Panel Difuseer Berbahan Kayu Terhadap Pola Hamburan dan Koefisien Absorbsi Novanto Adisasmita Kusuma; Suyatno Suyatno; Susilo Indrawati
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.952 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i1.29570

Abstract

Dalam ruangan sering dijumpai panel dengan bentuk unik yang biasanya menempel di dinding, atap dan digantung.  Panel tersebut sering dikenal dengan material akustik yang berfungsi sebagai kontrol akustik ruang : absorbsi dan refleksi bunyi. Sifat absorbsi dan refleksi menjadi sangat penting dalam mengatasi cacat akustik. Pada penelitian dibuat panel berbahan kayu dengan variasi jarak dan lebar antar bilah 2 cm, 4 cm, 6 cm, 8 cm dan 10 cm. Parameter yang diukur pada penelitian ini antara lain pola hamburan dan koefisien absorbsi. Dari hasil pengukuran, perhitungan dan analisa data diperoleh nilai koefisien absorbsi panel dengan jarak 4 cm memiliki nilai 0,49 pada frekuensi 125 Hz. Nilai alfa pada panel 2 cm dengan frekuensi 125 Hz sebesar 0,18. Nilai tersebut lebih kecil  dibandingkan dengan panel yang lainnya, karena bunyi mampu melewati celah yang lebih sempit. Panel dengan variasi jarak 6 cm, 8 cm dan 10 cm memiliki nilai alfa dan pola hamburan yang sama. Panel dengan variasai jarak 8 cm dan 10 cm memiliki pola hamburan yang merata untuk semua frekuensi.