cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan
ISSN : 23018372     EISSN : 25497081     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Universitas Muhammadiyah Semarang (e-ISSN : 2549-7081) provides a medium for those who want to publish their scientific articles from either research results or innovations in the fields of midwifery and health
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2017): February 2017" : 9 Documents clear
DUKUNGAN SUAMI PADA AKSEPTOR KB IUD DI DESA CARUBAN KECAMATAN RINGINARUM KABUPATEN KENDAL Sri Rahayu; Rini Edi Hastuti
Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2017): February 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.24 KB) | DOI: 10.26714/jk.6.1.2017.1-5

Abstract

Tingginya angka kematian ibu di Indonesia yang mencapai 307 per 100.000 kelahiran hidup (SDKI, 2002), maka Departemen Kesehatan RI menetapkan kebijakan dalam penurunan AKI. Dalam upaya mempercepat penurunan AKI pada dasarnya mengacu pada intervensi strategis Empat Pilar Safe Motherhood yang salah satu isinya yaitu program Keluarga Berencana (KB). Maka dari itu pemerintah menyediakan berbagai macam kontrasepsi yang salah satunya adalah Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR). Akan tetapi kontrasepsi paling banyak digunakan para peserta KB aktif adalah suntik 2.659 (56,71%), pil 1.042 (22,22%) dan kondom 19 (4,05%). Desa Caruban memiliki PUS sebanyak 768, peserta KB aktif adalah 612 (77,8%) dan yang drop out 23 (3,75%). Tujuan penelitian mengetahui dukungan suami dengan penggunaan kontrasepsi IUD pada akseptor wanita di Desa Caruban Kecamatan Ringinarum Kabupaten Kendal. Jenis penelitian adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Variabel bebas adalah dukungan suami dan variabel terikat adalah penggunaan kontrasepsi IUD. Sampel penelitian 86 akseptor pengguna kontrasepsi IUD. Pengumpulan data menggunakan angket. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi square. Hasil penelitian menggambarkan suami mendukung penggunaan Kontrasepsi IUD 48 (55,8%), sedangkan suami yang tidak mendukung hanya 38 (44,2%). Analisis bivariat didapatkan 48 (55,8%) yang mendapat dukungan suami menggunakan kontrasepsi IUD, sedangkan yang mendapat dukungan suami tetapi tidak menggunakan kontrasepsi IUD sebanyak 39 responden (45,3%). Hasil uji statistik nilai p value 0,004 berarti ada hubungan antara dukungan suami dengan penggunaan kontrasepsi IUD pada akseptor wanita. Disarankan para akseptor KB menggunakan kontrasepsi IUD dan suami diharapkan mendukung dan mendampingi ibu agar mengikuti keluarga berencana.
PENGARUH KOMPRESI PERUT BAGIAN BAWAH TERHADAP DEFEKASI BAYI BARU LAHIR Lestari, Uti; R, Pemi Sunarsih
Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2017): February 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.232 KB) | DOI: 10.26714/jk.6.1.2017.35-39

Abstract

Latar Belakang: Masa neonatal merupakan periode tersingkat dari semua periode perkembangan. Salah satu proses adaptasi fisiologis yang harus dilakukan bayi dan diidentifikasi oleh tenaga kesehatan selama periode transisi kehidupan fetus ke neonatus adalah adaptasi sistem gastrointestinal. Terlambatnya pengeluaran meconium sebelum 24 jam, menjadi masalah pertama karena gagalnya keluar meconium akibat dari kegagalan migrasi sel ganglion ke pleksus mukosa dan pleksus mienterikus usus besar yang dapat menyebabkan obstruksi. Tujuan: pengaruh kompresi perut bagian bawah terhadap Defekasi bayi baru lahir. Metode: Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif yang bersifat korelasional, Populasi dalam penelitian ini adalah semua bayi baru lahir pada periode Januari-Pebruari di RSUD dr. Soeselo Slawi. Sampel dari penelitian ini adalah bayi baru lahir di RSUD dr. Soeselo Slawi. Dalam penelitian ini pengujian hipotesis pengaruh teknik kompresi perut bagian bawah terhadap defekasi pada bayi baru lahir menggunakan rumus korelasi Product Moment. Hasil : Berdasarkan penghitungan dengan menggunakan rumus Product Moment, terdapat nilai koefisien korelasi rho teknik kompresi perut bagian bawah terhadap defekasi bayi baru lahir setelah dilakukan tindakan sebesar (+) 0,259. Harga positif (+) menunjukan bahwa semakin sering dilakukan tindakan teknik kompresi perut bagian bawah maka defekasi efektif. Hasil dari rho hitung dibandingkan rho table untuk menginterpretasikan angka tersebut. Dari tabel diatas terlihat bahwa n = 60, pada taraf kesalahan 5% diperoleh harga 0,254. Hasil rho hitung ternyata lebih besar dari rho tabel (0,259 ? 0,254). Kesimpulan : terdapat pengaruh teknik kompresi perut bagian bawah terhadap defekasi bayi baru lahir. Kata Kunci : Kompresi, Defekasi
FAKTOR RISIKO MATERNAL KEJADIAN ABORTUS (Studi Kasus di RSUD Dr. Soeselo Slawi Kabupaten Tegal) Natiqotul Fatkhiyah; Kodijah Kodijah; Tri Agustina Hadiningsih
Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2017): February 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.323 KB) | DOI: 10.26714/jk.6.1.2017.6-12

Abstract

Latar Belakang: Abortus spontan yang disertai terjadinya perdarahan dapat menyebabkan sebagian placental site masih terbuka sehingga perdarahan terus berlangsung. Pasien dapat jatuh dalam keadaan anemia atau syok hemoragik sebelum sisa jaringan konsepsi dikeluarkan. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui hubungan faktor risiko maternal dengan kejadian abortus spontan di RSUD dr. Soeselo Kabupaten Tegal. Metode: jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan chi square. Hasil: ibu yang mengalami abortus 50% (20 responden) dan persalinan spontan 50% (20 ibu). Berdasarkan usia, 75% responden (30 ibu) dengan umur berisiko (usia <20tahun dan >35 tahun) dan 25 % (10 ibu) dengan usia reproduksi sehat (usia 20-35 tahun). Berdasarkan paritas, ibu dengan paritas aman (persalinan pertama sampai keempat) sebesar 62,5% (25 ibu) dan paritas berisiko (belum pernah melahirkan atau ≥ 5 kali partus) sebesar 37.5% (15 ibu). Ada hubungan umur ibu dengan kejadian abortus (p value=0.03) dan tidak ada hubungan paritas dengan kejadian abortus (p value=0.327).
PENGARUH PENGUATAN OTOT TRANSVERSUS ABDOMINIS TERHADAP NYERI MENSTRUASI PADA MAHASISWA KEBIDANAN UNIVERSITAS AISYIYAH YOGYAKARTA Enny Fitriahadi; Menik Sri Daryanti; Sulistyanigsih Sulistyanigsih
Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2017): February 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.36 KB) | DOI: 10.26714/jk.6.1.2017.40-48

Abstract

Dismenore merupakan nyeri yang dialami remaja saat menstrusi. Dismenore disebabkan ketidakseimbangan hormon progesteron dalam darah, prostaglandin dan faktor stress/psikologi mengakibatkan terjadinya dismenore pada beberapa wanita. Nyeri haid sering dialami oleh sebagian besar wanita. Dari data yang didapat, dismenore ini mengganggu setidaknya 50% wanita masa reproduksi dan 60-85% pada usia remaja, yang mengakibatkan banyaknya absensi pada sekolah maupun kantor. Untuk mengatasi hal tersebut sebagian wanita menggunakan obat yang berfungsi secara kuratif. Dalam penelitian akan memberikan alternatif terapi yang sederhana, mudah dilakukan dan bersifat preventif. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penguatan otot transversus abdominis terhadap nyeri menstruasi pada mahasiwi kebidanan Universitas Aisyiyah Yogyakarta. Subyek penelitian ini adalah mahasiswi Universitas Aisyiyah Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel yang akan digunakan adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur nyeri menstruasi adalah skala nyeri menurut wong baker face dan lembar pemantauan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Analisa data yang digunakan adalah menggunakan rumus paired sample t test. Hasil penelitian ini berdasarkan analisis paired sample test di dapatkan bahwa asymp sig. (2-tailed) 0,000 < a = 0,05, sehingga disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan antara penguatan otot transversus abdominis terhadap penurunan nyeri menstruasi. Saran bagi mahasiswi kebidanan Universitas Aisyiyah Yogyakarta supaya dapat mempraktekkan secara langsung teknik pengurangan nyeri menstruasi dengan penguatan otot transversus abdominis.
MANFAAT STIMULUS VERTEBRA CERVIKALIS KE 5-6 DAN STIMULUS OTOT RECTUS ABDOMINIS TERHADAP PERUBAHAN TFU IBU POST PARTUM PER VAGINAM Suryanti Suryanti; Dewi Ambarwati
Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2017): February 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.047 KB) | DOI: 10.26714/jk.6.1.2017.19-22

Abstract

Latar Belakang : Involusi uterus merupakan proses normal pada masa nifas dan dimulai segera setelah plasenta lahir akibat kontraksi otot-otot polos uterus. Stimulus adalah perangsang organism tubuh atau reseptor lain untuk menjadi aktif. Pemberian stimulus Vertebra Cervikal dapat merangsang hipofisis anterior dan posterior untuk mengeluarkan hormon oksitosin. Hormon oksitosin akan memicu kontraksi otot polos pada uterus. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk manfaat stimulus vertebra cervikalis ke 5-6 dan stimulus otot rectus abdominis terhadap perubahan tfu ibu post partum pervaginam. Metode: Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah ibu postpartum pervaginam di Ruang Nifas RSUD Dr. Soeselo Slawi. penelitian ini menggunakan t-test of relate. Hasil : Dalam uji hipotesis didapatkan t hitung ? t table (10.863 ? 1.980), maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan : Artinya terdapat manfaat stimulus vertebra cervikalis ke 5-6 dan stimulus otot rectus abdominis terhadap perubahan tinggi fundus uteri ibu postpartum pervaginam.
PROMOSI KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA DENGAN METODE SADARI PADA IBU-IBU ANGGOTA AISYIYAH CABANG BANGUNTAPAN UTARA BANTUL Ismarwati Ismarwati
Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2017): February 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.02 KB) | DOI: 10.26714/jk.6.1.2017.49-55

Abstract

Masalah kesehatan pada organ tubuh yang paling vital pada perempuan yaitu terjadinya kanker payudara. Kegagalan penemuan secara dini kanker payudara dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan oleh masyarakat. Padahal penemuan secara dini dapat dilakukan dengan mudah yaitu dengan metode pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Penelitian betujuan untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan tentang kanker payudara terhadap pengetahuan dan sikap deteksi dini kanker payudara dengan metode SADARI pada ibu-ibu anggota Aisyiyah Cabang Banguntapan, Kecamatan Banguntapan, Bantul. Penelitian kuantitatif ini dengan rancangan eksperimen menggunakan pre eksperimental design dengan metode one group pretest-postest design. Responden penelitian adalah Ibu-Ibu anggota Aisyiyah Cabang Banguntapan Utara, Kecamatan Banguntapan Bantul.Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan Simple Random Sampling dengan jumlah sampel 22 orang. Analisa data dengan menggunakan Paired t-test. Hasil penelitian ini didaptkan 68,18% berusia reproduksi yaitu di bawah 35 tahun, 77,27% berpendidikan tinggi, dan 63,63% tidak bekerja. Simpulannya ada pengaruh yang signifikan pada pelaksanaan promosi kesehatan dalam mempengaruhi pengetahuan dan sikap tentang deteksi dini kanker payudara dengan metode SADARI dengan nilai p<0,05. Disarankan masyarakat dapat melakukan pemeriksaan SADARI secara rutin.
MANFAAT TEKNIK RELAKSASI MASSAGE MUSCULLUS TRAPEZIUS DENGAN AROMATERAPI MAWAR TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA IBU HAMIL Ernawati Ernawati; Dian Safitri
Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2017): February 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.372 KB) | DOI: 10.26714/jk.6.1.2017.23-27

Abstract

Hipertensi dalam kehamilan merupakan 5-5% penyulit kehamilan dan merupakan salah satu dari tiga penyebab tertinggi mortalitas dan morbiditas ibu bersalin di Indonesia. Terdapat 2 cara mengatasi hipertensi yang dapat dilakukan yaitu secara farmakologis dan non farmakologis. Beberapa jenis penanganan non farmakologi yang dapat dilakukan adalah akupresur (akupuntur tanpa jarum), terapi herbal, terapi jus, pijat (massage), yoga, aromaterapi, pernafasan dan relaksasi, meditasi, hypnosis dan perawatan dirumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui manfaat teknik relaksasi massage muscullus trapezius dengan aromaterapi mawar terhadap perubahan tekanan darah pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 38 ibu hamil. Penelitian yang dilakukan di RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara periode 4 Januari sampai 19 Februari 2016. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling. Data diperoleh melalui observasi langsung. Analisis data dilakukan dengan rumus t-test of related menggunakan pengolahan komputerisasi statiscal product and serve solution (SPSS 17). Hasil analisis data didapatkan nilai thitung sebesar 9,932 untuk tekanan darah sistol dan thitung 6,173 untuk tekanan darah diastole. Jika df=38-1=37 dan ?=0,05 maka didapatkan ttabel 2,042. thitung ? ttabel maka Ho diterima, Ha ditolak dan jika t hitung ? t tabel maka Ho ditolak, Ha diterima. Dalam uji hipotesis didapatkan t hitung ? t table (9,932>2,042) dan (6,173>2,042), maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Maka terdapat manfaat teknik relaksasi massage muscullus trapezius dengan aromaterapi mawar terhadap perubahan tekanan darah pada ibu hamil.
STATUS KESEHATAN DAN KETERATURAN PEMANFAATAN LAYANAN INFERTILITAS Rohmah, Fayakun Nur
Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2017): February 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.43 KB) | DOI: 10.26714/jk.6.1.2017.56-62

Abstract

Pendahuluan : 45% perempuan infertil primer datang ke pelayanan infertilitas setelah 12 bulan infertil, pada infertil sekunder 37% dalam 1 tahun pertama. Penelitian ini bertujuan melihat hubungan antara status kesehatan terhadap keteraturan pemanfaatan layanan. Metode : Jenis penelitian ini adalah survei analitik. Teknik pengambilan sampel menggunakan acidental sampling sebanyak 63 perempuan infertil. Analisis data bivariat menggunakan chi square. Hasil : Hasil analisis menunjukkan ada hubungan antara status kesehatan terhadap keteraturan pemanfaatan layanan infertil (p = 0,035). Kesimpulan : Kesadaran terhadap status kesehatan meningkatkan keteraturan dalam pemanfaatan layanan infertil. Kata Kunci : Infertilitas, Status kesehatan, keteraturan pemanfaatan layanan
PENGAMBILAN KEPUTUSAN PRO LIFE PADA REMAJA DENGAN KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN (KTD) DI SEMARANG Lia Mulyanti
Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2017): February 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.656 KB) | DOI: 10.26714/jk.6.1.2017.28-34

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja adalah masa transisi antara masa kanak-kanak dengan dewasa dan relatif belum mencapai tahap kematangan mental dan sosial. Remaja bisa saja mengatakan bahwa seks bebas atau seks pranikah itu aman untuk dilakukan. Namun, bila remaja melihat dan memahami akibat dari perilaku itu,ternyata lebih banyak membawa kerugian. Salah satu resikonya adalah kehamilan di luar nikah. Data yang didapat dari PILAR PKBI pada tahun 2011 dari 79 klien yang datang berkonsultasi dengan KTD terdapat 14 klien remaja yang memutuskan untuk melanjutkan kehamilan. Sedangkan pada tahun 2012 dari 63 klien yang berkonsultasi terdapat 6 klien remaja yang melanjutkan kehamilannya sampai melahirkan. Tujuan: Untuk mengetahui bagaimana pengambilan keputusan pro life pada remaja dengan KTD. Metode Penelitian: penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk mengumpulkan informasi secara mendalam tentang bagaimana pengalaman pengambilan keputusan pro life pada remaja dengan KTD. Hasil: Pengambilan keputusan untuk melanjutkan kehamilan yang dialami merupakan keputusan yang dibuat oleh orang tua dengan cara menikahkan anak remajanya. Alasan informan mengikuti keputusan yang dibuat oleh orang tua untuk melanjutkan kehamilan yaitu mereka patuh dengan apa yang dikatakan orang tua, takut tambah mengecewakan orang tua. Sebagian besar proses pengambilan keputusan untuk melanjutkan kehamilan dengan kasus KTD tidak melalui konseling dengan tenaga kesehatan atau konselor tetapi orang tua mengambil dari pengalaman riil disekitar yaitu jika ada anak remaja perempuan hamil diluar nikah maka harus segera dinikahkan. Kesimpulan: Pengambilan keputusan pro life pada remaja dengan KTD didasarkan karena mengikuti keputusan yang dibuat oleh orang tua remaja tersebut. Konsekuensi yang ditimbulkan dalam mengambil keputusan untuk melanjutkan kehamilannya antara lain konsekuensi pada pendidikan, psikologis, dan sosial.Kata kunci: Remaja, KTD, Pengambilan Keputusan Pro Life

Page 1 of 1 | Total Record : 9