cover
Contact Name
Madarina
Contact Email
litbang.bp3d@gmail.com
Phone
+6285926576489
Journal Mail Official
jidboyolali@boyolali.go.id
Editorial Address
Kompleks Perkantoran Terpadu Kabupaten Boyolali Jl. Dr. Soepomo, Siswodipuran, Boyolali, Provinsi Jawa Tengah. Kode Pos: 57311
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Inovasi Daerah
ISSN : 29625904     EISSN : 2962178X     DOI : -
Focus and Scope of Jurnal Inovasi Daerah is: Local Products and Industries Research and studies on superior local products, industrial innovation, and technological innovation that support regional competitiveness, including the development of creative industries, agriculture, and other potential sectors of the region. Innovation Systems and Governance Articles on the regional innovation system, the system of innovation in general, and innovation in local governance. This includes institutional arrangements, collaboration among government, academia, business, and community (quadruple helix), as well as policies that strengthen the innovation ecosystem. Public Policy and Services Studies related to innovation in public services and public affairs within the authority of local government. This scope covers administrative innovations, digital governance, participatory public services, and other regional innovations that align with mandatory and optional government affairs.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2025): December" : 5 Documents clear
“BIOBANPACK” Biodegradable Banana And Cassava Peels Packaging Idris, Bayu Romli; Kumalasari, Nafisa; Novitasari, Safira
Jurnal Inovasi Daerah Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jid.v4i2.51

Abstract

Kemasan yang tidak ramah lingkungan sehingga sulit terurai. Sejalan dengan program Pemerintah Indonesia dalam Konsistensi Implementasi Kebijakan Green Energy melalui Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC). Komitmen tersebut berfokus pada sektor limbah ramah lingkungan, proses industri penggunaan produk, pertanian, kehutanan, dan energi. Hal ini mendorong berbagai cara untuk berinovasi dalam pengembangan kemasan ramah lingkungan. Oleh karena itu, kami berupaya untuk membuat sebuah inovasi pengembangan kemasan plastik ramah lingkungan. Kami beri nama “BIOBANPACK” (Biodegradable Banana, Cassava Peels Packaging). Kemasan ini merupakan kemasan kantong biodegradable yang terbuat dari limbah kulit pisang dan kulit singkong. Produk ini dikembangkan sebagai alternatif kemasan plastik sekali pakai yang dapat terurai didalam tanah dalam waktu 90-180 hari tanpa mencemari lingkungan. Dengan memanfaatkan limbah organik, BioBanPack tidak hanya mengurangi ketergantungan terhadap plastik berbasis fosil/ minyak bumi, tetapi juga mendukung prinsip ekonomi sirkular dengan pemanfaatan sumber daya yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yang melibatkan eksplorasi bahan, formulasi komposisi, dan pengujian produk. Proses pembuatan BioBanPack melibatkan larutan pati dari kulit pisang dan kulit singkong yang dikombinasikan dengan plasticizer seperti gliserol serta bahan pendukung lainnya untuk meningkatkan fleksibilitas dan daya tahan. Produk ini telah diuji dalam berbagai kondisi untuk memastikan ketahanan terhadap kelembaban, daya tarik mekanis, serta biodegradabilitasnya. Hasil uji menunjukkan bahwa BioBanPack dapat terurai dalam waktu 90-180 hari ditimbun dalam tanah , jauh lebih cepat dibandingkan plastik konvensional yang membutuhkan ratusan tahun untuk terurai. Selain itu, inovasi ini menawarkan keunggulan dalam hal keberlanjutan, karena bahan baku yang digunakan berasal dari limbah kulit pisang yang tidak terpakai. BioBanPack memiliki potensi penerapan yang luas, baik dalam industri makanan, kemasan produk, maupun sektor. pertanian. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya produk ramah lingkungan, inovasi ini berpeluang besar untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai solusi pengganti plastik yang lebih aman bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Diharapkan, BioBanPack dapat menjadi langkah nyata dalam mengurangi pencemaran plastik dan mendukung penerapan gaya hidup berkelanjutan di masyarakat.
INOVASI PEMBUATAN TEJAPIS (TEMPE JANTUNG PISANG) Sakhinah, Zidni; Hidayati, Silvia Sulis; Al Zahra, Syifa
Jurnal Inovasi Daerah Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jid.v4i2.53

Abstract

Tempe merupakan produk fermentasi yang cukup populer, umunya tempe berbahan dasar kedelai. Namun, ketersediaan kedelai bergantung pada impor serta harganya yang sering mengalami fkutuasi. Salah satu bahan yang yang potensial dan dapat dijadikan alternatif sebagai pengganti kedelai yaitu jantung pisang. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan tempe dengan bahan dasar jantung pisang sebagai inovasi pangan yang sehat dan ekonomis. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah produk tempe jantung pisang dapat diterima oleh konsumen, memiliki cita rasa, tekstuk dan daya simpan yang baik. Selain itu, dapat menjadi solusi alternatif dalam diversifikasi pangan, mendukung ketahanan pangan dan membuka peluan usaha bagi UMKM.
BABONZ (Boyolali Annual Bananza) Khoirunnisa, Isna; Maharani, Scarlet Destina; Akhsani, Muhammad Lutfan
Jurnal Inovasi Daerah Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jid.v4i2.54

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat mendorong lahirnya inovasi BABonz (Boyolali Annual Bananza) sebagai platform belanja yang dapat membantu industri-industri lokal Kabupaten Boyolali dalam meningkatkan daya saing dengan strategi marketing yang lebih modern. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui perancangan website BABonz dan (2) Untuk mengetahui efektifitas BABonz sebagai platform promosi sekaligus belanja online dengan mengedepankan kearifan lokal dan industri sekitar. Metode penelitian yang digunakan metode pendekatan kualitatif melalui merencanakan kebutuhan dan metode RAD (Rapid Application Development), dengan melalui tahapan requirements planning (perencanaan persyaratan, user design (desain pengguna), rapid construction (konstruksi cepat), dan cutover (implementasi). Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini yaitu (1) menghasilkan website belanja bernama BABonz, (2) meningkatkan efektivitas dan efisiensi promosi, jual beli dan transaksi produk lokal melalui transformasi digital, dan (3), memperkenalkan kearifan lokal dan produk-produk lokal dengan cara yang lebih modern dalam event perayaan hari besar berbentuk festival belanja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BABonz berhasil dibangun dengan nama domain resmi babonz.com yang dikembangkan dengan menggunakan WordPress dengan SEO (Search Engine Optimization) yang telah dioptimalkan dan uji coba dengan Google PageSpeed Insights. Keefektifan dalam pengimpementasian BABonz antara lain yaitu mendorong perekonomian lokal, implementasi strategi berbasis kelangkan, jangkauan pasar yang luas hingga potensi kolaborasi dengan berbagai pihak.
Si Broo: Inovasi Diversifikasi Produk Brokoli Berbasis Kemitraan UMKM untuk Ketahanan Pangan Lokal Boyolali Romelah, Siti
Jurnal Inovasi Daerah Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jid.v4i2.55

Abstract

Inisiatif “Si Broo” muncul sebagai solusi inovatif untuk mengatasi permasalahan fluktuasi harga brokoli di Kabupaten Boyolali dan rendahnya tingkat konsumsi sayuran, khususnya di kalangan anak-anak. Proyek ini mengimplementasikan model kemitraan strategis yang melibatkan tiga pihak utama: petani brokoli di lereng Gunung Merbabu dan Merapi, UMKM rumah produksi brokoli, dan Unit Usaha “Si Broo” yang berperan dalam pengemasan, branding, dan pemasaran. Petani menyediakan bahan baku brokoli segar, yang kemudian diolah oleh UMKM menjadi produk camilan bernilai tambah berupa Stik Brokoli (Non MSG) dan Makaroni Brokoli (Gluten Free). Unit Usaha “Si Broo” bertanggung jawab pada tahap hilir, memastikan kualitas kemasan, membangun citra merek yang menarik, dan menjalankan strategi pemasaran yang efektif untuk menjangkau konsumen. Diversifikasi produk ini tidak hanya bertujuan untuk menstabilkan harga brokoli di tingkat petani dan memperpanjang masa simpan, tetapi juga menawarkan alternatif camilan sehat dan menarik yang diharapkan dapat meningkatkan konsumsi sayuran. Model kemitraan ini memberdayakan UMKM lokal, menciptakan nilai ekonomi di tingkat daerah, dan mengenalkan cara konsumsi brokoli yang inovatif kepada masyarakat luas. Dengan fokus pada produk lokal, kesehatan, dan kolaborasi yang kuat, “Si Broo” berpotensi menjadi representasi inovasi pangan berkelanjutan dari Kabupaten Boyolali.
Brista (Briket Sampah, Kulit Pisang, dan Minyak Jelantah) sebagai Alternatif Bahan Bakar Padat yang Ramah Lingkungan Jalu Pramusinta, Racka; Assyifa, Andini Zahra; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Gayatri, Nurjannah Mutiara
Jurnal Inovasi Daerah Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jid.v4i2.59

Abstract

Dalam melakukan berbagai aktivitas, masyarakat seringkali memanfaatkan bahan bakar fosil. Untuk aktivitas memasak, contohnya, masyarakat umumnya mengandalkan gas elpiji, yang jumlahnya terbatas dan sempat mengalami kelangkaan. Sebagai respon terhadap kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menciptakan alternatif bahan bakar padat yang ramah lingkungan yaitu dengan membuat briket dari sampah organik seperti batok kelapa, sampah kulit pisang yang melimpah jumlahnya di daerah Boyolali, dan campuran minyak jelantah. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental untuk melakukan proses pembuatan briket, mengkaji karakteristik briket ramah lingkungan berbahan dasar limbah organik, yaitu kulit pisang, batok kelapa, dan minyak jelantah, serta mengetahui kualitas briket yang dibuat. Melalui percobaan yang dilakukan, diketahui bahwa komposisi terbaik untuk membuat briket ini yaitu 70% arang batok kelapa dan 30% arang kulit pisang. Briket kemudian direndam dalam minyak jelantah guna memperpanjang waktu nyala api briket. Briket yang dibuat dari batok kelapa, kulit pisang, dan minyak jelantah yang selanjutnya disebut Brista dapat menjadi alternatif bahan bakar padat yang ramah lingkungan dan dapat digunakan oleh masyarakat untuk aktivitas memasak sehari-hari.

Page 1 of 1 | Total Record : 5