cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Traksi : Majalah Ilmiah Teknik Mesin
ISSN : 16933451     EISSN : 25799738     DOI : -
TRAKSI (eISSN 2579-9738 / ISSN 1693-3451) adalah Majalah Ilmiah Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dengan cakupan bidang material teknik, konversi energi dan manjfaktur. Jurnal ini terbit 2 kali dalam satu tahun.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 2 (2020): TRAKSI" : 5 Documents clear
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG SAGU TERHADAP KEKUATAN MEKANIK PLASTIK PADA PROSES DAUR ULANG LIMBAH PLASTIK Muhamad Fajar Sidiq
TRAKSI Vol 20, No 2 (2020): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/traksi.20.2.2020.93-106

Abstract

Plastic yang digunakan saat ini merupakan polimer sintetik, terbuat dari minyak bumi (non-revewable) yang tidak dapat terdegredasi oleh mikroorganisme di lingkungan. Untuk mengatasi masalah tersebut dilakukan pembuatan plastic biodegredible dengan mencampur plastik sintetis dengan polimer alam. Tepung sagu/tepung aren adalah pati dari pohon sagu yang merupakan bahan baku dari pembuatan plastic biodigredible atau plastic yang dapat terurai secara alami oleh mikroorganisme dan terurai lebih cepat dari plastic sintetis biasa dan yang lebih penting lagi adalah menambah sifat mekanis menjadi lebih besar lagi.Maka dari  itu penulis membuat penelitian tentang penambahan tepung sagu sebagai bahan baku komposit plastik polipropilen. yang akan diuji dengan metode pengujian tarik, kekerasan, dan bending. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari variabel bebas yang terdiri dari empat variasi yaitu perbandingan : 100%:0%, 95%:5%, 90%:10%, dan 85%:15% .Hasil penelitian ini yaitu rata-rata kekuatan tarik komposit 100%:0% sebesar 12,38 MPa, rata-rata kekuatan tarik komposit 95%:5% sebesar 12,92 MPa, rata-rata kekuatan tarik komposit 90%:10% sebesar 12,78 MPa. rata-rata kekuatan tarik komposit 85%:15% sebesar 16,29 MPa. Rata-rata kekuatan impak komposit 100%:0% sebesar 0,035 J/mm², rata-rata kekuatan impak komposit 95%:5% sebesar 0,047 J/mm², rata-rata kekuatan impak komposit 90%:10% sebesar 0,046 J/mm², rata-rata kekuatan impak komposit 85%:15% sebesar 0,044 J/mm².Rata-rata kekuatan bending komposit 100%:0% sebesar 16,92 MPa, rata-rata kekuatan bending komposit 95%:5% sebesar 24,31 MPa, rata-rata kekuatan bending komposit 90%:10% sebesar 16,46 MPa, rata-rata kekuatan bending komposit 85%:15% sebesar 18,07 MPa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa komposit 95%:5% memiliki kekuatan impak, dan kekuatan bending lebih tinggi jika dibandingkan dengan komposit yang lain, walaupun di pengujian tarik masih lebih tinggi komposit 85%:15%.
Kajian Biomekanika Model Matematis Tari Gandrung Banyuwangi Nurida Finahari; Gatut Rubiono
TRAKSI Vol 20, No 2 (2020): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/traksi.20.2.2020.107-121

Abstract

Tari Gandrung Banyuwangi merupakan tari daerah yang memiliki karakteristik gerak yang rancak atau dinamis. Tari ini memiliki beberapa ragam gerakan tubuh yang membutuhkan keahlian dan kondisi fisik penari yang memadai untuk penampilannya. Kajian biomekanika tari di Indonesia belum banyak dilakukan, khususnya jika ditinjau dari segi mekanika gaya. Tari Gandrung memiliki kemiripan gerak dengan tari Balet jika diacu pada posisi kaki dan tangan. Kajian mekanika gaya tari Gandrung dapat dianalogikan dengan kajian tari Balet. Artikel ini menunjukkan alur pikir penyusunan model matematis tari Gandrung Banyuwangi sebagai bentuk kajian biomekanika. Penyusunan model matematis dilakukan dengan dasar bahwa tari Gandrung memiliki gerak yang melandaskan berat badan pada tapak kaki bagian depan (jinjid). Hal ini akan menghasilkan perubahan keseimbangan tubuh akibat gaya reaksi permukaan lantai sebagai bentuk gaya-gaya aksi yang mengarah pada tubuh penari. Pemodelan hanya dilakukan untuk posisi ‘ngeber’ dan posisi’ pundakan’, yaitu dua posisi yang banyak ditemukan dalam tari Gandrung Banyuwangi. Model matematis disusun menggunakan prinsip keseimbangan gaya yang mengacu pada hukum kedua Newton. Gaya-gaya reaksi yang terjadi selanjutnya disusun dalam sebuah persamaan matematis sebagai persamaan umum yang menggambarkan beban biomekanika tari Gandrung Banyuwangi yang dialami tubuh penari. Analisis masih didasarkan pada kondisi statis sesaat.
Analisis StrukturChassis Mobil Listrik Enggang EVO Terhadap Beban Statik Alfian Djafar; Widya Hadiprasetiyo
TRAKSI Vol 20, No 2 (2020): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/traksi.20.2.2020.122-133

Abstract

Electric cars are one alternative vehicle to overcome the problem of fuel oil scarcity. One aspect to be considered in the design of electric cars is the safety and comfort of the driver to avoid serious injury in case of accident. Chassis is one of the most important components of the vehicle, because it serves as a weight support vehicle, engine, and driver and passengers Because the chassis will receive the load, it is necessary to do analysis by Finite Element Analysis. The purpose of this research is to know the effect of stress on chassis and safety factor value due to stress with material AISI 310 and ASTM A36. The method used is the simulation of chassis to passenger load, engine load, front collision load, rear crash load, and side collision load. After the simulation the chassis safely receives the passenger load and engine load. Simulation results of front, rear and side collision loads show that the chassis is not safe to load, so redesign must be done. Redesign is done by increasing the number of bars on the chassis to reduce the working sitress. The chassis simulation results after the redesign show the chassis safely accept front, rear, and side impact loads.
PENGARUH POST WELD HEAT TREATMENT (PWHT) TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KEKERASAN SAMBUNGAN LAS STAINLESS STEEL Wijoyo Wijoyo
TRAKSI Vol 20, No 2 (2020): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/traksi.20.2.2020.72-80

Abstract

Aplikasi penyambungan dengan cara pengelasan sering dipakai pada struktur baja untuk memenuhi tuntutan desain. Ada beberapa prosedur yang perlu diperhatikan supaya mendapatkan hasil pengelasan yang optimal, salah satunya adalah perlakuan material setelah proses pengelasan. Tujuan penelitian ini adalah menyelidiki pengaruh temperatur post weld heat treatment (PWHT) terhadap struktur mikro dan kekerasan sambungan las stainless steel 301. Bahan utama yang digunakan adalah stainless steel 301, dengan filler E308. Pengelasan dilakukan menggunakan las TIG dengan pendinginan udara sekitar dan kemudian dilakukan post weld heat treatment dengan variasi temperatur 250°C, 450°C dan 650°C dengan media pendinginan air. Pengamatan struktur mikro dan pengujian kekerasan dilakukan pada masing-masing spesimen. Hasil pengamatan struktur mikro menunjukkan bahwa perlakuan post weld heat treatment terhadap stainless steel 301 didominasi adanya ferite dan austenite yang mengalami perubahan bentuk dan ukuran butirnya. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya peningkatan nilai kekerasan hasil las pasca perlakuan, yaitu nilai kekerasan tertinggi pada perlakuan dengan temperatur 650°C, yaitu 289,73 VHN.
Analisis Kekuatan Struktur Pondasi Mesin Pada Kapal TB. Sungai Sepaku 155 GT Dengan Metode Elemen Hingga Alamsyah bin Muhammad Saleh
TRAKSI Vol 20, No 2 (2020): TRAKSI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/traksi.20.2.2020.81-92

Abstract

Pondasi mesin pada kapal adalah salah satu bagian yang harus terjamin kekuatannya karena konstruksi ini menerima akumulasi dari gaya berat mesin dan momen torsi sistem propulsi sehingga mengakibatkan terjadinya tegangan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kekuatan konstruksi pondasi mesin pada saat menerima beban dan mengetahui faktor keamanannya sesuai standar yang dijinkan. Kekuatan konstruksi pondasi mesin dianalisa menggunakan metode elemen hingga yang dibantu aplikasi berbasis elemen hingga dengan memvariasikan moment torsi pada mesin sebesar 100%, 80%, dan 50%. Hasil penelitian didapatkan tegangan maksimum yang terjadi pada pondasi mesin saat torsi 100% 80%, dan 50% sebesar σmax= 105 Mpa dengan regangan maksimum sebesar ε = 52 x 10-5. Untuk nilai faktor keamanan pondasi mesin pada setiap skenario nilai torsi berada di atas 1 sehingga masih aman.

Page 1 of 1 | Total Record : 5