cover
Contact Name
Dek Ngurah Laba Laksana
Contact Email
jurnal.jipcb@gmail.com
Phone
+6281236659407
Journal Mail Official
jurnal.jipcb@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa-Ende, Kecamatan Golewa, Kab. Ngada, Nusa Tenggara Timur
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : 23555106     EISSN : 26206641     DOI : https://doi.org/10.38048/jipcb
Core Subject : Education,
The aim dan scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in the review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction and learning Educational Management Curriculum development Special education Teacher education Educational technology Educational development
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 11 No. 1 (2024)" : 25 Documents clear
PERAN GURU DALAM MEREALISASIKAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DITINJAU DARI ASPEK KARAKTER RELIGIUS Putri, Maharani Sabrina Eka; Ngulwiyah, Istinganatul; Setiawan, Sigit
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.2908

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada pentingnya karakter religius pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai peran guru dalam merealisasikan profil pelajar pancasila ditinjau dari aspek karakter religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang peneliti peroleh dilapangan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru ekstrakurikuler tahfidz, guru kelas IV, dan peserta didik kelas IV SDIT Bina Bangsa Kota Serang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perencanaan perealisasian profil pelajar pancasila terdapat komponen pembelajaran yang dipersiapkan oleh guru yaitu: 1) memahami tujuan pembelajaran, 2) memahami isi atau materi pembelajaran, 3) penggunaan metode pembelajaran, 4) mempersiapkan media pembelajaran, 5) melakukan evaluasi. Proses pelaksaan guru dalam merealisasikan profil pelajar pancasila dilakukan pada 3 kegiatan, yaitu: 1) pembelajaran intrakurikuler, 2) proyek penguatan profil pelajar pancasila, 3) ekstrakurikuler. Guru juga membangun karakter religius peserta yang dididik melalui budaya positif berupa keteladanan, penguatan, dan pembiasaan. Elemen karakter religius yang terlihat dalam diri peserta didik dalam proses perealisasian profil pelajar pancasila bagian menjadi 5, yakni: 1) akhlak beragama, seperti: mengenal dan mencintai Tuhan YME, pemahaman agama atau kepercayaan, 2) akhlak pribadi, seperti: integritas, merawat diri secara fisik mental dan spiritual, 3) akhlak kepada manusia, seperti: mengutamakan orang lain dan menghargai perbedaan, 4) akhlak kepada alam, seperti: memahami keterhubungan ekosistem bumi dan menjaga lingkungan alam sekitar, 5) akhlak bernegara, seperti: melaksanakan hak dan kewajiban sebagai warga negara Indonesia.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA SEKOLAH DASAR BERDASARKAN POTENSI DAERAH Aiman, Ummu; Lasmawan, I Wayan; Suastika, I Nengah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.2938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) meningkatkan kreativitas siswa pada materi kegiatan ekonomi berdasarkan potensi daerah siswa sekolah dasar. Jenis penelitian pra eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest design yang terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Dimana variabel bebas model pembelajaran project based learning sedangkan variabel terikat kreativitas siswa. Populasi dalam penelitian keseluruh siswa kelas V SD Gmit No 7 Oebufu dan sampelnya kelas V berjumlah 27 orang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Kemudian dianalisis menggunakan SPSS Versi 23,0 For windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas siswa menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) lebih baik dari pada yang diterapkan model pembelajaran konvesional. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji t didapatkan nilai Sig (2- tailed) 0,000 kurang dari 0,05. Maka disimpulkan bahwa H0 ditolak maka maka H1 diterima karena Sig (2-tailed) kurang dari 0,005. Maka disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning (PjBL dapat meningkatkan kreativitas siswa pada materi kegiatan ekonomi berdasarkan potensi daerah.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBANTUAN FLIPBOOK DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PROBLEM SOLVING SISWA SMP PADA PEMBELAJARAN IPA Ainy, Hanik Qurratul; Supeno; Ahmad, Nur
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.3090

Abstract

Kemampuan problem solving dalam pembelajaran IPA masih berada di tingkat yang rendah. Rendahnya kemampuan problem solving diantaranya kurang terbiasa menyelesaikan masalah konstektual, kurangnya minat peserta didik dalam membaca bahan pelajaran, dan penggunaan bahan ajar dengan media pembelajaran yang monoton. Alternatif solusi sesuai dengan permasalahan tersebut ialah mengembangkan bahan ajar berupa e-modul berbantuan flipbook digital untuk meningkatkan kemampuan problem solving dengan memuat aspek problem solving lebih tinggi. Penelitian ini memiliki tujuan ialah mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan e-modul dalam pembelajaran IPA. Model pengembangan yang diterapkan yakni model ADDIE. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, tes, dan angket. Instrumen pengumpulan data melingkupi lembar validasi, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, lembar tes, dan lembar angket respon peserta didik. Perolehan nilai validasi e-modul ialah 90,3% menunjukkan kriteria valid dan nilai validasi modul ajar sebesar 89,58% menunjukkan kriteria valid. Hasil keterlaksanaan pembelajaran menggunakan e-modul ialah termasuk kriteria sangat praktis yakni 91,2%. E-modul berbantuan flipbook digital termasuk kategori efektif dengan skor N-gain yakni 0,69 dan angket respon peserta didik sebesar 92,27% menunjukkan kriteria sangat baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan e-modul berbantuan flipbook digital dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan problem solving siswa SMP pada pembelajaran IPA.
PROBLEMATIKA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH MENURUT PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Lucardo, Welly; Parlina, Leni; Mualim; Hendrizal
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.3119

Abstract

Kurikulum merdeka hadir dalam rangka menyempurnakan kurikulum sebelumnya dan sebagai upaya pemerintah untuk memperbaiki serta meningkatkan kualitas pembelajaran. Namun, pada penerapanya kurikulum merdeka terdapat sejumlah problematika yang dihadapi guru dan peserta didik. Perlu dicarikan solusi untuk mengatasi sejumlah hambatan, kesulitan dan permasalahan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan problematika dalam implementasi kurikulum merdeka di sekolah dasar. Studi Kepustakaan (literature review) digunakan sebagai metode dalam penelitian ini. Pengumpulan data penelitian dengan melakukan review terhadap artikel penelitian yang relevan. Hasil studi diperoleh bahwa problematika implementasi kurikulum merdeka ditemukan pada guru dan peserta didik. Diantara problematika yang terjadi adalah sebagian besar guru masih kesulitan dalam mengembangkan model atau metode pembelajaran, pemanfatan teknologi pembelajaran yang belum maksimal, dan belum terciptanya pembelajaran berdiferensiasi yang sesuai dengan azas keadilan dalam pandangan Islam. Solusi atas permasalahan tersebut adalah diperlukan dukungan dari pihak sekolah dan juga stakeholder dengan bekerja sama melakukan perbaikan dan peningkatan kompetensi guru dalam implementasi kurikulum merdeka yang sesuai dengan prinsip-prinsip pendidikan Islam.
PERSEPSI GURU TENTANG URGENSI PENELITIAN DALAM BIDANG PENDIDIKAN DAN IMPLIKASINYA PADA KUALITAS PEMBELAJARAN Jaya, Fitra
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.3245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami persepsi guru terkait urgensi penelitian di bidang pendidikan dan dampaknya pada kualitas pembelajaran. Penggunaan metode survey dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dipilih untuk menggali pemahaman guru terhadap urgensi penelitian dalam bidang pendidikan di provinsi Banten dan Lampung. Sebanyak 148 guru terpilih secara acak untuk mengisi kuesioner yang melibatkan enam poin pertanyaan. Data hasil survei dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam, dilakukan focus group discussion (FGD) dengan melibatkan enam pendidik berkualifikasi magister. Hasil survei mencerminkan bahwa mayoritas responden (72,2%) memahami konsep penelitian pendidikan, sementara 85% menunjukkan minat tinggi terhadap kegiatan penelitian. Walaupun demikian, tingkat keterlibatan dalam kegiatan penelitian menunjukkan variasi sebesar 56,7%. FGD mengidentifikasi beberapa tantangan dalam mengintegrasikan pengetahuan riset ilmiah, termasuk keterbatasan sumber daya dan resistensi terhadap inovasi. Evaluasi dengan berbagai mode dianggap penting untuk mengukur efektivitas integrasi hasil penelitian dalam praktik pembelajaran. Secara keseluruhan, pendekatan pembelajaran berbasis penelitian mendapatkan penerimaan positif di kalangan guru, namun tantangan praktis, seperti keterbatasan sumber daya dan resistensi terhadap inovasi, perlu diatasi guna meningkatkan keterlibatan dan efektivitas integrasi pengetahuan riset ilmiah dalam praktik pengajaran

Page 3 of 3 | Total Record : 25