cover
Contact Name
Admin Jurnal Competitor
Contact Email
competitor.journal@unm.ac.id
Phone
+6281342792949
Journal Mail Official
competitor.journal@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. Wijaya KUsuma Raya No. 14 Kampus Banta-Bantaeng Telp. (0411)872602 Kode Pos 90222 Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Competitor : Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga
ISSN : 20855389     EISSN : 26570734     DOI : 10.26858
Core Subject : Education,
Jurnal COMPETITOR diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Negeri Makassar. Jurnal terbit tiga kali setahun pada bulan Februari, Juni dan Oktober berisi artikel-artikel ilmiah tentang pengajaran pendidikan jasmani dan olahraga, baik yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun Asing. Artikel yang dimuat berupa analisis, kajian dan aplikasi teori, hasil penelitian dan pembahasan kepustakaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 3 (2012)" : 17 Documents clear
ANALISIS KEKUATAN TUNGKAI, KESEIMBANGAN STATIS DAN KEMAMPUAN SPLIT TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN KEKOMI PADA SISWA SMA NEGERI 1 BANTIMURUNG KABUPATEN MAROS Wahyu Jayadi, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 3 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i3.736

Abstract

ABSTRAK Gerakan kecepatan tendangan kekomi membutuhkan pergerakan yang sangat singkat dalam proses pelaksanaannya. Segala sesuatu yang dilakukan dengan aktifitas tinggi membutuhkan kemampuan fisik yang baik, dengan demikian proses pelaksanan kecepatan tendangan kekomi merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara cepat yang tentunya membutuhkan kemampuan fisik seperti kekuatan tungkai, keseimbangan statis dan kemampuan split. Hasil dalam unsur fisik tersebut sangat membantu dalam pergerakan kecepatan tendangan kekomi, sebab dengan ditopang keseimbangan statis, pergerakan kecepatan tendangan kekomi akan lebih terarah. Kekuatan tungkai adalah kemampuan otot pada tungkai untuk dapat melakukan gerakan secara maksimal. Tungkai sebagai penggerak dalam gerakan tendangan akan selalu bergerak untuk melakukan tendangan. Sesuai dengan penelitian yang dilakukan telah mengungkapkan bahwa kecepatan tendangan kekomi meiliki hubungan dengan kekuatan otot tungkai. Keagresifan seorang atlet dalam perubahan-perubahan arah gerakan tendangan sangat membutuhkan sebuah kekuatan pada otot tungkainya. Agar kemampuan tendangan ini diperoleh dengan cepat maka dibutuhkan kecepatan. Pada cabang olahraga karate khususnya teknik tendangan kekomi, tungkai merupakan sebagai pukulan kaki. Sebab seorang atlet yang tidak memiliki kekuatan otot tungkai, maka tidak dapat melakukan gerakan dengan cepat atau tiba-tiba sehingga tendangan yang dilakukan sia-sia, terbuang percuma atau akan tidak efektif dan efesien dan biasanya ini akan muncul ketidak seimbangan. Untuk itu keseimbangan bagi atlet karate harus dimiliki guna mempertahankan segala gerakan baik yang ingin dilakukan maupun setelah melakukan gerakan. Keseimbangan merupakan kemampuan seseorang mempertahankan sistem tubuh baik dalam posisi statis maupun  dalam  posisi gerak dinamis yang  mana keseimbangan juga merupakan hal yang sangat penting di dalam melakukan suatu gerakan karena dengan keseimbangan yang baik, maka seseorang mampu mengkoordinasikan gerakan-gerakan dan dalam beberapa ketangkasan. Keseimbangan merupakan kemampuan untuk mempertahankan posisi tubuh baik dalam keadaaan diam maupun pada saat bergerak. Oleh karena itu disaat melakukan gerakan kecepatan tendangan, maka membutuhkan kestabilan posisi tubuh di saat melakukan tendangan tersebut. Posisi kaki yang satu dalam melakukan tendangan tentu akan memberikan beban yang berat bagi kaki yang menjadi penopang titik berat badan. Dalam keadaan seperti ini, bila atlet tidak memiliki keseimbangan statis tentu dalam pelaksanaannya akan kurang maksimal, disebabkan tidak mampu menahan titik berat badan. Disamping itu bahwa gerakan yang dilakukan perlu adanya keluwesan dalam melakukannya sehingga gerakan tersebut tidak kaku. Oleh karena itu kemampuan split akan membantu dalam mencapai target serta gerakan akan lebih akurat. Pergerakan kecepatan tendangan kekomi merupakan kecakapan melakukan tendangan secara cepat, sehingga dalam mencapai target perlu jangkauan dan keluwesan gerakan secara baik. Dengan demikian kekuatan tungkai, keseimbangan statis dan kemampuan split akan membantu hasil pencapaian gerakan kecepatan tendangan kekomi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kekuatan tungkai, keseimbangan statis dan kemampuan split dengan kecepatan tendangan kekomi. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa laki-laki kelas XI SMA Negeri 1 Bantimurung Kabupaten Maros dengan jumlah sampel penelitian 40 orang yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) ada hubungan yang signifikan kekuatan tungkai dengan kecepatan tendangan kekomi, terbukti ro = 0,507 (P = 0,000 < a0,05); (2) ada hubungan yang signifikan keseimbangan statis dengan kecepatan tendangan kekomi, terbukti ro = 0,893 (P = 0,000 < a0,05); (3) ada hubungan yang signifikan kemampuan split dengan kecepatan tendangan kekomi, terbukti ro = 0,832 (P = 0,000 < a0,05); dan (4) ada hubungan yang signifikan antara kekuatan tungkai, keseimbangan statis dan kemampuan split dengan kecepatan tendangan kekomi, terbukti Ro = 0,952 (P = 0,000 < a0,05).   Kata kunci ;  Kekuatan Tungkai, Keseimbangan Statis, Kemampuan Split Kecepatan Tendangan Kekomi   ABSTRACT Movement speed kick kekomi require a very short movement in the process of implementation. Everything is done with high activity requires good physical abilities, thus speed the implementation process kicks kekomi an activity carried out quickly which would require physical abilities such as leg strength, static balance and the ability to split. The results of the physical elements are very helpful in kick kekomi movement speed, because with sustained static balance, movement speed will be more focused kekomi kick. Strength is the ability of the leg muscles in the legs to be able to move optimally. Limbs as a force in motion will always move to kick to kick. According to the research conducted has revealed that the kick velocity kekomi has particularly relations with leg muscle strength. Aggressiveness of an athlete in motion direction changes kick in desperate need of a leg muscle strength. In order to kick this capability is needed quickly gained speed. In particular sport karate kick technique kekomi, the leg is a foot blow. For an athlete who does not have leg muscle strength, it can not move quickly or suddenly kicks performed so futile, wasted or will not be effective and efficient, and normally this would appear imbalance. For that balance for karate athletes should have to defend well and came in to do and after the motion. The balance is the body's ability to maintain the system operates in both static and dynamic movements in a position where the balance is also very important in making a move for a good balance, then one is able to coordinate the movements and in some agility. Balance is the ability to maintain a good body position in circumstances still or on the move. Therefore, when doing the kick velocity, it requires stability in body position during the kick. Position one foot in kick would be a heavy burden for the feet that became the backbone of the point of weight. In these circumstances, if the athlete does not have a static equilibrium would in practice be less than the maximum, because the point is not able to withstand the weight. Besides, the movement made the need for flexibility in doing so the movement is not rigid. Therefore the ability to split would help in achieving the target and the movement will be more accurate. Movement speed is a skill kekomi kick kick quickly, so as to reach the target range and flexibility of movement needs to be good. Thus leg strength, balance and the ability to split the static will help kick velocity movement results achieving optimal kekomi. This study aimed to determine the relationship of leg strength, static balance and the ability to split the kick velocity kekomi. This research includes descriptive research. The study population was all male students of class XI SMA Negeri 1 Bantimurung Maros study with a sample of 40 people selected by random sampling. The data analysis technique used is the technique of correlation analysis  0.05.ausing SPSS system version 15:00 on 95% significance level or  Departing from the results of the data analysis, the study concluded that: (1) there was a significant leg strength to kick kekomi speed, proved ro = 0.507 (P = .000 < 0.05), (2) there was a significant statica equilibrium kekomi kick speed, proved ro = 0.893 (P = .000 < 0.05), (3) there was aa significant split with speed capabilities kekomi kick, proved ro = 0.832 (P = .000 < 0.05), anda (4) there is a significant relationship between leg strength, static balance and the ability to split the kick velocity kekomi, proved Ro = 0.952 (P = .000 < 0.05).a Keyword : Leg strength, static balance, ability Speed ​​Split Kick Kekomi
KONTRIBUSI LATIHAN SKJ 2008 TERHADAP TINGKAT KESEGARAN JASMANI PADA SISWI SD INPRES PERUMNAS ANTANG III Ihcsani, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 3 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i3.727

Abstract

ABSTRAK Para guru pendidikan jasmani diharapkan memiliki pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman yang memadai agar dapat mencapai suatu keberhasilan dalam mengajar dan melatih. Penguasaan suatu metode mengajar dan melatih oleh seorang guru atau pelatih sangat penting dalam meningkatkan prestasi olahraga yang diharapkan. Faktor yang berpengaruh atas prestasi adalah tingkat kesegaran seseorang, oleh karena itu pemerintah sudah sejak dahulu berperan aktif dalam membentuk manusia Indonesia yang sehat baik jasmani maupun rohani. Peran aktif pemerintah sudah mulai pada tahun tujuh puluhan. Pada waktu itu pemerintah telah mempersiapkan pembentukan manusia Indonesia seutuhnya khususnya dalam segi kesehatan dan kesegaran jasmani dengan memperkenalkan Senam Pagi Indonesia dalam empat seri. Sampai sekarang telah banyak melakukan penggabungan berbagai senam dengan tarian diantaranya SKJ 2008. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi latihan SKJ 2008 terhadap tingkat kesegaran jasmani. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswi SD Inpres Perumnas Antang III Makassar dengan jumlah sampel penelitian 40 orang yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 12.00 pada taraf signifikan 95% atau  a 0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: Ada kontribusi latihan SKJ 2008 terhadap tingkat kesegaran jasmani pada siswi SD Inpres Perumnas Antang III Makassar sebesar 34,8%.     Kata Kunci : Latihan SKJ 2008, Tingkat Kesegaran Jasmani ABSTRACT The physical education teacher is expected to have the knowledge, skills and experience sufficient to achieve a success in teaching and training. Mastery of the Method teaching and training by a teacher or coach is very important in improving sports performance is expected. Factors that influence the achievement level of freshness is one, therefore the government has been active since the first human in shaping a healthy Indonesia both physical and spiritual. Active role governments have started in the seventies. At that time, the government has prepared a complete Indonesian man formation particularly in terms of health and physical fitness by introducing morning gymnastics Indonesia in four series. Until now had much to do with the incorporation of a variety of exercises including dance SKJ 2008. This study aims to determine the contribution workout SKJ 2008 against the level of physical fitness. This research includes descriptive research. The study population was all students Antang Housing presidential primary Makassar III study with a sample of 40 individuals selected by random sampling. The data analysis technique used is the correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 12:00 on 95% significance level or a 0.05. Departing from the results of the data analysis, the study concluded that: There's contribution SKJ exercises physical fitness level of 2008 against the presidential primary schoolgirl Housing Antang III Makassar was 34.8%.   Keyword : Exercise SKJ, 2008, The Physical Fitness
PROFIL MANAJEMEN PENGPROV PODSI SULAWESI SELATAN MENUJU PON XVIII-2012 RIAU Nurliani, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 3 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i3.732

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan profil bidang organisasi, bidang pembinaan dan prestasi, bidang sarana prasarana, bidang dana dan usaha, bidang promosi dan media, bidang perlombaan dan wasit, bidang kesehatan dan keselamatan atlet Pengprov PODSI Sulawesi Selatan menuju PON XVIII-2012 Riau. Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif. Populasinya adalah Pengprov PODSI Sulawesi Selatan, meliputi pengurus, pelatih, dan atlet dayung di Sulawesi Selatan dengan sampel berjumlah 34 orang. Hasil persentase menunjukkan bahwa : (1) Bidang organisasi  kurang koordinasi antara Pengprov dan Pengcab dalam merekrut atlet menuju PON XVIII-2012 Riau; (2) Bidang pembinaan dan prestasi telah melaksanakan pembinaan dan pengembangan prestasi atlet menuju PON XVIII-2012 Riau; (3) Bidang sarana dan prasarana telah mengidentifikasi dan melengkapi serta memelihara inventarisasi milik PODSI dan KONI menuju PON XVIII-2012 Riau; (4) Bidang dana dan usaha belum merealisasikan penggunaan dana sesuai dengan prinsip efektivitas dan efisiensi menuju PON XVIII-2012 Riau; (5) Bidang promosi dan media telah melaksanakan kegiatan promosi sehingga masyarakat dan perusahaan dapat mengetahui dan berpartisipasi terhadap perkembangan olahraga dayung di Sulawesi Selatan menuju PON XVIII-2012 Riau; (6) Bidang perlombaan dan wasit telah melaksanakan perlombaan dan mengikutsertakan wasit yang ada pada setiap kejuaraan yang dilaksanakan menuju PON XVIII-2012 Riau; dan (7) Bidang kesehatan dan keselamatan atlet kurang bertanggungjawab dalam hal kesehatan dan keselamatan atlet dan pelatih menuju PON XVIII-2012 Riau.     Kata Kunci : Manajemen PengProv PODSI Sulsel       ABSTRACT This study aimed to describe the profile of the field of organizational development and achievements of the field, the field of infrastructure, funding and business fields, the field of promotion and media, the race field and the referee, the health and safety of athletes Pengprov PODSI South Sulawesi towards PON XVIII-2012 Riau. This study is a descriptive research. Its population is Pengprov PODSI South Sulawesi, including administrators, coaches, and athletes rowing in South Sulawesi with the sample amounted to 34 people. Percentage results show that: (1) lack of coordination between the field organization and Pengcab Pengprov in recruiting athletes headed Riau PON XVIII-2012, (2) field training and achievements have been carrying out training and development achievements of athletes heading Riau PON XVIII-2012, (3) infrastructure and facilities have been identified and equip and maintain an inventory of property and KONI PODSI toward Riau PON XVIII-2012, (4) field of funds and effort not realize the use of funds in accordance with the principles of effectiveness and efficiency towards PON XVIII-2012 Riau, (5) field promotion and media have conducted promotional activities so that people and companies can find and contribute to the development of rowing in South Sulawesi towards Riau PON XVIII-2012, (6) field of the race and the race referee has conducted and include referees for every championship held towards PON XVIII-2012 Riau, and (7) the health and safety field athletes are less responsible in terms of the health and safety of athletes and coaches headed PON XVIII-2012 Riau. Keyword : Management Pengprov PODSI Sulsel
PROGRAM LATIHAN PENINGKATAN KETERAMPILAN LEMPARAN KE DALAM PADA PERMAINAN SEPAKBOLA Fredrik Alfrets Makadada, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 3 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i3.723

Abstract

ABSTRAK Masalah penelitian ini adalah: Apakah program latihan lemparan ke dalam dapat meningkatkan kemampuan keterampilan lemparan bola ke dalam, pada permainan sepakbola PS Celebes Tondano. Tujuan penelitian ini yaitu : untuk mengetahui sejauh mana pengaruh program latihan lemparan ke dalam, dalam usaha meningkatkan kemampuan keterampilan melempar ke dalam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah: metode eksperimen dengan populasi 32 orang dan sampel diambil 20 orang, yang diambil secara random. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah random group “One group pre-test and post-test design”. Teknik analisa data adalah mengunakan rumus uji t pada taraf signifikan (α) 0,05. Kesimpulan penelitian : Berdasarkan analisis data didapat tobservasi > Ttabel atau  tobs = 13,33 > ttabel = 1,73 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa program latihan lemparan ke dalam dapat meningkatkan kemampuan lemparan ke dalam pada permainan sepakbola.     Kata Kunci : Program Latihan, Lemparan Ke Dalam       ABSTRACT The problem of this study is: Does the throw-in exercise program can improve skills in the pitch, the game of football Tondano PS Celebes. The purpose of this study are: to determine the extent of the influence of the throw-in workout programs, in an effort to improve throwing skills into. The method used in this research are: experimental method with a population of 32 people and 20 people were taken samples, taken at random. The design used in this study is a random group "One group pre-test and post-test design". Data analysis technique is using t-test formula at a significant level (α) 0.05. Research conclusion: Based on the analysis of data obtained tobservasi> TTable or tobs = 13.33> TTable = 1.73 can thus be concluded that the throw-in exercise program can improve the ability of a throw-in on the game of football.   Keyword: Exercise Program, Thrown Into
HUBUNGAN PANJANG TUNGKAI, KECEPATAN, DAN DAYA LEDAK TUNGKAI DENGAN KEMAMPUAN LOMPAT JAUH PADA SISWA SMP NEGERI 24 MAKASSAR M. Syahrul Saleh, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 3 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i3.728

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara  panjang tungkai, daya ledak tungkai dan kekuatan otot perut dengan kemampuan lompat jauh  siswa SMP Negeri 24 Makassar. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Negeri 24 Makassar dengan jumlah sampel penelitian 60 orang siswa putra yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dan regresi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 12.00 pada taraf signifikan 95% atau  a 0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: Ada hubungan yang signifikan panjang tungkai dengan kemampuan lompat jauh siswa SMP Negeri 24 Makassar, terbukti nilai ro = 0,826 (P < a 0,05); Ada hubungan yang signifikan daya ledak tungkai dengan kemampuan lompat jauh  siswa SMP Negeri 24 Makassar, terbukti nilai ro = 0,794 (P < a 0,05); Ada hubungan yang signifikan kekuatan otot perut dengan kemampuan lompat jauh  siswa SMP Negeri 24 Makassar, terbukti nilai ro = 0,737 (P < a 0,05); Ada hubungan yang signifikan antara panjang tungkai, daya ledak tungkai dan kekuatan otot perut dengan kemampuan lompat jauh  siswa SMP Negeri 24 Makassar, terbukti nilai Ro = 0,855 (P < a 0,05).   Kata Kunci : Panjang Tungkai, Daya Ledak Tungkai, Kekuatan Otot Perut, Lompat Jauh     ABSTRACT   This study aimed to determine the relationship between the length of the leg, leg explosive power and strength of the abdominal muscles with the ability to long jump 24 students of SMP Negeri Makassar. This research includes descriptive research. The study population was all students in Junior High School 24 Makassar with a sample of 60 students study a chosen son random sampling. The data analysis technique used is the correlation and regression analysis techniques using SPSS system version 12:00 on 95% significance level or a0.05. Departing from the results of the data analysis, the study concluded that: There is a significant relationship with long legs long jump ability students of SMP Negeri 24 Makassar, proved the value of ro = 0.826 (P <a 0.05); There is a significant relationship with the explosive power of the legs long jump ability students of SMP Negeri 24 Makassar, proved the value of ro = 0.794 (P <a 0.05); There is a significant relationship abdominal muscle strength with the ability to long jump 24 students of SMP Negeri Makassar, proved the value of ro = 0.737 (P <a 0 , 05); There is a significant relationship between the length of the leg, leg explosive power and strength of the abdominal muscles with the ability to long jump 24 students of SMP Negeri Makassar, proved the value of Ro = 0.855 (P <a 0.05).Keyword : Long limbs, limb explosive power, Stomach Muscle Strength, Long Jump
HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN LENGAN, KELINCAHAN, DAN KECEPATAN REAKSI TANGAN DENGAN KEMAMPUAN BERMAIN TENISMEJA PADA SISWA SMA NEGERI SUNGGUMINASA Nurliati Syamsuddin, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 3 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i3.733

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kekuatan lengan, kelincahan dan kecepatan reaksi tangan dengan kemampuan bermain tenismeja. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri Sungguminasa Kabupaten Gowa, dengan jumlah sampel penelitian 40 orang yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) ada hubungan yang signifikan kekuatan lengan dengan kemampuan bermain tenismeja terbukti nilai ro = 0,952 (P < a 0,05), (2) ada hubungan yang signifikan kelincahan dengan kemampuan bermain tenismeja terbukti nilai ro = 0,890 (P < a 0,05), (3) ada hubungan yang signifikan kecepatan reaksi tangan dengan kemampuan bermain tenismeja terbukti nilai ro = -0,876 (P < a 0,05), dan (4) ada hubungan yang signifikan antara kekuatan lengan, kelincahan dan kecepatan reaksi tangan dengan kemampuan bermain tenismeja terbukti nilai Ro = 0,962 (P < a 0,05). Ini membuktikan bahwa kekuatan lengan, kelincahan dan kelentukan pergelangan tangan sangat berperan dalam permainan tenismeja. Seorang pemain tenismeja dalam melakukan servis dan berbagai jenis pukulan beserta variasinya, dengan dukungan kekuatan otot lengan akan dapat membantu dalam permainan tenismeja, sehingga pukulan-pukulan yang dilakukan lebih akurat dan keras. Pemain yang memiliki tingkat kelincahan yang tinggi akan dengan mudah merubah arah pada posisi yang berbeda dalam kecepatan yang tinggi dan dengan kemampuan tangan untuk bergerak lebih cepat untuk mengantisipasi bola. Kecepatan reaksi tangan diperlukan pula untuk mengantisipasi putaran bola atau lentingan bola yang kadang-kadang tidak terduga akibat spin bola dari lawan yang bervariasi akan mendapatkan atlet yang berpotensi.   Kata Kunci : Kekuatan Lengan, Kelincahan, Kecepatan Reaksi Tangan, Bermain Tenismeja     ABSTRACT This study aimed to determine the relationship between the arm strength, agility and reaction speed hand with the ability to play table tennis. This research includes descriptive research. The study population was all students Sungguminasa SMA Gowa, with sample number 40 people chosen at random sampling. The data analysis technique used is the technique of correlation analysis using SPSS system version 15:00 on 95% significance level or a 0.05. Departing from the results of the data analysis, the study concluded that: (1) there was a significant arm strength with the ability to play table tennis proved the value of ro = 0.952 (P <a 0.05), (2) there is a significant relationship agility with the ability tenismeja play proved the value of ro = 0.890 (P <a 0.05), (3) there was a significant reaction rate in hand with the ability to play table tennis proved the value of ro = -0.876 (P <a 0.05), and (4) there significant relationship between the arm strength, agility and reaction speed hand with the ability to play table tennis proved the value of ro = 0.962 (P <a 0.05). This proves that the arm strength, agility and flexibility wrist was instrumental in the game of table tennis. A table tennis player in the servicing and various types of punch and its variations, with the support arm muscle strength will help the game of table tennis, so that blows that made ​​more accurate and harder. Players who have a high level of agility that will easily change direction at different positions in the high speed and the ability to move faster hands in anticipation of the ball. Hand reaction speed is also necessary to anticipate a round ball or balls lentingan sometimes unexpected consequence spin the ball from your opponent will get a varying potential athletes. Keyword : Arm Strength, Agility, Reaction Speed ​​Hand, Playing Table Tennis
ANALISIS KOMPONEN KESEGARAN JASMANI TERHADAP PENGUASAAN SENAM AYO BERSATU PADA MAHASISWA PROGRAM STUD PENDIDIKAN JASMANI DAN KESEHATAN FKIP UNMUL SAMARINDA Hamdiana, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 3 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i3.724

Abstract

ABSTRAK Penguasaan senam ayo bersatu harus ditunjang dengan tiga komponen fisik yaitu daya ledak, koordinasi mata-kaki, dan kelincahan sebagai bagian dari beberapa komponen kesegaran jasmani lainnya. Tingkat keahlian seorang pesenam adalah kemampuan dari si pesenam yang mampu untuk menggabungkan usaha maksimal dengan gerakan yang sewaktu-waktu dapat meledak, kemampuan menggabungkan usaha maksimal dengan dapat memberikan hasil yang berarti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komponen kesegaran antara daya ledak, koordinasi mata-kaki, dan kelincahan terhadap penguasaan senam ayo bersatu. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi pada penelitian adalah seluruh mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan FKIP Unmul Samarinda. Sampel yang digunakan sebanyak 30 orang. Data penelitian berupa tentang tingkat komponen kesegaran jasmani terhadap penguasaan senam ayo bersatu perhitungan statistik berupa eskriptif dan inferensial dg uji korelasi dan regresi pada taraf signifikan 95%. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa (1) Ada hubungan yang signifikan komponen kesegaran jasmani daya ledak terhadap penguasaan senam ayo bersatu terbukti r0 = 0,655 (P < α0,05), (2) Ada hubungan yang signifikan komponen kesegaran jasmani koordinasi mata-kaki terhadap penguasaan senam ayo bersatu terbukti r0 = 0,868 (P < α0,05), (3) Ada hubungan yang signifikan komponen kesegaran jasmani kelincahan terhadap penguasaan senam ayo bersatu terbukti r0 = 0,315 (P < α0,05), dan (4) Ada hubungan yang signifikan komponen kesegaran jasmani daya ledak, koordinasi mata-kaki, dan kelincahan terhadap penguasaan senam ayo bersatu terbukti R0 = 0,894 (P < α0,05)     Kata kunci : Komponen Kesegaran Jasmani, Senam Ayo Bersatu       ABSTRACT Mastery of gymnastics come together to be supported by three components, namely physical explosive power, eye-foot coordination, and agility as part of some other physical fitness components. The level of skill of a gymnast is the ability of the gymnasts were able to combine business with maximum movement can explode at any time, with the ability to combine maximum effort to provide meaningful results. This study aimed to determine the relationship between the components of the freshness of explosive power, eye-foot coordination, and agility to exercise mastery come together. This type of research is descriptive. The population in the study were all students of Physical Education and Health Study FKIP Unmul Samarinda. The sample used by 30 people. The research data in the form of the level of physical fitness components come together to exercise control calculations eskriptif and inferential statistics such as correlation and regression test dg at 95% significance level. Based on the results of the study demonstrate that (1) There is a significant component of physical fitness exercises explosive power to come together proven mastery r0 = 0.655 (P < α0,05), (2) There is a significant component of physical fitness, eye-foot coordination to control let's unite gymnastics proved r0 = 0.868 (P < α0,05), (3) There is a significant component of physical fitness gymnastic agility to come together proven mastery r0 = 0.315 (P < α0,05), and (4) There is a relationship significant components of physical fitness explosive power, eye-foot coordination, and agility to come together proven mastery exercises R0 = 0.894 (P < α0,05) Keyword : Components of Physical Freshness, Gymnastics Come Unite
KONTRIBUSI DAYA LEDAK LENGAN, KELENTUKAN PERGELANGAN TANGAN DAN KELINCAHAN KAKI TERHADAP PUKULAN SMASH PADA PERMAINAN BULUTANGKIS PADA SISWA SMA NEGERI 2 BANTAENG Muhammad Ishak, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 3 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i3.729

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi daya ledak lengan, kelentukan pergelangan tangan dan kelincahan kaki terhadap pukulan smash pada permainan bulutangkis. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa laki-laki  dengan jumlah sampel penelitian 60 orang yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis korelasi dengan menggunakan sistem SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) kontribusi daya ledak lengan dengan pukulan smash pada permainan bulutangkis sebesar  69,4%; (2) kontribusi kelentukan pergelangan tangan dengan pukulan smash pada permainan bulutangkis sebesar 58,9%; (3) kontribusi kelincahan kaki dengan pukulan smash pada permainan bulutangkis sebesar 71,7%; dan (4) kontribusi daya ledak lengan, kelentukan pergelangan tangan dan kelincahan kaki terhadap pukulan smash pada permainan bulutangkis sebesar 78,4%.   Kata Kunci : Daya Ledak Lengan, Kelentukan Pergelangan Tangan, Kelincahan Kaki, Pukulan Smash Bulutangkis       ABSTRACT This study aims to determine the contribution of explosive power arm, wrist flexibility and agility foot against a smash hit on the game of badminton. This research includes descriptive research. The study population was all male students with a sample study of 60 people chosen at random sampling. The data analysis technique used is the technique of correlation analysis using SPSS system version 15:00 on 95% significance level or a0.05. Departing from the results of the data analysis, the study concluded that: (1) contribution explosive smash hit on the arm with a game of badminton at 69.4%, (2) contribution flexibility wrist with a smash hit in a game of badminton at 58.9%; (3) contributions agility leg with a smash hit in a game of badminton at 71.7%, and (4) contribution explosive power arm, wrist flexibility and agility at the foot of the smash hit game of badminton at 78.4%. Keyword : Explosive power Arm, Wrist flexibility, agility Feet, Blow Smash Badminton
KONTRIBUSI DAYA LEDAK TUNGKAI DAN KELINCAHAN TERHADAP KETERAMPILAN MENGGIRING BOLA DALAM PERMAINAN SEPAKBOLA PADA MAHASISWA FIK UNM MAKASSAR Andi Ridwan, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 3 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i3.720

Abstract

ABSTRAK Dalam permainan sepakbola dikenal banyak teknik dasar yang biasa digunakan dan merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh setiap pemain sepakbola. Teknik dasar yang dimaksud adalah teknik menendang, teknik menggiring bola, teknik menahan bola, teknik menyundul bola, teknik merebut bola, teknik lemparan ke dalam. Dari berbagai teknik yang dikemukakan di atas, setiap teknik dasar mempunyai ciri khas tersendiri dalam pelaksanaannya. Menggiring bola adalah membawa bola dengan berbagai macam teknik sentuhan bola untuk membuka daerah atau melewati lawan, sehingga pemain mendapat kesempatan untuk melakukan passing atau tembakan sedekat mungkin ke gawang atau ke teman. Penelitian yang dilakukan merupakan jenis penelitian deskriptif dengan tujuan untuk mengetahui kontribusi daya ledak tungkai dan kelincahan terhadap keterampilan menggiring bola dalam permainan sepakbola. Populasi yang digunakan adalah mahasiswa FIK UNM pada jurusan PGSD Dikjas S1 dengan jumlah sampel 40 orang mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah secara deskriptif dan inferensial pada taraf signifikan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kontribusi daya ledak tungkai terhadap keterampilan menggiring bola dalam permainan sepakbola sebesar 55,8%, (2) Kontribusi kelincahan terhadap keterampilan menggiring bola dalam permainan sepakbola sebesar 72,6%, dan (3) Kontribusi daya ledak tungkai dan kelincahan terhadap keterampilan menggiring bola dalam permainan sepakbola sebesar 72,7%. Kata Kunci : Daya Ledak Tungkai, Kelincahan, Keterampilan Menggiring Bola       ABSTRACT In the game of football known to many basic techniques that are commonly used and is an important thing to be possessed by every soccer player. The basic technique is a technique kicking, dribbling techniques, techniques hold the ball, the ball technique, a technique to steal the ball, throw-in technique. Of the various techniques mentioned above, any basic engineering has its own characteristics in the implementation. Dribbling the ball is a ball with a ball touches a variety of techniques to open up the area or passing through the opponent, so that the player gets the chance to do passing or shooting as close as possible to the goal or to a friend. Research conducted a descriptive research with the aim to determine the contribution explosive leg power and agility of the dribbling skills in the game of football. The population was FIK UNM students majoring in PGSD Dikjas S1 with a sample of 40 students. The data analysis technique used is a descriptive and inferential at 95% significance level. The results showed that (1) Contribution to the explosive power of the legs dribbling skills in the game of football by 55.8%, (2) contribution to the skills dribbling agility in the game of football by 72.6%, and (3) Contribution explosive leg and agility on dribbling skills in the game of football by 72.7%.
ANALISIS STRUKTUR TUBUH TERHADAP KEMAMPUAN LARI 60 METER PADA MURID SD NEGERI BIRINGBALANG KABUPATEN GOWA Ricardo V. Latuheru, .
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 4, No 3 (2012)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/com.v4i3.734

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi struktur tubuh tentang tinggi badan, berat badan, lingkar paha dan panjang tungkai terhadap kemampuan lari 60 meter pada Murid SD Negeri Biringbalang Kabupaten Gowa. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini adalah seluruh murid SD Negeri Biringbalang Kabupaten Gowa dengan jumlah sampel penelitian 40 orang murid putra yang dipilih secara random sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi dengan menggunakan sistem pengolahan SPSS Versi 15.00 pada taraf signifikan 95% atau  a0,05. Bertolak dari hasil  analisis data, maka penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1) kontribusi tinggi badan terhadap kemapuan lari 60 meter pada murid SD Negeri Biringbalang Kabupaten Gowa sebesar 74,7%, (2) kontribusi berat badan terhadap kemampuan lari 60 meter pada murid SD Negeri Biringbalang Kabupaten Gowa sebesar 71,6%, (3) kontribusi lingkar paha terhadap kemampuan lari 60 meter pada murid SD Negeri Biringbalang Kabupaten Gowa sebesar 77,7%, (4) kontribusi panjang tungkai terhadap kemampuan lari 60 meter pada murid SD Negeri Biringbalang Kabupaten Gowa sebesar 40,3%, dan (5) kontribusi antara tinggi badan, berat badan, lingkar paha, dan panjang tungkai terhadap kemampuan lari 60 meter pada murid SD Negeri Biringbalang Kabupaten Gowa sebesar 75,1%. . Ini membuktikan bahwa kemampuan lari 60 meter dipengaruhi oleh tinggi badan, berat badan, lingkar paha dan panjang tungkai. Struktur tubuh merupakan salah satu syarat mencari olahragawan yang berbakat untuk berprestasi. Bagi cabang olahraga atletik khususnya dinomor lari sprint. Seorang pelari, perlu ditunjang dengan komposisi tubuh atau struktur tubuh yang ideal. Sebagaimana yang telah diuraiakan disetiap hipotesis tentang tinggi badan, berat badan, lingkar paha dan panjang tungkai merupakan bagian-bagian struktur tubuh yang sangat mempengaruhi kemampuan dalam berlari, apalagi di nomor jarak pendek atau sprint. Dengan demikian struktur tubuh tentang tinggi badan, berat badan, lingkar paha, dan panjang tungkai memiliki kontribusi terhadap kemampuan lari 60 meter. Kata Kunci : Struktur Tubuh, Lari 60 Meter   ABSTRACT This study aims to determine the contribution of structure on height, weight, thigh circumference and leg length of the ability to run 60 meters in Elementary School Students Biringbalang Gowa. This research includes descriptive research. The population of this study were all primary school pupils Biringbalang Gowa with sample number 40 disciples chosen son random sampling. The data analysis technique used is the technique of regression analysis ausing SPSS Version 15:00 treatment system at 95% significance level or  0.05. Departing from the results of the data analysis, the study concluded that: (1) contribution of height to Traffic ran 60 yards on elementary school students Biringbalang Gowa by 74.7%, (2) contribute to weight gain ability to run 60 meters at elementary students State Biringbalang Gowa by 71.6%, (3) contribute to the ability of thigh circumference ran 60 yards to the elementary school students Biringbalang Gowa by 77.7%, (4) contribute to the ability to run the leg length of 60 meters to the elementary school students Biringbalang Gowa by 40.3%, and (5) contributions between height, weight, thigh circumference, and the length of the leg to the ability to run 60 meters to the elementary school students Biringbalang Gowa by 75.1%. . This proves that the ability to run 60 meters is affected by height, weight, thigh circumference and leg length. Body structure is one of the requirements seeking a talented athlete to excel. For athletic sports in particular under-run sprint. A runner, to be supported by body composition or structure of the ideal body. As already diuraiakan each hypothesis about height, weight, thigh circumference and leg length are the parts of the body structure that greatly affect the ability to run, especially in the short-distance number or sprint. Thus, the body structure of height, weight, thigh circumference, and limb length has contributed to the ability to run 60 meters.     Keyword : Body Structure, Run 60 Meters

Page 1 of 2 | Total Record : 17