cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
FIKkeS
ISSN : 19786735     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2015): JURNAL KEPERAWATAN" : 7 Documents clear
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG DEMAM BERDARAH DENGUE DI RW III DESA PONCOREJO KECAMATAN GEMUH KABUPATEN KENDAL Sri Wahyuni
FIKkeS Vol 8, No 2 (2015): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : FIKkeS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.586 KB)

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit berbahaya yang menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. DBD adalah penyakit yang disebabkan virus dengue family (Fla Viviridae) dengan genusnya flavirus. Desa Poncorejo merupakan salah satu desa endemis penyakit ini, terdapat 27 kasus rawat inap dan 4 diantaranya terdapat di wilayah RW III Desa Poncorejo. Tingginya kasus DBD di desa ini salah satunya dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan masyarakat tentang penyakit ini. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan pengetahuan Ibu tentang DBD di RW III Poncorejo Gemuh Kendal. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Metode yang digunakan adalah metode survey, populasi dan sampel penelitian adalah semua ibu di RW III dengan jumlah ibu 51 orang dari 2 RT yang ada di Desa Poncorejo, dengan tehnik sampel proportional random sampling. Variabel adalah pengetahuan ibu tentang DBD di RW III Desa Poncorejo Kecamatan Gemuh Kabupaten Kendal. Uji statistik menggunakan analisa univariat, yang menghasilkan distribusi dan presentase dari tiap variabel yang diteliti, yaitu gambaran pengetahuan ibu tentang DBD berdasarkan karakteristik dari ibu yaitu umur, pendidikan dan pekerjaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden di Desa Poncorejo mempunyai pengetahuan yang kurang terhadap penyakit DBD dengan jumlah sebanyak 29 orang (56,9%). Responden yang memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 22 orang (43,1%). Hal ini menunjukkan masih kurangnya pengetahuan ibu tentang DBD. Kata kunci : Pengetahuan, Demam Berdarah DenguePustaka : 34 (2001-2011).
STUDI DESKRIPTIF PEMBERIAN OKSIGEN DENGAN HEAD BOX TERHADAP PENINGKATAN SATURASI OKSIGEN PADA NEONATUS DI RUANG PERINATALOGI RSI KENDAL Ana Triwijayanti
FIKkeS Vol 8, No 2 (2015): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : FIKkeS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.09 KB)

Abstract

Terapi oksigen merupakan salah satu dari terapi pernafasan dalam mempertahankan oksigenasi yang adekuat. Secara klinis tujuan utama pemberian oksigen adalah untuk mengatasi hipoksemia, salah satunya dengan head box.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik responden, saturasi oksigen sebelum dan sesudah diberikan oksigen dengan head box. Metode yang digunakan deskriptif dengan pendekatan retrospektif.Hasil penelitian: seluruh responden (100%) berusia 0 hari, 31 responden (65%) laki-laki, rata-rata berat badan 2669,17 gramdengan nilai teratas 4750 gram dan terendah 1200 gram. respirasi rate normal 37 orang (61,7%) meningkat menjadi 50 orang (83,3%) setelah pemberian oksigen.Dari hasil penelitian diharapkan neonatus yang mengalami penurunan saturasi agar diberikan terapi oksigen head box dan ditetapkannya SOP tentang pemberian oksigen head box di ruang perinatologi RSI Kendal.Kata kunci: terapi oksigen, saturasi oksigen, head box
PERAN KELUARGA PRASEJAHTERA DENGAN UPAYA PENCEGAHAN INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) PADA BALITA DI DESA DEPOK KECAMATAN KANDEMAN KABUPATEN BATANG Cipto Roso
FIKkeS Vol 8, No 2 (2015): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : FIKkeS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.915 KB)

Abstract

Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) sering dijumpai pada balita dan menjadi salah satu penyebab kematian pada balita. Salah satu faktor yang meningkatkan angka kematian balita adalah faktor ekonomi yang rendah. Untuk mengurangi angka kematian tersebut maka dilakukan berbagai upaya pencegahan ISPA pada balita di keluarga prasejahtera. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan peran keluarga prasejahtera dengan upaya pencegahan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada balita di Desa Depok Kecamatan Kandeman. Desain penelitian ini menggunakan deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling sebanyak 86 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan uji sperman rank. Hasil uji statistik diperoleh ? value sebesar 0,000 < 0,05 berarti ada hubungan peran keluarga prasejahtera dengan upaya pencegahan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) pada balita di Desa Depok Kecamatan Kandeman. Berdasarkan hasil tersebut dapat disarankan pada petugas kesehatan untuk Petugas kesehatan sebaiknya meningkatkan penyuluhan tentang pentingnya pencegahan ISPA dalam keluarga prasejahtera pada kegiatan posyandu dengan bekerja sama dengan kader kesehatan dan aparat desa.Kata kunci : Peran Keluarga Prasejahtera, Upaya Pencegahan ISPA pada Balita
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT DALAM DOKUMENTASI KEPERAWATAN DENGAN PELAKSANAANNYA DI RAWAT INAP RSI KENDAL Sri Sugiyati
FIKkeS Vol 8, No 2 (2015): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : FIKkeS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.467 KB)

Abstract

Dokumentasi keperawatan sangatlah penting, akan tetapi pada kenyataannya masih banyak perawat yang kurang mengetahui dokumentasi keperawatan yang baik dan benar, salah satunya di Rumah Sakit Islam Kendal. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisa adanya hubungan antara pengetahuan perawat dalam dokumentasi dengan pelaksanaannya di Rawat Inap Rumah Sakit Islam Kendal. Metode dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasi, jenis penelitian observasional dengan pendekatan crosscectional dan kuantitatif. Populasi penelitian ini yaitu perawat pelaksana penanggung jawab rawat inap dari 6 Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Kendal. Jumlah populasi tersebut ada 80 perawat. Sampel untuk pengetahuan perawat ada 30 perawat, untuk dokumentasi ada 90, yaitu setiap sampel dokumentasi perawat diambil 3 dokumen, hal ini untuk menghindari hasil bias.Hasil dari penelitian ini : ada hubungan antara pengetahuan perawat dalam dokumentasi keperawatan dengan pelaksanaannya, p value = 0,001. Analisis menggunakan Pearson product moment. Perawat di Rumah Sakit Islam Kendal berpengetahuan baik 24 orang (80%) dan pelaksanaan dokumentasi keperawatan dari jumlah rekam medik 90 pasien rata rata baik (84,9). Dokumentasi keperawatan tidak lengkap pada pengkajian 20%, diagnosa 12.6%, perencanaan keperawatan 28%, tindakan keperawatan 3%, evaluasi 8%, dan catatan keperawatan 16.4%. Catatan keperawatan paling banyak ditemukan tidak ada pengesahan atau nama dan keduanya, serta tulisan kurang dapat dibaca. Untuk menjaga mutu dan kelengkapan dokumentasi keperawatan maka perlu adanya supervisi atau audit dokumentasi asuhan keperawatan secara kontinyu, terjadwal serta tertib. Agar mengetahui secara obyektif hasil catatan asuhan keperawatan sesuai dengan target dan standar yang dibakukanKata kunci : Pengetahuan Perawat, Dokumentasi Keperawatan.
HUBUNGAN STATUS GIZI PRE OPERATIF DENGAN PENYEMBUHAN LUKA OPERASI HERNIORAPHY DI RSUD KRATON KABUPATEN PEKALONGAN Wihardi -
FIKkeS Vol 8, No 2 (2015): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : FIKkeS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.94 KB)

Abstract

Hernioraphy adalah memperbaiki defek dengan pemasangan jarring ( mesh ) yang dapat dilakukan melalui operasi bedah terbuka maupun laparaskopik. Salah satu faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka operasi hernioraphy adalah status gizi. Malnutrisi merupakan penyebab yang sangat penting dari keterlambatan penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara status gizi dengan penyembuhan luka operasi hernioraphy.Desain dalam penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectionalKata kunci : Status Gizi, Luka operasi hernioraphy
HUBUNGAN GAMBARAN DIRI DENGAN KEPATUHAN MENJALANI KEMOTERAPI PADA PASIEN KANKER PAYUDARA DI RSUD KRATON KABUPATEN PEKALONGAN Bandiyah -
FIKkeS Vol 8, No 2 (2015): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : FIKkeS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.928 KB)

Abstract

Pasien kanker seringkali tidak patuh terhadap pengobatan. Kepatuhan pasien kanker dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu efek samping, kondisi psikologis, gangguan konsep diri (gambaran diri), biaya, dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan gambaran diri dengan kepatuhan menjalani kemoterapi pada pasien kanker payudara di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan. Populasi penelitian adalah seluruh penderita kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan pada bulan Juni 2013 sebanyak 73 orang. Sampel penelitian adalah penderita kanker payudara yang menjalani kemoterapi di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan pada bulan Juni 2013 sebanyak 73 orang dengan teknik total sampling. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan metode wawancara. Hasil uji statistik diketahui ada hubungan gambaran diri dengan kepatuhan menjalani kemoterapi pada pasien kanker payudara di RSUD Kraton Kabupaten Pekalongan dengan ? value sebesar 0,000 < 0,05. Bagi rumah sakit sebaiknya menjadikan sebagai masukan informasi bagi rumah sakit tentang pemberian asuhan keperawatan yang memperhatikan aspek psikologis pasien sehingga dapat meningkatkan konsep diri pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi.Kepustakaan: 28 buku (2001-2011)
GAMBARAN PRAKTIK PENCEGAHAN PENULARAN TB PARU DI KELUARGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGWUNI I KABUPATEN PEKALONGAN Didin Mujahidin
FIKkeS Vol 8, No 2 (2015): JURNAL KEPERAWATAN
Publisher : FIKkeS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.21 KB)

Abstract

Penularan utama TB Paru adalah bakteri yang terdapat dalam droplet yang dikeluarkan penderita sewaktu batuk, bersin, bahkan berbicara, sehingga pada lingkungan populasi yang padat angka kejadian TB Paru menjadi tinggi. Pencegahan TB Paru dapat dilakukan oleh keluarga. Peran dari keluarga sangat penting bagi setiap aspek perawatan kesehatan. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan praktik pencegahan penularan TB Paru di keluarga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sampel penelitian ini adalah kelurga yang di dalamnya terdapat penderita TB Paru di wilayah Puskesmas Kedungwuni I Kabupaten Pekalongan pada bulan Juni 2013 sebanyak 31 keluarga. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan teknik angket. Hasil uji statistik diperoleh kesimpulan sebagian besar (64,5%) kurang dalam melakukan praktik menutup mulut pada waktu batuk dan bersin, sebagian besar (51,6%) kurang dalam melakukan praktik meludah pada tempat khusus yang sudah diberi disinfektan, sebagian besar (51,6%) telah melakukan praktik imunisasi BCG pada bayi, sebagian besar (41,9%) telah melakukan dengan baik praktik mengusahakan sinar matahari dan udara segar masuk ke dalam rumah, sebagian besar (64,5%) kurang dalam melakukan praktik menjemur bantal dan kasur terutama di pagi hari, sebagian besar (67,7%) kurang dalam melakukan praktik memisahkan barang yang digunakan penderita, sebagian besar (58,1%) kurang dalam melakukan praktik pemberian makanan yang bergizi tinggi sebagian besar (74,2%) kurang dalam melakukan praktik pengadaan ventilasi rumah. Petugas kesehatan sebaiknya memberikan penyuluhan secara berulang tentang pencegahan penularan penyakit TB Paru pada penderita TB Paru dan melibatkan anggota keluarga dalam pencegahan penularan TB Paru di dalam keluarga.Kata kunci : Praktik Pencegahan, TB Paru

Page 1 of 1 | Total Record : 7