cover
Contact Name
Malida Fatimah
Contact Email
dinamikapsikologis@mercubuana-yogya.ac.id
Phone
+62881023174907
Journal Mail Official
dinamikapsikologis@mercubuana-yogya.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id/index.php/JurnalDinamikaPsikologi/about/editorialTeam
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis
ISSN : -     EISSN : 30638216     DOI : https://doi.org/10.26486/jdp.v1i1.3883
Core Subject : Science,
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Universitas Mercu Buana Yogyakarta adalah Jurnal akses terbuka untuk penyebaran informasi review metaanalisa, referensi keilmuwan, dan pengembangan empiris dalam beberapa macam aspek psikologi, dengan minat khusus pengembangan kekhasan pemahaman dinamika psikologi dalam ilmu perilaku di konteks masing-masing subjek dan lingkungan penelitian. Target audiens utama jurnal ini adalah akademisi, mahasiswa pascasarjana, ilmuwan psikologi, dan profesional lainnya dengan minat dalam psikologi. Dinamika Psikologis menerima naskah dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Fokus dan Scope Jurnal psikologi mengundang manuskrip di bidang : Psikologi Industri dan Organisasi Psikologi Pendidikan Psikologi Perkembangan Psikologi Kognitif Psikologi Sosial Psikologi Klinis Target audiens utama jurnal ini adalah akademisi, mahasiswa pascasarjana, ilmuwan psikologi, dan profesional lainnya dengan minat dalam psikologi. Proses Peer Review
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2024): NOVEMBER 2024" : 5 Documents clear
PERAN KEBERSYUKURAN DAN RESILIENSI TERHADAP SUBJECTIVE WELL-BEING DALAM BEKERJA PADA GURU HONORER DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Pramesti, Narindra Maura; Aulia, Aulia
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Vol. 1 No. 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Univeresitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jdp.v1i2.3969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kebersyukuran dan resiliensi terhadap subjective well-being dalam bekerja pada guru honorer di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis korelasi. Populasi penelitian ini adalah guru honorer di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan masa kerja minimal tiga tahun. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan quota sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 384 guru honorer di Daerah Istimewa Yogyakarta yang terdiri dari 276 perempuan dan 108 laki-laki. Alat ukur yang digunakan terdiri dari tiga skala, yaitu subjective well-being dalam bekerja, kebersyukuran, dan resiliensi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis linier berganda. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan koefisien R=0,569, R square=0,567, dan nilai F=251,29 (p<0,01). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kebersyukuran dan resiliensi memiliki peran yang sangat signifikan terhadap subjective well-being dalam bekerja guru honorer di Daerah Istimewa Yogyakarta. Besarnya sumbangan efektif antara kebersyukuran dan resiliensi dengan subjective well-being dalam bekerja sebesar 56,7%. Kata kunci: kebersyukuran, resiliensi, subjective well-being dalam bekerja
Benarkah Dukungan Sosial dan Resiliensi Berpengaruh Pada Keterikatan Kerja Karyawan? Nuswantoro, Adityarahman; Sahrah, Alimatus; Fitriana, Nina; Widiastuti, Netty
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Vol. 1 No. 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Univeresitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jdp.v1i2.4259

Abstract

Karyawan yang merasa terikat dengan perusahaan dapat memunculkan perasaan dan perilaku positif saat bekerja, sehingga keterikatan kerja sangat penting untuk dimiliki oleh setiap karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) hubungan dukungan sosial dan resiliensi dengan keterikatan kerja pada karyawan di bidang jasa pelayanan tumbuh kembang anak; 2) hubungan dukungan sosial dengan keterikatan kerja pada karyawan di bidang jasa pelayanan tumbuh kembang anak; 3) hubungan resiliensi dengan keterikatan kerja pada karyawan di bidang jasa pelayanan tumbuh kembang anak. Partisipan penelitian ini yaitu 62 karyawan dari tiga tempat yang melayani jasa pelayanan tumbuh kembang anak di Yogyakarta. Data dikumpulkan mnggunakan Multidimentional Scale of Perceived Social Support, The Connor Davidson Resilience Scale, dan The Utrecht Work Engangement Scale. Data dianalisis dengan teknik regresi berganda. Temuan akhir dari penelitian ini menujukkan bahwa dukungan sosial dan resiliensi secara bersama-sama dapat mempengaruhi keterikatan kerja pada karyawan. Kata Kunci:  dukungan sosial, keterikatan kerja, resiliensi
OPTIMISME DAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA PESERTA MERDEKA BELAJAR-KAMPUS MERDEKA (MBKM) Rahmawati, Yunita Dwi; Utami, Narastri Insan
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Vol. 1 No. 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Univeresitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jdp.v1i2.4264

Abstract

Program kampus merdeka atau MBKM memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan skill dan minatnya agar siap bersaing di dunia kerja. Namun, dalam mengikuti program tersebut mahasiswa mengalami beberapa hambatan yang dapat mengganggunya, seperti kesulitan beradaptasi di lingkungan yang baru, keterlambatan dalam memasukkan nilai konversi, dan manajemen waktu yang kurang baik sehingga dari hambatan tersebut, apabila mahasiswa mengalami tekanan dari hambatan yang dialami kemudian menumpuk maka hal ini dapat menimbulkan stres atau biasa disebut dengan stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara optimisme dengan stres akademik pada mahasiswa peserta MBKM. Penelitian ini menghipotesiskan adanya hubungan yang negatif antara optimisme dengan stres akademik pada mahasiswa peserta MBKM. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif korelasional. Subjek pada penelitian melibatkan 122 mahasiswa peserta MBKM yang berusia 20 hingga 24 tahun dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Skala Stres Akademik dan Skala Optimisme. Teknik analisis data yang digunakan yaitu korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar rxy = -0,350 dengan p = 0,000 (p < 0,001). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat korelasi negatif antara optimisme dengan stres akademik pada mahasiswa peserta MBKM. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,123, menunjukkan bahwa optimisme memberikan kontribusi sebesar 12,3% terhadap stres akademik, dan 87,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci: MBKM, mahasiswa peserta MBKM, stres akademik, optimisme
DINAMIKA PSIKOLOGIS PADA REMAJA PEREMPUAN YANG MENGALAMI KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN Fatimah, Alya; Pertiwi, Ratih Eka
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Vol. 1 No. 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Univeresitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jdp.v1i2.4269

Abstract

Kehamilan biasanya terjadi pada wanita dewasa yang sudah menikah ketika mereka merasa bahwa perkembangan fisik dan psikologisnya sudah cukup untuk mengambil peran baru sebagai seorang ibu dengan semua tanggung jawab yang melekat padanya. Fenomena kehamilan tidak diinginkan pada remaja perempuan mengakibatkan beragam dampak pada remaja perempuan itu sendiri maupun relasi dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dinamika psikologis remaja perempuan yang mengalami kehamilan tidak diinginkan akibat hubungan seksual pranikah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan metode pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Keabsahan data dalam penelitian ini diuji dengan menggunakan triangulasi, yaitu triangulasi metode dan triangulasi antar-peneliti. Responden dalam penelitian ini berjumlah 3 orang remaja perempuan yang mengalami kehamilan tidak diinginkan dan sedang mengajukan permohonan dispensasi kawin di pengadilan agama. Hasil penelitian menunjukkan adanya dinamika psikologis yang kompleks pada subjek. Selain mengalami berbagai emosi seperti kaget, ketakutan, kecemasan, penyesalan, frustasi, kesedihan, dan satu dari tiga subjek mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi, subjek juga menunjukkan pola pikir yang cenderung negatif, seringkali menyalahkan diri sendiri atas kejadian yang terjadi. Pemikiran dan perasaan negatif ini mendorong subjek untuk berperilaku pasif terhadap kondisi kehamilan. Meski demikian, ada keinginan untuk dapat beradaptasi dengan peran baru sebagai calon ibu dengan dukungan keluarga dekat dan calon suami. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi konselor atau pendamping remaja yang mengalami kehamilan tidak diinginkan. Pendampingan dapat dilakukan melalui program kerjasama lintas Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) misalnya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dan Dinas Kesehatan untuk memberikan pendampingan kesehatan dan psikologis bagi remaja perempuan yang mengalami kehamilan tidak diinginkan, misalnya melalui program Puspaga, PIK-R, atau Posyandu. Kata Kunci: dinamika psikologis, kehamilan tidak diinginkan, remaja perempuan, seks pranikah
Pelatihan Kebermaknaan Kerja Untuk Meningkatkan Work Engagement Pada Perawat Rumah Sakit X Hiskia, Miranda; Yuniasanti, Reny
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Vol. 1 No. 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Univeresitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jdp.v1i2.4450

Abstract

Abstrak Memberikan perawatan pasien yang luar biasa oleh perawat yang terlibat kemungkinan akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap rumah sakit. Perawat rumah sakit yang tidak termotivasi kurang menyenangkan bagi pasien, sehingga menimbulkan keluhan. Pelatihan kerja yang relevan dapat meningkatkan keterlibatan karyawan. Penelitian ini meneliti bagaimana pelatihan kerja yang relevan memengaruhi kepuasan kerja perawat Rumah Sakit X. Penelitian ini meneliti apakah pelatihan kerja yang relevan meningkatkan keterlibatan perawat Rumah Sakit X. Perawat rawat inap Rumah Sakit X dipisahkan antara kelompok eksperimen dan kontrol untuk penyelidikan ini. Kelompok eksperimen dan kontrol masing-masing mencakup 10 orang. Individu dalam penelitian ini memiliki gelar keperawatan minimal D3, bekerja setidaknya selama 2 tahun, dan memiliki keterlibatan kerja sedang dan rendah berdasarkan skor pra-tes. Kontrol pra-tes pasca-tes digunakan dalam penyelidikan ini. Penelitian ini menggunakan skala keterlibatan kerja reliabilitas 0,93 untuk mengumpulkan data. Studi menemukan bahwa kebermaknaan pelatihan kerja meningkatkan keterlibatan kerja pada perawat rawat inap Rumah Sakit X. Selain itu, uji Mann-Whitney mengungkapkan nilai Z sebesar -3,791 dengan signifikansi 0,000 (p <0,05). Nilai posttest rata-rata 37,4 dibandingkan dengan pretest 22,1. Skor Work Engagement posttest kelompok kontrol dan eksperimen bervariasi. Skor kelompok eksperimen 15,50, sedangkan skor kelompok kontrol 5,50. Sebagai kesimpulan, kelompok eksperimen memiliki skor work engagement yang lebih besar daripada kelompok kontrol. Perbedaan rata-rata adalah 10,5. Temuan uji Wilcoxon mengungkapkan nilai Z sebesar -2,810 dengan signifikansi 0,005 (p < 0,05). Keterikatan kerja kelompok eksperimen berubah sebelum dan sesudah kebermaknaan pelatihan kerja. Studi ini diharapkan dapat membantu perawat meningkatkan keterikatan kerja dan menginspirasi penelitian lebih lanjut. Kata Kunci: pelatihan kebermaknaan kerja, perawat, work engagement Abstract Providing outstanding patient care by engaged nurses is likely to boost public confidence in hospitals. Unmotivated hospital nurses are less pleasant to patients, resulting in complaints. Relevant job training may boost employee engagement. This research examined how relevant work training affects Hospital X nurses' job satisfaction. This research examines whether relevant job training improves Hospital X nurses' engagement. Hospital X inpatient nurses were separated between experimental and control groups for this investigation. The experimental and control groups each included 10 persons. The individuals in this research had a minimum D3 nursing degree, worked for at least 2 years, and had medium and low work engagement based on pretest scores. Pre-test post-test control was employed in this investigation. This research used a 0.93-reliability work engagement scale to gather data. Study found that meaningfulness of job training increased work engagement in Hospital X inpatient nurses. Additionally, the Mann-Whitney test revealed a Z value of -3.791 with a significance of 0.000 (p <0.05). Posttest values ​​averaged 37.4 compared to 22.1 pretest. The posttest Work Engagement scores of the control and experimental groups vary. Experimental group scores 15.50, while control group scores 5.50. In conclusion, the experimental group had a greater work engagement score than the control group. Average difference is 10.5. Wilcoxon test findings revealed a Z value of -2.810 with a significance of 0.005 (p <0.05). The experimental group's work engagement changes before and after meaningfulness of job training. This study should help nurses enhance job engagement and inspire further research. Keyword: engagement, meaningfulness, training, work

Page 1 of 1 | Total Record : 5