cover
Contact Name
Malida Fatimah
Contact Email
dinamikapsikologis@mercubuana-yogya.ac.id
Phone
+62881023174907
Journal Mail Official
dinamikapsikologis@mercubuana-yogya.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id/index.php/JurnalDinamikaPsikologi/about/editorialTeam
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis
ISSN : -     EISSN : 30638216     DOI : https://doi.org/10.26486/jdp.v1i1.3883
Core Subject : Science,
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Universitas Mercu Buana Yogyakarta adalah Jurnal akses terbuka untuk penyebaran informasi review metaanalisa, referensi keilmuwan, dan pengembangan empiris dalam beberapa macam aspek psikologi, dengan minat khusus pengembangan kekhasan pemahaman dinamika psikologi dalam ilmu perilaku di konteks masing-masing subjek dan lingkungan penelitian. Target audiens utama jurnal ini adalah akademisi, mahasiswa pascasarjana, ilmuwan psikologi, dan profesional lainnya dengan minat dalam psikologi. Dinamika Psikologis menerima naskah dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Fokus dan Scope Jurnal psikologi mengundang manuskrip di bidang : Psikologi Industri dan Organisasi Psikologi Pendidikan Psikologi Perkembangan Psikologi Kognitif Psikologi Sosial Psikologi Klinis Target audiens utama jurnal ini adalah akademisi, mahasiswa pascasarjana, ilmuwan psikologi, dan profesional lainnya dengan minat dalam psikologi. Proses Peer Review
Articles 17 Documents
HUBUNGAN EFIKASI DIRI UNTUK MELAKUKAN HAND HYGIENE DENGAN KEPATUHAN MELAKUKAN HAND HYGIENE PADA PERAWAT DI YOGYAKARTA Rahmasari, Fadhila Fitri; Budiyani, Kondang
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Vol. 1 No. 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Univeresitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jdp.v1i1.3883

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri untuk melakukan hand hygiene dengan kepatuhan melakukan hand hygiene pada perawat di Yogyakarta. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara efikasi diri untuk melakukan hand hygiene dengan kepatuhan melakukan hand hygiene pada perawat di Yogyakarta. Subjek dalam penelitian ini adalah 86 perawat yang berkerja di Yogyakarta berusia 22 sampai 58 tahun. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Skala Efikasi Diri Untuk Melakukan Hand Hygiene dan Skala Kepatuhan Melakukan Hand Hygiene. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh koefisien korelasi (r) sebesar rxy= 0,760 dan p= 0,000 (p< 0,01). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara antara efikasi diri untuk melakukan hand hygiene dengan kepatuhan melakukan hand hygiene, sehingga hipotesis diterima. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,577 sehingga dapat dikatakan bahwa variabel efikasi diri untuk melakukan hand hygiene memiliki kontribusi sebesar 57,7% terhadap kepatuhan melakukan hand hygiene pada perawat, dan sisanya sebesar 42,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata Kunci : efikasi diri, kepatuhan, hand hygiene, perawat
PERAN KEBERSYUKURAN DAN RESILIENSI TERHADAP SUBJECTIVE WELL-BEING DALAM BEKERJA PADA GURU HONORER DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Pramesti, Narindra Maura; Aulia, Aulia
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Vol. 1 No. 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Univeresitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jdp.v1i2.3969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kebersyukuran dan resiliensi terhadap subjective well-being dalam bekerja pada guru honorer di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis korelasi. Populasi penelitian ini adalah guru honorer di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan masa kerja minimal tiga tahun. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan quota sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 384 guru honorer di Daerah Istimewa Yogyakarta yang terdiri dari 276 perempuan dan 108 laki-laki. Alat ukur yang digunakan terdiri dari tiga skala, yaitu subjective well-being dalam bekerja, kebersyukuran, dan resiliensi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis linier berganda. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan koefisien R=0,569, R square=0,567, dan nilai F=251,29 (p<0,01). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kebersyukuran dan resiliensi memiliki peran yang sangat signifikan terhadap subjective well-being dalam bekerja guru honorer di Daerah Istimewa Yogyakarta. Besarnya sumbangan efektif antara kebersyukuran dan resiliensi dengan subjective well-being dalam bekerja sebesar 56,7%. Kata kunci: kebersyukuran, resiliensi, subjective well-being dalam bekerja
STRES AKADEMIK PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK): PERAN PERSEPSI TENTANG KEHANGATAN ORANGTUA Yuliani, Ana; Soeharto, Triana Noor Edwina Dewayani
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Vol. 1 No. 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Univeresitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jdp.v1i1.4016

Abstract

Siswa SMK merupakan peserta didik yang mengikuti pendidikan kejuruan pada tingkat sekolah menengah agar siap kerja sesuai dengan bidang keahlian kompetensi kejuruan yang diambil. Skema sistem pembelajaran yang berubah-ubah sejak masa pandemi Covid-19 memiliki dampak yang signifikan pada siswa. Dampak negatif yang ditimbulkan berupa stres akademik pada siswa SMK. Stres akademik dipengaruhi faktor keluarga atau orangtua yaitu persepsi tentang kehangatan orangtua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Persepsi tentang kehangatan orangtua dengan stres akademik pada siswa SMK. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 98 siswa SMK Negeri 2 Yogyakarta. Pengambilan data menggunakan skala stres akademik dan skala persepsi tentang kehangatan orangtua. Metode analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan negatif antara persepsi tentang kehangatan orangtua dengan stres akademik pada siswa SMK. Kata Kunci:  stres akademik, kecerdasan emosi, persepsi tentang kehangatan orangtua
HUBUNGAN EFIKASI DIRI AKADEMIK DAN PERSEPSI KETERLIBATAN ORANGTUA DALAM PENDIDIKAN ANAK DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR PADA SISWA KELAS VII SELAMA PEMBELAJARAN DARING Yuliati, Sri; Astuti, Kamsih
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Vol. 1 No. 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Univeresitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jdp.v1i1.4115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Hubungan antara resiliensi dengan work engagement; 2) Hubungan antara dukungan sosial atasan dengan work engagement; 3) Hubungan antara resiliensi dan dukungan sosial atasan dengan work engagement. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 80 pegawai Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kabupaten Bangli bagian sekretariat badan, bagian umum dan kepegawaian, dan bagian perencanaan, keuangan, dan pelaporan. Alat pengumpul data yang digunakan adalah skala work engagement, skala resiliensi dan skala dukungan sosial atasan. Teknik analisis menggunakan teknik korelasi product moment untuk menganalisis hipotesis pertama dan kedua, sedangkan teknik regresi untuk analisis hipotesis ketiga. Hasil analisis menunjukkan bahwa 1) ada hubungan positif antara resiliensi dengan work engagement, dengan nilai korelasi yaitu 0,357 dengan p = 0,001 (p < 0,05); 2) ada hubungan positif antara dukungan sosial atasan dengan work engagement, dengan nilai korelasi yaitu 0,980 dengan p = 0,000 (p < 0,05); 3) ada hubungan antara resiliensi dan dukungan sosial atasan secara bersama-sama dengan work engagement, dengan nilai F sebesar 934,967 dan p = 0,000 (p < 0,05). Kata Kunci : work engagement, resiliensi, dukungan sosial
HARGA DIRI DAN NOMOPHOBIA PADA REMAJA PEREMPUAN Wijaya, Imas Bringo; Purnamasari, Santi Esterlita; Rinaldi, Martaria Rizky
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Vol. 1 No. 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Univeresitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jdp.v1i1.4202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara harga diri dan kecenderungan nomophobia pada remaja perempuan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, penelitian ini melibatkan 150 remaja perempuan berusia 12-21 tahun yang menggunakan ponsel cerdas. Data dikumpulkan melalui skala harga diri dan skala nomophobia, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara harga diri dan nomophobia. Remaja dengan harga diri yang lebih tinggi cenderung memiliki kecenderungan nomophobia yang lebih rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa meningkatkan harga diri dapat menjadi strategi efektif dalam mengurangi ketergantungan berlebihan pada ponsel di kalangan remaja perempuan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa harga diri berperan penting dalam memengaruhi tingkat nomophobia, sehingga intervensi yang berfokus pada peningkatan harga diri dapat membantu dalam mengurangi risiko nomophobia. Kata Kunci:  harga diri, nomophobia, remaja perempuan
RESILIENSI DAN DUKUNGAN SOSIAL ATASAN DENGAN WORK ENGAGEMENT PADA PEGAWAI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (BKDPSDM) KABUPATEN BANGLI Viveka, Dewa Gede Agung Pratama; Sahrah, Alimatus
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Vol. 1 No. 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Univeresitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jdp.v1i1.4203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Hubungan antara resiliensi dengan work engagement; 2) Hubungan antara dukungan sosial atasan dengan work engagement; 3) Hubungan antara resiliensi dan dukungan sosial atasan dengan work engagement. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 80 pegawai Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kabupaten Bangli bagian sekretariat badan, bagian umum dan kepegawaian, dan bagian perencanaan, keuangan, dan pelaporan. Alat pengumpul data yang digunakan adalah Skala Work Engagement, Skala Resiliensi Dan Skala Dukungan Sosial Atasan. Teknik analisis menggunakan teknik korelasi product moment untuk menganalisis hipotesis pertama dan kedua, sedangkan teknik regresi untuk analisis hipotesis ketiga. Hasil analisis menunjukkan bahwa 1) ada hubungan positif antara resiliensi dengan work engagement, dengan nilai korelasi yaitu 0,357 dengan p = 0,001 (p < 0,05); 2) ada hubungan positif antara dukungan sosial atasan dengan work engagement, dengan nilai korelasi yaitu 0,980 dengan p = 0,000 (p < 0,05); 3) ada hubungan antara resiliensi dan dukungan sosial atasan secara bersama-sama dengan work engagement, dengan nilai F sebesar 934,967 dan p = 0,000 (p < 0,05). Kata Kunci : work engagement, resiliensi, dukungan sosial atasan
Meta-Synthesis Prinsip Energi Bebas: Implikasi Pada psikopatologi Ramdhani, Mohamad Rachmat
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Vol. 2 No. 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Univeresitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jdp.v2i1.4257

Abstract

Abstrak: Penelitian ini menggunakan metode analisis literatur untuk mengeksplorasi Prinsip Energi Bebas (Free Energy Principle/FEP) yang dikembangkan oleh Karl Friston, terutama dalam kaitannya dengan gangguan mental seperti skizofrenia, depresi, dan kecemasan. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran FEP dalam mendorong pergeseran paradigma pemahaman psikopatologi dengan meninjau dan menyatukan temuan dari berbagai penelitian empiris. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian ini mengacu pada pendekatan meta-sintesis kualitatif, berfokus pada artikel yang mengaplikasikan FEP dalam konteks psikologi klinis dan neurobiologi, serta mengecualikan studi teoretis tanpa data empiris atau yang kurang relevan dengan psikologi klinis. Desain penelitian ini mengikuti pendekatan kualitatif untuk menggantikan analisis statistik pada gejala psikopatologi, dengan kriteria inklusi yang mencakup penelitian empiris mengenai aplikasi FEP pada gangguan mental, serta eksklusi pada studi teoretis yang tidak menyertakan data empiris. Pertanyaan utama yang diajukan adalah bagaimana Prinsip Energi Bebas dapat menghasilkan pemahaman baru tentang mekanisme gangguan mental dibandingkan teori psikopatologi tradisional. Hasil menunjukkan bahwa FEP menyediakan kerangka teoritis yang lebih adaptif dalam menjelaskan disfungsi kognitif pada gangguan mental, terutama dalam hal kegagalan otak memperbarui model prediksi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa FEP memiliki potensi untuk mendorong pergeseran paradigma dalam psikologi klinis, sehingga dapat membuka jalan bagi pendekatan terapi yang lebih terarah dan adaptif untuk kondisi kesehatan mental. Kata Kunci: Prinsip Energi Bebas, Skizofrenia, Depresi, Kecemasan, Pergeseran Paradigma, Psikopatologi, Inferensi Aktif, Karl Friston, Psikologi Klinis. Abstract: This study employs a literature analysis method to explore the Free Energy Principle (FEP), developed by Karl Friston, particularly in relation to mental disorders such as schizophrenia, depression, and anxiety. The aim is to identify the role of FEP in driving a paradigm shift in understanding psychopathology by reviewing and synthesizing findings from various empirical studies. To achieve this, the study applies a qualitative meta-synthesis approach, focusing on articles that apply FEP in the context of clinical psychology and neurobiology, while excluding theoretical studies that lack empirical data or are less relevant to clinical psychology. The research design follows a qualitative approach to replace statistical analysis on psychopathological symptoms, with inclusion criteria encompassing empirical studies on the application of FEP in mental disorders, and exclusion criteria for theoretical studies without empirical data. The main research question addressed is how the Free Energy Principle can provide a novel understanding of the mechanisms of mental disorders compared to traditional theories of psychopathology. The findings reveal that FEP offers a more adaptive theoretical framework for explaining cognitive dysfunction in mental disorders, particularly highlighting the brain's failure to update predictive models. This study concludes that FEP has the potential to drive a paradigm shift in clinical psychology, paving the way for more targeted and adaptive therapeutic approaches for mental health conditions. Keywords: Free Energy Principle, Schizophrenia, Depression, Anxiety, Paradigm Shift, Psychopathology, Active Inference, Karl Friston, Clinical Psychology.
Benarkah Dukungan Sosial dan Resiliensi Berpengaruh Pada Keterikatan Kerja Karyawan? Nuswantoro, Adityarahman; Sahrah, Alimatus; Fitriana, Nina; Widiastuti, Netty
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Vol. 1 No. 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Univeresitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jdp.v1i2.4259

Abstract

Karyawan yang merasa terikat dengan perusahaan dapat memunculkan perasaan dan perilaku positif saat bekerja, sehingga keterikatan kerja sangat penting untuk dimiliki oleh setiap karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) hubungan dukungan sosial dan resiliensi dengan keterikatan kerja pada karyawan di bidang jasa pelayanan tumbuh kembang anak; 2) hubungan dukungan sosial dengan keterikatan kerja pada karyawan di bidang jasa pelayanan tumbuh kembang anak; 3) hubungan resiliensi dengan keterikatan kerja pada karyawan di bidang jasa pelayanan tumbuh kembang anak. Partisipan penelitian ini yaitu 62 karyawan dari tiga tempat yang melayani jasa pelayanan tumbuh kembang anak di Yogyakarta. Data dikumpulkan mnggunakan Multidimentional Scale of Perceived Social Support, The Connor Davidson Resilience Scale, dan The Utrecht Work Engangement Scale. Data dianalisis dengan teknik regresi berganda. Temuan akhir dari penelitian ini menujukkan bahwa dukungan sosial dan resiliensi secara bersama-sama dapat mempengaruhi keterikatan kerja pada karyawan. Kata Kunci:  dukungan sosial, keterikatan kerja, resiliensi
PERSEPSI KEAMANAN MAHASISWA PERANTAUAN TERHADAP KRIMINALITAS DI BANDA ACEH Cindy Pratiwi; Intan Mutia; Fayza Ramulan; Muhammad Syah Reza; Ningsih, Ayu Cahya; Irin Riamanda
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Vol. 2 No. 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Univeresitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jdp.v2i1.4261

Abstract

Abstrak: Mahasiswa perantauan seringkali menghadapi tantangan unik terkait keamanan di lingkungan baru, seperti adaptasi dengan dinamika keamanan setempat, ancaman kejahatan jalanan, dan kekhawatiran tentang keamanan pribadi. Melihat fenomena kriminalitas di Banda Aceh dan dampaknya terhadap persepsi keamanan, penting untuk memahami bagaimana mahasiswa perantauan menginterpretasikan persepsi keamanan mereka di kota tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman mahasiswa perantauan dalam menghadapi kriminalitas di lingkungan baru mereka dan bagaimana mereka menafsirkan keamanan di Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode naratif. Prosedur pengambilan responden menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah partisipan lima orang. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara (indepth interview) kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis naratif oleh Creswell (2023). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi dalam pengalaman dan persepsi keamanan terhadap kriminalitas di Banda Aceh. Terdapat perbedaan dalam pengalaman tinggal sendiri di antara narasumber, namun penilaian risiko mereka cenderung sama, yaitu menganggap Banda Aceh lebih aman dibandingkan wilayah lain yang pernah mereka kunjungi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai persepsi keamanan mahasiswa terhadap kriminalitas di Banda Aceh dan menjadi bahan evaluasi bagi aparat setempat untuk mempertahankan serta meningkatkan jaminan keamanan kota Banda Aceh. Kata kunci: Persepsi keamanan, kriminalitas, mahasiswa perantauan, Banda Aceh Abstract: Overseas students often face unique security-related challenges in a new environment, such as adaptation to local security dynamics, the threat of street crime, and concerns about personal safety. Given the phenomenon of criminality in Banda Aceh and its impact on perceptions of security, it is important to understand how overseas students interpret their perceptions of security in the city. This study aims to explore the experiences of overseas students in dealing with criminality in their new environment and how they interpret security in Banda Aceh. This research used a qualitative approach with a narrative method. The procedure for selecting respondents used a purposive sampling technique with a total of five participants. The research data were collected through interviews (in depth interviews) and then analyzed using narrative analysis techniques by Creswell (2023). The results showed that there were variations in experiences and perceptions of security against crime in Banda Aceh. There were differences in the experience of living alone among the interviewees, but their risk assessment tended to be the same, which considered Banda Aceh safer than other areas they had visited. The results of this study are expected to provide information about student security perceptions of crime in Banda Aceh and become an evaluation material for local officials to maintain and improve the security guarantee of the city of Banda Aceh. Keywords: Perceived security, crime, students, overseas, Banda Aceh
OPTIMISME DAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA PESERTA MERDEKA BELAJAR-KAMPUS MERDEKA (MBKM) Rahmawati, Yunita Dwi; Utami, Narastri Insan
Dinamika Psikologis: Jurnal Ilmiah Psikologis Vol. 1 No. 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Univeresitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jdp.v1i2.4264

Abstract

Program kampus merdeka atau MBKM memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan skill dan minatnya agar siap bersaing di dunia kerja. Namun, dalam mengikuti program tersebut mahasiswa mengalami beberapa hambatan yang dapat mengganggunya, seperti kesulitan beradaptasi di lingkungan yang baru, keterlambatan dalam memasukkan nilai konversi, dan manajemen waktu yang kurang baik sehingga dari hambatan tersebut, apabila mahasiswa mengalami tekanan dari hambatan yang dialami kemudian menumpuk maka hal ini dapat menimbulkan stres atau biasa disebut dengan stres akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara optimisme dengan stres akademik pada mahasiswa peserta MBKM. Penelitian ini menghipotesiskan adanya hubungan yang negatif antara optimisme dengan stres akademik pada mahasiswa peserta MBKM. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif korelasional. Subjek pada penelitian melibatkan 122 mahasiswa peserta MBKM yang berusia 20 hingga 24 tahun dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan Skala Stres Akademik dan Skala Optimisme. Teknik analisis data yang digunakan yaitu korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan koefisien korelasi sebesar rxy = -0,350 dengan p = 0,000 (p < 0,001). Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat korelasi negatif antara optimisme dengan stres akademik pada mahasiswa peserta MBKM. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,123, menunjukkan bahwa optimisme memberikan kontribusi sebesar 12,3% terhadap stres akademik, dan 87,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Kata Kunci: MBKM, mahasiswa peserta MBKM, stres akademik, optimisme

Page 1 of 2 | Total Record : 17