cover
Contact Name
Achmad Suyono
Contact Email
achmad.suyono@polinema.ac.id
Phone
+62341-404425
Journal Mail Official
jlt@polinema.ac.id
Editorial Address
Politeknik Negeri Malang Jl. Soekarno Hatta No. 9 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Linguistik Terapan
ISSN : 20882025     EISSN : -     DOI : 10.33795
Core Subject : Education,
Jurnal Linguistik Terapan (JLT) terbit dua kali dalam setahun pada bulan Mei dan November yang berisi artikel ilmiah hasil penelitian atau kajian dalam bidang pengajaran bahasa, pembelajaran bahasa, pemerolehan bahasa, sosiolinguistik, psikolinguistik, penerjemahan, analisis wacana, pragmatik, bilingualisme, linguistik kontrastif, multilingualisme, komunikasi multilingual, leksikografi, linguistik komputasional, komunikasi berbantuan komputer, linguistik forensik, dan lain-lain, serta tinjauan buku dalam bidang-bidang tersebut.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "JLT Volume 7 No 1, 2017" : 8 Documents clear
Tren kajian terjemahan dan industri terjemahan Sugeng Hariyanto
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 7 No 1, 2017
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di bidang kajian penerjemahan telah diteliti bagaimana terjemahan yang bagus itu seharusnya dilakukan, bagaimana penerjemahan mempengaruhi sistem sastra dan budaya lain, bagaimana penerjemahan dilakukan untuk menghasilkan respons yang diinginkan, siapa saja yang mempengaruhi penerjemahan, bagaimana penerjemahan bisa dikatakan sebagai alat untuk menguasai golongan terpinggirkan, dan akhirnya bagaimana mengamati fitur-fitur terjemahan dari berdasar pangkalan data teks terjemahan. Alur perkembangan ini membawa pada suatu kesimpulan bahwa penelitian di awal-awal masa berangkat dari intisari perihal penerjemahan dan bergeser serta bercabang hingga hal-hal yang tidak lekat terkait dengan intisari penerjemahan, mis. kajian poskolonial di bidang penerjemahan. Namun, ada juga yang berusaha kembali dengan membawa alat yang baru (studi korpus).Dari sudut pandang industri bahasa, ada tren yang tidak mungkin ditolak. Tren pertama adalah industri sekarang memandang terjemahan sebagai sarana untuk mencapai tujuan komunikasi (bisnis, politik, budaya, dll.). Tren kedua adalah semakin bagusnya teknologi komputer dan semakin maraknya penggunaan komputasi awan. Alhasil, perkembangan ini, didukung globalisasi ekonomi, telah banyak memaksakan perubahan dalam profesi terkait industri bahasa.Akhirnya, saya berpendapat bahwa kajian teori penerjemahan hendaknya kembali ke urusan dasar, yakni masalah pemindahan pesan dari suatu bahasa ke bahasa lainnya. Kajian terhadap tren perkembangan industri terjemahan memberi tahu kita di bidang pengajaran penerjemahan bahwa para peserta pengajaran perlu dibekali ilmu untuk menyintas tuntutan zaman. Jika yang diajarkan hanya ilmu-ilmu linguistik saja, ibaratnya kita mengajari mereka untuk menembak bayangan dari sosok yang sedang berlari
Analisis strategi penerjemahan berita BBC Indonesia dan pengaruhnya pada kualitas terjemahan Benedictus Bina Naratama
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 7 No 1, 2017
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini membahas analisis strategi penerjemahan teks jurnalistik yang dimuat dalam situs berita BBC Indonesia. Tujuan Penelitian adalah membuktikan keberhasilan strategi penerjemahan yang dipilih untuk menghasilkan terjemahan berita yang berkualitas berdasarkan aspek keakuratan, keberterimaan, dan keterbacaan. Analisis disusun dengan menggunakan model konseptual komparatif dengan memakai parameter terjemahan berkualitas sebagai kriteria utama keberhasilan penerapan strategi penerjemahan. Pertama, menganalisis data untuk menemukan strategi yang digunakan. Kedua, mengamati pengaruh strategi yang digunakan terhadap kualitas terjemahan. Data diambil dari situs berita Inggris sebagai teks sumber (TSu) dan situs berita Indonesia sebagai teks sasaran (TSa). Penelitian ini menunjukkan ada sembilan strategi yang digunakan, yakni kalki, naturalisasi, terjemahan diakui, parafrasa, penjelasan tambahan, pengurangan, kata generik, kesepadanan deskriptif, dan transposisi. Secara umum terjemahan dapat dikatakan berkualitas dengan persentase 80,6% terjemahan akurat, 19,4% terjemahan kurang akurat, 93,6% terjemahan berterima, 6,4% terjemahan kurang berterima, dan 100% tingkat keterbacaan tinggi. Tingkat keterbacaan turut dipengaruhi metode penerjemahan bebas yang mendekatkan diri pada pembaca TSa.
Kesepadanan dan pergeseran gramatika dalam penerjemahan semimodal bahasa Inggris “have to” ke dalam bahasa Indoensia pada Novel “Eclipse” Nur Hasanah
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 7 No 1, 2017
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan sistem modalitas antara bahasa inggris dan bahasa Indonesia menjadi perhatian dalam dunia penerjemahan. Salah satu perbedaannya adalah bahasa Inggris memiliki pengungkap semimodal sedangkan bahasa Indonesia tidak memilikinya. Dengan adanya perbedaan ini, penerjemahan modalitas dihadapkan pada masalah kesepadanan dan pergeseran berdasarkan segi semantis dan sintaksis. Analisis dilakukan dengan menggunakan model komparatif sehingga memperlihatkan adanya persamaan dan perbedaan yang ada dalam sistem modalitas bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Pada akhirnya, penelitian ini menemukan bahwa penerjemahan semimodal seharusnya memperhatikan kemungkinan adanya beberapa cakupan makna yang dapat muncul dan diabaikan untuk mencapai kesepadanan meskipun pergeseran gramatika tidak dapat dihindarkan.
Pergeseran makna dalam penerjemahan kosakata emosi bahasa Jepang Sa’idatun Nishfullayli
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 7 No 1, 2017
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kosakata emosi merupakan bentuk leksikalisasi pengalaman emosi para penutur masing-masing bahasa. Leksikalisasi kosakata emosi tersebut dipengaruhi oleh latar belakang budaya masing-masing penutur bahasa yang berbeda. Memahami makna kosakata emosi dalam Bsu berarti harus memahami pula latar belakang budaya penutur Bsu. Akan tetapi, karena umumnya penerjemah memahami sebuah kosakata emosi dengan kerangka pengalaman budayanya sebagai penutur Bsa, maka terkadang sulit mendapatkan kesepadanan makna (semantis) dalam penerjemahan kosakata emosi. Oleh karena itu, karena penerjemahan dituntut untuk menyampaikan pesan atau makna dari Bsu ke Bsa, maka salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah melakukan teknik pergeseran makna untuk mencapai kesepadanan semantis tersebut. Dalam tulisan ini akan dibahas tentang pergeseran makna kosakata emosi yang ada dalam novel Kicchin karya Yoshimoto Banana. Analisis dilakukan dengan membandingkan teks hasil terjemahan novel tersebut dengan teks aslinya dalam bahasa Jepang. Dari hasil analisis diketahui adanya kelompok kosakata emosi yang mengalami pergeseran makna dan kelompok kosakata emosi yang tidak mengalami pergeseran makna. Kosakata emosi yang mengalami pergeseran makna, misalnya: bikkuri-suru, komaru; sedangkan kosakata emosi yang tidak mengalami pergeseran makna, misalnya: ureshii, anshin-suru.
Transkreasi puisi a Red Red Rose karya Robert Burns sebagai model penerjemahan kreatif karya sastra puisi dalam pengajaran kelas penerjemahan Sarif Syamsu Rizal
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 7 No 1, 2017
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menyajikan transkreasi puisi A Red, Red Rose karya Robert Burns. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data adalah teks puisi, sebagai teks sumber, yang ditulis oleh seorang penyair Skotlandia dengan bahasa Inggris berdialek Celtic yang disebut Scots Geilic. Unit analisis adalah kata, frasa, dan klausa yang terdapat dalam baris dan bait puisi tersebut. Dalam proses penerjemahan, penulis dan juga sebagai penerjemah melakukan tiga langkah-langkah, yaitu (1) membaca teliti teks sumber guna mengetahui arti, makna, pengertian, dan cerita dalam puisi, (2) Pemindahan arti dari teks sumber ke dalam teks sasaran. Langkah ini dapat digambarkan sebagai aktifitas revisi dan evaluasi didalam menentukankan kesesuaian arti, dan (3) merekonstruksi kesesuian arti antara teks sumber dan teks sasaran. Luaran yang penting sebagai implikasi dari studi ini adalah terjemahan kreatif puisi berbahasa Indonesia dari puisi A Red Red Rose karya Robert Burns dan model pembelajaran bagi para pengajar, peserta didik penerjemahan, dan penerjemah.
Berbagai kendala pengajaran pengalihbahasaan konsekutif dan cara mengatasinya Nuning Yudhi Prasetyani
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 7 No 1, 2017
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan menerjemahkan, baik tulis (penerjemahan) maupun lisan (pengalihbahsaan) menjadi sangat penting dan dibutuhkan sejak lama, walaupun banyak yang tidak tahu pasti kapan ilmu pengalibahasaan, diterapkan untuk pertama kalinya. Pengalihbahasaan merupakan peristiwa komunikasi interlingual yang melibatkan penutur dari suatu bahasa, alihbahasawan dan penutur dari bahasa lain. Peristiwa komunikasi interlingual ini dapat berlangsung di beragam tempat, dari lingkungan formal (pengadilan, konferensi atau seminar) hingga lingkungan informal (lokasi wisata, ditengah-tengah masyarakat, ruang praktik dokter) dan dapat dilakukan dengan berbagai cara (simultan, konsekutif, berbisik). Dengan adanya kemajuan teknologi komunikasi, pengalihbahasaan juga dapat dilakukan dalam jarak jauh dan hal inilah yang nantinya akan mempengaruhi salah satu proses pengalihbahasaan itu sendiri.Makalah ini akan membahas tentang pengajaran pengalibahasaan konsekutif dengan mengusung rumusan masalah tentang: 1. Hal-hal apa sajakah yang perlu dipersiapkan dalam mempelajari pengalihbahasaan lisan konsekutif, 2. Kendala apa saja dan bagaimana cara mengatasinya dalam pembelajaran pengalihbahasaan lisan konsekutif. Secara garis besar, tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memberikan pengenalan awal kepada mahasiswa tentang bagaimana belajar dan memahami teori pengalibahasaan lisan konsekutif dengan memperhatikan segala hal yang yang menjadi kendala dalam melakukan pengalihbahasaan lisan konsekutif.
Pemanfaatan kemasan produk sebagai materi otentik dalam pembelajaran imbuhan di kelas Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Ratna Elizabeth
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 7 No 1, 2017
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mengajarkan suatu bahasa asing memiliki tantangan tersendiri bagi pengajarnya. Seorang pengajar bahasa asing tentu akan memikirkan bagaimana proses pembelajaran menjadi lebih mudah dan lebih menyenangkan bagi pemelajarnya. Penggunaan materi otentik diyakini dapat menumbuhkan motivasi dan ketertarikan pemelajar dalam mempelajari suatu bahasa asing. Selain itu, materi otentik membantu pemelajar menyadari hubungan antara bahasa yang diperkenalkan di kelas dan bahasa yang digunakan di luar kelas. Materi otentik di sini dimaksudkan sebagai materi yang digunakan di dalam kelas bahasa, tetapi tidak secara khusus dibuat untuk tujuan pengajaran bahasa. Materi-materi itu merupakan fakta bahasa asli, baik lisan maupun tulisan, yang diperoleh dari berbagai sumber yang berbeda. Tulisan ini bertujuan untuk memperlihatkan bagaimana memanfaatkan kemasan produk sebagai salah satu jenis materi otentik dalam pembelajaran imbuhan di kelas bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA) tingkat madya. Untuk mencapai tujuan itu, tulisan ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu bagian praktik yang memberi contoh rencana pelajaran yang telah diujicobakan di kelas berdasarkan pengalaman dan bagian pembahasan/refleksi. Pemanfaatan kemasan produk dalam pembelajaran imbuhan dapat menunjukkan perlunya mempelajari imbuhan dalam bahasa Indonesia karena imbuhan memang digunakan atau ditemukan dalam dunia nyata (kehidupan sehari-hari), bukan sekadar materi yang diajarkan di dalam kelas.
Penelusuran strategi metakognitif mahasiswa dalam membaca teks berbahasa Inggris Abidin Pammu; Sukmawaty Mumu; Hamsinah Yasin; Asniar Asiz
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 7 No 1, 2017
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menggunakan strategi membaca yang efektif akan menjamin pembaca dalam memahami isi teks dalam waktu singkat dengan hsil yang maksimal. Penelitian ini adalah sebuah investigasi di tingkat universitas untuk memahami tingkat kesadaran metakognitif mahasiswa-mahasiswi EFL dalam membaca teks dalam konteks pembelajaran di Universitas Hasanuddin. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif yaitu dengan memberi angket kepada mahasiswa secara acak yang mencakup 6 fakultas (3 fakultas jurusan eksakta dan 3 jurusan non-eksakta). Instrumen penelitian yang digunakan adalah Inventori Kesdadaran Metakognitif Strategi Membaca (MARSI) untuk mengumpulkan data kuantitatif dari 80 mahasiswa Universitas Hasanuddin. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesadaran metakognitif yang tringgi dalam tiga aspek, iaitu Global (M=3.52), Support (M=3.54), dan Problem Solving (M=3.79). Implikasi dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran metakognitif adalah aspek yang inheren dalam diri mahasiswa sebuah universitas yang diinvestigasi. Dapatan kajian tentu akan berkontribusi pada korpus pengetahuan yang sedang berkembang pada konteks pembelajaran khususnya pembacaan teks berbahasa Inggris di Indonesia timur pada khususnya. Hasil penelitian merekomendasikan perlunya pelatihan strategi metakognitif demi meningkatkan tingkat pemahaman yang memadai bagi para mahasiswa di Universitas Hasanuddin.

Page 1 of 1 | Total Record : 8