cover
Contact Name
Detha Sekar Langit Wahyu Gutama
Contact Email
detha.gutama@ustjogja.ac.id
Phone
+6282133922038
Journal Mail Official
detha.gutama@ustjogja.ac.id
Editorial Address
Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Miliran Street #16, Muja Muju, Umbulharjo Yogyakarta 55165
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
REKAYASA DAN INOVASI TEKNIK SIPIL
ISSN : 24433187     EISSN : 29619599     DOI : https://doi.org/10.30738
Core Subject : Social, Engineering,
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil is a national journal published by the Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa. Jurnal RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil is published twice a year, in April and October, and consists of eight articles for each issue. This journal accepts and publishes paper on civil and environmental engineering related scope, including (1) Structures, (2) Geotechnics, (3) Transportation, (4) Environment, (5) Water Resources, (6) Hydraulic, (7) Hydrology, (8) Construction Materials, and (9) Construction Management. The article published in Jurnal RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil is written in Bahasa Indonesia and will be reviewed using a double blind review system.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2022): Oktober" : 8 Documents clear
Pengaruh Penambahan Metakaolin (Al2Si2O5(OH)4) Dan Limbah Serat Daun Tembakau Pada Kuat Tekan Beton Ali Al Iman; Algazt Aryad Masagala
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineer, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan konstruksi yang sangat penting dalam pembentuk struktur yang sangat sering digunakan oleh masyarakat saat ini. Perkembangan teknologi yang begitu cepat dari masa ke masa dituntut untuk selalu mengembangkan dan memenuhi kebutuhan yang dapat mempengaruhi mutu beton. Salah satu alternatif adalah dengan penambahan mineral metakaolin dan limbah serat daun tembakau. Metakaolin mengandung bayak unsur seperti SiO2 dan Al2O3 yang merupakan unsur utama semen. Sedangkan limbah serat daun tembakau dipilih untuk mengurangi dampak dari limbah produksi rokok yang masih belum termanfaatkan secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggantian semen dengan metakaolin (AL2SI2O5(OH)4) dan penggunaan limbah serat daun tembakau sebagai serat pengikat agregat terhadap kuat tekan beton dan nilai slump. Variasi penggantian semen dengan metakaolin adalah 13%, 14%, 15%, dan 16% dari berat semen. Benda uji yang dibuat berbentuk silinder ukuran tinggi 30 cm dan diameter 15 cm dengan mutu beton yang direncanakan 25 MPa. Jumlah benda uji sebanyak 15 benda uji, beton normal dan beton variasi memiliki 3 buah benda uji sebagai perbandingan. Pembuatan benda uji dilakukan pada Laboratorium Universitas Teknologi Yogyakarta dan pengujian dilakukan pada Batching plat PT. Pioner Beton Yogyakarta pada 28 hari. Dari hasil pengujian kuat tekan didapatkan nilai kuat tekan beton diperoleh kuat tekan beton normal sebesar 25,276 MPa. Sedangkan untuk beton variasi metakaolin 13%, 14%, 15%, dan 16% memperoleh kuat tekan 30,935 MPa; 29,049 MPa; 27,162 MPa; dan 24,522 MPa. Kuat tekan tertinggi terjadi pada variasi metakaolin 13% dan limbah serat daun tembakau 5% sebesar 30,935 MPa. Kuat tekan terendah terjadi pada variasi metakaolin 16% dan limbah serat daun tembakau 5% sebesar 24,522 MPa. Pada pengujian slump test terjadi penurunan nilai slump terhadap beton substitusi metakaolin.
Pengaruh Limbah Beton Dan Abu Sekam Padi Sebagai Bahan Pengganti Sebagian Material Terhadap Kuat Tekan Beton Bagus Ramadhan Harry Nugraha; Agus Salim Al Fathoni; Besty Afriandini
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineer, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton merupakan salah satu bahan konstruksi pekerjaan sipil yang sangat berperan penting dalam pembangunan. Keistimewaan dari beton adalah mudah dibentuk sesuai dengan keinginan, memiliki nilai kuat tekan yang tinggi, memiliki ketahanan dalam jangka panjang dengan perawatan yang sederhana dan relatif murah karena menggunakan bahan dasar dari bahan local. Beton merupakan campuran agregat kasar (kerikil) dan agregat halus (pasir) sebagai bahan pengisi, serta semen dan air sebagai bahan pengikat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui mutu dan pengaruh mutu beton terhadap penggantian sebagian agregat kasar menggunakan limbah beton (LB) dan abu sekam padi (ASP) sebagai pengganti sebagian semen dengan variasi campuran (LB : 0%, 50%, 60%, 70%, dan ASP : 2,5%). Hasil uji didapat kesimpulan penambahan limbah beton dan abu sekam padi sebagai bahan pengganti sebagian campuran beton mutu rendah fc’ 20 MPa dapat menaikkan kuat tekan pada persentasi variasi 50% dan 60% sebesar 11% dan 21% dari nilai kuat tekan beton normal tanpa campuran (0%). Sedangkan pada presentase 70% hanya mengalami kenaikan sebesar 8% dari kuat tekan beton normal tanpa campuran (0%). Nilai kuat tekan optimum pada penelitian ini terjadi pada beton dengan variasi penambahan limbah beton 60%.
Pengaruh Penambahan Serat Serabut Kelapa Terhadap Kuat Lentur Pada Beton Dengan Mutu 20 MPa Eggy Nazar Dwi Saputro; M. Agus Salim Al Fathoni; Besty Afriandini
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineer, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton pada umumnya digunakan sebagai bahan kontruksi dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Beton biasanya terbuat dari semen, agregat halus, agregat kasar, air serta dapat ditambahkan bahan yang mampu meningkatkan kinerja dan mutu dari beton. Beton serat adalah beton yang cara pembuatannya ditambah serat. Tujuan penambahan serat tersebut adalah untuk meningkatkan kekuatan tarik beton, sehingga beton tahan terhadap gaya tarik akibat, cuaca, iklim dan temperatur yang biasanya terjadi pada beton dengan permukaannya yang luas. Salah satunya adalah penambahan serat serabut kelapa sebagai bahan tambah serat pada beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dengan penambahan serat serabut kelapa terhadap kuat lentur beton mutu f’c 20 MPa. Benda uji berbentuk balok dengan panjang 60 cm lebar 15 cm dan tinggi 15 cm, dengan 4 penambahan serat serabut kelapa yaitu 0%, 0.2%, 0.4% dan 0.6%. Pengujian kuat lentur dilakukan pada beton umur 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan penambahan serat serabut kelapa mengalami kenaikan kuat lentur pada persentase serat 0.2%, 0.4% dan 0.6% dengan angka 2.40 MPa, 2.66 MPa dan 2.70 MPa dari nilai kuat lentur beton normal tanpa campuran yang pada angka 2.18 MPa. Pada penelitian ini disimpulkan bahwa semakin tinggi variasi penambahan serat serabut kelapa maka semakin tinggi nilai kuat lenturnya.
Analisis Kapasitas Fasilitas Sisi Darat Terminal Penumpang Bandar Udara Sultan Babullah Ternate Febrianti Ode Mane; Muhammad Taufiq Yuda Saputra; Erwinsyah Tuhuteru; Yuni Damayanti
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineer, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini melakukan analisis kapasitas pada fasilitas sisi darat terminal penumpang bandar udara sultan bebullah ternate. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hasil analisis kapasitas fasilitas sisi darat terminal penumpang Bandar Udara Sultan Babullah Ternate pada 10 tahun yang akan datang dengan menggunakan data lalu lintas angkutan udara penumpang bandar udara Sultan Babullah Ternate tahun 2011 – 2020. Sebelum melakukan analisis kapasitas, penelitian ini menganalisis kapasitas fasilitas sisi darat terminal penumpang di tahun 2020 untuk mengetahui kondisi eksisting. Kemudian perencanaan kapasitas dimulai dengan meramalakan jumlah permintaan penumpang di tahun 2021 sampai dengan 2030 dengan metode yang digunakan yaitu metode regresi linier, metode aritmatika dan metode geometrik. Melalui penumpang pada jam sibuk, hasil peramalan yang diperoleh digunakan sebagai input untuk memprediksi kebutuhan kapasitas di tahun 2021 sampai tahun 2030 berdasarkan SKEP/77/VI/2005. Dan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis kapasitas fasilitas sisi darat terminal penumpang yang harus di berikan oleh Bandar Udara Sultan Babullah Ternate di 10 tahun mendatang berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor: SKEP//77/VI/2005, menunjukkan bahwa  kebutuhan kapasitas pada luas ruang tunggu, luas check-in area, check-in counter dan tempat duduk di tahun 2020 telah memenuhi kapasitas di 10 tahun mendatang. Begitu pula dengan pengembangan yang dibutuhkan pada 10 tahun mendatang yaitu luas hall keberangkatan, baggage claim area, dan luas hall kedatangan memerlukan penambahan kapasitas.
Studi Tingkat Pelayanan Dan Fasilitas Terminal Tipe C (Studi Kasus: Terminal Weda, Kabupaten Halmahera Tengah) Divinika Pusung; Muhammad Taufiq Yuda Saputra; Nurmaiyasa Marsaoly; Yuni Damayanti
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineer, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terminal berfungsi sebagai penunjang kelancaran mobilitas orang dan arus barang serta tempat perpaduan intra dan antar moda secara lancar dan tertib. Pada hakekatnya terminal merupakan simpul dari sistem jaringan angkutan jalan yang fungsi utamanya sebagai tempat pelayanan umum untuk naik turun penumpang dan atau bongkar muat barang, tempat pengendalian lalu lintas dan angkutan kendaraan umum, serta sebagai tempat perpindahan intra dan antar moda angkutan. Terminal Weda diresmikan pada November 2017 dengan luas kurang lebih 1 Hektare. Namun pengoperasian Terminal ini baru dijalankan pada  Mei 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fasilitas yang ada dalam Terminal Weda dan memberikan penilaian terhadap pelayanan terminal sesuai dengan Standar Pelayanan Penyelenggara Terminal Menurut Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2015. Studi tingkat pelayanan dilakukan dengan mengetahui kesesuaian tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap tingkat pelayanan Terminal Tipe C berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 40 tahun 2015 dan menyebarkan kuesioner yang kemudian dianalisis menggunakan metode Customer Satisfication Index (CSI), sedangkan untuk menghitung tingkat ketersediaan fasilitas menggunakan Metode Evaluasi. Hasil analisa menggunakan metode evalusi menunjukan kondisi fasilitas yang ada dalam Terminal Weda  Kabupaten Halmahera Tengah  masuk dalam kategori “kurang baik” dengan persentase sebesar 58,51%. Berdasarkan analisis menggunakan metode CSI, hasil persepsi pengguna jasa terhadap tingkat pelayanan masuk dalam skala penilaian “kurang puas” dengan persentase sebesar 49,51%.
Analisis Curah Hujan Efektif di Daerah Aliran Sungai Opak Lilik Hendro Widaryanto; Dendy Mochammad Bardan; Ahmad Mashadi
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineer, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan wilayah dalam hal ketersediaan air untuk bercocok tanam dapat dilihat dari besaran curah hujan efektif wilayah dalam setiap tahunnya sebagai penunjang lahan irigasi teknis. Curah hujan efektif sebagai andalan wilayah untuk irigasi tanaman padi, sehingga dapat digunakan sebagai gambaran pola tanam padi-padi-palawija. Pada saat ini ketersediaan lahan irigasi teknis berkurang tiap tahunnya karena alih fungsi lahan. Selain itu adanya perubahan musim akan mempengaruhi irigasi tanaman padi pada DAS Opak. Oleh karena itu, penelitian ini untuk mengetahui apakah DAS Opak mampu untuk mengairi tanaman padi di setiap tahunnya,  sehingga kedepan dapat dilakukan pembukaan lahan baru pada daerah yang masih memungkinkan dapat dikembangkan. Curah hujan efektif ( Re ) merupakan harga 70 % dari R80 dimana curah hujan 80 % nya pasti terjadi. Curah Hujan Efektif ( Re ) adalah ketersediaan air irigasi dalam perhitungan NFR (Need Field Requirement). Harga P (perkolasi) untuk DAS Opak, diharapkan masih ada di sekitar 2 – 6 mm. Hasil analisis dapat disimpulkan bahwa DAS Opak masih mampu untuk mengairi lahan pertanian khususnya tanaman padi dengan pola tanam padi-padi-palawija, sesuai pada musim penghujan, Oktober - April. Hujan tinggi hanya terjadi pada daerah tinggi ( elevasi > 500 meter), sedangkan di daerah rendah, tinggi hujan relatif normal.
Analisis Stabilitas Dinding Penahan Tanah Tipe Diafragma Pada Basemen Gedung Rumah Sakit Nugi Hairul Afriansa; Angga Darmawan; Detha Sekar Langit Wahyu Gutama; Ida Bagus Agung
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineer, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini antara lain untuk mengetahui berapa besar nilai gaya guling tanah, gaya geser, dan daya dukung tanah pada dinding penahan tanah tersebut dalam rangka untuk mengetahui apakah dinding penahan tanah tersebut sudah sesuai atau dapat menahan beban tanah pada area basement. Teknik analisis data yang dipakai yaitu dengan melakukan hitungan terhadap data yang sudah diperoleh dengan menggunakan metode Rankine dan Mohr serta dilakukan juga analisis dengan menggunakan aplikasi pendukung seperti Geo 5. Berdasarkan hitungan secara analitis statis nilai guling memperoleh nilai sebesar 12,280 > 1,5, nilai geser sebesar 15,788 > 1,5 dan nilai kapasitas daya dukung tanah sebesar 41,57 > 3. Hitungan menggunakan program Geo 5 dengan kondisi tanpa memperhitungkan beban gempa, nilai guling bernilai 17,62 > 1,5, nilai geser sebesar 26,55 > 1,5 dan nilai kapasitas daya dukung tanah untuk arah vertical sebesar 156,10 > 1,5 dan untuk arah horizontal sebesar 26,61 > 1,5. Sedangkan pada kondisi dengan memperhitungkan beban gempa, nilai guling bernilai 4,62 > 1,5, nilai geser sebesar 1,87 > 1,5 dan nilai kapasitas daya dukung tanah untuk arah vertical sebesar 9,04 > 1,5 dan untuk arah horizontal sebesar 1,87 > 1,5. Dinding penahan tanah tipe diafragma pada basement Rumah Sakit Umum tersebut sudah memenuhi syarat keamanan baik analisis tanpa memperhitungkan beban gempa maupun analisis dengan memperhitungkan beban gempa.
Analisis Kecelakaan Lalu Lintas Jalan Parangtritis Yogyakarta dengan Metode Accident Rate Salmon Hunga Milla; Zainul Faizien Haza; Dimas Langga Chandra Galuh; Agus Priyanto
RENOVASI : Rekayasa Dan Inovasi Teknik Sipil Vol 7 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineer, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk dan jumlah kepemilikan kendaraan tidak dapat di batasi dan kebutuhan masyarakat tidak terlepas dari sarana prasarana transportasi. Semakin padatnya volume kendaraan maka akan semakin besar kemungkinan terjadinya suatu kecelakaan. Suatu kecelakaan juga bisa terjadi karena faktor manusia,jalan dan kendaraan itu sendiri. Pada studi kasus ruas jalan parangtritis kilometer 4,5-kilometer 11,5 sering terjadi kecelakaan. Tipe lingkungan sepanjang ruas jalan parangtritis adalah komersial, jalan parangtritis juga adalah jalur pariwisata dan kepadatan penduduk yang sangat tinggi di sepanjang ruas jalan tersebut, sehingga penulis ingin menganalisis kecelakaan yang terjadi pada jalan tersebut. Metodologi yang digunakan adalah pengamatan secara langsung dan pengumpulana data angka kecelakaan selama periode tahun 2017-2021 dari pihak kepolisian Polres Bantul, kemudian data diolah dengan perhitungan Accident Rate. Hasil perhitungan adalah rata-rata kecelakaan pada ruas Manding-Gabusan(2,7 km) 19,2 kecelakaan/tahun, ruas Gabusan-Gatak(1,8 km) 22 kecelakaan/tahun, ruas Gatak-Cabean(2,5 km) 24,4 kecelakaan/tahun, ruas Cabean-Taru(2,8 km) 23,2 kecelakaan/tahun dan ruas Tarudan-Druwo(1,7 km) 20 kecelakaan/tahun. Tingkat angka kecelakaan pada ruas jalan parangtrits dari 2017 (96 kasus) mengalami peningkatan sampai dengan 2019 (122 kasus) dan 2019 sampai 2021 kasus kecelakaan mengalami penurunan dengan jumlah kasus pada 2021 sebanyak 100 kasus. Pada ruas jalan Gatak-Cabean (km7 - km9) adalah ruas jalan yang memiliki kasus paling banyak yaitu 122 kasus kecelakaan/5tahun terakhir. Untuk mengurangi angka kecelakaan pada ruas jalan parangtritis, dapat menerapkan beberapa metode seperti metode pre-emtif (penangkalan), yaitu pemberian rambu dan edukasi, metode preventif (pencegahan) yaitu penjagaan pos polisi (pospol),patroli,teguran, metode yang terakhir adalah represif (penanggulangan) yaitu penegakan hukum yang tegas kepada pengemudi yang melanggar peraturan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8