cover
Contact Name
Muh. Sulaiman Dadiono
Contact Email
sdadiono@gmail.com
Phone
+6282115234622
Journal Mail Official
gyandharmagmedia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lavender Perumahan Shamara Sumbang 2 Blok J5, Kel. Ciberem, Kec. Sumbang, Kab. Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Academic Letters
ISSN : -     EISSN : 3090353X     DOI : https://doi.org/10.64781/620743
Academic Letters is a new experiment in open access academic publishing. We aim to publish short-form articles such as brief reports, case studies, reports of new findings, socio-political critiques, credible scholarly opinions, and ideas omitted from previously published works. Articles published in Academic Letters are no longer than 600-1500 words, excluding references. Academic Letters is published periodically (6 issues per year: January, March, May, July, September, and November).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2026)" : 5 Documents clear
Role of Prebiotics and Probiotics in Gut Microbiota Modulation and Human Health Muhammad Syahrul Firmansyah; Sutrisno Adi Prayitno; Azril Akhmad Nur Islami
Academic Letters Vol 2 No 1 (2026)
Publisher : PT. Gyandharma Global Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64781/669979

Abstract

The human gut microbiota plays a vital role in maintaining overall health by regulating digestion, nutrient metabolism, immune function, and protection against pathogenic microorganisms. Imbalances in gut microbial composition, known as dysbiosis, have been strongly linked to the development of chronic diseases such as obesity, type 2 diabetes, inflammatory bowel disease, and cardiovascular disorders. Modern dietary patterns characterized by high intake of ultra-processed foods and low dietary fiber are major contributors to microbial dysbiosis. Prebiotics and probiotics have gained attention as functional food components capable of beneficially modulating gut microbiota composition and activity. Probiotics introduce beneficial microorganisms that enhance intestinal barrier function, suppress pathogens, and regulate immune responses, while prebiotics selectively stimulate microbial growth and promote short-chain fatty acid production. The synergistic use of prebiotics and probiotics supports gut integrity, immune balance, and metabolic health. Their integration into daily diets represents a promising strategy for preventive nutrition and long-term disease risk reduction.
Melihat Hukum Fisika di Balik Gerakan Berenang Ikan di Air Pratiwi Restu Murti; Dadiono, Muh. Sulaiman
Academic Letters Vol 2 No 1 (2026)
Publisher : PT. Gyandharma Global Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64781/669980

Abstract

Kemampuan ikan berenang dengan cepat dan efisien merupakan hasil dari penerapan alami hukum fisika, terutama yang berkaitan dengan gaya gerak, hambatan air, dan aliran fluida. Artikel ini bertujuan menjelaskan bagaimana hukum fisika memengaruhi kecepatan renang ikan dengan pendekatan sederhana yang mudah dipahami oleh pembaca umum. Pembahasan mencakup prinsip aksi reaksi, pengaruh hambatan air, bentuk tubuh ikan, serta pemanfaatan pusaran air. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa ikan tidak hanya mengandalkan kekuatan otot, tetapi juga memanfaatkan bentuk tubuh dan pola gerak untuk mengurangi hambatan dan menghemat energi. Pemahaman ini memberikan gambaran bahwa alam telah mengembangkan sistem gerak yang sangat efisien, yang kini banyak ditiru dalam teknologi modern.
Potensi, Tantangan dan Arah Perkembangan Perikanan Budidaya di Kabupaten Banyumas Rudy Wijaya
Academic Letters Vol 2 No 1 (2026)
Publisher : PT. Gyandharma Global Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64781/687976

Abstract

Perikanan budidaya merupakan salah satu sektor strategis yang berperan penting dalam peningkatan ekonomi daerah serta ketahanan pangan masyarakat. Kabupaten Banyumas sebagai wilayah dengan sumber daya air tawar yang cukup melimpah memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha budidaya ikan air tawar, terutama komoditas lele, nila, gurame, dan ikan mas. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan perikanan budidaya di Kabupaten Banyumas berdasarkan kondisi geografis, jenis komoditas unggulan, perkembangan produksi, serta tantangan yang dihadapi pembudidaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa perikanan budidaya di Banyumas mengalami peningkatan seiring meningkatnya permintaan pasar, dukungan pemerintah daerah, dan inovasi teknologi budidaya. Namun demikian, sektor ini masih menghadapi kendala seperti keterbatasan modal, kualitas benih, manajemen pakan, serta fluktuasi harga pasar. Secara umum, pengembangan perikanan budidaya di Banyumas memiliki prospek yang menjanjikan apabila didukung oleh inovasi teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dan penguatan kelembagaan pembudidaya.
Tantangan Ekologis Dampak Perubahan Iklim terhadap Ekosistem Terumbu Karang Indonesia Petrus Hary Tjahja Soedibya; Muhammad Nabil M; Rafael Lamhot; Kenny Danuarta; Mahesa Daffa K; Ismal Yanuar B; Al Kautsar Putra A; Firdaus Affandi W
Academic Letters Vol 2 No 1 (2026)
Publisher : PT. Gyandharma Global Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64781/687975

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki salah satu ekosistem terumbu karang terluas dan terkaya di dunia. Namun, perubahan iklim global telah menjadi ancaman utama terhadap keberlanjutan ekosistem ini. Artikel esai ini bertujuan untuk mengkaji dampak perubahan iklim terhadap ekosistem terumbu karang di Indonesia, dengan fokus pada pemanasan laut, pengasaman laut, dan fenomena iklim ekstrem seperti El Niño–Southern Oscillation (ENSO). Pembahasan dilakukan melalui sintesis literatur ilmiah terkini yang relevan dengan kondisi terumbu karang Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa peningkatan suhu permukaan laut memicu stres termal dan pemutihan karang (coral bleaching) yang berdampak langsung pada degradasi habitat, penurunan keanekaragaman hayati, serta melemahnya ketahanan ekosistem pesisir. Dampak ekologis tersebut kemudian berimplikasi pada penurunan produktivitas perikanan dan pendapatan masyarakat pesisir serta berkurangnya nilai ekonomi sektor pariwisata bahari. Artikel ini menegaskan bahwa perubahan iklim tidak hanya merupakan isu lingkungan, tetapi juga persoalan sosial ekonomi yang menuntut pengelolaan terumbu karang secara terintegrasi dan berkelanjutan di Indonesia.
Potensi Budidaya Ikan Hias Guppy (Poecilia reticulata) di Kabupaten Banyumas Rudy Wijaya; Kasprijo, Kasprijo
Academic Letters Vol 2 No 1 (2026)
Publisher : PT. Gyandharma Global Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64781/687972

Abstract

Ikan hias guppy (Poecilia reticulata) merupakan salah satu komoditas perikanan hias yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta permintaan pasar yang stabil, baik di tingkat lokal maupun internasional. Kabupaten Banyumas memiliki potensi besar dalam pengembangan budidaya guppy karena didukung oleh ketersediaan sumber daya air tawar, kondisi iklim yang sesuai, serta meningkatnya minat masyarakat terhadap usaha perikanan skala kecil. Artikel ini bertujuan melihat potensi budidaya ikan hias guppy di Kabupaten Banyumas melalui kajian kondisi wilayah, peluang pasar dan nilai ekonomi, serta faktor teknis. Budidaya guppy memiliki keunggulan berupa modal relatif rendah, siklus produksi cepat, dan nilai jual tinggi. Namun, tantangan seperti kualitas indukan, manajemen genetika, dan akses pasar ekspor masih perlu diperkuat. Dengan dukungan teknologi, pelatihan, dan penguatan kelembagaan, budidaya guppy berpotensi menjadi sektor ekonomi kreatif berbasis perikanan di Banyumas.

Page 1 of 1 | Total Record : 5