cover
Contact Name
Alkausar Saragih
Contact Email
ypipembina@gmail.com
Phone
+6285211737650
Journal Mail Official
educate.jurnal69@gmail.com
Editorial Address
Jln Garu II A Gang Teratai No. 44 B, Medan, Sumatera Utara 20147
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Educate
Published by Puskapad
ISSN : 29648491     EISSN : 2963248X     DOI : -
EDUCATE adalah jurnal publikasi ilmiah yang bersumber dari penelitian, baik penelitian lapangan maupun juga penelitian pustaka. Jurnal ini adalah jurnal penelitian open access tinggi dengan E ISSN. 2963-248X dan P ISSN. 2964-8491 yang diterbitkan oleh YAPEKAM (Yayasan Pendidikan Kamaliah Medan). EDUC menerima artikel penelitian yang ditulis oleh guru, mahasiswa, akademisi, profesional, dan praktisi, jurnal ini terbit setiap bulan Pebruari dan September.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2022): EDUCATE" : 23 Documents clear
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KUMON Nurisma
EDUCATE Vol. 1 No. 2 (2022): EDUCATE
Publisher : PUSKAPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: Meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas VII–7 melalui Model pembelajaran Kumon di SMP Negeri 12 Medan Tahun Pelajaran 2018/2019. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VII–7 SMP Negeri 12 Medan sebanyak 30 orang. Teknik yang digunakan untuk memperoleh data adalah menggunakan test, angket dan observasi. Rentang nilai untuk tes adalah 1-100. Teknik analisa data yang digunakan adalah menggunakan perhitungan jumlah nilai rata-rata siswa, persentase jumlah siswa yang tuntas dan persentase jumlah siswa yang tidak tuntas. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar dengan menerapkan Model pembelajaran Kumon dengan hasil sebagai berikut: terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa, dimana pada tes awal rata-rata hasil belajar siswa adalah 30,33, pada siklus I meningkatkan menjadi 66,33. Kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 70,67 terdapat peningkatan jumlah siswa yang tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tuntas hanya 0%, meningkat menjadi 70,0% pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 86,67% pada siklus II, terdapat penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 100%, pada siklus I menjadi 30,0% kemudian pada siklus II menurun lagi menjadi 13,33% dengan kata lain hanya 4 siswa yang memperoleh nilai di bawah 70 dan selebihnya (26) siswa memperoleh nilai 70 dan diatas 70.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE GROUP RESUME Bonur Pasaribu
EDUCATE Vol. 1 No. 2 (2022): EDUCATE
Publisher : PUSKAPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: Meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IX-2 melalui Model pembelajaran Cooperative Tipe Group Resume di SMP Negeri 12 Medan Tahun Pelajaran 2019/2020. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas IX-2 SMP Negeri 12 Medan sebanyak 30 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah menggunakan test, angket dan observasi. Rentang nilai untuk tes adalah 1-100. Teknik analisa data yang digunakan adalah menggunakan perhitungan jumlah nilai yang diperoleh siswa dibagi jumlah nilai total dikalikan dengan seratus kemudian perhitungan data menggunakan pengelompokan nilai rata-rata siswa, persentase siswa yang tuntas dan persentase jumlah siswa yang belum tuntas. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar dengan menerapkan Model pembelajaran Cooperative Tipe Group Resume dengan hasil sebagai berikut: (1) terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa, dimana pada tes awal rata-rata hasil belajar siswa adalah 38,67, pada siklus I meningkatkan menjadi 65,67 kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 75,33, terdapat peningkatan jumlah siswa yang tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tuntas hanya 0%, meningkat menjadi 56,67% pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 83,33% pada siklus II, terdapat penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 100%, pada siklus I menurun menjadi 43,33% kemudian pada siklus II menurun lagi menjadi 16,67% dengan kata lain hanya 5 siswa saja yang memperoleh nilai 60 dan selebihnya (25) siswa memperoleh nilai di atas 70.
MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENERAPKAN STRATEGI PEMBELAJARAN ROLE PLAYING MELALUI WORKSHOP Pollung Sinaga
EDUCATE Vol. 1 No. 2 (2022): EDUCATE
Publisher : PUSKAPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menerapkan Strategi Pembelajaran Role Playing melalui workshop di SMP Negeri 2 Satu Atap Patumbak, SMP Swasta Kavri Talun Kenas, SMP Swasta Istiqlal Delitua pada tahun pelajaran 2019/2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan sekolah melalui 2 siklus, dimana masing-masing siklus memiliki tahap: (1) Perencanaan, (2) Pelaksanaan dan Pengamatan, (3) Evaluasi dan (4) Refleksi.Subyek dalam penelitian ini adalah berjumlah 30 orang guru yang mengajar di SMP Binaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik observasi, kuesioner,wawancara dan studi dokumentasi.Teknik analisa data yang digunakan di dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan pehitungan persen jumlah guru yang sudah mampu menerapkan Strategi Pembelajaran Role Playing dan yang belum mampu menyusun Strategi Pembelajaran Role Playing. Hasil penelitian menunjukkan: (1). Terdapat peningkatan jumlah guru yang mampu menerapkan pembelajaran role playing dari 30 orang guru, baru 21 (70,0%) guru yang mampu menerapkan Strategi Pembelajaran Role Playing pada siklus I kemudian meningkat pada siklus II menjadi 26 (86,67%) guru yang sudah mampu menerapkan Strategi Pembelajaran Role Playing; (2) Terdapat penurunan jumlah guru yang tidak mampu menerapkan Strategi Pembelajaran Role Playing, dari 30 orang guru, terdapat 9 (30,0%) guru belum mampu menerapkan Strategi Pembelajaran Role Playing pada siklus I kemudian pada siklus II terjadi penurunan jumlah guru yang belum mampu menerapkan Strategi Pembelajaran Role Playing menjadi 4 (13,33%) guru yang belum mampu menerapkan Strategi Pembelajaran Role Playing secara baik; (3) Kompetensi profesional guru dalam menerapkan Strategi Pembelajaran Role Playing dapat ditingkatkan melalui workshop.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMBACA SISWA PELAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI STRATEGI MEMBACA SEARCH, QUESTION, READ, RECITE, RECORD AND REVIEW (SQ4R) Rina Lasria
EDUCATE Vol. 1 No. 2 (2022): EDUCATE
Publisher : PUSKAPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1). Meningkatkan hasil belajar membaca pemahaman siswa, (2). Meningkatkan aktivitas belajar siswa. (3). Meningkatkan pemahaman siswa dan pembelajaran yang menggunakan strategi membaca Search, question, read, recite, record and review. Strategi yang digunakan dalam penelitian adalah Strategi Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa IX-4 SMP Negeri 1 Labuhan Deli sebanyak 32 siswa. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data adalah menggunakan test, angket dan observasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan strategi penilaian yaitu: data yang diperoleh dilakukan evaluasi berdasarkan hasil belajar membaca pemahaman siswa. Evaluasi hasil belajar membaca pemahaman siswa diberi rentang nilai dari 0 – 100. Kemudian data dihitung dari nilai rata-rata siswa, persentase jumlah siswa yang tuntas dan persentase jumlah siswa yang belum tuntas memenuhi kriteria ketuntasan minimal. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar membaca pemahaman dengan menerapkan strategi membaca Search, question, read, recite, record and review dengan hasil sebagai berikut: (1) terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar membaca pemahaman siswa, dimana pada tes awal rata-rata hasil belajar membaca pemahaman siswa adalah 54,06, pada siklus I meningkatkan menjadi 64,69% kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 72,81%, terdapat peningkatan jumlah siswa yang tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tuntas hanya 0%, meningkat menjadi 59,38% pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 87,5% pada siklus II, terdapat penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 100%, pada siklus I menjadi 40,62% kemudian pada siklus II menurun lagi menjadi 12,5% dengan kata lain hanya 4 siswa saja yang memperoleh nilai 60 dan selebihnya (28) siswa memperoleh nilai 70 dan di atas 70. Penerapan strategi membaca search, question,read, recite, record and review dapat meningkatkan hasil belajar membaca pemahaman siswa.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN SENI BUDAYA DAN KETERAMPILAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING Nurmalia
EDUCATE Vol. 1 No. 2 (2022): EDUCATE
Publisher : PUSKAPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: Meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan di Kelas VII-5 melalui Model pembelajaran Quantum Learning di SMP Negeri 1 Labuhan Deli Tahun Pelajaran 2019/2020. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VII-5 SMP Negeri 1 Labuhan Deli sebanyak 34 orang. Teknik yang digunakan untuk memperoleh data adalah menggunakan test, angket dan observasi. Rentang nilai untuk tes adalah 1-100. Teknik analisa data yang digunakan adalah menggunakan perhitungan jumlah nilai rata-rata siswa, persentase jumlah siswa yang tuntas dan persentase jumlah siswa yang tidak tuntas. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar dengan menerapkan Model pembelajaran Quantum Learning dengan hasil sebagai berikut: terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa, dimana pada tes awal rata-rata hasil belajar siswa adalah 33,82, pada siklus I meningkatkan menjadi 65,88 kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 75,59 terdapat peningkatan jumlah siswa yang tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tuntas hanya 0%, meningkat menjadi 64,71% pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 82,35% pada siklus II, terdapat penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 100%, pada siklus I menjadi 35,29 % kemudian pada siklus II menurun lagi menjadi 17,65% dengan kata lain hanya 6 siswa yang memperoleh nilai di bawah 70 dan selebihnya (28) siswa memperoleh di atas 70.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN INQUIRI Rista Simamora
EDUCATE Vol. 1 No. 2 (2022): EDUCATE
Publisher : PUSKAPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1). Meningkatkan hasil belajar siswa, (2). Meningkatkan aktivitas belajar siswa. (3). Meningkatkan pemahaman siswa dan pembelajaran yang menggunakan strategi pembelajaran Inquiry. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas VII-5 SMP Negeri 1 Labuhan Deli sebanyak 32 orang. Karena jumlah subjek dibawah 100 orang maka seluruh subjek menjadi sampel dalam penelitian ini. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data adalah menggunakan test, angket dan observasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan metode penilaian yaitu: data yang diperoleh dilakukan evaluasi berdasarkan hasil belajar siswa. Evaluasi hasil belajar siswa diberi rentang nilai dari 0 – 100. Kemudian data dihitung dari nilai rata-rata siswa, persentase jumlah siswa yang tuntas dan persentase jumlah siswa yang belum tuntas memenuhi kriteria ketuntasan minimal. (1). Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar dengan menerapkan strategi pembelajaran kontextual dengan hasil sebagai berikut: (1) terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa, dimana pada tes awal rata-rata hasil belajar siswa adalah 49,39%, pada siklus I meningkatkan menjadi 63,94% kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 74,68%, terdapat peningkatan jumlah siswa yang tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tuntas hanya 0%, meningkat menjadi 54,55% pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 87,5% pada siklus II, terdapat penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 100%, pada siklus I menjadi 45,45% kemudian pada siklus II menurun lagi menjadi 12,5% dengan kata lain hanya 4 siswa saja yang memperoleh nilai 60 dan selebihnya (28) siswa memperoleh nilai 70 dan di atas 70.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PELAJARAN KETERAMPILAN MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING Diana Dewita
EDUCATE Vol. 1 No. 2 (2022): EDUCATE
Publisher : PUSKAPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1). Meningkatkan hasil belajar siswa, (2). Meningkatkan aktivitas belajar siswa. (3). Meningkatkan pemahaman siswa dan pembelajaran yang menggunakan strategi pembelajaran kontekstual. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX-4 SMP Negeri 1 Labuhan deli sebanyak 32 orang. Karena jumlah subjek dibawah 100 orang maka seluruh subjek menjadi sampel dalam penelitian ini. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data adalah menggunakan test, angket dan observasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan metode penilaian yaitu: data yang diperoleh dilakukan evaluasi berdasarkan hasil belajar siswa. Evaluasi hasil belajar siswa diberi rentang nilai dari 0 – 100. Kemudian data dihitung dari nilai rata-rata siswa, persentase jumlah siswa yang tuntas dan persentase jumlah siswa yang belum tuntas memenuhi kriteria ketuntasan minimal. (1). Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar dengan menerapkan strategi pembelajaran kontextual dengan hasil sebagai berikut: (1) Terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa, dimana pada tes awal rata-rata hasil belajar siswa adalah 47,5%, pada siklus I meningkatkan menjadi 63,75% kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 73,75%, (2). terdapat peningkatan jumlah siswa yang tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tuntas hanya 0%, meningkat menjadi 56,25% pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 87,5% pada siklus II, (3). terdapat penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 100%, pada siklus I turun menjadi 43,75% kemudian pada siklus II menurun lagi menjadi 12,50% dengan kata lain hanya 4 siswa saja yang memperoleh nilai 60 dan selebihnya (28) siswa memperoleh nilai 70 dan diatas 70.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE JIG-SAW Tetty Hutabarat
EDUCATE Vol. 1 No. 2 (2022): EDUCATE
Publisher : PUSKAPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: Meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IX-3 melalui strategi pembelajaran cooperative tipe jigsaw di SMP Negeri 12 Medan pada tahun pelajaran 2019/2020. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas IX-3 SMP Negeri 12 Medan sebanyak 31 orang. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data adalah menggunakan test, angket dan observasi. Rentang nilai untuk tes adalah 1-100.Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan perhitungan nilai rata-rata siswa, persentase nilai ketuntasan siswa dan persentase nilai siswa yang belum tuntas. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar dengan menerapkan strategi pembelajaran Cooperative Tipe Jig-Saw dengan hasil sebagai berikut: (1) Terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa, dimana pada tes awal rata-rata hasil belajar siswa adalah 40,0, pada siklus I meningkatkan menjadi 66,13 kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 73,23. (2).Terdapat peningkatan jumlah siswa yang tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tuntas hanya 0%, meningkat menjadi 67,74% pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 83,87% pada siklus II,(3).Terdapat penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 100%, pada siklus I menurun menjadi 32,26% kemudian pada siklus II menurun lagi menjadi 16,13% dengan kata lain hanya 5 siswa saja yang memperoleh nilai 60 dan selebihnya (26) siswa memperoleh nilai di atas 70.
MENINGKATKAN KEMANDIRIAN SISWA MELALUI BIMBINGAN KLASIKAL Herlina Marpaung
EDUCATE Vol. 1 No. 2 (2022): EDUCATE
Publisher : PUSKAPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Individu dikatakan mandiri jika sudah memiliki kemampuan untuk tidak bergantung pada orang lain juga bisa bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya. Kemandirian seseorang merupakan pencerminan dari sikap dan tingkah laku yang tidak mudah putus asa, memiliki kepercayaan diri dan menghargai potensi yang dimilikinya. Layanan bimbingan klasikal adalah salah satu pelayanan dasar bimbingan yang dirancang menuntut konselor untuk melakukan kontak langsung dengan para peserta didik dikelas secara terjadwal, konselor memberikan pelayanan bimbingan ini kepada peserta didik. Kegiatan bimbingan kelas ini bisa berupa diskusi kelas atau curah pendapat. Penelitian ini dilakukan dengan dua siklus dan subjek penelitian adalah kelas VIII-1 SMP Negeri 1 Labuhan Deli yang berjumlah 33 orang yang terdiri dari 20 siswa perempuan dan 13 siswa laki-laki. Instrumen yang digunakan berupa angket kemandirian siswa, lembar observasi guru, lembar observasi siswa, LKS. Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan frekeuensi penilaian kategori tinggi, dari aspek semangat mengikuti layanan dari 12 siswa menjadi 26 siswa, aspek aktif dalam diskusi dari 12 siswa menjadi 25 siswa, aspek mampu mengeluarkan pendapat dari 12 siswa menjadi 28 siswa dan aspek mengerjakan tugas dengan baik dari 11 siswa menjadi 28 siswa dengan kategori tinggi. Hasil pengamatan perilaku siswa menujukan peningkatan diatas 80 % siswa sudah memiliki kemandirian dalam segala aspek yang dilihat dari frekuensi dengan kategori tinggi sehingga indicator keberhasilan tercapai.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM MELALUI STRATEGI PEMBELAJARAN MIND MAPPING Jelliana Sihombing
EDUCATE Vol. 1 No. 2 (2022): EDUCATE
Publisher : PUSKAPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1). Meningkatkan hasil belajar siswa, (2). Meningkatkan aktivitas belajar siswa. (3). Meningkatkan pemahaman siswa dan pembelajaran yang menggunakan strategi pembelajaran mind mapping. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan menggunakan 2 siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas IX-6 SMP Negeri 1 Labuhan Deli sebanyak 32 orang. Karena jumlah subjek dibawah 100 orang maka seluruh subjek menjadi sampel dalam penelitian ini. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data adalah menggunakan test, angket dan observasi. Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan metode penilaian yaitu: data yang diperoleh dilakukan evaluasi berdasarkan hasil belajar siswa. Evaluasi hasil belajar siswa diberi rentang nilai dari 0 – 100. Kemudian data dihitung dari nilai rata-rata siswa, persentase jumlah siswa yang tuntas dan persentase jumlah siswa yang belum tuntas memenuhi kriteria ketuntasan minimal. Hasil Penelitian ini menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar dengan menerapkan strategi pembelajaran kontextual dengan hasil sebagai berikut: (1) Terdapat peningkatan rata-rata hasil belajar siswa, dimana pada tes awal rata-rata hasil belajar siswa adalah 47,50%, pada siklus I meningkatkan menjadi 65,0% kemudian pada siklus II meningkat lagi menjadi 73,43%, (2). terdapat peningkatan jumlah siswa yang tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tuntas hanya 0%, meningkat menjadi 62,5% pada siklus I kemudian meningkat lagi menjadi 87,5% pada siklus II, (3). terdapat penurunan jumlah siswa yang tidak tuntas, dimana pada tes awal jumlah siswa yang tidak tuntas mencapai 100%, pada siklus I turun menjadi 37,5% kemudian pada siklus II menurun lagi menjadi 12,5% dengan kata lain hanya 4 siswa saja yang memperoleh nilai 60 dan selebihnya (28) siswa memperoleh nilai 70 dan diatas 70.

Page 1 of 3 | Total Record : 23