cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnal.tarbawi@ibi.ac.id
Phone
+628881542856
Journal Mail Official
jurnal.tarbawi@ibi.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Hasyim Ashari kav dpr 236 gg. ambon. Kec. Pinang Kota Tangerang Post Code: 15145
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Tarbawi
ISSN : 20885733     EISSN : 27154777     DOI : https://doi.org/10.51476/tarbawi
Core Subject : Religion, Education,
Tarbawi adalah Jurnal pendidikan dan pemikiran Islam yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Binamadani Indonesia. Bidang kajian jurnal ini meliputi : 1. Komponen-komponen pendidikan Islam, seperti: kurikulum, model atau metode pembelajaran 2. Manajemen dan sistem pendidikan Islam 3. Psikologi pendidikan Islam 4. Konsep dan pemikiran tokoh pendidikan Islam 5. pemikiran pendidikan Islam kontemporer
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2023): Tarbawi" : 7 Documents clear
PENERAPAN SANKSI TA’ZIR UNTUK MEMBENTUK KARAKTER DISIPLIN SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-MUSYARROFAH JAKARTA SELATAN Siska Oktavera; Rifki Alfarisi; Abdul Ghofur
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 6 No 2 (2023): Tarbawi
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v6i2.399

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efek dari penerapan sanksi Ta’zir pada tingkat kedisiplinan santri di Pondok Pesantren al-Musyarrofah. Sering dijumpai di kalangan santri di banyak pondok pesantren yang melanggar peraturan-peraturan yang telah ditetapkan pengurus. Di antara hal yang menjadikan hal tersebut terjadi adalah kurangnya penanaman sikap disiplin pada santri dan tidak adanya konsekuensi terhadap peraturan-peraturan yang telah dilanggar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Peneliti mendapatkan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan ta’zir di Pondok Pesantren al-Musyarrofah disesuaikan dengan tingkatan pelanggaran yang telah dilakukan santri. Ta’zir yang diterapkan bentuknya bermacam-macam dan dikelompokkan menjadi 3 kategori, yaitu: ringan, sedang, dan berat. Penerapan ta’zir tersebut memberikan efek baik berupa meningkatnya kedisiplinan santri. Santri menjadi lebih mentaati peraturan yang ada dan melaksanakan kegiatan pesantren dengan baik. Kelebihan dan kekurangan yaitu tidak stabilnya semangat pengurus, kedua perlakuan yang kurang adil antara santri junior dan senior dalam menerapkan ta’zir, serta kurangnya tauladan dari santri senior.
KONSEP KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM PERSPEKTIF CAK NUN: STUDI ANALISIS ISI VIDEO Yudhi Fachrudin
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 6 No 2 (2023): Tarbawi
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v6i2.505

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis pandangan Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) tentang kurikulum. Pembahasannya berkenaan konsep dasar, orientasi dan muatan kurikulum pendidikan Islam berdasarkan surah Al-Fatihah ayat 5, 6, dan 7 sebagaimana disampaikan dalam isi video Cak Nun. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif analisis. Tepatnya analisis isi video Cak Nun berkenaan kurikulum dijadikan sebagai sumber primer penelitian ini. Hal ini dilakukan untuk memahami pemikiran kritis Cak Nun tentang kurikulum dan menggali tawaran alternatif orientasi dan muatan kurikulum pendidikan Islam yang relevan. Berdasarkan hasil penelitian tentang konsep kurikulum pendidikan Islam dalam persfektif Cak Nun, landasan filosofis normatif berdasarkan surah Al-Fatihah ayat 5, 6, dan 7. Konsep kurikulum pendidikan merupakan kurikulum hidupnya manusia, orientasi dan muatan kurikulum pendidikan Islam mencakup lima aspek, pertama, iman kepada Allah Swt dengan menjalin hubungan baik kepada-Nya, kedua, menjaga hubungan baik dengan manusia dan alam, ketiga, menggali potensi bakat dan keunggulan setiap peserta didik, keempat, menguasai bahasa, kelima, memiliki mental kerja keras untuk memperbaiki diri, keluarga dan masyarakat.
MODEL MANAJEMEN PENCEGAHAN PERUNDUNGAN DI SDIT AL HARAKI DEPOK JAWA BARAT Muhamad Asep Awaludin
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 6 No 2 (2023): Tarbawi
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v6i2.516

Abstract

Banyak dijumpai kasus perilaku perundungan yang dilakukan oleh peserta didik kepada temannya, yang mengakibatkan korban perundungan tersebut mengalami trauma sehingga tiba-tiba tidak mau pergi ke sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengobservasi sebab terjadinya perilaku perundungan masih sering terjadi, dan bagaimana model manajemen pencegahan perundangan dilingkungan pendidikan sekolah dasar tepatnya di SDIT Al Haraki Depok Jawa Barat yang masih dijumpai beberapa indikasi kasus perundungan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif yang juga didukung oleh data-data lapangan melalui wawancara. Penelitian ini menem ukan bahwa,sebab terjadi perundungan di SDIT Al Haraki adalah masih ada beberapa guru yang belum menyadari bahwa sikap keseharian yang menganggap remeh dalam tutur kata dan respon yang mereka berikan terhadap kenakalan (perilaku jahil) antar siswa di sekolah secara tidak langsung mentriger terjadinya perundungan. Adapun dari aspek manajemen sekolah, ditemukan bahwa sudah ditetapkannya kebijakan-kebijakan yang sinkron dengan peraturan-peraturan di setiap kelas, sehingga tidak membingungkan antara sebagian siswa dan juga guru dalam penerapannya. Selain itu juga diciptakan beberapa program baru bagi siswa-siswi yang bertujuan untuk menyibukkan mereka dengan kegiatan yang bermanfaat yang mampu membangun karakter islami yang terintegritas dalam diri para siswa, sehingga siswa menjadi pribadi yang tangguh dan mandiri dalam menjalani peran sebagai siswa yang baik di sekolah dan di lingkungan manapun mereka berada.
URGENSI PENELITIAN TINDAKAN KELAS DALAM LINGKUP PENDIDIKAN Ferdinal Lafendry
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 6 No 2 (2023): Tarbawi
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v6i2.520

Abstract

Tulisan ini menelaah tentang urgensi Penelitian Tindakan Kelas dalam lingkup pendidikan. Penelitian Tindakan Kelas Tidak berguna untuk meningkatkan kualitas pembelajaran menjadi lebih baik. Fokus dari Penelitian Tindakan Kelas adalah pada kondisi kelas di mana guru melakukan pembelajaran. Hasil dari tulisan ini menegaskan Penelitian Tindakan Kelas merupakan penelitian yang diarahkan dalam memecahkan segala problematika yang ada di dalam kelas dan berguna untuk meningkatkan kualitas guru dalam mengajar di kelas. Penelitian Tindakan Kelas adalah upaya dalam meningkatkan kualitas belajar mengajar pada lingkup Pendidikan.
PENGARUH KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA SMP AL-FITROH KOTA TANGERANG Sukma Setiawan; Imam Turmidzi; Inti Ulfi Sholichah
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 6 No 2 (2023): Tarbawi
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v6i2.521

Abstract

Fokus permasalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah mengenai motivasi belajar siswa hubungannya dengan kompetensi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi guru Pendidikan Agama Islam terhadap motivasi belajar siswa SMP Al-Fitroh Kota Tangerang. Variabel dependen (variabel Y) dengan penelitian ini adalah motivasi belajar siswa, sedangkan variabel independent (X) adalah kompetensi guru Pendidikan Agama Islam. Jenis penelitian yang diambil dalam penelitian ini yaitu menggunakan penelitian kuantitatif dengan metode asosiatif korelasional. Instrumen yang dipakai untuk mengukur variabel terikat (motivasi belajar) adalah angket, dan instrumen untuk mengukur variabel bebas (kompetensi guru Pendidikan Agama Islam) juga menggunakan angket. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan metode statistik, yaitu statistik deskriptif yakni untuk menyajikan data masing-masing secara tunggal, dan statistik inferensial yakni untuk menguji hipotesis penelitian. Adapun temuan hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif antara kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (variabel X) dengan motivasi belajar siswa (variabel Y), dengan hasil pengujian regresi sederhana dengan memperoleh nilai f hitung lebih besar dari tabel (10.768 > 3.95). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa adalah dengan mengembangkan kompetensi guru, karena kompetensi guru menjadi tolak ukur yang sangat penting bagi motivasi anak didiknya serta keberhasilan belajarnya di sekolah, karena jika guru tidak memiliki kompetensi sebagai pengajar maka akan sulit untuk mencapai tujuan tersebut.
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMIKIRAN IMAM MUHYIDIN ABU ZAKARIYA AN-NAWAWI Ahmad Bahrul Hikam
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 6 No 2 (2023): Tarbawi
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v6i2.522

Abstract

Tulisan ini membahas nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam hadits Nabi Saw dalam kitab al-Arba'in an-Nawawiyyah. Dalam khazanah Islam, pendidikan karakter menjadi hal integral yang diajarkan karena terkandung dalam sumber ajaran Islam yakni al-Qur'an dan al-Hadits. Tulisan ini menggunakan metode penelitian kualitatif kepustakaan dan pendekatan deskriptif analitis. Penulis mengambil sumber data primer melalui penelusuran literatur-literatur kepustakaan, selanjutnya dibahas secara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik content analisis untuk menghasilkan kesimpulan. Hasil pembahasan menyimpulkan bahwa pendidikan karakter dalam kitab al-Arba'in an-Nawawiyyah terfokus pada pendidikan akhlak kepada Allah Swt dan akhlak kepada sesama makhluk. Dalam implementasinya di lingkup sekolah, nilai pendidikan karakter diajarkan dan ditanamkan kepada siswa menggunakan beberapa metode diantaranya metode mau’izah (nasihat), metode uswatuh hasanah (keteladanan), metode ta’wid (pembiasaan) dan metode targhib dan tarhib
ANALISIS PROBLEMATIKA DAN TANTANGAN MADRASAH MENJADI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM UNGGUL DI MASA NEO MODERN Faradhillah Amir; Ahmad Suja'i
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 6 No 2 (2023): Tarbawi
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v6i2.527

Abstract

Fokus masalah yang dikaji dalam tulisan ini adalah berkaitan dengan hal-hal yang menjadikan madrasah mengalami problem dan tantangan untuk menjadi Lembaga pendidikan Islam yang unggul. Idealnya, madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam yang kental dengan nilai-nilai agama dapat bersaing dengan lembaga lain yang sudah maju. Metode penulisan yang digunakan oleh penulis adalah kualitatif, di mana sumber data diperoleh melalui kepustakaan (library research) berupa buku, jurnal, dan lainnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa berbagai problem dan tantangan yang kerap dihadapi madrasah diantaranya adalah manajemen sekolah, kualitas sumber daya tenaga pendidik, evaluasi pendidikan yang bersifat parsial, hasil belajar yang rendah, minimnya sarana dan prasarana, dan lingkungan sekolah yang tidak mendukung. Solusi yag dapat ditawarkan adalah memperbaiki manajemen yang meliputi manajemen perencanaan, sumber daya manusia, kurikulum, kesiswaan, administrasi, dan keuangan

Page 1 of 1 | Total Record : 7