cover
Contact Name
-
Contact Email
jimatproditegal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jimatproditegal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Dewi Sartika No. 1 RT 01/01 Debong Kulon, Tegal, Provinsi Jawa Tengah, 52133
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JIMAT: Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate
ISSN : -     EISSN : 30629608     DOI : https://doi.org/10.31983/jimat
Core Subject : Health,
Jimat. Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate focuses on publishing scientific articles on the results of community service which includes community empowerment, training, mentoring, appropriate technology, and health education. The results of community service can be in the form of applying the results of research and regional-based community service in order to handle and manage various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in the community
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2024): JIMAT" : 5 Documents clear
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN KELUARGA DALAM UPAYA PENINGKATAN KUALITAS HIDUP LANSIA UNTUK MENCEGAH STROKE PADA LANSIA HIPERTENSI Sri Hidayati; Baequny Ahmad
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 1 No. 2 (2024): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v1i2.11771

Abstract

Proses menua dimulai sejak permulaan kehidupan dan merupakan proses sepanjang daur kehidupan. Proses menua tetap menimbulkan permasalahan baik secara biologis, mental maupun sosial dan ekonomi. Proses alamiah ini secara perlahan menempatkan lansia cenderung rentan mengalami masalah kesehatan. Masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia adalah penyakit hipertensi, kejadian prevalensi hipertensi pada populasi lansia diperkirakan mencapai dua pertiga atau sekitar 60% - 80% di dunia. Prevalensi hipertensi di Indonesia menempati urutan pertama jenis penyakit kronis tidak menular. Hipertensi yang tidak terkontrol dapat memicu timbulnya serangan stroke, yang dapat mempengaruhi kualitas hidup penderitanya. Keluarga sebagai orang yang paling dekat dengan pasien riwayat hipertensi memiliki peran yang sangat besar dalam upaya pencegahan terjadinya keparahan akibat penyakit stroke. Oleh karenanya, pengenalan deteksi dini penyakit stroke pada keluarga serta pemberdayaan keluarga yang merawat pasien dengan hipertensi penting untuk dilakukan sehingga kualitas hidup lansia tetap terjaga dengan baik. Keluarga mempunyai peran yang penting didalam meningkatkan kualitas hidup lansia. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberdayakan masyarakat khususnya memberdayakan keluarga dalam upaya peningkatan kualitas hidup lansia untuk mencegah stroke pada lansia dengan hipertensi di Kota Tegal. Metode yang digunakan adalah dengan pelatihan (ceramah, tanya jawab, tutorial, simulasi dan screening WHOQOL- BREF) dan pendampingan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup lansia. Sasaran kegiatan adalah pada kader lanjut usia, keluarga lansia dan lansia yang ada di wilayah Kelurahan Bandung Kota Tegal sejumlah 15 peserta. Hasil kegiatan berupa meningkatnya pengetahuan dan pemahaman peserta tentang kesehatan lansia, peningkatan kemandirian lansia dan terjadi peningkatan kualitas hidup lansia baik dari domain kesehatan fisik, psikologis, sosial dan lingkungan (dengan nilai rata-rata dari sebelumnya 50,48 / kategori cukup menjadi 58,40 / kategori baik). Disarankan untuk masyarakat dan keluarga untuk mendampingi dan mendorong lansia agar dapat melakukan aktivitas fisik, psikologis, sosial dan lingkungan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup lansia.
UPAYA PENCEGAHAN PUTUS OBAT PENDERITA TBC DENGAN PENDAMPINGAN KELUARGA DAN AKKUPRESSURE UNTUK MENGURANGI MUAL MUNTAH ATAU PENURUNAN NAFSU MAKAN DI KELURAHAN BANDUNG KOTA TEGAL Deddy Utomo; Nur Cholis; Hudinoto Yudyarto
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 1 No. 2 (2024): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v1i2.11794

Abstract

Salah satu dari 10 penyebab kematian teratas di dunia saat ini adalah tuberkulosis paru atau yang dikenal dengan TB Paru. Terdapat 10 juta orang diseluruh dunia menderita TB Paru pada tahun 2017, dan terdapat 1,6 juta orang yang meninggal karena penyakit tersebut. Dengan masing-masing 62% kasus, Asia Tenggara dan Pasifik Barat memiliki tingkat TB Paru tertinggi, diikuti oleh Afrika dengan 25% kasus. Dalam laporan terbaru, 30 negara menyumbang 87% infeksi TB Paru, dengan India, Filipina, Pakistan, Nigeria, Bangladesh, Afrika Selatan, dan Indonesia menyumbang dua pertiga dari kasus ini.  Permasalahan pengobatn TB Paru mengunakan obat anti tuberculosis (OAT) terdiri dari beberapa antibiotiK yang rata-rata memiliki efek samping mual , muntah dan penurunan nafsu makan, masyarakt mengangap obat tersebut tidak cocok dengan dirinya sehingga banyak dari mayarakat yang memutuskan untuk berhenti minum obat.  Metode   yang     digunakan  adalah  Edukasi,  pelatihan dan pendampingan kader kesehatan  dan keluarga sebagai role model dan  change  agent di  masyarakat untuk   meningkatkatkan    pengetahuan  dan  kemampuan dan perubahan perilaku untuk tidak putus obat. Salah satu upaya menagatasi mual muntah dan penurunan nafsu makan yaitu dengan akkupressure . . Hasil  peningkatan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat untuk mengatasi mual dan muntah saat konsumsi OAT.. Kesimpulan Putus obat TBC disebabkan banyak factor diperlukan upaya-upaya untuk tidak terjadi putus obat salah satunya dengan pendekatan akupressur dan pendampingan keluarga
EDUKASI DAN MENINGKATKAN KEWASPADAAN MASYARAKAT UNTUK MENCEGAH MATARANTAI PENULARAN COVID 19 PADA MASYARAKAT DEBONG KULON KOTA TEGAL Nur Cholis; Agus Mulyadi
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 1 No. 2 (2024): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v1i2.11795

Abstract

Covid19 adalah virus yang ditemukan pada manusia dan hewan. Sebagian virusnya dapat mengingeksi manusia serta menyebabkan berbagai penyakit, mulai dari penyakit umum seperti flu, hingga penyakit-penyakit yang lebih fata. Pengabdian masyarakat ini bertujuan agar masyarakat kususnya kader kesehatan dapat memahami dan memiliki kemampuan dalam penanganan dini kejang demam pada anak. Metode yang digunakan adalah active and participatory learning melalui beberapa tahap, yaitu sosialisai; pelaksanaan yang terdiri dari observasi tingkat pengetahuan melalui pretest, memberikan pelatihan melalui materi klasikal dan praktek terkait kejang demam pada anak dan penanganan dini kejang demam serta cara pencegahan, dan postest; pendampingan dan evaluasi.  Hasil evaluasi pretest dan postest setelah dilakukan pelatihan berupa materi dan praktek kepada masyarakat di kelurahan debong kulon terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan. Sebelum dilakukan pelatihan dan pendampingan sebagian besar mempunyai pengetahuan kurang yaitu 50% dan hanya sebagian kecil yang mempunyai pengetahuan baik yaitu sebesar 15%. Setelah mendapatkan pelatihan dan pendampingan sebagian besar mempunyai pengetahuan yang baik yaitu 50% dan hanya sebagian kecil yang kurang yaitu 10%.
EDUKASI STUNTING PADA IBU BALITA DI KELURAHAN BANDUNG KOTA TEGAL Cuciati Cuciati; Dwi Uswatun Khasanah; Trimar Handayani
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 1 No. 2 (2024): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v1i2.11796

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan terjadi pada anak-anak dan balita yang ditandai dengan tinggi badan lebih pendek dari usianya. Adapun dampak dari stunting jika tidak segera ditangani diantaranya mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal seperti lambat berbicara atau berjalan, hingga sering mengalami sakit.Salah satu faktor penyebab stunting adalah kurangnya pengetahuan tentang stunting. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatakan pengetahuan masyarakat tentang stunting. Metode yang digunakan yakni pemberian edukasi tentang stunting,adapun untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan ini, dilakukan pengisian kuesioner tentang stunting sebelum dan sesudah  kegiatan hal ini untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta. Jumlah peserta ada 30 orang terdiri dari kader kesehatan dan ibu yang memiliki balita. hasil dari kegiatan ini peserta sangat antusias mengikuti dalam mengikuti kegiatan, adapun hasil pengukran tingkat pengetahuan  Sebelum diberikan edukasi dari 30 responden sebagian besar memiliki  pengetahuan  baik yaitu (46,3%) sedangkan pengetahuan cukup (42,2%) dan pengetahuan kurang (11,5%). Setelah dilakukan edukasi didapatkan hasil sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (98,8%) dan pengetahuan cukup (1,2%) dari hasil tersebut dapat diarik keimpulan bahwa adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang stunting.
PENINGKATAN KEWASPADAAN MASYARAKAT TERHADAP BENCANA ANGIN PUTING BELIUNG MELALUI PENGUATAN LITERASI MITIGASI DI KECAMATAN MARGADANA KOTA TEGAL Nur Cholis; Agus Mulyadi; Sadar Prihandana; Gayuh Siska Laksanano
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 1 No. 2 (2024): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v1i2.14318

Abstract

Puting beliung adalah sebuah fenomena angin berputar dengan kecepatan lebih dari 60-90 km/jam yang berlangsung sekitar 5-10 menit yang diakibatkan adanya perbedaan tekanan yang besar dalam area dengan skala kecil yang terjadi di sekitar awan cumulonimbus. Cuaca ekstrem adalah kondisi cuaca dimana pengamatan unsur-unsur cuaca yang teramati melebihi ambang batas yang telah ditetapkan dan pada umumnya dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi. Potensi ancaman/bahaya yang begitu banyak, khususnya di Indonesia merupakan tantangan baik bagi pemerintah maupun masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan manajemen bencana yang baik. Peran aktif pemerintah dalam manajemen bencana ditunjukkan dengan membentuk BNPB dan BPBD hingga tingkat kota/kabupaten. Selain peran aktif pemerintah, hal yang sangat penting adalah kerjasama masyarakat di kawasan rawan bencana.

Page 1 of 1 | Total Record : 5