cover
Contact Name
-
Contact Email
jimatproditegal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jimatproditegal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Dewi Sartika No. 1 RT 01/01 Debong Kulon, Tegal, Provinsi Jawa Tengah, 52133
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JIMAT: Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate
ISSN : -     EISSN : 30629608     DOI : https://doi.org/10.31983/jimat
Core Subject : Health,
Jimat. Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate focuses on publishing scientific articles on the results of community service which includes community empowerment, training, mentoring, appropriate technology, and health education. The results of community service can be in the form of applying the results of research and regional-based community service in order to handle and manage various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in the community
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2025): JIMAT" : 5 Documents clear
EDUKASI DAN PEMERIKSAAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA YANG BERESIKO STUNTING DI WILAYAH KELURAHAN BANDUNG KOTA TEGAL Nur Cholis; Agus Mulyadi; Hudinoto Eko Yudyarto
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 2 No. 1 (2025): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v2i1.12042

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh ibu hamil, yang berpotensi meningkatkan risiko stunting. masalah pertumbuhan yang dapat berpengaruh pada perkembangan janin. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pencegahan anemia dan stunting, serta melakukan pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi anemia secara dini di ibu hamil. Kegiatan ini dilaksanakan di Balaidesa Kelurahan Bandung Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal pada 19 Juni 2024, melibatkan kolaborasi dengan pihak kelurahan dan kader kesehatan setempat. Metode yang digunakan mencakup penyuluhan, diskusi interaktif, serta pemeriksaan darah sederhana untuk mengetahui tingkat hemoglobin. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa partisipan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya asupan gizi, penggunaan suplemen, dan pola makan sehat dalam mencegah anemia. Selain itu, pemeriksaan yang dilakukan menunjukkan sejumlah ibu-ibu yang mengalami anemia, yang kemudian dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Diharapkan program ini dapat secara signifikan berkontribusi dalam upaya pencegahan anemia dan stunting di komunitas, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan gizi. Keberlanjutan program ini akan sangat bergantung pada dukungan dan kerjasama antara masyarakat, pihak kesehatan, dan lembaga terkait.
PELATIHAN PERAWATAN KAKI DAN SENAM KAKI DM PADA KADER KESEHATAN DI KELURAHAN BANDUNG KOTA TEGAL Gayuh Siska Laksananno; Trimar Handayani; Sadar Prihandana
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 2 No. 1 (2025): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v2i1.12043

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu bentuk gangguan metabolisme dengan penderita yang mengalami kadar gula darah yang tinggi karena tubuh mereka tidak merespon atau memproduksi insulin yang tidak memadai sehingga hormon insulin tersebut tidak bisa membantu bekerja menstabilkan kadar gula darah (glukosa). Penyakit Diabetes melitus ini termasuk suatu penyakit tidak menular dan menahun seumur hidup sehingga membutuhkan perawatan yang konsisten dan berkelanjutan untuk mencegah lebih awal terjadinya komplikasi, salah satunya neuropati. Neuropati ini termasuk ke dalam komplikasi mikroangiopati.  Penatalaksanaan diabetes yang baik dalam jangka waktu panjang dapat membantu mencegah dan menghambat progresifitas penyulit mikroangiopati sehingga dapat menurunkan morbiditas dan mortalitas DM.Tujuan dari dilaksanakannya pengabdian masyarakat di Kelurahan Bandung ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang neuropati dan cara mendeteksinya, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan tentang cara perawatan kaki dan senam kaki untuk mencegah terjadinya injury ataupun luka diabetik. Sedangkan manfaat yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah pengetahuan, pemahaman dan kemampuan masyarakat tentang cara perawatan kaki dan senam kaki untuk mencegah terjadinya injury akan meningkat. Untuk mencapai tujuan kegiatan pengabdian masyarakat di Kelurahan Bandung Kota Tegal, dilakukan melalui beberapa pendekatan, antara lain dengan metode ceramah yang Persuasif dan Edukatif serta pelatihan Hasil yag dicapai dari pengabdian masyarakat ini adalah tersedianya boklet atau modul tentang DM, komplikasi DM, neuropati, perawatan kaki dan senam kaki. Selain itu tersedia juga video yang dibuat oleh kader sebagai bukti bahwa hasil pelatihan telah diaplikasikan, seksligud menunjukkan telah terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dari kader. Kata Kunci: diabetes melitus; neuropati: perawatan kaki; senam kaki
PEMBERIAN PROTEIN HEWANI PADA BUMIL UNTUK MENCEGAH STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KELURAHAN BANDUNG KOTA TEGAL Ta'adi Ta'adi; Maria ulfah; Tinah Purwaningsih; Novi Panca Wardani
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 2 No. 1 (2025): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v2i1.12048

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan gizi yang masih banyak dijumpai di berbagai daerah salah satunya wilayah kerja puskesmas Bandung Kota Tegal. Stunting dapat mengancam kualitas sumber daya manusia di masa depan dalam jangka panjang. Salah satu sasaran dalam pencegahan stunting yaitu konidisi Kesehatan ibu hamil. Langkah yang diambil pemerintah dalam menangani pencegahan stunting salah satunya adalah mengoptimalkan peran posyandu serta kader setempat untuk melakukan sosialisasi serta pemberian makanan tambahan (PMT) pada  ibu hamil. Telur merupakan produk pangan hewan yang kaya akan protein, murah dan mudah didapat. Kegiatan ini bertujuan menurunkan prevalensi stunting di Kota Tegal dengan memberikan telur setiap hari selama 30 hari kepada Ibu Hamil di Kelurahan Bandung Kota Tegal mulai Juni 2024 hingga Juli 2024, selain memberikan makanan tambahan, kegiatan lain antara lain pemeriksaan kesehatan dan edukasi tentang pencegahan stunting pada ibu hamil dengan bekerja sama dengan Puskesmas Bandung serta pemantauan dan pendampingan oleh kader kesehatan wilayah Kelurahan Bandung Kota Tegal. Berdasarkan hasil evaluasi dari kegiatan pengabdian masyarakat ini, dapat disimpulkan bahwa telur dapat menjadi pilihan makanan tambahan yang tepat untuk ibu hamil dalam pencegahan stunting dengan diperoleh peningkatan LILA ibu hamil setelah diberikan makanan tambahan telur selama 30 hari dan terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang bahaya dan pencegahan stunting pada ibu hamil
DETEKSI DINI DAN EDUKASI PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS BERBASIS MEDIA VIDEO DAN E-BOOKLET PADA REMAJA DI WILAYAH PUSKESMAS BANDUNG KOTA TEGAL Ahmad Baequny; Anny Fauziyah; Atikah Hadiyatus Sulfa; Didi Hermawan
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 2 No. 1 (2025): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v2i1.12356

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan masalah kesehatan yang serius. Penyakit DM bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua. Penyakit Diabetes Mellitus menyerang perlahan-lahan dan kadang-kadang tidak disadari oleh penderitanya. Kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap bahaya diabetes mellitus terkait pencegahan dan pengendaliannya menyebabkan penyakit ini semakin banyak terjadi di masyarakat. Masyarakat di Kota Tegal memiliki prevalensi mengkonsumsi sayur dan buah kurang dari 5 porsi/hari sebesar 97,8%, dengan mempertimbangkan gaya hidup masyarakat yang ada di Kota Tegal memberi gambaran tingginya masalah diabetes maupun pre-diabetes di Kota Tegal. Kelurahan Bandung merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal. Kelurahan Bandung termasuk dalam wilayah kerja Puskesmas Bandung Kota Tegal. Didapatkan data dari Dinas Kesehatan Kota Tegal pada tahun 2015 didapatkan penderita DM di wilayah kerja Puskesmas Bandung sejumlah 203 orang, dan pada tahun 2017 ditemukan sejumlah 173 orang dengan kasus baru penyakit DM. Artinya data tersebut menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kasus baru DM di Kelurahan Bandung Kota Tegal. Dalam mencegah peningkatan kasus baru diabetes mellitus diperlukan deteksi dini dan edukasi pencegahan dini penyakit diabetes mellitus. Deteksi dini dilakukan dengan menggunakan asesmen resiko diabetes mellitus dan edukasi diberikan melalui media video dan e-booklet. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendeteksi sejak dini penyakit diabetes mellitus dan meningkatkan kesadaran remaja dalam pencegahan penyakit diabetes mellitus.
SOSIALISASI MITIGASI BENCANA BANJIR MELALUI PENDIDIKAN KEBENCANAAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL Suparjo; Didi Hermawan
Jurnal Inovasi Masyarakat Terupdate Vol. 2 No. 1 (2025): JIMAT
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jimat.v2i1.14369

Abstract

Kota Tegal adalah salah satu kota yang rawan terjadi bencana dan bencana yang sering terjadi adalah banjir sehingga edukasi mitigasi bencana banjir sangat perlu dilakukan sebagai pembelajaran dan perkenalan awal pada mitigasi bencana, diharapkan dengan sosialisasi ini masyarakat Kelurahan Debong Lor dapat menambah pengetahuannya mengenai mitigasi bencana banjir dan selalu siap dalam menghadapi bencana serta mengetahui tindakan yang harus dilakukan saat evakuasi terjadi. Tujuan dari pengabdian ini untuk memberikan sosialisasi manajemen mitigasi bencana banjir melalui pendidikan kebencanaan berbasis kearifan lokal. Pengabdian dilaksanakan di Kelurahan Debong Lor. Metode pengabdian yang digunakan diantaranya; 1) observasi dilakukan di RW VI, 2) sosialisasi mitigasi bencana dengan penyampaian materi dan memberikan pretest dan posttest untuk mengetahui tingkat pemahaman masyarakat 3) pembinaan dengan praktik menanam dan memelihara pohon serta 4) evaluasi kegiatan yang telah terlaksana untuk melakukan tindak lanjut dari program pengabdian. Hasil dari pengabdian, kegiatan sosialisasi mitigasi bencana banjir melalui pendidikan kebencanaan berbasis kearifan lokal mulai dari sosialisasi manajemen bencana, pembersihan area sungai, penanaman pohon, perawatan dan pemupukan pohon terlaksana dengan lancar. Masyarakat mengalami peningkatan pemahaman mitigasi bencana banjir dari 60% menjadi 83%. Masyarakat yang mengikuti pengabdian juga mengalami perubahan perilaku menjadi lebih peduli terhadap lingkungan. Hal ini dibuktikan dari semakin meningkatnya jumlah partisipan setiap kegiatan bersih sungai dan pemeliharaan pohon.

Page 1 of 1 | Total Record : 5