cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
SIGMA EPSILON - Majalah Ilmiah Teknologi Keselamatan Nuklir
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
SIGMA EPSILON adalah majalah ilmiah yang menyajikan makalah hasil kegiatan riset dan kegiatan teknis penunjang riset lainnya yang dilaksanakan di Pusat Reaktor dan Keselamatan Nuklir (PTRKN) Badan Tenaga Nuklir Nasional.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2009): Mei 2009" : 5 Documents clear
PENGUJIAN MESIN EDAQ UNTUK MENGUKUR LAJU KOROSI Sofia Loren Butarbutar; Febrianto Febrianto
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 13, No 2 (2009): Mei 2009
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/sigma.2009.13.2.2955

Abstract

Telah dilakukan pengujianuntuk mengetahui performa mesin EDAQ dalam mengukur laju korosi. Mesin EDAQ dilengkapi denganPotensiostat untuk mengontrol tegangan elektroda, e-corder untuk merekam data, dan EChem untukmenampilkan data dalam bentuk grafik untuk selanjutnya dianalisis. Pada pengujian ini tegangan divariasikandari -0,1 V sampai 0,498 V. Benda uji yang digunakan adalah baja karbon dengan luas permukaan 2,25 cm2.Hasil pengujian ditampilkan dalam bentuk grafis, kemudian diolah dengan metoda Analisis Tafel untukmendapatkan arus korosi. Arus data korosi ini selanjutnya dikonversi untuk mendapatkan nilai laju korosi. Darihasil Analisis ini diperoleh laju korosi baja karbon sebesar 0,75745 mpy. Dari pengujian ini dapat disimpulkanbahwa mesin EDAQ dapat berfungsi sesuai dengan spesifikasinya.
IDENTIFIKASI MIKROBA AIR LAUT DI UJUNG GRENGGENGAN SEMENANJUNG MURIA Itjeu Karliana
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 13, No 2 (2009): Mei 2009
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/sigma.2009.13.2.2956

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi mikroba air laut Ujung Grenggengan yang berlokasi di SemenanjungMuria. Lokasi sampel berjarak 7 km dari pantai dengan kedalaman air 4,5 m. Tujuan penelitian adalah untukmengidentifikasi mikroba air laut di Ujung Grenggengan, kawasan pantai laut Muria. Identifikasi dilakukandengan metode isolasi mikroba, analisis kandungan unsur-unsur kimia, dan mengukur faktor fisiko-kimia airlingkungan terhadap sampel air laut. Dari hasil identifikasi mikroba air laut di Ujung Grenggengan diperolehbahwa jumlah koloni bakteri pereduksi sulfat Desulfomonas pigra adalah 2x104 cfu/ml, bakteri patogenStaphylococcus aures < 106 cfu/ml, dan jamur Aspergillus ustus < 106 cfu/ml. Kandungan unsur-unsur logamyang teridentifikasi antara lain: Ca, Mg, K, Na, Ci- , SO42- , HCO32- dan Br- yang ditemukan dalam sampel airlaut akan menjadi sumber pembentukan kerak pada bagian dalam pipa atau permukaan luar komponen logam.Adanya kandungan bakteri pereduksi sulfat disertai dengan kadar sulfat yang relatif tinggi dalam sumber airbaku untuk pasokan PLTN perlu diantisipasi.
ANALISIS REAKTIVITAS RACUN XENON-135 TERAS RSG-GAS BERBAHAN BAKAR SILISIDA 2,96 gU/cc PADA DAYA 15 MWth MENGGUNAKAN ORIGEN2.1 TERKOREKSI. Anis Rohanda; Pudjijanto Pudjijanto
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 13, No 2 (2009): Mei 2009
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/sigma.2009.13.2.2951

Abstract

Dalampengoperasian teras RSG-GAS berbahan bakar silisida kerapatan tinggi, reaktivitas merupakan salah satuparameter neutronik yang penting untuk diketahui, terutama reaktivitas yang diakibatkan oleh peracunan Xe-135dalam teras. Saat ini RSG-GAS menggunakan bahan bakar silisida 2,96 gU/cc dan dioperasikan pada daya 15MWth. Perhitungan reaktivitas Xe-135 teras BOC (Beginning of Cycle) RSG-GAS berbahan bakar silisida 2,96gU/cc telah dilakukan dengan menggunakan kode komputer ORIGEN2.1 dengan lama operasi 48 jam dan waktupemadaman 72 jam. Nilai reaktivitas negatif Xe-135 sebanding dengan konsentrasi Xe-135 yang dihasilkan.Konsentrasi Xe-135 diperoleh dari hasil keluaran ORIGEN2.1 dengan basis perhitungan 1 kelompok deplesi danpeluruhan radioaktif. Hasil perhitungan reaktivitas memberikan hasil yang mendekati dengan hasil analisisXenSam hanya pada suku pembentukan Xe-135 (suku pembakaran). Telah dilakukan pula koreksi terhadapperhitungan reaktivitas pada suku peluruhan Xe-135 dengan ekstrapolasi hasil eksperimen yang menunjukkanhasil yang cukup mendekati. Dengan menggunakan koreksi hasil tersebut dapat ditentukan waktu mati reaktoryang berguna dalam menentukan kapan reaktor dapat beroperasi kembali setelah mengalami pemadaman.
PEMODELAN POROS DAN BANTALAN SISTEM TURBIN GAS PADA REAKTOR GARAM CAIR MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Sri Sudadiyo
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 13, No 2 (2009): Mei 2009
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/sigma.2009.13.2.2952

Abstract

Dari sudut pandang sistem energi danlingkungan, Reaktor Garam Cair (Molten Salt Reactor / MSR) merupakan teknologi reaktor nuklir generasi-IVyang mempunyai kemampuan baik untuk alat pembangkit listrik. Dalam MSR, panas yang diperoleh dari bahannuklir dipindahkan ke sistem pendingin sekunder melalui penukar kalor menggunakan siklus tertutup turbinhelium, dimana helium panas yang dihasilkan diekspansikan melalui turbin untuk menghasilkan daya poros.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi tegangan dan tekanan pada poros dan bantalanpada sistem turbin MSR dengan memanfaatkan metode elemen hingga sebagai alat yang sering digunakan untukpenyelesaian persamaan diferensial dalam pemodelan. Dari kurva pemodelan yang diperoleh, dapat diketahuibahwa distribusi tegangan pada poros akan naik apabila aspek rasio meningkat dan tekanan maksimum dalambantalan berada pada posisi 0,7 dengan distribusi tegangan geser menurun.
STUDI LITERATUR, INOVASI FITUR KESELAMATAN REAKTOR NUKLIR MELALUI PENGGUNAAN TEKNOLOGI FLUIDA NANO SEBAGAI FLUIDA PENDINGIN Puradwi Ismu Wahyono; Mulya Juarsa
SIGMA EPSILON - Buletin Ilmiah Teknologi Keselamatan Reaktor Nuklir Vol 13, No 2 (2009): Mei 2009
Publisher : Badan Tenaga Nuklir Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/sigma.2009.13.2.2954

Abstract

Salah satu fiturkeselamatan reaktor nuklir adalah sistem pendinginan teras dalam keadaan darurat. Pendingin yangdipergunakan adalah air. Hasil studi literatur pada penelitian terdahulu tentang fluida nano, sebagai pendingindalam pendidihan kolam, menunjukkan meningkatnya CHF atau fluk kalor maksimum dan konduktivitas termalsebagai fungsi konsentrasi fluida nano. Peningkatan fluk kalor maksimum juga dialami pada eksperimenrewetting batang panas menggunakan air pada temperatur tinggi sebagai fungsi temperatur awal. Hasil studiliteratur memberikan ide inovasi fitur keselamatan reaktor nuklir melalui penggunaan teknologi fluida nanosebagai fluida pendingin. Pertimbangan yang diperlukan adalah CHF, konduktivitas termal, pengembanganfluida nano berkelas nuklir, dan kriteria fluida nano yang diperlukan. Aplikasi fluida nano sangat potensialsebagai sebuah inovasi fitur keselamatan reaktor nuklir. Inovasi tersebut perlu dikaji lebih lanjut dalam sebuahpenelitian untuk membuktikan bahwa perbaikan pertukaran kalor pada paska CHF menggunakan fluida nanoakan lebih menjamin proses pendinginan yang lebih cepat.

Page 1 of 1 | Total Record : 5