cover
Contact Name
-
Contact Email
Journal.Education@unigres.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
Journal.Education@unigres.ac.id
Editorial Address
Jl. Arif Rahman Hakim No. 2B
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Journal Education
Published by Universitas Gresik
ISSN : 30256097     EISSN : -     DOI : -
Journal Education Jurnal Manajemen Pendidikan (JE) is a scientific journal that publishes conceptual and research articles related to school management and leadership. The aim of the journal is to disseminate high-quality research of those topics. Particularly, it promotes the publication of relevant scholarly works to enhance the lingkages among and utility for research, educational policies and practices. JE is published by the Postgraduate Program in Education Management, Gresik University, Indonesia. This journal is in collaboration with the Professional Association of Education Management/Administration (Indonesian Association of Educational Management and Administration Scholars-ISMAPI) and the Association of Education Management and Administration Study Programs (Association of Indonesian Education Management and Administration Study Programs - APMAPI) Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2025): Journal Educatione" : 6 Documents clear
PERAN TEKNOLOGI DALAM TRANSFORMASI PENDIDIKAN Eva Rusdianah; RitaYuana; Titin Agustin Arif Hidayati
Journal Educatione Vol. 2 No. 1 (2025): Journal Educatione
Publisher : Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan. Dalam proses pengumpulan data penelitian ini, metode dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan informasi dari berbagai sumber kepustakaan yang terkait dengan subjek penelitian. Dalam penelitian ini, analisis data deskriptif digunakan untuk menemukan informasi yang relevan dengan subjek penelitian.Hasil Penelitian Hasil penelitian berdasarkan tinjauan literatur Peran Teknologi dalam. Mengubah Pendidikan Di bawah ini berbagai teknik yang dapat digunakan untuk mentransformasikan pendidikan. Transformasi pendidikan didorong oleh berbagai teknologi yang berkembang pesat. Berikut adalah beberapa teknologi yang dapat dimanfaatkan dalam transformasi Pendidikan. Pembelajaran Digital ,Realitas Virtual (VR) dan Augmented Reality (AR),Analisis Data dan Pembelajaran Mesin, Internet of Things (IoT), Blockchain ,Teknologi Kecerdasan Buatan (AI) ,Mobile Learning (M-Learning) , Robotika Pendidikan , Sistem Manajemen Informasi Sekolah (SIM Sekolah) .Integrasi Teknologi Dalam Tata Kelola Pendidikan, Manajemen Sekolah, Dan Administrasi Pendidikan.Penerapan Solusi Teknologi Menciptakan Perubahan Dalam Proses-Proses Sehari-hari Di Lingkungan Pendidikan.Teknologi telah memainkan peran penting dalam mentransformasi dunia pendidikan. Berikut beberapa poin pentingnya Aksesibilitas yang Lebih Luas:,Meningkatkan Interaksi dan Kolaborasi:,Personalisasi Pembelajaran, Meningkatkan Motivasi dan Keterlibatan Siswa:,Mempersiapkan Siswa untuk Masa Depan:Tantangan dan Pertimbangan: Secara umum pemanfaatan teknologi dalam manajemen absensi, evaluasi kinerja guru, Berfokus pada bisnis lainnya memberikan dampak positif pada bisnis bekerja di lingkungan pendidikan. Keberhasilan sistem pendaftaran otomatis tidaklah sempurna meningkatkan keakuratan informasi yang diterima, tetapi juga memberikan waktu bagi guru untuk berkonsentrasi lebih baik kegiatan pembelajaran. Sistem evaluasi kinerja online untuk guru membuka pintu menuju transparansi, membantu guru dan administrator bekerja sama untuk bekerja lebih baik kualitas pendidikan. Selain itu, integrasi teknologi dalam pengelolaan tugas-tugas administrative memberikan peningkatan kinerja, mengurangi risiko dan potensi kesalahan manusia. Tingkatkan komunikasi internal melalui forum kolaborasi dan notifikasi otomatis memastikan bahwa informasi penting diberikan dengan cepat dan efisien. Oleh karena itu, kami dapat memastikan bahwa teknologi bukan sekedar alat, namun merupakan mitra penting dari teknologi. menciptakan lingkungan pendidikan yang sangat interaktif, efisien dan responsif terhadap tuntutan masa kini. Teknologi Konektivitasbukan hanya tentang meningkatkan efisiensi, namun juga membuka efisiensi peluang baru untuk meningkatkan kualitas dan inklusi pendidikan bagi seluruh masyarakat pendidikan. Teknologi menawarkan banyak peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan generasi masa depan. Dengan mengatasi tantangan yang ada dan memanfaatkan teknologi secara bijak, kita dapat mentransformasi sistem pendidikan dan mencapai tujuan pendidikan yang lebih berkualitas dan merata
PERAN PLATFORM MERDEKA MENGAJAR (PMM) DALAM TRANSFORMASI PENDIDIKAN Retno Putri Maretta; Siti Maiha
Journal Educatione Vol. 2 No. 1 (2025): Journal Educatione
Publisher : Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pendidikan merupakan suatu kebutuhan mendesak di era digital saat ini. Inovasi menjadi kunci utama dalam mewujudkan perubahan tersebut. Studi pustaka menunjukkan bahwa pendidikan berbasis teknologi, seperti penggunaan platform daring, dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran. Salah satu inovasi yang menonjol adalah Platform Merdeka Mengajar (PMM), yang telah mengubah paradigma pendidikan di Indonesia. PMM memberikan akses lebih luas kepada siswa dan guru, memungkinkan interaksi yang lebih dinamis, dan mengintegrasikan berbagai sumber belajar. PMM dirancang sebagai ekosistem pembelajaran kolaboratif yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Guru dan siswa di seluruh Indonesia dapat mengakses PMM untuk meningkatkan kemampuan dan akses pendidikan. PMM membantu meningkatkan kemampuan guru dengan memberikan akses ke materi ajar dan pelatihan yang relevan, serta memungkinkan siswa di daerah terpencil untuk mengakses pendidikan berkualitas yang sebelumnya sulit mereka dapatkan. Dalam konteks yang lebih luas, PMM berperan sebagai salah satu langkah menuju transformasi pendidikan yang lebih inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan siswa. Dengan memberikan akses yang lebih luas kepada guru dan siswa, serta memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, PMM berkontribusi pada upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
PERAN GURU PENGGERAK DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI UPT SATUAN PENDIDIKAN SDN TUTUR II KECAMATAN TUTUR KAB. PASURUAN Abdul Rokhim; Ismiono; Siti Choirunisah
Journal Educatione Vol. 2 No. 1 (2025): Journal Educatione
Publisher : Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran guru penggerak dalam implementasiKurikulum Merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus.Berdasarkan analisis data, diperoleh beberapa kesimpulan terkait peran guru penggerak dalam implementasi KurikulumMerdeka, yaitu: 1) Guru menjadi penggerak dalam komunitas belajar bagi rekan guru disekolah danwilayahnya. Menjadipelatih bagi rekan guru merupakan peran dari guru penggerak. Diharapkan kehadiran guru penggerak mampu membawasuatu perubahan yang baik bagi guru yang digerakkan khususnya dalam kualitas mengajar peserta didik dan kemandirian gurudalam mengembangkan dirinya secara mandiri. 2) Guru penggerak berperan dalam melatih rekan guru dalammengembangkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Guru yang digerakkan oleh guru penggerak harusmampu mendesain dan mengelola pembelajarannya semenarik mungkin sehingga peserta didik termotivasi untuk belajar danberkreasi sesuai dengan bakan dan kemampuannya. Motivasi yang ada dalamdiri peserta didik memampukan dirinya untukmeningkatkan prestasi akademiknya secara mandiri.3) Guru penggerak menjadi agen perubahan dalam hal peningkatan kualitas kepemimpinan peserta didik di sekolah, 4) Gurupenggerak harus mampu mencipatkan suatu ruang sebagai wadah untuk berdiskusi dan berkolaborasi bersama denganrekan guru dan mereka yang memiliki kepentingan atau pemangku kepentingan baik yang ada di lingkungan pendidikansekolah maupun di luar sekolah dengan tujuan peningkatan kualitas dalam pembelajaran. 5) Guru penggerak harusmenjadi pemandu dalam proses pembelajaran yang menciptakan suasana nyaman dan damai dalam ekosistempembelajaran. Dengan pembelajaran yang nyaman peserta didik terdorong untuk mengembangkan dirinya menjadi pribadiyang bernalar kritis, kreatif, berhati mulia dan memiliki sikap toleransi. 6) Mengembangkan diri secara aktif. Gurupenggerak harus selalu mengupgrade dirinya dalam mengikuti perkembangan zaman. Guru harus mampu meningkatkandan mengembangkan kompetensinya sebagai guru secara mandiri. 7) Menjadi motivator. Guru merupakan motivatordalam pembelajaran dalam memacu aktivitas belajarnya. Guru penggerak harus menjadi panutan yang mampumengarahkan dan mengubah perilaku dan karakter peserta didik kearah yang lebih baik. Melahirkan generasi bangsa yangberkualitas yang memiliki keilmuwan dan kedalaman spritual sebagai ujung tombak bagi kemajuan bangsa.
PENGEMBANGAN KEWIRAUSAHAAN SISWA MELALUI ENTERPRENEUR LABORATORY DI MADRASAH ALIYAH AL-MUNAWWAR Dwi Handayan; Moch. Imron Rosyidi; Supriyadi
Journal Educatione Vol. 2 No. 1 (2025): Journal Educatione
Publisher : Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu fokus Kemendikbudristek dalam mencapai visi pendidikan di Indonesia adalahProject Penguatan Profil Pelajar Pancasila, yang selanjutnya diimplementsi pada lingkup KementerianAgama dengan P5RA (Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan lil Alamin). Terdapat 7tema, diantaranya adalah gaya hidup berkelanjutan, kearifan lokal, bhinneka tunggal ika, bangunlahjiwa dan raganya, suara demokrasi, berekayasa dan berteknologi membangun NKRI, dankewirausahaan. Madrasah Aliyah Al-Munawwar sebagai sub sistem pendidikan di lingkunganKementerian Agama merasa perlu untuk mengimplementasikan P5RA tersebut khususnya terhadapprofil kewirausahaan melalui program Pengembangan kewirausahaan melalui Enterpreneur Laboratory.Metode penelitian adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif Penelitian inidilaksanakan di MA. Al-Munawwar yang Kunci Dander Bojonegoro. Data dalam penelitian inidikumpulkan dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini adalah diketahuiterdapat peningkatan secara signifikan terhadap keterampilan kewirausahaan yang meliputi penemuanproduk baru yang mempunyai nilai jual dengan memanfaatkan potensi yang ada di sekitar, melakukanperhitungan harga pokok penjualan dan merencanakan promosi. Simpulan yang diperoleh adalahbahwa program Enterpreneur Laboratory merupakan suatu program yang apabila dilaksanakan secarasungguh-sungguh dapat meningkatkan jiwa kewirausahaan siswa. Program ini mensinergikan beberapamata pelajaran, diantaranya adalah Ekonomi, Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Seni Budaya.Kata Kunci: pengembangan kewirausahaan, P5RA, enterpreneur laboratory
Upaya Peningkatan Konsep Diri Positif Siswa Kelas XII SMA nahdlatul Ulama 1 Gresik Melalui Bimbingan Forgiveness Therapy Muhammad Badril Riza; Saifuddin Zuhri; Lili Tanamen
Journal Educatione Vol. 2 No. 1 (2025): Journal Educatione
Publisher : Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep diri merupakan aspek penting dalam perkembangan remaja menuju masa dewasaawal. Peserta didik kelas XII (usia 17–18 tahun) sering mengalami dinamika perkembangan, salahsatunya adalah rendahnya konsep diri positif. Indikasi yang muncul meliputi kurangnya kepercayaandiri, ketidakmampuan menghargai kemampuan pribadi, dan tidak menyadari nilai dirinya. Penelitian inibertujuan untuk meningkatkan konsep diri positif melalui layanan bimbingan klasikal denganpendekatan forgiveness therapy. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Bimbingan danKonseling (PTBK) dalam dua siklus, meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, danrefleksi. Subjek penelitian adalah 24 peserta didik kelas XII MIPA 5 SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik.Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan angket konsep diri. Hasil penelitianmenunjukkan adanya peningkatan konsep diri positif. Pada pre-test, sebanyak 7 peserta didik (29,1%)berada pada kategori konsep diri rendah dan 2 orang (8,3%) pada kategori sangat rendah. Setelah siklusI, peserta dengan kategori rendah turun menjadi 4 orang (26,7%) dan sangat rendah menjadi 1 orang(4,2%). Pada post-test siklus II, kategori sangat rendah tetap 1 orang (4,2%) dan kategori rendahmenurun menjadi 1 orang (4,2%).
MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DI DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI UPT SMPN 3 GRESIK Binti Al Khasanah; Anindyta Happy Indah Sari; Rendra Yulio Pratama
Journal Educatione Vol. 2 No. 1 (2025): Journal Educatione
Publisher : Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi kepala sekolah merupakan faktor yang paling menentukan dalam keberhasilanpeningkatan mewujudkan visi, misi, tujuan, dan sasaran sekolah yang dilaksanakan secara terencanadan bertahap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi kepala sekolah dalam menyusunprogram sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulandata yang dilakukan adalah dengan cara observasi dan wawancara. Subyek penelitian ini antara lain: 1)Kepala Sekolah 2) Tenaga Pendidik 3) Karyawan/staff lainnya. Hasil Penelitian ini memperlihatkanmengenai program peningkatan kompetensi guru yang didokumentasikan melalui program tahunan,RKS, RKAS, dan Program Tahunan Tenaga Kependidikan. Program yang disusun merupakan hasilanalisis kepala sekolah yang melibatkan staf sekolah khusus. Program yang telah disusun juga bertujuanuntuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dan staf melalui kegiatan MGMP, workshop ataudiklat. Seorang tenaga pendidik harus melakukan evaluasi pembelajaran yang sesuai kaidah, memahamidan melaksanakan kurikulum serta kinerjanya terpusat pada Platform Merdeka Mengajar yang sudahditentukan oleh kementerian pendidikan. Untuk karyawan/staf lainnya bekerja sesuai dengan anjabyang sudah ditentukan oleh dinas pendidikan Kabupaten Gresik. Setiap Kegiatan atau program sekolahdilaksanakan melalui rapat dengan tim khusus dan selanjutnya dirapatkan kembali pada rapat kedinasantentang program-program yang harus dilakukan.

Page 1 of 1 | Total Record : 6