cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
ganendra@batan.go.id
Editorial Address
Jl. Babarsari Kotak Pos 6101 ykbb, Yogyakarta 55281
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Ganendra: Majalah IPTEK Nuklir
ISSN : 14106957     EISSN : 25035029     DOI : https://doi.org/10.17146/gnd
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Iptek Nuklir Ganendra merupakan jurnal ilmiah hasil litbang dalam bidang iptek nuklir, diterbitkan oleh Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan (PTAPB) - BATAN Yogyakarta. Frekuensi terbit dua kali setahun setiap bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Volume 11 Nomor 1 Januari 2008" : 5 Documents clear
KUALIFIKASI AIR TANGKI REAKTOR (ATR) KARTINI BERDASARKAN DATA DUKUNG METODA NYALA SPEKTROMETRI SERAPAN ATOM (SSA) DAN ION SELECTIVE ELECTRODE (ISE) Supriyanto Supriyanto; Iswani Gitowati
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 11 Nomor 1 Januari 2008
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.429 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2008.11.1.135

Abstract

KUALIFIKASI AIR TANGKI REAKTOR (ATR) KARTINI BERDASARKAN DATA DUKUNG METODA NYALASPEKTROMETRI SERAPAN ATOM (SSA) DAN ION SELECTIVE ELECTRODE (ISE). Air tangki reaktor (ATR)merupakan salah satu produk dari sistem pendingin reaktor yang sangat diperlukan pada reaktor nuklir. Jaminankualitas air tangki reaktor diperlukan agar memenuhi persyaratan yang harus dipenuhi antara lain kadar unsur-unsurFe, Mn, Mg, Na, Cr, Ca dan Cl dalam air tangki reaktor masing-masing < 1 ppm. Kadar unsur-unsur Fe, Mn, Mg, Na,Cr, dan Ca dalam ATR ditentukan dengan menggunakan metode nyala spektrometri serapan atom dan unsur Clmenggunakanmetode ion selective electrode (ISE). Kelayakan alat uji SSA dilakukan dengan melakukan kalibrasialat uji SSA menggunakan larutan Cu 2 ppm dan diperoleh kepekaan dan presisi alat uji masing-masing 0,019 ppmdan 0,65 % lebih kecil dari persyaratan masing-masing 0,4 ppm dan 1 %. Kelayakan alat uji ISE ditunjukan denganperolehan harga slope pada rentang potensial yang dipersyaratkan yaitu pada kisaran 0,56 – 0,59 mV. Diperolehdata kadar Ca dan Cl dalam ATR masing-masing 0,32 ± 0,005 ppm dan 1,052 ± 0,009 ppm, sedangkan unsur yanglain Fe, Mn, Mg, Na, dan Cr berada di bawah batas deteksi masing-masing unsur. Berdasar data tersebut dapatdisimpulkan kualitas ATR memenuhi salah satu peryaratan IAEA.
STUDI PARAMETER AIR DAN RADIOAKTIVITAS ALAM PERAIRAN SUNGAI SEROPAN GUNUNGKIDUL Tri Rusmanto; Agus Taftazani
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 11 Nomor 1 Januari 2008
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.026 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2008.11.1.137

Abstract

STUDI PARAMETER AIR DAN RADIOAKTIVITAS ALAM SAMPEL AIR, SEDIMEN SUNGAI SEROPANGUNUNGKIDUL. Kualitas air Sungai Seropan sebagai bahan baku air bersih (rumah tangga) harusdipantau kualitasnya melalui parameter fisik, kimia, biologi dan radioaktivitas. Telah dilakukan studikualitas air tersebut dengan parameter penelitian suhu, suspended solid (SS), radioaktivitas gross β danγ, kesadahan, COD, BOD, escherichia coli. Sampel air dan sedimen sungai diambil pada bulan Februari(penghujan) dan Agustus (kemarau) 2006. Didapat hasil pengukuran parameter kualitas air sungaiSeropan berturut-turut adalah suhu rata-rata 28˚C; SS maksimum 48 mg/L, pH maksimum 6,8;kesadahan maksimum 257,49 mg/L; COD maksimum 8 mg/L, BOD maksimum 4,9 mg/L, bakteri E. collimax > 2400 mpn/100 mL, gross b air maksimum 0,9071 Bq/L. Semua parameter tersebut masih dibawah kadar maksimum dari Keputusan Gubernur Kepala Daerah Istimewa YogyakartaNo/214/KPTS/1991 dan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor907/Menkes/SK/VII/2002. Sampel sedimen tidak dapat dibandingkan karena belum tercantum dalambaku mutunya. Hasil identifikasi radionuklida alam pemancar gamma pada sampel air sungai adalah Tl-208 dan K-40 sedangkan pada sampel sedimen terdeteksi lebih banyak yaitu Tl-208, Ac-228, Ra-226,Pb-212, Pb-214, Bi-214, Ac-228, Ac-228 dan K-40.
STUDI STATUS TEKNIK PENGAYAAN D2O Sukarsono Sukarsono; Imam Dahroni; Didiek Herhady
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 11 Nomor 1 Januari 2008
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.48 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2008.11.1.138

Abstract

Telah dilakukan studi status teknik pengayaan air berat baik yang telah dilakukan di Indonesia maupun di dunia.Proses pembuatan air berat yang sudah diteliti meliputi distilasi air, distilasi hidrogen, pemisahan dengan laser,elektrolisa dan pertukaran isotop. Pertukaran isotop sendiri dapat menggunakan pasangan bahan kimia seperti airhidrogensulfit, ammonium-hidrogen, aminomethan-hidrogen, dan air- hidrogen. Untuk proses pertukaran isotop adayang dijalankan pada satu panas (mono thermal) atau dua panas (bithermal). Negara produsen terbesar air beratadalah Kanada. Negara-negara yang sudah mempunyai pabrik air berat adalah Amerika Serikat, Norwegia danIndia. Proses yang banyak digunakan untuk produksi air berat adalah pertukatan isotop Girdler-Sulphide (G-S),distilasi dan elektrolisa, yang masing-masing mempunyai kekurangan dan keunggulannya sendiri. Penelitian yangsudah dilaksanakan di Batan Yogyakarta bertujuan untuk melihat karakteristik pemisahan air berat, meliputi distilasi,eletrolisa dan pertukaran isotop. Beberapa peratalan sudah berdiri adalah distilasi 3 buah dengan kolom pirek tinggi2 m, stainless steel tinggi 3 m dan baja 6 m. Peralatan elektrolisa yang ada adalah 50 buah sel elektrolisa, dan unitpertukaran isotop dengan katalisator Ni-Cr2O3 dan Pt-Carbon. Peralatan tersebut dalam keadaan yang belum siapdioperasikan
PENGARUH OZON (O3) HASIL LUCUTAN PLASMA DAN FOTOKATALIS TITANIUM DIOKSIDA (TIO2) TIPE ANATAS TERHADAP DEGRADASI FENOL agus Purwadi; Isyuniarto Isyuniarto; Widdi Usada
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 11 Nomor 1 Januari 2008
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.701 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2008.11.1.133

Abstract

PENGARUH OZON (O3) HASIL LUCUTAN PLASMA DAN FOTOKATALIS TITANIUM DIOKSIDA (TiO2) TIPEANATAS TERHADAP DEGRADASI FENOL. Telah dilakukan penelitian degradasi fenol menggunakan ozon dantitanium dioksida tipe anatas Fenol merupakan senyawa organik yang beracun, mempunyai rasa dan bau yangsangat tajam dan kalau terakumulasi dalam tubuh dapat mengganggu metabolisme tubuh. Percobaan degradasifenol dilakukan dalam 2 perlakuan, yakni degradasi fenol melalui reaksi ozonisasi dan degradasi fenol melalui reaksiozonisasi disertai penambahan fotokatalis titanium dioksida tipe anatas. Pada tiap perlakuan digunakan 6 sampeldengan variasi waktu 0 hingga 200 menit. Sampel disaring dengan corong buchner selanjutnya filtrat yang didapatdiekstrak dengan kloroform. Setelah diekstrak, larutan dipisahkan dengan corong pisah kemudian dipekatkan. Hasilpemekatan dianalisis dengan alat kromatografi gas Hitachi G-300. Dari hasil penelitian ditunjukkan bahwa semakinlama proses degradasi, konsentrasi fenol semakin berkurang. Degradasi fenol melalui penggunaan reaksi ozonisasiberjalan secara lambat dengan laju aktivasi k = (1,6x10-3)/menit dan waktu paruh 1/2 = 433,125 menit, sedangdegradasi fenol melalui reaksi ozonisasi yang disertai penambahan fotokatalis TiO2 tipe anatas, fenol dapatterdegradasi lebih cepat dengan k = (3,4x10-3)/menit dan t1/2 = 203,823 menit.
PENINGKATAN KUALITAS ZIRKONIA HASIL OLAH PASIR ZIRKON Dwiretnani Sudjoko; Triyono Triyono
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 11 Nomor 1 Januari 2008
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.209 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2008.11.1.134

Abstract

PENINGKATAN KUALITAS ZIRKONIA HASIL OLAH PASIR ZIRKON. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajaripeningkatan kualitas zirkonia yang diperoleh dari hasil olah pasir zirkon dengan jalan peningkatan tingkat pelindianair, salah satu tahapan pada proses pengolahan pasir zirkon, dan variasi konsentrasi ammonium hidroksida yangdigunakan pada pengolahan pasir zirkon. Proses dilakukan sesuai jalur proses peleburan alkali ─ pelindian denganair ─ pelindian dengan asam klorida ─ pengendapan ─ kalsinasi. Dari hasil penelitian ini didapatkan hasil, makintinggi tingkat pelindian air kandungan zirkonia hasil makin bertambah besar, tetapi untuk variasi konsentrasiammonium hidroksida ternyata makin tinggi konsentrasi ammonium hidroksida kandungan zirkonia makin berkurang.Kondisi optimum diperoleh pada tingkat pelindian air tingkat ketiga dan konsentrasi ammonium hidroksida 12,5%.Pada kondisi ini kandungan zirkonia sebesar 99,01%.

Page 1 of 1 | Total Record : 5