cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
ganendra@batan.go.id
Editorial Address
Jl. Babarsari Kotak Pos 6101 ykbb, Yogyakarta 55281
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Ganendra: Majalah IPTEK Nuklir
ISSN : 14106957     EISSN : 25035029     DOI : https://doi.org/10.17146/gnd
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Iptek Nuklir Ganendra merupakan jurnal ilmiah hasil litbang dalam bidang iptek nuklir, diterbitkan oleh Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan (PTAPB) - BATAN Yogyakarta. Frekuensi terbit dua kali setahun setiap bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Volume 12 Nomor 1 Januari 2009" : 6 Documents clear
PENGARUH KONSENTRASI MEDIA NH4OH TERHADAP BENTUK FASE GEL DAN KARAKTERISASI SETELAH PEMANASAN Indra Suryawan; Sri Rinanti Susilowati
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 12 Nomor 1 Januari 2009
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.687 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2009.12.1.145

Abstract

PENGARUH KONSENTRASI MEDIA NH4OH TERHADAP BENTUK FASE GEL DAN KARAKTERISASI SETELAHPEMANASAN. Telah dilakukan pembuatan butiran gel dengan variasi konsentrasi media NH4OH pada prosesgelasi. Variabel konsentrasi NH4OH adalah 2, 4, 6, 8 dan 10 N. Gel setelah kering dipanaskan pada suhu 100, 400,600 dan 800oC selama 3 jam. Karakterisasi gel diamati dengan mikroskop optik (MO) dan scanning electronmicroscope (SEM) untuk mengetahui bentuk dan strukturmikro permukaan. Dari hasil penelitian, menggunakanmedia NH4OH dengan konsentrasi ≥ 8 N terbentuk gel yang bulat dan setelah dipanaskan sampai 800oC tidakpecah. Hasil pengamatan MO dan SEM, menunjukkan bahwa morfologi bentuk dan permukaan gel yang telahdipanaskan pada suhu 100 sampai 800oC berbentuk bulat, permukaan homogen dan tidak pecah.
REVIEW KLORINASI ZIRKON DIOKSIDA Dwiretnani Sudjoko
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 12 Nomor 1 Januari 2009
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.098 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2009.12.1.146

Abstract

REVIEW KLORINASI ZIRKON DIOKSIDA. Telah dilakukan review klorinasi zirkon dioksida menggunakan prosessemi catu dengan reaktor datar, reaktor tegak dan reaktor fluidisasi. Umpan yang digunakan zirkon dioksida buatanAldrich, pasir zirkon langsung dan pasir zirkon dalam bentuk briket. Dari hasil kajian didapatkan bahwa reaktor yangterbaik adalah reaktor tegak. Diperlukan modifikasi reaktor klorinasi dan sublimator untuk mendapatkan konversiyang lebih besar. Zirkonium tetraklorid hasil proses ternyata signifikan dengan zirkonium tetraklorid buatan Aldrich.Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan hasil proses yang lebih baik.
ANALISIS UNSUR Fe, Ca, Ti, Ba, Ce, Zr DAN La DALAM SEDIMEN LAUT DI SEMENANJUNG MURIA DENGAN METODE XRF Sukirno Sukirno; Sri Murniasih
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 12 Nomor 1 Januari 2009
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.831 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2009.12.1.147

Abstract

ANALISIS UNSUR Fe, Ca, Ti, Ba, Ce, Zr DAN La DALAM SEDIMEN LAUT DI SEMENANJUNG MURIA DENGANMETODE XRF. Telah dilakukan analisis unsur-unsur (Fe, Ca, Ti, Ba, Ce, Zr dan La) dalam cuplikan lingkungansedimen laut di semenanjung Muria dengan menggunakan metode spektrometer pendar sinar-X (XRF). Tujuanpenelitian untuk mengetahui sebaran unsur-unsur yang mengakomodasikan data lingkungan terkini dalam rangkamendukung ijin tapak dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Pusat Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).Pengambilan cuplikan, preparasi maupun analisisnya mengacu pada prosedur analisis cuplikan lingkungan. Darihasil analisis diperoleh unsur mayor yang terkandung dalam sedimen untuk ke 7 lokasi sampling sedimen lautadalah Ca, Ti dan Fe dengan konsentrasi berturut-turut adalah (6,74 - 11,69 ) %; (0,74 - 6,89 ) % dan (0,45 -1,94 )%; sedangkan untuk unsur-unsur minor terdiri dari unsur Ba, Ce, Zr dan La dengan konsentrasi berturut-turut adalah(451,4 – 1331,6 ) mg/kg; (201,8 – 427,3) mg/kg; (192,3 – 338,5) mg/kg dan (171,7 – 298,4) mg/kg. Hasil uji statistikmenunjukkan bahwa lokasi sampling terpengaruh nyata terhadap konsentrasi untuk semua unsur, pada pengujiandengan taraf kepercayaan 95
STUDI HUBUNGAN ANTARA SEBARAN DAN BEBAN PENCEMARAN RADIOAKTIVITAS SAMPEL LINGKUNGAN TERHADAP BAKU MUTU DAN DAYA TAMPUNG SUNGAI CODE YOGYAKARTA Agus Taftazani; Muzakky Muzakky
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 12 Nomor 1 Januari 2009
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.574 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2009.12.1.148

Abstract

STUDI HUBUNGAN ANTARA SEBARAN DAN BEBAN PENCEMARAN RADIOAKTIVITAS TERHADAP BAKUMUTU DAN DAYA TAMPUNG PADA SUNGAI CODE YOGYAKARTA. Telah dilakukan analisis hubunganantara sebaran dan beban pencemaran aktivitas gross b dan radionuklida alam dalam sampel air sertasedimen dari 11 stasiun-pengamatan sungai Code terhadap baku mutu dan daya tampung sungai CodeYogyakarta. Sampel konsentrat air dan serbuk sedimen kering-homogen lolos 100 mesh diukur gross b dengan detektor GM serta diidentifikasi radionuklida dengan spektrometer g (detektor HPGe dan softwareMaestro II). Data radioaktivitas dianalisis secara deskriptif dengan histogram untuk melihat polapenyebaran data. Data beban pencemaran, baku mutu dan daya tampung sungai Code dianalisis secaradeskriptif dengan diagram garis untuk melihat pola hubungan antara beban pencemaran dan dayatampung sungai. Hasil pengamatan sampel air dan sedimen di 11 stasiun-pengamatan menunjukkantelah terdeteksi radionuklida alam pemancar g : 210Pb, 212Pb, 214Pb, 226Ra, 208Tl, 214Bi, 228Ac, dan 40K.Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa pola penyebaran aktivitas reratagross b dan g semakin meningkat dari hulu ke hilir sungai Code, baik pada sampel air maupun sampelsedimen. Hasil analisis beban pencemaran, baku mutu dan daya tampung aktivitas radionuklida 210Pb,212Pb, 226Ra dan 228Ac ditunjukkan beban pencemaran lebih kecil dari baku mutu air sungai menurutkeputusan Badan Pengawas Tenaga Nuklir 02/Ka-BAPETEN/V-99 tentang baku mutu radioaktivitas,berarti sungai Code masih memiliki daya tampung yang baik terhadap keempat radionuklida tersebut.Kata Kunci: Beban pencemaran, bakumutu, daya tampung, gross b , radionuklida alam.
EVALUASI KECEPATAN TRANSPOR LOGAM DALAM AIR SUNGAI DI DAERAH MURIA Muzakky Muzakky
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 12 Nomor 1 Januari 2009
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.07 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2009.12.1.144

Abstract

EVALUASI KECEPATAN TRANSPOR LOGAM DALAM AIR SUNGAI DI DAERAH MURIA. Telah dilakukanevaluasi kecepatan transpor logam Al, Mn, Cd, As, Cd dan Cr di perairan sungai daerah Muria. Kecepatan transporlogam dihitung berdasarkan hasil perkalian antara debit air sungai dengan konsentrasi logam di dalam badan air.Tujuan dari penelitian ini (1) mendapatkan data rona awal lingkungan sungai, (2) memprediksi kualitas air sungaiberdasarkan kecepatan transpor logam dan peranan pH air terhadap perpindahan logam ke dalam sedimen.Pengambilan sampel dipilih pada radius 2 - 5 km dari calon dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)dan dilakukan pada musim penghujan. Berdasarkan indeks kecepatan transpor > 100 mg/dt, hasil evalusimenunjukkan bahwa kecepatan transpor logam sungai Wareng, Balong, Dombang, Kancilan dan Suru telahtercemar oleh logam Mn dan Hg. Sedangkan logam Cd telah mencemari Sungai Balong, Kancilan, dan Suru, logamAs mencemari air sungai Kancilan. Kecepatan transpor logam Mn terbesar pada sungai Kancilan 1392,5 mg/dt.Kecepatan transpor logam Cd dan Cr terbesar pada sungai Balong masing-masing sebesar 347,2 mg/dt dan 52,2mg/dt. Sedangkan kecepatan transpor logam As dan Hg terbesar didapat pada sungai Kancilan dengan masingmasing113,8 mg/dt dan 1334,9 mg/dt. Berdasarkan pengamatan pH air, fenomena logam Al, Mn, Cd, As Cr dan Hgdalam air sungai di daerah Muria akan cenderung berpindah ke dalam sedimen pada pH tinggi, sebaliknya pada pHyang rendah logam-logam akan tetap tinggal dan larut di dalam air.
PENGARUH WAKTU OZONISASI TERHADAP PENURUNAN KADAR BOD, COD, TSS DAN FOSFAT PADA LIMBAH CAIR RUMAH SAKIT Isyuniarto Isyuniarto; Andrianto Andrianto
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 12 Nomor 1 Januari 2009
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.9 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2009.12.1.149

Abstract

PENGARUH WAKTU OZONISASI TERHADAP PENURUNAN KADAR BOD, COD, TSS DAN FOSFAT PADALIMBAH CAIR RUMAH SAKIT. Telah dilakukan penelitian pengaruh waktu ozonisasi terhadap penurunan kadarBOD, COD, TSS dan fosfat pada limbah cair rumah sakit. Tujuan penelitian adalah mempelajari pengaruhpenambahan kapur dan pemakaian oksidan ozon untuk menurunkan kadar BOD, COD, TSS dan fosfat pada limbahrumah sakit. Penambahan kapur dimaksudkan untuk menambah jumlah ion OH- sedangkan parameter waktuozonisasi dimaksudkan untuk menyempurnakan oksidasi senyawa-senyawa organik dalam limbah danpembentukan flok-flok. Dari penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa penambahan kapur yang optimumadalah 1,1% (berat) dan waktu ozonisasi 20 menit. Pada kondisi ini diperoleh kadar BOD = 18,88 mg/l; COD =25,68 mg/l, TSS = 80 mg/l dan fosfat = 1,52 mg/l. Kondisi tersebut sudah memenuhi standar baku mutu yangditetapkan, yaitu untuk BOD = 75 mg/l; COD = 100 mg/l, TSS = 100 mg/l dan fosfat = 2,0 mg/l.

Page 1 of 1 | Total Record : 6