cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
ganendra@batan.go.id
Editorial Address
Jl. Babarsari Kotak Pos 6101 ykbb, Yogyakarta 55281
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Ganendra: Majalah IPTEK Nuklir
ISSN : 14106957     EISSN : 25035029     DOI : https://doi.org/10.17146/gnd
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Iptek Nuklir Ganendra merupakan jurnal ilmiah hasil litbang dalam bidang iptek nuklir, diterbitkan oleh Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan (PTAPB) - BATAN Yogyakarta. Frekuensi terbit dua kali setahun setiap bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Volume 20 Nomor 1 Januari 2017" : 6 Documents clear
SINTESIS DAN KARAKTERISASI ZIRKONIUM DIOKSIDA UNTUK DIGUNAKAN SEBAGAI MATRIK KOLOM GENERATOR RADIOISOTOP 113Sn -113mIn Duyeh Setiawan, Fuji Octa Indah Suciati
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 20 Nomor 1 Januari 2017
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.928 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2017.20.1.3137

Abstract

Radioisotop 113mIn memiliki potensial untuk aplikasi di berbagai situasi industri sebagai pelacak untuk bahan cair, organik dan padat. Sistem dua fase yang terdiri dari padat dan cair sering ditemui di berbagai unit proses di industri yang dirancang untuk memisahkan atau memurnikan suatu komponen.  Memahami perilaku dari tahapan proses dalam industri adalah sangat penting untuk menyelidiki kinerja sistem.  Radioisotop 113mIn dengan energi gamma 391 keV dan waktu paruh 1,7 jam sangat ideal sebagai pelacak kedua fase tersebut, dapat digunakan untuk pengukuran langsung disebagian besar industri.  Radioisotop 113mIn diekstraksi dari generator 113Sn - 113mIn menggunakan kolom matrik zirkonium dioksida dan eluen HCl untuk menghasilkan 113mInCl3.   Zirkonium dioksida dibuat dari zirkonil klorida (ZrOCl2.8 H2O ) menggunakan metode presipitasi telah berhasil dilakukan, yaitu dengan mencampurkan zirkonil klorida dan amonia  yang menghasilkan kristal dan air.  Parameter proses yang dikontrol adalah pH 7 dari larutan, sedangkan variabel yang dibandingkan adalah suhu perlakuan panas pada rentang 400 – 900 oC.  Karakterisasi zirkonium dioksida hasil sintesis dilakukan dengan XRD diperoleh ukuran kristalit antara 12 – 15 nm.  Hasil SEM menunjukkan bentuk partikel zirkonium dioksida adalah spherical menuju granular.  Sintesis zirkonium dioksida dengan metode reaksi pengendapan dapat mengontrol ukuran partikel, komposisi kimia yang diinginkan untuk digunakan sebagai matrik kolom generator radioisotop 113Sn - 113mIn.
EKSTRAKSI Y, DY, GD DARI KONSENTRAT ITRIUM DENGAN SOLVEN TBP, D2EHPA Tri Handini; Bambang EHB; Sri Sukmajaya
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 20 Nomor 1 Januari 2017
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3237.493 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2017.20.1.3072

Abstract

EKSTRAKSI Y, Dy, Gd DARI KONSENTRAT ITRIUM DENGAN SOLVEN TBP DAN D2EHPA. Telah dilakukan pemisahan Y, Dy, dan Gd dari konsentrat itrium hasil olah pasir senotim dengan cara ekstrasi cair - cair. Pasir senotim adalah sumber logam tanah jarang dengan kandungan utama itrium. Solven yang akan digunakan untuk proses ekstraksi yaitu TBP dan D2EHPA dalam pengencer kerosen. Umpan ekstraksi adalah konsentrat itrium yang dilarutkan dalam suasana asam nitrat. Penentuan kadar itrium Y, Dy, dan Gd di analisis menggunakan alat pendar sinar - X. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh pemisahan itrium yang relatif murni. Pada proses ekstraksi pemisahan Y, Dy, dan Gd variabel yang berpengaruh antara lain : konsentrasi asam nitrat dalam larutan umpan, waktu ekstraksi, perbandingan umpan dan fasa organik dan konsentrasi solven dalam fasa organik. Dari hasil percobaan diperoleh kondisi terbaik adalah keasaman umpan 0,5 M, waktu ekstraksi 15 menit, kecepatan pengadukan 250 rpm, solven 15 % D2EHPA dengan pengencer Kerosin, perbandingan FA : FO = 1 : 1. Pada kondisi ini diperoleh harga faktor pisah Y-Dy = 22,576 dan Y-Gd = 59,2.
PENGARUH KADAR Mo TERHADAP FASA g-UMo, SIFAT TERMAL DAN DENSITAS PADUAN UMo EFFECT OF Mo CONTENT ON THE g-UMo PHASE, THERMAL CONDUCTIVITY AND DENSITY OF UMo ALLOY M Husna Alhasa; Masrukan Masrukan; Jan Setiawan
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 20 Nomor 1 Januari 2017
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (566.941 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2017.20.1.3164

Abstract

PENGARUH KADAR Mo TERHADAP FASA g-U-Mo, SIFAT TERMAL DAN DENSITAS PADUAN UMo. Paduan uranium-molibdenum hasil peleburan dengan kadar 2%, 5%, 10% dan 15%  Mo dalam kondisi vakum dikenai perlakuan panas.  Paduan UMo dipanaskan hingga suhu 900 oC pada daerah g dan didinginkan secara cepat ke daerah suhu kamar dengan media air. Spesimen paduan UMo kemudian dianalisis struktur fasa, konduktivitas termal dan densitas paduan. Hasil analisis pola difraksi sinar x paduan UMo pasca-peleburan dengan kadar 2%, 5% dan 10% Mo menghasilkan puncak puncak fasa a dan d. Pola difraksi paduan UMo pasca-pendingin cepat dengan kadar 2%, 5% dan 10% Mo menghasilkan puncak puncak fasa g dengan bidang hkl 110, 200, 211 dan 220. Pembentukan fasa g dalam bentuk body centered cubic, BCC merupakan hasil  transformasi dari fasa a+d (orthorombik dan tetragonal). Struktur fasa g relatif stabil dan stabillitasnya semakin meningkat dengan semakin tinggi kadar Mo. Namun demikian konduktivitas termal dan densitas paduan UMo mengalami penurunan dengan meningkatnya kadar Mo. Struktur fasa g-UMo metastabil relatif baik diatas kisaran 5-10% kadar Mo.  
PENGARUH AKTIVITAS 99Mo TERHADAP PROFIL RENDEMEN 99mTc PADA GENERATOR 99Mo/99mTc DENGAN KOLOM MATERIAL BERBASIS ZIRKONIUM (MBZ) Miftakul Munir; Enny Lestari; Endang Sarmini; Herlina Herlina; Sriyono Sriyono; Marlina Marlina
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 20 Nomor 1 Januari 2017
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.666 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2017.20.1.3038

Abstract

Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) BATAN telah mengembangkan Material Berbasis Zirkonium (MBZ) dengan kapasitas serap terhadap Molibdenum-99 (99Mo) lebih dari 150 mg Molibdenum/gram. Material ini masih perlu dikembangkan, salah satunya adalah kemampuannya untuk melepaskan Teknesium-99m (99mTc) pada saat proses elusi. Pada penelitian ini, dilakukan studi pengaruh aktivitas 99Mo terhadap profil rendemen 99mTc. Variasi aktivitas 99Mo yakni diserapkan ke dalam MBZ, kemudian 99mTc dielusi setiap hari sampai hari keenam dengan menggunakan larutan NaCl 0,9%. Berdasarkan analisis ANOVA two-factor without replication dengan taraf signifikansi 5%, ditemukan adanya perbedaan yang signifikan pada profil rendemen 99mTc dengan variasi aktivitas 99Mo (P-value=0,017631), perbedaan juga ditemukan pada pola garis regresinya. Semakin besar aktivitas 99Mo yang diserapkan ke MBZ, semakin rendah persentase hasil elusi 99mTc yang diperoleh pada hari pertama dan cenderung meningkat pada elusi berikutnya.
PEMISAHAN ZIRKONIUM (Zr) DAN HAFNIUM (Hf) MEMAKAI CAMPURAN SOLVEN TBP-D2EHPA DAN AMBERLITE XAD-16 Dwi Biyantoro, I Made Sukarna, Agus Suyanto
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 20 Nomor 1 Januari 2017
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1447.924 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2017.20.1.3044

Abstract

PEMISAHAN ZIRKONIUM (Zr) DAN HAFNIUM (Hf) MEMAKAI CAMPURAN SOLVEN TBP-D2EHPA DAN AMBERLITE XAD-16. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi (perbandingan ekstraktan dan resin) SIR yang efektif untuk pemisahan Zr dan Hf, mengetahui model kesetimbangan adsorpsi Zr dan Hf dengan menggunakan SIR, dan mengetahui hasil adsorpsi yang paling efektif dari perbandingan berat SIR. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode SIR yaitu mengimpregnasikan suatu ekstraktan ke dalam resin. Ekstraktan yang digunakan yaitu campuran TBP dan D2EHPA (1: 3), resin yang digunakan yaitu XAD-16, dan umpan yang digunakan yaitu ZOC. Penelitian ini dilakukan dengan memvariasikan komposisi SIR, setelah diperoleh hasil variasi SIR yang efektif. Selanjutnya dilakukan proses adsorpsi umpan ZOC dengan menggunakan SIR. Kemudian disaring, filtrat hasil penyaringan dianalisis dengan XRF. Sedangkan padatan SIR hasil adsorpsi di desorpsi menggunakan asam sulfat. Kemudian hasil desorpsi dianalisis menggunakan spektrometer XRF. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh hasil komposisi SIR yang paling efektif untuk pemisahan Zr-Hf yaitu perbandingan ekstraktan dan resin = 5: 5 untuk metode kering maupun metode basah, persamaan kesetimbangan untuk Zr mendekati model kesetimbangan Langmuir sedangkan persamaan kesetimbangan untuk Hf mendekati model kesetimbangan Freundlich serta hasil adsorpsi yang paling efektif yaitu perbandingan umpan dengan SIR = 10 mL:5 g dengan β = 0,1831 ; η Zr = 26,39% serta η Hf = 66,19% untuk metode kering dan β = 0,1557 ; η Zr = 25,17% serta η Hf = 68,36% untuk metode basah. Hasil yang diperoleh pada proses desorpsi yaitu 2 M H2SO4. Kata kunci: SIR, TBP, D2EHPA, Resn XAD-16, Zr, dan Hf.
PERBANDINGAN HASIL ANALISIS DUA LABORATORIUM MENGGUNAKAN METODE YANG BERBEDA Sri Murniasih, Agus Taftazani
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 20 Nomor 1 Januari 2017
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1204.149 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2017.20.1.3115

Abstract

PERBANDINGAN HASIL ANALISIS DUA LABORATORIUM MENGGUNAKAN METODE YANG BERBEDA. Telah dilakukan perbandingan hasil analisis suatu sampel abu vulkanik pada dua laboratorium dengan metode analisis yang berbeda. Pekerjaan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu suatu laborotorium pengujian serta menjalin kerjasama dengan laboratorium pengujian dari Negara lain. Sampel diuji di laboratorium AAN – PSTA menggunakan metode AAN, sedangkan pada Universitas Texas menggunakan ICP-MS dan ENAA. Dari target 12 unsur, laboratorium AAN – PSTA mampu menyajikan data analisis 11 unsur. Berdasarkan hasil perbandingan diketahui bahwa analisis unsur K, Mn, Ti dan Fe dari kedua laboratorium mempunyai perbandingan yang sangat baik dan saling berdekatan. Hal ini diketahui dari nilai RSD dan koefisien korelasi hasil analisis kedua laboratorium. Sedangkan dilihat dari perbedaan hasil diketahui bahwa hasil analisis unsur Al, Na, K, Fe, V, Mn, Ti, Cr dan As dari kedua laboratorium tidak beda signifikan. Dari 11 unsur yang dilaporkan, hanya unsur Zn yang mempunyai nilai berbeda signifikan untuk dua laboratorium.

Page 1 of 1 | Total Record : 6