cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
ganendra@batan.go.id
Editorial Address
Jl. Babarsari Kotak Pos 6101 ykbb, Yogyakarta 55281
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Ganendra: Majalah IPTEK Nuklir
ISSN : 14106957     EISSN : 25035029     DOI : https://doi.org/10.17146/gnd
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Iptek Nuklir Ganendra merupakan jurnal ilmiah hasil litbang dalam bidang iptek nuklir, diterbitkan oleh Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan (PTAPB) - BATAN Yogyakarta. Frekuensi terbit dua kali setahun setiap bulan Januari dan Juli.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Volume 8 Nomor 1 Januari 2005" : 5 Documents clear
EVALUASI KADAR LOGAM BERAT DAN PESTISIDA PADA SAMPEL AIR SUNGAI BRIBIN GUNUNG KIDUL FUNGSI WAKTU DAN LOKASI SAMPLING (BAGIAN I) Agus Taftazani; Tri Rusmanto
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 8 Nomor 1 Januari 2005
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.897 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2005.8.1.177

Abstract

EVALUASI KADAR LOGAM BERAT DAN PESTISIDA PADA SAMPEL AIR SUNGAI BRIBIN GUNUNG KIDULFUNGSI WAKTU DAN LOKASI SAMPLING (BAGIAN I). Telah dilakukan penentuan kandungan logam berat Ca,Mg, Mn, Fe, Hg, Cd, Cr, Co, senyawa karbofuran dan DDT dalam air dan sedimen di sungai bawah tanah BribinGunungkidul. Sampling dilakukan pada bulan Maret dan September 2004 di dua lokasi secara grab sample.Penentuan logam berat dengan metode Aktivasi Neutron (AAN), penentuan senyawa DDT dengan metodekromatogafi gas (GC) dan senyawa karbofuran dengan kromatografi cair kinerja tinggi (HPLC). Hasil analisis yangdiperoleh, sampel air mengandung logam Ca, Mg, Mn, Fe dan Hg, serta karbofuran. Sampel sedimen terdeteksiunsur-unsur Ca, Mg, Mn, Fe, Hg, Cd, Cr, Co dan senyawa karbofuran. Senyawa DDT tidak terdeteksi dalam airmaupun sedimen. Hasil perhitungan kadar beberapa unsur dan pestisida yang terdapat dalam sampel ditunjukkanpada musim penghujan lebih kecil musim kemarau untuk sampel air dan sebaliknya untuk sedimen, sedangpengaruh lokasi sampling tidak signifikan. Hasil analisis sampel air akan dibandingkan dengan baku mutu Air Gol Bpada SK Gub.DIY/1991 dan SK Keputusan MENKES RI Nomor 907/2002.
PEMBUATAN ZIRKON TETRAKLORIDA DARI PASIR ZIRKON DENGAN PROSES KERING SECARA LANGSUNG Budi Sulistyo
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 8 Nomor 1 Januari 2005
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.145 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2005.8.1.178

Abstract

PEMBUATAN ZIRKON TETRAKLORIDA DARI PASIR ZIRKON DENGAN PROSES KERING SECARALANGSUNG. Logam zirkon diperlukan sebagai bahan struktur pada kelongsong bahan bakar reaktor nuklir, bejanatekan dan pipa maupun sebagai paduan logam zirkon yang mendukung industri nuklir dan nonnuklir. Pengolahanpasir zirkon dilakukan tiga tahapan proses yaitu tahap I : memisahkan antara unsur zirkonium dengan unsur silikon,diperoleh hasil ZrCl4 dan hasil samping SiCl4, tahap II : proses pemurnian ZrO2, dan tahap III : proses pembuatanlogam zirkon dari ZrO2. Pada tahap I ini ada dua proses yaitu proses basah dan proses kering. Pada proses keringada 3 cara, yaitu proses karbida, proses karbonitrit dan proses kering secara langsung. Dari ketiga cara proseskering tersebut ada perbedaan mendasar, yaitu tingkat suhu operasinya yang berakibat pada derajat konversiproses. Pada penelitian ini yang dilakukan adalah proses kering secara langsung karena suhunya paling rendah diantara proses kering lainnya. Metode yang digunakan dalam proses kering secara langsung ini adalah fixed bedchlorination. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh perbandingan pasir zirkon dengan karbon,pengaruh jumlah gas Cl2 dan pengaruh pembuatan umpan, terhadap konversi zirkon tetraklorida. Zirkon tetrakloridaadalah hasil antara dari pengolahan pasir zirkon menjadi zirkon ingot, yang dapat digunakan sebagai bahan dasarpembuatan ZrO2, dan atau logam zirkon. Sebagai bahan baku adalah pasir zirkon dengan kadar 45% berat Zr dankarbon dari calsined coke atau grafit, gas Cl2 serta sukrosa sebagai binder. Pasir zirkon dan karbon terlebih duludibentuk briket, baru kemudian dilakukan klorinasi pada suhu 950 oC dengan waktu 15 menit, tekanan 74 mmHg.Hasil klorinasi adalah ZrCl4 dan SiCl4. Dari penelitian ini diperoleh perbandingan berat umpan pasir zirkon : karbon :sukrosa adalah 73 : 22 : 5% berat, tekanan pembriketan 18 kN, kecepatan alir gas Cl2 4,4 l/menit, diperoleh konversiklorinasi sebesar 17%.
KAJIAN PEMANFAATAN SLUDGE IPAL KOTA JOGJAKARTA SEBAGAI PUPUK ORGANIK YANG RAMAH LINGKUNGAN Moch Yazid; Mintargo Kusno; Elisabeth Supriyatni; Moch Eko Budiono
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 8 Nomor 1 Januari 2005
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.453 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2005.8.1.179

Abstract

KAJIAN PEMANFAATAN SLUDGE IPAL KOTA JOGJAKARTA SEBAGAI PUPUK ORGANIK YANG RAMAHLINGKUNGAN. Telah dilakukan pengkajian kemungkinan pemanfaatan sludge IPAL kota Yogyakarta sebagai pupukorganik ditinjau dari berbagai aspek antara lain kandungan unsur nutrien tanaman, logam berat dan dilakukan upayauntuk mematikan mikroba patogennya. Hasil pengkajian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahanpertimbangan untuk menganalisis dampak penggunaan sludge tersebut sebagai pupuk. Sampel sludge diambil dariInstalasi Pengolahan Air Limbah Kota Jogjakarta yang berlokasi di Bantul. Sampel sludge dikeringkan pada suhukamar, dihaluskan dan ditimbang sesuai keperluan jenis analisisnya. Untuk analisis unsur makro dilakukan denganmetode Analisis Pengaktifan Netron Cepat (APNC), sedangkan unsur mikro menggunakan Analisa PengaktifanNetron (APN). Pencacahan cuplikan menggunakan spektrometer gamma dengan detektor Ge(Li). Analisis logamberat Pb, Cd dan Hg dilakukan menggunakan AAS, sedangkan Sm, Th, Sb, Cr dan Co menggunakan APN.Sedangkan upaya untuk mematikan mikroba patogen dilakukan dengan irradiasi sampel menggunakan irradiatorCo-60 dengan variasi dosis 5, 10, 15, 20 dan 25 kGy. Pengamatan mikrobiologis dilakukan di LaboratoriumMikrobiologi, Fakultas Biologi UGM yang meliputi , bakteria total, Escheria coli, Streptococcus dan Salmonella. Darihasil analisis dapat diketahui bahwa kandungan unsur hara makro rerata yaitu N sebesar 4,10 ± 0,007 ppm, Psebesar 640,51 ± 14,34 ppm dan K sebesar 3,04 ± 0,06 ppm, sedangkan unsur mikro yang meliputi unsur Mg =79,31 ± 6,48 ppm, Zn = 599,8 ± 42,2 ppm, Cu = 16,13 ± 0,4 ppm, Ca = 117,6 ± 9,20 ppm dan Fe = 4,35 ± 0,18 %.Sedangkan kisaran kandungan logam berat yang meliputi Pb = 73,27 – 125,65 ppm, Cd = 1,44 – 2,59 ppm, Hg tidakterdeteksi. Selain itu, Sm = 0,04 –18,68 ppm, Th = 2,20 – 6,37 ppm; Sb = 1,06 – 76,37 ppm, Cr = 1,94 – 51,40 ppmdan Co = 0,57 – 84,03 ppm. Adapun populasi bakteri yang terbesar adalah Salmonella sp, kemudian Streptococcusdan yang terakhir Escheria coli. Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa sludge IPAL kota Yogyakartadapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik dengan perlakuan khusus agar unsur Cu, Fe dan Zn tidak melebihi nilaikritis sehingga menghambat pertumbuhan tanaman, sedangkan kandungan berbagai logam berat masih dinilaicukup aman. Adapun dosis efektif untuk menekan populasi bateri total adalah 25 kGy, sedangkan untuk Salmonellasp sebesar 20 kGy dan Escheria coli adalah 15 kGy. Kandungan logam berat di dalam sludge yang tertinggi adalahtimbal (Pb) yaitu sebesar 125,65 ppm
KAJIAN SIFAT SERAP MINERAL MAGNETIT TERHADAP LIMBAH RADIOAKTIF URANIUM CAIR FASE AIR YANG DIGUNAKAN SEBAGAI BAHAN URUG Moch Eko Budiono; Sukosrono Sukosrono
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 8 Nomor 1 Januari 2005
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.478 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2005.8.1.180

Abstract

KAJIAN SIFAT SERAP MINERAL MAGNETIT TERHADAP LIMBAH RADIOAKTIF URANIUM CAIR FASA AIRYANG DIGUNAKAN SEBAGAI BAHAN URUG. Telah dilakukan percobaan penentuan kapasitas serap mineralmagnetit terhadap limbah uranium fase air. Percobaan ini dimaksudkan untuk mendapatkan data yang diperlukandalam suatu kegiatan penelitian bahan isi/urug pada penyimpanan limbah radioaktif. Percobaan dilakukan dengancara memvariasi ukuran butir mineral magnetit dan pH. Ukuran butir divariasi dari 10/20 – 100/120 mesh, sedangkanpH limbah divariasi dari 4 – 10. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan yaitu hasil yang paling baik adalahmagnetit dengan ukuran butir 100/120 mesh, pH 7 mempunyai kecepatan perembesan 0,273 cm3/s, koefisienpermeabilitas 0,389 cm/s, porositas 17,21, faktor dekontaminasi 25,62, kapasitas serap 23,75 grek/g dan fraksiterserap 67,24 %.
SEBARAN LOGAM BERAT DALAM IKAN, ALGAE, AIR DAN SEDIMEN LAUT DI SEMENANJUNG LEMAHABANG MURIA Sukirno Sukirno; Djati Pramana; Sumining Sumining
GANENDRA Majalah IPTEK Nuklir Volume 8 Nomor 1 Januari 2005
Publisher : Website

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (164.587 KB) | DOI: 10.17146/gnd.2005.8.1.176

Abstract

SEBARAN LOGAM BERAT DALAM IKAN, ALGAE, AIR DAN SEDIMEN LAUT DI SEMENANJUNGLEMAHABANG MURIA. Telah dilakukan analisis logam berat pada ikan kerapu, algae, air dan sedimen laut darisemenanjung Muria Jepara dengan metoda analisis aktivasi neutron (AAN). Iradiasi cuplikan dilakukan selama 12jam dengan menggunakan fasilitas Lazy Susan dengan fluks neutron 0,585x1011 .n.cm-2.s-1. Pengukuran dilakukandengan cara komparatif untuk menghindari kesalahan karena parameter fluks netron. Dari hasil analisis terdapat 6unsur yang diperhatikan dengan menggunakan spektrometri gamma dengan detektor Ge(Li). Unsur-unsur tersebutyang terkandung dalam algae, ikan kerapu, air dan sedimen laut adalah Co, Sb, Sc, Fe, Cr dan Cd. Konsentrasiunsur yang tertinggi dalam sedimen adalah Fe = 65,625 ± 3,12 % dan unsur yang terendah adalah Co = 0,00256 ±0,00045 mg/g, konsentrasi yang ada di air laut. Metoda ini memberikan harga presisi dan akurasi relative < 10%untuk semua unsure

Page 1 of 1 | Total Record : 5