cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Sains Materi Indonesia
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Sains Materi Indonesia (Indonesian Journal of Materials Science), diterbitkan oleh Pusat Teknologi Bahan Industri Nuklir - BATAN. Terbit pertama kali: Oktober 1999, frekuensi terbit: empat bulanan.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1: OKTOBER 2002" : 7 Documents clear
KOMPOSIT TAWASARANGAKTIFZEOLIT UNTUK MEMPERBAIKI KUALITAS AIR Saryati Saryati; Sutisna Sutisna; Sumarjo Sumarjo; Wildan Z L; Wahyudianingsih Wahyudianingsih; Siti Suprapti
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 4, No 1: OKTOBER 2002
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.961 KB) | DOI: 10.17146/jusami.2002.4.1.4887

Abstract

KOMPOSIT TAWASARANGAKTIFZEOLIT UNTUK MEMPERBAIKI KUALITAS AIR. Telah dipelajari kemampuan komposit tawas, arang aktif dan zeolit untuk memperbaiki kualitas air. Penelitian ini mencari komposisi optimum komposit, sebagai langkah awal penyediaan teknologi sederhana dalam penyediaan air minum secara catu dengan volume kecil, yang merupakan gabungan dari beberapa prosedur, seperti koagulasi, flokulasi, pengendapan, penukaran ion dan penyerapan, yang terjadi dalam satu proses. Digunakan air sungai Cisadane sebagai sampel. Perbaikan kualitas air dilihat dari penurunan kekeruhan, bilangan permanganat, kandungan ion ion Cu, Cd, Pb dan Al dalam air setelah diproses. Diperoleh kesimpulan bahwa komposit tawas, arang aktif dan zeolit mempunyai kemampuan menurunkan kekeruhan air lebih besar dari pada komponen - komponennya. Penambahan kanji dalam komposit mempercepat proses penjernihan air. Komposit ini menurunkan kekeruhan, bilangan permanganat, dan jumlah bakteri coli dalam air. Komposisi komposit optimum adalah 1000 mg arang aktif, 1000 mg zeolit, 60 mg tawas, 40 mg natrium bikarbonat dan 50 mg kanji dengan ukuran butiran lebih kecil dari 80 mesh.
PENGEMBANGAN MODEL MATEMATIKA PERPINDAHAN PANAS PADA KENTANG SELAMA PROSES PEMASAKAN Winarto Winarto; Budi Raharjo; Suhargo Suhargo
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 4, No 1: OKTOBER 2002
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.283 KB) | DOI: 10.17146/jusami.2002.4.1.4892

Abstract

PENGEMBANGAN MODEL MATEMATIKA PERPINDAHAN PANAS PADA KENTANG SELAMA PROSES PEMASAKAN. Produk/bahan pertanian tidak semuanya dapat langsung dikonsumsi, oleh karena itu agar produk tersebut dapat dikonsumsi, maka perlu perlakuan pemasakan. Teknologi pemasakan melibatkan pengetahuan perpindahan panas dan perubahan fisikawi dan kimiawi produk/bahan akibat pemanasan. Pada pemanasan produk/bahan pangan sering dijumpai masalah yang berkaitan dengan pengontrolan suhu dalam menghasilkan keluaran yang optimal. Faktor yang paling penting dalam pengolahan bahan makanan adalah kenaikan suhu yang dikenakan pada bahan dan lamanya proses pemanasan. Lama pemanasan dan suhu pemanas akan merubah sifat bahan dari mentah menjadi matang, dimana untuk perubahan tersebut diperlukan sejumlah panas yang besarnya berbeda-beda tergantung dari produknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model matematika perpindahan panas pada produk pertanian berbentuk bola pejal selama proses pemasakan tanpa mempertimbangkan panas/energi yang diperlukan untuk merubah sifat fisik dan kimiawi bahan, serta menguji validitas dan kepekaan model. Bahan yang digunakan kentang, diasumsikan berbentuk bola, perambatan panas hanya terjadi pada arah radial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh perpindahan panas konveksi pada permukaan lebih besar daripada pengaruh perpindahan panas konduksi dalam bahan. Laju perubahan suhu bahan dipengaruhi oleh suhu media. Dari uji validitas model diperoleh hasil bahwa model perambatan panas konduksi satu dimensi dengan kondisi batas konveksi dan salah satu sisinya diisolasi, serta suhu awal konstan, dapat memprediksi dengan baik distribusi suhu pada berbagai posisi dalam kentang. Sedangkan dari uji kepekaan model, variabel masukan yang peka terhadap perubahan suhu bahan secara berurutan adalah suhu media pemasak, diameter bahan, dan suhu awal bahan.
STUDI KEKRISTALAN PbZrxTi1-xO3 YANG DISIAPKAN DENGAN PELAPISAN PUTAR (SPIN COATING) Muhammad Hikam; Irzaman Irzaman; Hanedi Darmasetiawan; Teguh Yogaraksa
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 4, No 1: OKTOBER 2002
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1043.24 KB) | DOI: 10.17146/jusami.2002.4.1.4888

Abstract

STUDI KEKRISTALAN PbZrxTi1-xO3 YANG DISIAPKAN DENGAN PELAPISAN PUTAR (SPIN COATING). Telah dibuat lapisan tipis PZT dengan metode pelapisan putar (spin coating), dengan berbagai variasi kecepatan putar, konsentrasi pelarut dan dua macam substrat, Hasil eksperimen menunjukkan peningkatan kecepatan putar (rpm) pada spin coating mengakibatkan degradasi kualitas kristal pada pembentukan lapisan tipis khususnya untuk substrat Pt(200)/Si(100); sedangkan pengenceran larutan tidak berpengaruh pada substrat Si(100) namun meningkatkan orientasi dominan (200) pada substrat Pt(200)/Si(100), Semua lapisan tipis yang terbentuk memiliki sistem kristal tetragonal dengan space group 14mm.
SINTESIS DAN KARAKTERISASI KOMPOSIT POLIPROPILENA/SERBUK KAYU GERGAJI Sudirman Sudirman; Aloma K. K.; Indra Gunawan; Ari Handayani; Evi Hertinvyana
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 4, No 1: OKTOBER 2002
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.497 KB) | DOI: 10.17146/jusami.2002.4.1.4889

Abstract

SINTESIS DAN KARAKTERISASI KOMPOSIT POLIPROPILENA/SERBUK KAYU GERGAJI. Komposit polimer polipropilena (PP) dengan bahan pengisi (filler) Serbuk Kayu Gergaji (SKG) merupakan bahan komposit alternatif. Penyebaran bahan pengisi dalam bahan komposit ini secara random atau acak dengan komposisi SKG 10, 30 dan 50 % fraksi volume. Dari sintesis bahan komposit dengan berbagai komposisi dilakukan pengujian mekanik (kuat tarik), sifat fisik (titik leleh dan suhu dekomposisi), strukturmikro dan derajat kristalinitas dengan menggunakan SEM dan XRD. Dari hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa seiring dengan penambahan bahan pengisi, kuat tarik, titik leleh, suhu dekomposisi dan derajat kristalinitas mengalami penurunan. Jika dibandingkan antara komposit bermatriks PP MF 2 dengan komposit PP MF 10, untuk kuat tarik komposit bermatriks PP MF 10 lebih tinggi 4,24 % dibanding komposit bermatriks PP MF 2. Untuk titik leleh, komposit bermatriks PP MF 10 lebih tinggi 4,09 % dari komposit bermatriks PP MF 2 dan perbedaan suhu dekomposisi antara komposit bermatriks PP MF 10 dengan komposit bermatriks PP MF 2 hanya 0,17 %. Komposit bermatriks PP MF 10 mempunyai nilai derajat kristalinitas yang lebih tinggi 2,55 % dibanding komposit bermatriks PP MF 2. Komposit dengan derajat kristalinitas yang lebih tinggi mempunyai kuat tarik yang lebih tinggi.
ANALISIS STRUKTURMIKRO, POROSITAS DAN KEKERASAN DARI PADUAN AlSi HASIL COR PERAH Sulistioso G. S.; M. Dani; Wagiyo Wagiyo; Elman P.; Sunardi Sunardi; Firdaus Firdaus
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 4, No 1: OKTOBER 2002
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.465 KB) | DOI: 10.17146/jusami.2002.4.1.4890

Abstract

ANALISIS STRUKTURMIKRO, POROSITAS DAN KEKERASAN DARI PADUAN AlSi HASIL COR PERAH. Telah dilakukan penelitian dan analisis sifat fisis dan mekanik dari paduanAlSi yang dibuat dengan metoda cor perah. Kegagalan dari produk yang sekarang digunakan yang dibuat dengan cetakan pasir, adalah keausan (wear) yang terjadi di bagian lubang tempat penyangga poros baling-baling, di ujung dari flens. Untuk mendapatkan karakteristik yang sesuai dengan bentuk aslinya, maka dibuat spesimen yang bentuknya menyerupai ujung dari flens tersebut dengan cara cor perah. Spesimen dibuat dengan parameter sebagai berikut suhu die 450oC, 500oC, 550oC, dengan tekanan 70 MPa, 100 MPa dan 130 MPa untuk masing-masing suhu die. Karakterisasi yang dilakukan meliputi uji komposisi, uji keras , analisis strukturmikro dan densitas. Kekerasan sampel uji yang merupakan produk cetakan pasir (CP) = 76,51 Kg/mm2, dan kekerasan spesimen produk cor cara perah (SQ) = 88,270. Porositas CP = 6,53 %, porositas SQ = 0,79%. Dari hasil foto strukturmikro didapat bahwa sampel produk cor perah mempunyai denrit yang lebih halus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah cara cor perah dapat menaikkan kekerasan, menurunkan porositas, dan memperbaiki strukturmikro.
STUDI PRODUKSI PEREKAT UNTUK SEPATU KANVAS DARI POLIMER LATEKS KARET ALAM - METIL METAKRILAT (NRL-g-PMMA) Marga Utama; Sudirman Sudirman; Penny Setyowati
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 4, No 1: OKTOBER 2002
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.76 KB) | DOI: 10.17146/jusami.2002.4.1.4885

Abstract

STUDI PRODUKSI PEREKAT UNTUK SEPATU KANVAS DARI POLIMER LATEKS KARET ALAM - METIL METAKRILAT (NRL-g-PMMA). Optimasi proses kopolimerisasi radiasi metil metakrilat (MMA) ke dalam lateks kebun pada dosis 5; 7,5 dan 10 kGy dengan kadar MMA: 25, 50, 75, dan 100 psk serta optimasi proses perekatan pada pembuatan sepatu kanvas telah dikerjakan. Sifat NRL-g-MMA dan film karetnya antara lain: kadar, kandungan padatan, kekentalan, pH, modulus, tegangan putus, kekerasan, perpanjangan putus, dan daya rekat pada pembuatan sepatu kanvas telah dievaluasi. Hasilnya menunjukkan bahwa NRL-g-MMA berkadar 75 psk MMA, dan berdosis radiasi 5 kGy merupakan perekat sepatu kanvas yang stabil dalam penyimpanan. Daya rekat NRL-g-MMA tersebut adalah 16-8 N/6mm, melebihi persyaratan standar SNI 12-0172-1987 yang nilainya 10 N/6mm. Di samping itu ada kecenderungan, bahwa daya rekat yang dihasilkan pada proses perekatan suhu rendah (30-50 0C) lebih kuat dari pada suhu tinggi (100 0C).
APLIKASI MAGNET PERMANEN PADA MOTOR DC UNTUK PENGGERAK ALAT PENGADUK LARUTAN Gunawan Gunawan; Achmad Hindasyah; Eko Yudho Pramono; Agus Sunardi
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 4, No 1: OKTOBER 2002
Publisher : Center for Science & Technology of Advanced Materials - National Nuclear Energy Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.027 KB) | DOI: 10.17146/jusami.2002.4.1.4891

Abstract

APLIKASI MAGNET PERMANEN PADA MOTOR DC UNTUK PENGGERAK ALAT PENGADUK LARUTAN. Sepasang magnet permanen telah dibuat di P3IB dan digunakan sebagai komponen medan stator pada sebuah motor dc. Motor ini kemudian dipakai sebagai komponen penggerak pada pembuatan alat pengaduk larutan (magnetic stirrer). Selain motor penggerak, alat ini terdiri dari kotak dudukan motor, dudukan gelas dengan sistem pemanasnya dan gelas wadah larutan yang dilengkapi dengan kapsul magnet yang berfungsi sebagai batang pengaduk. Untuk mengetahui karakteristik motor, tegangan operasi optimum alat dan karakteristik sistem pemanasnya telah dilakukan pengukuran putaran motor pada tegangan masukan yang bervariasi serta pengukuran suhu pada dudukan gelas maupun pada larutan untuk suhu yang bervariasi. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa putaran motor meningkat secara linier dengan meningkatnya tegangan masukan motor dan perangkat ini memiliki tegangan operasi optimum sekitar 1,5 Volt yang menghasilkan putaran motor sekitar 1000 rpm. Sistem pemanas yang digunakan pada alat ini memiliki waktu respon yang lambat dan fluktuasi suhunya masih relatif tinggi.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2002 2002


Filter By Issues
All Issue Vol 24, No 1: OCTOBER 2022 Vol 23, No 2: APRIL 2022 Vol 23, No 1: OCTOBER 2021 Vol 22, No 2: APRIL 2021 Vol 22, No 1: OCTOBER 2020 Vol 21, No 4: JULY 2020 Vol 21, No 3: APRIL 2020 Vol 21, No 2: JANUARY 2020 Vol 21, No 1: OCTOBER 2019 Vol 20, No 4: JULY 2019 Vol 20, No 3: APRIL 2019 Vol 20, No 2: JANUARY 2019 Vol 20, No 1: OCTOBER 2018 Vol 19, No 4: JULI 2018 Vol 19, No 3: APRIL 2018 Vol 19, No 2: JANUARI 2018 Vol 19, No 1: OKTOBER 2017 Vol 18, No 4: JULI 2017 Vol 18, No 3: APRIL 2017 Vol 18, No 2: JANUARI 2017 Vol 18, No 1: OKTOBER 2016 Vol 17, No 4: JULI 2016 Vol 17, No 3: APRIL 2016 Vol 17, No 2: JANUARI 2016 Vol 17, No 1: OKTOBER 2015 Vol 16, No 4: JULI 2015 Vol 16, No 3: APRIL 2015 Vol 16, No 2: JANUARI 2015 Vol 16, No 1: OKTOBER 2014 Vol 15, No 4: JULI 2014 Vol 15, No 3: APRIL 2014 Vol 15, No 2: JANUARI 2014 Vol 15, No 1: OKTOBER 2013 Vol 14, No 4: JULI 2013 Vol 14, No 3: APRIL 2013 Vol 14, No 2: JANUARI 2013 Vol 14, No 1: OKTOBER 2012 Vol 13, No 3: JUNI 2012 Vol 13, No 2: FEBRUARI 2012 VOL 13, NO 1: OKTOBER 2011 Vol 12, No 3: JUNI 2011 Vol 12, No 2: FEBRUARI 2011 Vol 12, No 1: OKTOBER 2010 Vol 11, No 2: FEBRUARI 2010 Vol 11, No 1: OKTOBER 2009 Vol 10, No 1: OKTOBER 2008 Vol 9, No 3: JUNI 2008 Vol 9, No 2: FEBRUARI 2008 Vol 9, No 1: OKTOBER 2007 Vol 8, No 3: JUNI 2007 Vol 8, No 2: FEBRUARI 2007 EDISI KHUSUS: OKTOBER 2007 Vol 8, No 1: OKTOBER 2006 Vol 7, No 3: JUNI 2006 Vol 7, No 2: FEBRUARI 2006 EDISI KHUSUS: OKTOBER 2006 Vol 7, No 1: OKTOBER 2005 Vol 6, No 3: JUNI 2005 Vol 6, No 2: FEBRUARI 2005 Vol 6, No 1: OKTOBER 2004 Vol 5, No 3: JUNI 2004 Vol 5, No 2: FEBRUARI 2004 Vol 5, No 1: OKTOBER 2003 Vol 4, No 3: JUNI 2003 Vol 4, No 2: FEBRUARI 2003 Vol 4, No 1: OKTOBER 2002 Vol 3, No 3: JUNI 2002 Vol 3, No 2: FEBRUARI 2002 Vol 3, No 1: OKTOBER 2001 Vol 2, No 3: JUNI 2001 Vol 2, No 2: FEBRUARI 2001 Vol 2, No 1: OKTOBER 2000 Vol 1, No 3: JUNI 2000 Vol 1, No 2: FEBRUARI 2000 Vol 13, No 4: Edisi Khusus Material untuk Kesehatan More Issue