cover
Contact Name
PAIR BATAN
Contact Email
pair@batan.go.id
Phone
-
Journal Mail Official
pair@batan.go.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop Radiasi
ISSN : 19070322     EISSN : 25276433     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi terbit dua kali setahun setiap Bulan Juni dan Desember. Penerbit khusus dilakukan bila diperlukan
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2012): Desember 2012" : 7 Documents clear
Galur Mutan Harapan Kedelai Super Genjah Q-298 dan 4-Psj Arwin .; Harry Is Mulyana; Tarmizi .; Masrizal .; Khavid Faozi; Mukhlis Adie
Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi Vol 8, No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.348 KB) | DOI: 10.17146/jair.2012.8.2.504

Abstract

Salah satu upaya peningkatan produksi kedelai (Glycine max L. Merr.) di dalam negeri adalah penyediaan varietas unggul yang berumur super genjah (< 70 hari) dan produksi tinggi sehingga waktu tanam dapat lebih dipersingkat dan juga bisa mengisi pola tanam “padi-padi-kedelai”. Metode untuk meningkatkan variasi genetik dan mendapatkan varietas unggul diantaranya adalahdengan menggunakan teknik mutasi radiasi. Sebagai materi induk digunakan varietas Tidar yang diiradiasi dengan sinar γ yang bersumber dari 60Co dengan dosis 200 Gy. Setelah ituditanam dilapangan dan dilakukan seleksi mutan genjah mulai generasi M2. Galur terpilih dimurnikan sampai generasi M7 atau sampai tanaman homogen, galur terpilih dilanjutkan dengan uji daya hasil pendahuluan dan uji daya hasil lanjutan. Berdasarkan data uji daya hasil pendahuluan dan uji daya hasil lanjutan dipilih 5 galur terbaik yang selanjutnya masuk pada uji multilokasi bersama 5 galur dari UNSOED dan 4 varietas kontrol (Tidar, Argomulyo, Grobogan dan Burangrang). Dari analisis data uji multilokasi, 2 galur dari 14 genotipe yang diuji, menunjukkan perbedaan yang nyata pada produktivitas. Galur Q-298 dan 4-Psj memiliki umur super genjah yaitu 66 dan 68 hari, produktivitas tinggi (rata-rata 2,41 ton/ha dan 2,42 ton/ha). Galur mutan Q-298 dan galur mutan 4-Psj mempunyai indeks stabilitas masing 0,84dan 0,79 yang berarti kedua galur tersebut stabil ditanam untuk semua lokasi pengujian. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, maka galur mutan Q-298 dan 4-Psj diusulkan untuk dilepas sebagai varietas unggul kedelai baru dengan nama Gamasugen 1 dan Gamasugen 2.
Pengaruh Radiasi Gamma Terhadap Sifat HDPE untuk Tibial Tray Sulistioso Giat S.; Dewi Ramandhani K.; Maria Christina P.; Nada Marnada
Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi Vol 8, No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.46 KB) | DOI: 10.17146/jair.2012.8.2.500

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk HDPE sebagai tibial tray. yang merupakan bagian dari sendi lutut buatan total Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi pengaruh radiasi gamma terhadap sifat fisik, kimia, dan mekanik HDPE serta mempelajari dosis optimum yang diperlukan HDPE agar diperoleh sifat fisik, kimia, dan mekanik yang baik sehingga dapat digunakan sebagai tibial tray. Film HDPE diradiasi dengan sinar gamma pada variasi dosis 0 kGy, 25 kGy, 50 kGy, 75 kGy, 100 kGy, 125 kGy, dan 150 kGy dan laju dosis 9 kGy/jam. HDPE yang telah diradiasi, diuji sifat kimia, dan mekaniknya. Uji sifat kimia, meliputi crosslinking dan radikal bebas. Uji sifat mekanik, meliputi kekerasan, kekuatan tarik, dan perpanjangan putus. Hasil yang diperoleh adalah radiasi gamma dari IRKA kategori IV mengubah sifat kimia HDPE dalam hal persentase crosslinking dan jumlah radikal, serta sifat mekanik HDPE dalam hal kekerasan, kekuatan tarik, dan perpanjangan putus dengan perubahan yang berbeda dari keadaan awal sebelum radiasi serta dosis optimum untuk memperoleh kimia, dan mekanik HDPE yang lebih baik, yaitu pada 75 kGy; persentase crosslinking sebesar 99,71%; tinggi kurva radikal peroksida sebesar 13 cm; kekerasan (shore A) sebesar 94,33; modulus elastisitas sebesar 1113,03 N/mm2; tegangan yield sebesar 26,38 N/mm2; kekuatan tarik sebesar 31,11 N/mm2; dan perpanjangan putus sebesar 440,37%, sehingga HDPE berpotensi sebagai tibial tray.
Tinjauan Hamburan Neutron Sudut Kecil untuk Mengukur Misibilitas Campuran Biner Polimer Krisna Lumban Raja
Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi Vol 8, No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.253 KB) | DOI: 10.17146/jair.2012.8.2.505

Abstract

Pencampuran polimer dimaksudkan untuk mencari bahan baru dengan sifat superior. Munculnya multifasa pada campuran polimer menuntut perlunya dicari hubungan mendasar antara struktur dan sifat dari polimer yang terkait untuk mengontrol struktur agardiperoleh sifat yang dikehendaki. Hubungan tersebut menyangkut parameter molekulernya seperti misibilitas, diagram fasa, dan fenomena kritis. Campuran dua macam polidien menjadi sistim yang ideal untuk mempelajari parameter-parameter tersebut dan Hamburan Neutron Sudut Kecil (HNSK) merupakan tehnik yang ampuh untuk mempelajari hal di atas. Sebagai contoh ditinjau pengukuran misibilitas campuran dua polimer yaitu polibutadien proton danpolibutadien terdeuterasi, PBH dan PBD dengan HNSK yang dikerjakan Sinichi Sakurai
Orientasi Dosis Iradiasi Streptococcus agalactiae untuk Bahan Vaksin Mastitis Subklinis pada Sapi Perah Bokky Jeane Tuasikal; S. Estuningsih; F.H. Pasaribu; I.W.T. Wibawan
Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi Vol 8, No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.2 KB) | DOI: 10.17146/jair.2012.8.2.501

Abstract

Telah dilakukan suatu penelitian untuk mengetahui pengaruhiradiasi sinar gamma dalam melemahkan Streptococcus agalactiae sebagai bahan vaksin untuk pencegahan penyakit Mastitis subklinis (radang ambing) pada sapi. Bakteri S. agalactiae yang telah diisolasi dari kasus Mastitis subklinis pada sapi perah di lapangan, kemudian diamati pertumbuhannya. Bakteri ini yang telah mencapai pertengahan fase log dari pertumbuhannya, dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan, yang diiradiasi dengan dosis 0; 25; 50; 75; dan 100Gy. Bakteri yang telah diradiasi selanjutnya ditanam pada media agar Brain Heart Infusion (BHI), untuk dilakukan penghitungan koloni bakteri bagi penentuan LD50-nya. Dari perlakuan tersebut diperoleh kurva Pengaruh Iradiasi terhadap % Viabilitas bakteri dengan persamaan Y=95,414e-0,0371X ; R2=0.9979 (Y=%Viabilitas dan X= dosis iradiasi). Dari perhitungan ini diketahui dosis iradiasi sebesar 17,4 Gy untuk melemahkan bakteri S. agalactiae sampai taraf LD50.
Karakteristika Tepung Galur Mutan Ubi Jalar Aryanti Aryanti
Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi Vol 8, No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.472 KB) | DOI: 10.17146/jair.2012.8.2.503

Abstract

Penelitian perbaikan sifat tanaman dengan mutasi induksi telah dilakukan terhadap ubi jalar varietas Sari. Tepung galur mutan diperoleh dari hasil seleksi umbi M1V5 yang diiradiasi sinar gamma dosis 10 Gy. Pembuatan tepung dilakukan dengan cara merajang umbi yang telah dikupas, lalu dikeringkan, digiling dan diayak. Pengujian kualitas tepung dilakukan terhadap derajat putih, proksimat, amilosa, kadar air, nilai kelarutan air, daya mengembang, dan karakteristika tepung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung galur mutan C6.26.13 memiliki kadar protein lebih tinggi daripada tanaman induknya Sari dengan kadar 3,62 % dan galur tersebut juga mengandung amilosa lebih tinggi daripada galur lainnya. Nilai kelarutan air antara galur mutan berbeda nyata dengan tanaman induknya dengan variasi antara 1,82 sampai 2,25 % dengan daya mengembang 4,28 hingga 5,55 %. Bentuk granula tepung antara galur mutan berbeda dengantanaman induknya.
Tinjauan Teknik Isotop dan Radiasi Dalam Penyelidikan Potensi Sumber Daya Air Paston Sidauruk
Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi Vol 8, No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/jair.2012.8.2.506

Abstract

Aplikasi teknik isotop dalam penyelidikan sumber daya air baik sumber air permukaan,air tanah, maupun interaksi antara air permukaan dengan air tanah telah berkembang baik khususnya pada empat dekade terakhir. Teknologi ini dalam perannya sebagai salah satu metode penyelidikan dalam masalah hidrologi secara bersama-sama dengan teknik hidrologi lainnya maupun secara independent sudah terbukti dapat menjawab beberapa masalah yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya air. Di Indonesia, teknologi isotop ini telah banyak diaplikasikan diantaranya untuk: penelitian daerah imbuh cekungan air tanah, umur air tanah, penyelidikan pola dynamika dan neraca air waduk atau danau, interaksi antara air tanah dan air permukaan, debit air permukaan, penelitian interkoneksi antara sistem sungai bawah tanah di daerah karst, dan keselamatan bendungan. Dalam dua studi kasus yang dibahas dalam makalah ini yaitu penyelidikan asal usul air keluaran ditubuh bendungan Wlingi, Jawa Timur, dan lokasi bocoran di Bendungan Ngancar, Jawa Tengah, menunjukkan bahwa teknik isotop ini terbukti mampu menjawab masalah yang dihadapi secara efektitif dan efisien.
Studi Asal-Usul Air Lumpur Lapindo Periode 2007 — 2012 Menggunakan Isotop Alam Satrio Satrio; Bungkus Pratikno; Paston Sidauruk
Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi Vol 8, No 2 (2012): Desember 2012
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/jair.2012.8.2.502

Abstract

Telah dilakukan penelitian air tanah menggunakan isotop alam pada area semburan lumpur Lapindo Sidoarjo yang dilakukan dari tahun 2007 hingga 2012. Penelitian ini bertujuan mengetahui perkiraan asal-usul air pusat semburan berdasarkan pemantauan data isotop alam yang dilakukan hampir setiap tahun. Untuk analisis isotop 14C, pengambilan sampel yang berasal dari pusat semburan dilakukan dengan cara memisahkan lumpur dengan air selama semalam, sedangkan untuk analisis isotop 18O dan 2H sampel langsung diambil dari sekitar lokasi dan dimasukkan ke dalam botol 30 ml. Sebagai pembanding, dilakukan pula pengambilan dan analisis isotop terhadap sampel yang berasal dari luar pusat semburan, yaitu di sumur bor milik pabrik es di Porong yang berjarak sekitar 1 km dari pusat semburan. Hasil analisis isotop alam dan grafik hubungan δ2H terhadap δ18O dari tahun 2007 hingga 2012 menunjukkan bahwa air yang berasal dari pusat semburan merupakan air yang berinteraksi dengan magma atau bersifat magmatik dengan variasi isotop 18O dan 2H masing-masing bernilai antara 8,33 ‰ hingga 12,49 ‰ dan -8,9 ‰ hingga 1,8 ‰. Data isotop alam air tanah dan grafik hubungan δ2H terhadap δ18O yang berasal dari pabrik es masih menunjukkan air meteorik. Di samping itu, berdasarkan data isotop 18O dan 2H juga terlihat bahwa air tanah pabrik es memiliki kemiripan asal dengan air tanah daerah Pasuruan. Hasil analisis isotop 14C tahun 2007 diperoleh umur di atas 40.000 tahun yang menunjukkan bahwa air tersebut diduga merupakan air yang telah terjebak selama ribuan hingga jutaan tahun dan tergolongfosil air. Antara tahun 2008 hingga 2012, umur airnya bervariasi dari Modern hingga sekitar 20.000 tahun yang mengindikasikan adanya kontribusi dari air tanah atau air laut terhadap air yang keluar dari pusat semburan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7