cover
Contact Name
Efa Ida Amaliyah
Contact Email
efa@iainkudus.ac.id
Phone
+628157699032
Journal Mail Official
palastren@iainkudus.ac.id
Editorial Address
Jl. Conge Ngembalrejo PO BOX 51 Kudus Jawa Tengah 59322
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
PALASTREN: Jurnal Studi Gender
ISSN : 19796056     EISSN : 24775215     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/palastren
Kajian dalam Isu Gender dan anak dalam perspektif Islam maupun studi gender secara umum. Sub Tema yang Terkait dengan Gender dan Anak berciri crosscuting issues dalam berbagai aspek seperti Gender dan Pendidikan, Gender dan Hukum, Gender dan Politik, Gender dan Psikologi, Gender dan Agama, Sastra dan Gender, Gender dan Sosiologi, Gender dan Antropologi; Gender dan Budaya .
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 1 (2021): PALASTREN" : 7 Documents clear
PEREMPUAN MUSLIM DAN KETAHANAN EKONOMI KELUARGA: Studi di Kalangan Pelaku Pernikahan Dini di Jetis Karangrayung Grobogan
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 14, No 1 (2021): PALASTREN
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v14i1.9151

Abstract

A common phenomenon among perpetrators of early marriages is the fragility of the marriage structure due to their lack of readiness to lead family life. This doesnot happen in Jetis village. Karangrayung District, Grobogan Regency. Applying qualitative research,  with the technique of data collecting observation, interview and document review, this study resulted that ; 1). Moslem women view that early married life is very difficult both psychologically and economically. However, women in the village have the initiative to maintain their marriage; 2). efforts made by women are trying to solve economic problems, namely by living a simple life, working hard, saving and doing entrepreneurship; 3).  The reason women make various efforts is because of religious motives so that they are able to survive in a crisis or difficulty, so that they are able to rise again in maintaining the family economy, so that a prosperous and noble life can be achieved.    
Persepsi Kesetaraan Jender Terhadap Perempuan Anggota DPR pada Jabatan Strategis di DPR
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 14, No 1 (2021): PALASTREN
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v14i1.8146

Abstract

ABSTRAKKebijakan affirmative action 30% kuota perempuan, merupakan langkah strategis mengatasi diskriminasi dan ketidaksetaraan bagi perempuan untuk berpartisipasi dalam dunia politik.  Namun demikian perempuan masih menghadapi kendala dominasi kekuasaan laki-laki sebagai pimpinan di struktur Fraksi, yang berperan menentukan siapa yang dapat menduduki jabatan strategis di Fraksi dan DPR.  Penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami gambaran persepsi kesetaraan jender terhadap perempuan Anggota DPR pada jabatan strategis di DPR.  Responden penelitian dipilih dengan teknik maximum variation sampling, yaitu laki-laki anggota DPR dari tiga Fraksi yang mewakili tiga ideologi Utama Partai Politik di Indonesia.  Data dianalisa dengan metode analisa induktif dan menunjukkan hasil bahwa laki-laki anggota DPR sudah memiliki persepsi kesetaraan jender yang menjadi prediktor atau landasan untuk memberikan kesetaraan kesempatan bagi perempuan guna meraih jabatan strategis atau pimpinan di DPR, namun hal tersebut disertai dengan beberapa kriteria persyaratan internal dan eksternal diri perempuan yang harus dipenuhi hanya oleh perempuan Anggota DPR.  Pernyataan kriteria persyaratan tersebut berdasarkan pada konstruksi pemikiran laki-laki Anggota DPR yang masih berperan dominan di DPR tentang stereotip jender kemampuan kinerja perempuan dan laki-laki dalam dunia politik yang dipengaruhi orientasi nilai budaya patriarki. Kata kunci: Persepsi kesetaraan jender, stereotip jender, Perempuan Anggota DPR 
Usaha Kreatif Perempuan dalam Turbulensi Pandemi: Riset Longitudinal Wirausaha Industri Kreatif Perempuan 2018-2020
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 14, No 1 (2021): PALASTREN
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v14i1.8970

Abstract

Penelitian ini melihat bagaimana bisnis kreatif perempuan sebelum dan selama pandemi dengan membandingkan fase 2018 dan fase 2020. Duapuluh wirausaha kreatif perempuan telah diwawancarai ditahun 2018 dan kembali diwawancarai ditahun 2020 untuk melihat bagaimanakah kelangsungan bisnis kreatif tersebut. Hampir separuh dari partisipan telah menghentikan bisnis kreatifnya dengan alasan ‘burnout’ atau kelelahan dengan tugas-tugas domestik yang semakin berat saat pandemi, terutama yang berkaitan dengan pengasuhan dan pendidikan anak-anak. Partisipan lain yang masih bertahan menyatakan bahwa omsetnya menurun drastis dengan perkecualian tiga partisipan yang didukung penuh oleh partner rumah tangganya. Riset ini membuktikan dua hal, pertama, ketimpangan dalam pembagian tugas-tugas domestik masih menjadi penghalang terbesar terhadap akses perempuan dalam dunia usaha dan karir profesional. Kedua, masih minimnya usaha-usaha pemerintah maupun insentif yang responsif terhadap gender membuktikan bahwa industri kreatif masih menjadi industri yang masih jauh dari kata sempurna dalam hal pengarusutamaan gender. Beberapa laporan menunjukkan setidaknya membutuhkan waktu enam tahun atau lebih untuk kembali meraih kemajuan-kemajuan pengarusutamaan gender yang telah direnggut selama pandemi. 
Perempuan dan Rekonsiliasi Peran Mama-mama Papalele dalam Membangun Rekonsiliasi Haria-Porto, Maluku
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 14, No 1 (2021): PALASTREN
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v14i1.8050

Abstract

ABSTRAKTujuan yang hendak dicapai dalam tulisan ini yaitu mengidentifikasi dan menganalisis peran mama-mama papalele dalam rekonsiliasi Haria-Porto melalui aktivitas ekonomi lokal. Peran mama-mama melalui aktivitas ekonomi lokal yakni papalele mampu untuk menciptakan rekonsiliasi bagi Haria-Porto. Penulis menggunakan metode penelitian yaitu pengumpulan data yang dapat memberikan gambaran terhadap obyek yang hendak diteliti. Pendekatan yang dipakai yaitu pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Pendekatan ini dilakukan agar penulis dapat mengamati secara langsung transaksi jual-beli yang terjadi di pasar Haria-Porto dan mendapat gambaran mengenai peran mama-mama papalele dalam proses rekonsiliasi. Peran mama-mama papalele ini juga dapat menjadi suatu upaya bagi rekonsiliasi Haria-Porto. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah melalui peran mama-mama papalele dalam melakukan aktivitas ekonomi lokal ketika konflik terjadi,  dapat menciptakan dan membangun rekonsiliasi bagi Haria-Porto.ABSTRACTThis article aims to identify and analyze the role of mama-mama papalele in Haria-Porto reconciliation through local economic activity. Mama-mama’s functions through time economic activity, namely, papalele can make peace between Haria-Porto communities. Data collection is used as a research method to comprehend the object in the research. Besides, a qualitative approach combined with observation and interview method is utilized in this. It is done to directly observe the buying and selling transaction that occurs in the Haria-Porto market and have rough information regarding the role of mama-mama papalele in reconciliation’s process of Haria-Porto. This project concludes that the role of mama-mama papalele is doing a local economic activity during the conflict can promote reconciliation between Haria-Porto.
Sense of Community Responsibilty (SOCR) dan Respon Cepat Pengajian Annisa dalam menangani dampak Covid-19
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 14, No 1 (2021): PALASTREN
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v14i1.7994

Abstract

Pandemi COVID-19 menyebabkan peningkatan angka kemiskinan. Diperkirakan akan ada tambahan 3,78 orang miskin di Indonesia sebagai akibat COVID-19. Masalah kemiskinan akibat COVID-19 juga terjadi di Perumahan Griyo Wage Asri I (GWA I) Sidoarjo, perumahan di mana Pengajian Annisa berada. Dari pendataan terhadap kondisi warga yang dilakukan oleh Rukun Warga GWA I pada tanggal 16 Maret 2020, diketahui ada satu keluarga yang bahkan sudah tidak makan selama tiga hari karena ketidakmampuan membeli makanan. Ketika mengetahui hal ini, para pengurus Pengajian Annisa kemudian dengan cepat memberikan bantuan. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan faktor apakah yang mendorong para pengurus Pengajian Annisa memberikan bantuan dengan cepat tersebut. Program dan strategi apakah yang mereka gunakan untuk mengumpulkan bantuan. Untuk menjawab pertanyaan ini, penulis melakukan analisis teks terhadap 254 pesan WhatsApp (WA) yang dikirimkan oleh pengurus pengajian ke dalam group WA mereka. Penelitian ini menunjukkan bahwa sense of community responsibility (SOCR) adalah faktor pendorong bagi kecepatan pengurus Pengajian Annisa dalam memberikan bantuan. Mereka berhasil mengumpulkan dana dari para anggota dengan cara mengirimkan pesan WA yang menyentuh hati, membangkitkan SOCR. Penelitian ini menguatkan penelitian-penelitian yang terdahulu bahwa SOCR berhubungan erat dengan sikap kedermawanan seseorang atau organisasi dalam membantu meningkatkan kesejahteraan komunitas. 
Strategi Pemberdayaan Perempuan Tani Padi Di Desa Karangcangkring, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 14, No 1 (2021): PALASTREN
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v14i1.8842

Abstract

Tujuan Sustainable Development Goals (SDG’s) yang ke-5 yaitu tentang isu gender, meliputi peran perempuan terhadap isu politik dan ekonomi. Pada sektor ekonomi, perempuan memiliki peran dalam bidang pertanian, namun masih banyak dijumpai ketidaksetaraan dan keadilan pemberdayaan gender. Sehingga diperlukan program pemberdayaan perempuan berwawasan gender yang dapat mempersempit kesenjangan dan ketidakadilan gender dalam bidang pertanian subsektor tanaman pangan padi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kondisi sosial ekonomi perempuan tani padi, menanalisis peran perempuan tani padi berdasarkan Model Harvard, dan merumuskan strategi pemberdayaan perempuan tani padi. Metode penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive yaitu di Desa Karangcangkring, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Responden yang digunakan adalah 30 sampel dari populasi perempuan tani padi di Desa Karangcangkring sebanyak 64 orang dengan metode simple random sampling. Metode pengumpulan data adalah observasi, wawancara mendalam dan kuisioner. Metode analisis yang digunakan untuk menjawab tujuan pertama adalah deskriptif kualitatif, tujuan kedua adalah analisis gender Model Harvard, dan tujuan ketiga adalah analsis SWOT
Kapitalisasi Politik Identitas dalam Produk Halal; Industri Fashion dan Kosmetika
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 14, No 1 (2021): PALASTREN
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v14i1.7031

Abstract

Isu produk halal merupakan fenomena industri yang dekat dengan politik identitas, karena produk halal menjanjikan standar jaminan atas ketaatan konsumen pada norma-norma agama terutama terkait kebutuhan sehari-hari yang dikonsumsi. Jilbab dan kosmetika halal merupakan dua contoh produk yang sangat dekat dengan politik identitas dan seolah-olah menggaransi kebutuhan konsumen atas produk halal. Beragam materi iklan maupun informasi tentang konten halal dalam sebuah produk merupakan jawaban atas kebutuhan konsumen terkait dua produk halal yang kebanyakan dikonsumsi oleh perempuan (muslimah). Penelitian ini berupaya menjelaskan pandangan, persepsi, dan respon atas produk fashion dan kosmetika dengan jaminan produk halal yang diperoleh dari questioner, analisis iklan produk halal, dan kajian pustaka terkait materi produk halal tersebut.   

Page 1 of 1 | Total Record : 7