cover
Contact Name
Efa Ida Amaliyah
Contact Email
efa@iainkudus.ac.id
Phone
+628157699032
Journal Mail Official
palastren@iainkudus.ac.id
Editorial Address
Jl. Conge Ngembalrejo PO BOX 51 Kudus Jawa Tengah 59322
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
PALASTREN: Jurnal Studi Gender
ISSN : 19796056     EISSN : 24775215     DOI : http://dx.doi.org/10.21043/palastren
Kajian dalam Isu Gender dan anak dalam perspektif Islam maupun studi gender secara umum. Sub Tema yang Terkait dengan Gender dan Anak berciri crosscuting issues dalam berbagai aspek seperti Gender dan Pendidikan, Gender dan Hukum, Gender dan Politik, Gender dan Psikologi, Gender dan Agama, Sastra dan Gender, Gender dan Sosiologi, Gender dan Antropologi; Gender dan Budaya .
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2015): PALASTREN" : 8 Documents clear
DEHUMANISASI TERHADAP PEREMPUAN DALAM PRAKSIS POLIGAMI : DIALEKTIKA ANTARA NORMATIVITAS DAN HISTORISITAS
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 8, No 1 (2015): PALASTREN
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v8i1.935

Abstract

Praktek di lingkungan masyarakat etnis dan agamanon-Muslim, konsep poligami dalam Islam memiliki tujuan yang berbeda. Berbagai pernikahan dalam Islam bertujuan, antara lain, untuk menghin dari praktik yangmengarah pada dehumanisasi perempuan . Namun,masalah poligami masih menjadi isu kontroversial di beberapa kalangan. Selain itu, banyak orang lebih memilih praktik poligami ilegal daripada dengan izin resmi. Telah ada kesenjangan antara konsep dan praktek poligami yang ideal. Aturan mengenai poligami tidak bisa efektif dalam mengatur masyarakat. Selain itu, hal ini dipengaruhi oleh sejarah perkawinan masyarakat pra-Islam, pola budaya patriarki mata pencaharian dimasyarakat, dan kesalahpahaman dari sumber-sumber agama (Islam) karena pengaruh budaya .kata kunci: Poligami, Dehumanisasi, Perempuan.
REFORMULASI HAK IJBAR FIQHI DALAM TANTANGAN ISU GENDER KONTEMPORER
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 8, No 1 (2015): PALASTREN
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v8i1.941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan konsep hak ijbar dalam fiqh, dan menyelidiki relevansinya dengan isu-isu gender saat ini. Penelitian ini dimulai dengan menjelaskan wali dan kepercayaan, makna hak ijbar, opini ulama ‘tentang hak ijbar, dan relevansi hakijbar terhadap isu-isu gender. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptifkualitatif,karena penelitian ini dimaksudkan untuk mengungkapkan dan menjelaskan hak ijbar di fiqh dilihatdari perspektif gender. Dengan menggunakan metodepenelitian yang diuraikan di atas, dapat disimpulkan bahwa hak ijbar tidak berlaku untuk gadis-gadis yangmatang dan kompeten tentang hukum. Ini berarti hakuntuk memilih calon pendamping hidup adalah milikanak. Peran wali adalah sebagai pertimbangan pemberidan masukan saja. Perubahan sosial yang sangat signifikanmembuat wanita lebih mudah untuk berinteraksi denganlaki-laki, dan memungkinkan mereka untuk mengetahui sifat dan karakter mereka.kata kunci: fiqh, hak ijbar, wali
INTEGRASI NILAI HARMONI DALAM PENDIDIKAN ISLAM MELALUI KELUARGA DAN SEKOLAH
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 8, No 1 (2015): PALASTREN
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v8i1.934

Abstract

Inti dari ajaran Islam adalah tauhid dan nilai harmoni (Islam). Tulisan ini fokus pada kajian terkait teori pendidikan harmoni melalui pendidikan Islam di sekolahdan keluarga. artikel ini dimulai dari konsep pendidikan harmoni yang meliputi harmoni dari dalam, harmonisosial, dan harmoni alam. Selanjutnya mengkaji terkait pandangan Islam  terkait harmoni yang meliputi 4 dimensiyaitu (1) harmoni kaitanya hubungan manusia dengan Tuhan; (2) harmoni dengan diri sendiri; (3) harmonidengan masyarakat; dan (4) harmoni dengan lingkungan.Dengan memperkenalkan teori pendidikan harmoni baikIslam maupun non-Islam, diharapkan dapat memberikan sumbangan pada design kurikulum pembelajaran melalui pendidikan Islam dan menjadi salah satu materi pelajarandi sekolah Indonesia dan pendidikan keluarga.kata kunci: Integrasi, Pendidikan Harmoni, Sekolah,Keluarga.
POLIGAMI DALAM PERDEBATAN TEKS DAN KONTEKS : MELACAK JEJAK ARGUMENTASI POLIGAMI DALAM TEKS SUCI
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 8, No 1 (2015): PALASTREN
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v8i1.933

Abstract

Wacana poligami dalam pemikiran Islam telah menjadikontroversi dan menarik dibahas. Setiap argumen mempunyai dasar yang sama dari teks Alquran yaitusurah An Nisa; 3 dan hadits nabi. Wacana poligami dapat dibagi dalam tiga pendapat. Pertama, poligami benarbenar diizinkan dalam hukum Islam, kedua, poligami diizinkan dalam kondisi dan konteks tertentu. Ketiga,Poligami benar-benar dilarang, karena prinsip perkawinan Islam adalah monogami. Dalam konteks Indonesia,poligami dapat dibagi ke empat pendapat. Pertama, opini bahwa poligami sebagai pesanan syariah, kedua, opin bahwa poligami secara substantif  bukan ajaran Islam,tapi Islam secara bertahap mengubah praktek poligami di era Jahiliyyah untuk monogami tersebut. Ketiga, opini bahwa poligami bukan hanya masalah agama, tetapi jugamasalah sosial-budaya, dan keempat, pendapat bahwa poligami dapat dipraktekkan untuk anak yatim dan janda dengan tujuan untuk melindungi mereka.kata kunci: Poligami, Keadilan Gender, Teks Suci.
URGENSITAS MANAJEMEN WAKTU DALAM PENDIDIKAN SPIRITUAL ANAK : STUDI KASUS PADA KOMUNITAS PENGAJIAN MUSLIMAT DINOYO, KOTA MALANG, JAWA TIMUR
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 8, No 1 (2015): PALASTREN
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v8i1.940

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membahas pola pengelolaan waktu dalam upaya mengembangkan kecerdasan spiritual anak di komunitas pengajian muslimat Dinoyo Malang Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan studi kasus untuk menemukan keunikan manjemen keluarga komunitas muslim. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa 80% kegiatan perempuan di waktu luang tidak digunakan secara efektif untuk mendidik moral dan mentalitas anak-anak mereka.Ini mengimplikasikan efektivitas waktu luang sebagai waktu produktif dalam meningkatkan kualitas keluargayang belum mencapai pola ideal yang diharapkan.Kecenderungan aktivitas yang dilakukan oleh ibu rumah tangga dalam mendampingi anak-anak mereka adalah aktivitas perawatan fisik. Banyak kegiatan yang tidak produktif tanpa memberikan pemahaman tentang nilai-nilai spiritual bagi anak. Dampaknya, anak-anak belajar tentang konflik , mimpi materialistis, dan sejenisnya.kata kunci: Manajemen Waktu, Kecerdasan Spiritual Anak.
MANAJEMEN KELUARGA PEREMPUAN SINGLE PERENT : TELAAH GENDER KEHIDUPAN KELUARGA TENAGA KERJA INDONESIA
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 8, No 1 (2015): PALASTREN
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v8i1.937

Abstract

Pada keluarga yang  pra sejahtera di pedesaan ditemukan banyaknya perempuan yang menjadi kepala keluarga sementara ketika ditinggal suaminya kerja merantau. Artikel ini memotret wawasan gender dan manajemen keluarga yang dilakukan para perempuan tersebut.Kesimpulannya wawasan gender para perempuan pedesaan ini sangat rendah meskipun dalam beberapahal mereka secara tidak sadar telah melaksanakan prinsip adil gender seperti perlakuan adil dan seimbang dalam menugaskan anak membantu pekerjaan rumah tangga.  Manajemen keluarga dalam pengelolaan keuangan dilakukan oleh responden dengan memilah milah kebutuhan dengan mementingkan pemenuhan kebutuhan papan, sandang dan pangan walaupun dalam kesederhanaan.  Pemenuhan kebutuhan aktualisasi diri dan pendidikan keagamaan dilakukan dengan aktif mengikuti kegiatan di lingkungan tempat tinggal.Kata kunci: Manajemen Keluarga, TKI, Telaah Gender.
ETOS KERJA DAN KUASA PEREMPUAN DALAM KELUARGA : STUDI KASUS KELUARGA NELAYAN, DI BRONDONG, LAMONGAN, JAWA TIMUR
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 8, No 1 (2015): PALASTREN
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v8i1.938

Abstract

Penelitian ini terkait pedagang perempuan yang bekerjadalam sirkulasi  ikan yang berhubungan dengan etos kerja. Penelitian ini berfokus pada peran etos dalam pekerjaan mereka yang berjalan di sektor perdagangan dan apakah etos yang mereka bangun dapat membuat posisi tawar dalam pembuatan keputusan dalam keluarga. Penelitian ini dilakukan di pasar ikan yang terletak di Desa Brondong, Lamongan. Responden 8 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara mendalam, dilanjutkan analisis reduksi  data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos perempuanpedagang  ikan yang memiliki rasa yang sulit dipahami mengapa mereka harus bekerja sangat berpengaruh dalam pengambilan keputusan dalam keluarga. Di tingkat akses dan kontrol, perempuan telah membuat kemajuan,meskipun posisi pria yang cenderung superior. Bagi orang-orang yang sama, mereka telah saling tergantungdan didukung peran mereka di antara suami dan istri.Kata kunci: Etos kerja, Kuasa, Perempuan Nelayan.
OTORITAS PEREMPUAN MENOLAK RUJU’ DALAM PENDEKATAN GENDER DAN MASLAHAH
PALASTREN: Jurnal Studi Gender Vol 8, No 1 (2015): PALASTREN
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v8i1.936

Abstract

Penelitian ini akan membahas tiga masalah; pertama,mencoba untuk mengetahui kesenjangan keterampilan istri untuk menolak ruju’; kedua, mencari bolehnya rujuk dalam perspektif gender. Ketiga, mencoba untuk membangun paradigma ushul fiqh berbasis gender yang dapat merekonstruksi artikel-artikel pada Kompilasi Hukum Islam. Hasil dari kajian ini adalah ; pertama, bahwa ada aturan yang digunakan oleh Ulama Indonesia modern dalam memberikan celah untuk menolak rujukdalam artikel  hukum Pernikahan dalam Kompilasi hukum Islam. Kedua, dengan menggunakan pendapat ulama seperti teori Thufi dalam memahami konteks masalah dalam menolak suami. Ketiga, membangun paradigma ushul fiqih Kompilasi Hukum Islam berbasis gender dalam membangun kompilasi hukum Islam yang ramah terhadap perempuan.kata kunci: kompilasi hukum islam, gender, rekonsiliasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 8