Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Social and Community Empowerment, including social innovation, community development, inclusion, local governance support, and empowerment models. Education and Training for Communities, including community education, literacy programs, teacher/community facilitator training, and learning intervention in formal and non-formal settings. Science, Environment, and Sustainability, including environmental education, conservation initiatives, waste management, climate and disaster preparedness, and sustainable community practices. Business and Entrepreneurship, including MSME/UMKM mentoring, entrepreneurship incubation, marketing assistance, product development, and business process improvement. Engineering and Appropriate Technology, including community-based engineering solutions, appropriate technology design, ICT-based services, and technical assistance for local problems. Economics and Creative Economy, including financial literacy, cooperative development, local economic strengthening, creative industry empowerment, and productivity programs. Health and Wellbeing, including public health promotion, nutrition programs, sanitation and hygiene, community health services, and preventive interventions. Religious and Values-Based Community Development, including community outreach, character and values education, social-religious empowerment, and culturally responsive engagement.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025"
:
10 Documents
clear
Pendampingan Belajar Matematika Dengan Metode Ice-Breaking Bagi Siswa Kelas 2 SD Negeri 260 Masago
Nurhalisa;
Jumardi
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61220/mosaic.v2i2.531
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa dalam pembelajaran matematika melalui penerapan metode ice-breaking. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN 260 Masago, Desa Masago, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone, pada tanggal 20 Januari hingga 12 Februari 2025, dengan fokus pada siswa kelas 2. Metode yang digunakan adalah Service Learning, yaitu pendekatan yang mengintegrasikan pengalaman akademis dengan pengabdian langsung kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan ice-breaking mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, mengurangi kejenuhan, serta meningkatkan antusiasme dan fokus siswa selama pembelajaran berlangsung. Meskipun sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami materi, secara keseluruhan metode ini efektif dalam meningkatkan motivasi belajar matematika. Kegiatan ini diharapkan dapat terus dikembangkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar.
Pendampingan Belajar Matematika Seru dan Menyenangkan dengan Metode Ice Breaking Di SD Inpres 12/79 Pationgi
Nurazizah;
Muhammad Ikbal
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61220/mosaic.v2i2.532
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan metode ice breaking, khususnya melalui senam otak, dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika siswa kelas IV di SD Inpres 12/79 Pationgi. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan campuran, yakni kualitatif dan kuantitatif, sehingga hasil yang diperoleh dapat dianalisis secara lebih komprehensif. Subjek kegiatan berjumlah 25 siswa yang terlibat secara aktif dalam setiap sesi pembelajaran. Data kuantitatif diperoleh dari hasil tes sebelum dan sesudah penerapan metode, yang menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai dari 65 menjadi 80. Sementara itu, data kualitatif diperoleh melalui observasi dan umpan balik siswa yang mengindikasikan adanya peningkatan partisipasi aktif, rasa percaya diri, serta terciptanya suasana kelas yang lebih dinamis dan menyenangkan. Temuan ini menguatkan bahwa penerapan ice breaking tidak hanya berdampak pada aspek kognitif, tetapi juga pada aspek afektif dan sosial siswa. Dengan demikian, pengabdian ini merekomendasikan agar strategi ice breaking, khususnya senam otak, diintegrasikan secara rutin dalam pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan berpusat pada siswa.
Pelaksanaan Literasi dan Privat Membaca Al-Qur’an dalam Meningkatkan Minat Baca Al-Qur’an Peserta Didik
Yuliana;
Muhammad Ikbal
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61220/mosaic.v2i2.533
Saat ini, budaya literasi dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dan minat siswa dalam pembelajaran serta meningkatkan kemampuan mereka dalam membaca, menyimak, menulis, dan berbicara. Adanya budaya literasi, diharapkan siswa memiliki kemampuan untuk belajar dan memperoleh pengetahuan secara mandiri dari buku dan sumber lain. Namun, literasi sumber tertulis seperti Al-Qur'an dan buku mulai jarang diminati oleh anak-anak hingga remaja. Penerapan literasi Al-Qur’an di SMP SATAP 2 Patimpeng ini sangat penting bagi anak-anak untuk belajar membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar. Jika mereka dapat membaca Al Qur'an dengan baik dan benar, mereka dapat dengan mudah memahami isi kandungan Al-Qur'an di masa depan. Peserta didik di SMP SATAP 2 Patimpeng mengalami beberapa peningkatan atau perubahan, baik dalam sikap, membaca serta semangat dalam membaca Al-Qur’an dengan menggunakan beberapa tahap yaitu tahap persiapan, membaca Al-Qur’an dengan metode Iqra dan mengadakan evaluasi sebagai tahap terakhir dalam pelaksanaan program literasi ini. Pelaksanaan program ini terlaksana dengan baik karena adanya dukungan dan kerjasama antara kepala sekolah dan guru serta teman-teman yang turut membantu. Sehingga dalam pembinaan program literasi di SMP SATAP 2 Patimpeng ini dapat bermanfaat bagi siswa dan siswi untuk menjadi generasi islami yang cinta Al-Qur’an. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk penguatan literasi Al-Qur’an sebagai peningkatan minat baca Al-Qur’an peserta didik di SMP SATAP 2 Patimpeng.
Optimalisasi Literasi Melalui Story Telling di Panti Asuhan Kuala Lumpur Rumah Titian Kaseh
Laeli Qadrianti;
Amran AR;
Sardiyanah;
Nur Agung;
Ramli;
Mirna
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61220/mosaic.v2i2.534
Melalui kegiatan pengabdian ini, diharapkan dapat membantu anak-anak di Panti Asuhan Rumah Titian Kasih untuk meningkatkan kemampuan literasi, serta memperkenalkan pada berbagai jenis cerita yang dapat memperkaya pengetahuan dan karakter. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan proses belajar mereka dengan cara yang menyenangkan dan efektif, serta memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan keterampilan komunikasi dan ekspresi diri melalui storytelling. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh dalam kegiatan optimalisasi literasi melalui story telling di Panti Asuhan Kuala Lumpur Rumah Titian Kaseh dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak berupa antusiasme anak-anak dalam berliterasi. Cara yang dilakukan untuk mengoptimalkan literasi melalui story telling di panti asuhan Titian Kaseh, yakni: 1) Pemilihan cerita yang tepat dan relevan dengan usia anak-anak di panti asuhan., 2) Interaksi dengan anak-anak, 3) Penggunaan alat bantu visual dan multimedia, 4) Menciptakan lingkungan yang mendukung literasi, 5) Pelatihan untuk pengasuh di panti asuhan, dan 6) Pemberian Umpan Balik.
Pemberdayaan Literasi Mahasiswa Pesantren melalui Pelatihan Penulisan Esai
Masnun;
Segaf Baharun;
Nur Hanifansyah;
Kholili Hasib;
Zidan Muhtadin Husni;
Ahmad Syauqi Rabbany
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61220/mosaic.v2i2.535
Rendahnya budaya literasi di kalangan mahasiswa pesantren menjadi tantangan serius dalam membangun tradisi akademik yang berkelanjutan. Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat budaya literasi mahasiswa melalui Workshop Penulisan Esai yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Literasi BEM UII Dalwa. Kegiatan dirancang dengan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA), capacity building, dan reflective-experiential learning, serta dilaksanakan dalam tiga tahap: persiapan, pelaksanaan inti, dan evaluasi. Sebanyak 40 mahasiswa dari berbagai program studi mengikuti kegiatan ini, yang mencakup sesi motivasi literasi, teknik penulisan esai, dan praktik menulis. Evaluasi dilakukan melalui lembar refleksi, observasi partisipatif, pengumpulan karya esai, dan wawancara peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 82,5% peserta mengalami peningkatan minat menulis, 77,5% aktif dalam diskusi literasi, dan 30% menghasilkan esai yang dinilai layak publikasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa workshop berbasis komunitas dengan metode partisipatif dan kontekstual efektif membangun kesadaran literasi, menstimulasi terbentuknya komunitas penulis internal, dan mendorong mahasiswa menjadi produsen gagasan tertulis. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi model pengabdian yang dapat direplikasi di lingkungan pesantren lain untuk memperkuat ekosistem literasi dan membangun kemandirian intelektual santri di era digital.
Pelatihan dan Pendampingan Oodlu Sebagai Media Evaluasi Pembelajaran Di UPTD SMP Negeri 7 Sinjai
Mirnawati;
Nurjannah;
Anggy Heriyanti;
Nurul Islamiah
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61220/mosaic.v2i2.536
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di UPTD SMP Negeri 7 Sinjai pada hari Selasa, 19 Desember 2023 dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan pendidik dalam memanfaatkan teknologi sebagai media evaluasi pembelajaran. Media yang diperkenalkan dalam pelatihan ini adalah Oodlu, yaitu media evaluasi berbasis permainan (game-based assessment) yang dapat digunakan untuk membuat soal evaluasi secara interaktif. Peserta kegiatan berjumlah 23 orang guru. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik langsung, dan pendampingan penggunaan Oodlu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendidik mampu membuat akun, mengenal fitur-fitur Oodlu, menyusun kuis, serta mengimplementasikan media evaluasi tersebut dalam proses pembelajaran. Penggunaan Oodlu tidak hanya mempermudah pendidik dalam menyusun evaluasi berbasis teknologi, tetapi juga meningkatkan kreativitas serta keterampilan digital guru. Selain itu, Oodlu berpotensi memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif bagi siswa, sehingga dapat mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di kelas.
Pelatihan dan Pendampingan Penggunaan Media Pembelajaran Audiovisual Berbasis Powtoon Bagi Guru Di SD Negeri 2 Sinjai
Anil Muftirah;
Fetti Fatricia Amdar;
Diarti Andra Ningsih
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61220/mosaic.v2i2.537
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi yang menuntut guru untuk mampu memanfaatkan media pembelajaran dalam menyampaikan materi ajar. Berdasarkan kondisi di lapangan, ditemukan bahwa siswa cenderung kurang tertarik pada materi pembelajaran sehingga motivasi belajar rendah. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang interaktif untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepada guru, khususnya guru di SDN 2 Balangnipa, dalam memanfaatkan media pembelajaran audiovisual berbasis Powtoon. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil workshop menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang serta menggunakan media pembelajaran berbasis Powtoon. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran sekaligus mendorong terciptanya proses belajar yang lebih menarik dan menyenangkan bagi siswa.
Pendampingan Belajar Matematika pada Materi Operasi Bilangan Bulat Menggunakan Jarimatika di SD Inpres 10/73 Arallae
Almi Khaerah;
Nurhasanah;
Diarti Andra Ningsih
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61220/mosaic.v2i2.538
Pendampingan belajar matematika pada siswa SD Inpres 10/73 Arallae dilakukan untuk membantu pemahaman konsep operasi bilangan bulat melalui metode Jarimatika. Kegiatan ini menyasar siswa kelas 4 yang mengalami kesulitan dalam operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penggunaan Jarimatika meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan berhitung, serta hasil belajar siswa. Selain itu, siswa menjadi lebih termotivasi, percaya diri, dan aktif dalam menyelesaikan soal dibandingkan dengan pendekatan konvensional. Kontribusi nyata dari program ini adalah tersedianya model pembelajaran praktis berbasis tangan yang dapat diterapkan guru dalam pembelajaran sehari-hari. Dengan demikian, metode Jarimatika layak diperluas penerapannya sebagai strategi efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Wordwall Bagi Guru di MAN 2 Sinjai
A. Rezky Pratiwi;
Herdiawal;
Anggy Heriyanti;
Syarifuddin
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.61220/mosaic.v2i2.539
Sebagian besar guru di lapangan saat ini masih menggunakan buku cetak dan papan tulis sebagai media utamadalam menyampaikan materi pembelajaran. Hal ini kadang membuat proses belajar rmengajar menjadi monoton dan membosankan. Oleh karena itu, diperlukan adanya media pembelajaran yang lebih menarik untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan wawasan kepada guru tentang penggunaan media Wordwall serta membantu merekadalam meningkatkan kemampuan dan keterampilan menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, diharapkan guru dapat lebih kreatif dalam menyampaikan materi sehingga siswa lebih tertarik dan pembelajaran di kelas menjadi lebih menyenangkan. Pelatihan ini diselenggarakan dalam bentuk workshop di MAN 2 Sinjai dengan 14 orang guru sebagai peserta. Kegiatan ini terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru-guru di MAN 2 Sinjai dalam menggunakan media pembelajaran Wordwall.
Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah di Lingkup Muhammadiyah Sinjai Utara (Sesuai Putusan Tarjih Muhammadiyah)
Muhsin;
Wahyuningsih;
Badiana
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Muhammadiyah sebagai organisasi kemasyarakatan memiliki posisi strategis dalam menyampaikan nilai- nilai ajaran Islam yang autentik kepada masyarakat. Tujuan utama berdirinya Muhammadiyah adalah menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Dalam kerangka tersebut, Muhammadiyah melaksanakan dakwah amar ma’ruf melalui kegiatan pengajian di berbagai tingkatan, termasuk pelatihan penyelenggaraan jenazah yang dilaksanakan di Kecamatan Sinjai Utara. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh adanya praktik penyelenggaraan jenazah di masyarakat yang kerap bercampur antara tradisi adat dengan tuntunan syariat Islam, sehingga menimbulkan kebingungan dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman normatif dan aplikatif kepada masyarakat mengenai tata cara penyelenggaraan jenazah sesuai dengan syariat Islam berdasarkan Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini mencakup ceramah, diskusi, dan praktik langsung. Melalui kombinasi metode tersebut, peserta memperoleh pemahaman konseptual sekaligus keterampilan praktis dalam pelaksanaan penyelenggaraan jenazah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam melaksanakan tahapan penyelenggaraan jenazah, mulai dari memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga menguburkan, sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi pada peningkatan kapasitas masyarakat dalam penyelenggaraan jenazah berbasis syariat Islam, serta mempertegas peran Muhammadiyah sebagai agen dakwah dan pemberdayaan umat di tingkat lokal.