cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+6221-5674223
Journal Mail Official
jurnalkomputer.ueu@esaunggul.id
Editorial Address
Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul Jalan Arjuna Utara No 9 Kebon Jeruk Jakarta 11510
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JIK Jurnal Ilmu Komputer
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 25279653     EISSN : 27978389     DOI : -
Core Subject : Science,
JIK: Jurnal Ilmu Komputer adalah jurnal ilmiah yang memuat tulisan penelitian dan non penelitian dalam bidang ilmu Komputer, yang diterbitkan oleh Pusat Pengelola Jurnal Ilmiah UEU. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal Ilmu Komputer sebagai wadah karya ilmiah para dosen dalam memgimplementasikan dan mempublikasikan hasil penelitian (kualitatitif, kuantitatif dan mixing) berdasarkan proses studi literasi, experimental dan yang pendanaan diperoleh secara mandiri, hibah internal maupun eksternal. Publikasi karya ilmiah sebagai salah satu unsur tridharma perguruang tinggi di lingkungan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Esa Unggul dan sangat terbuka untuk kalangan dosen PTN/PTS di luar komunitas civitas akademika UEU. Jurnal ini melingkupi kajian dengan mencakup bidang antara lain : Data Science/Mining, Internet of Things, Cloud Computing, Human Computer Interaction, Mobile Application and Technology, Internetworking and Security System, Artificial Intellegences, Software Engineering, Big Data, Smart Technology Information, Image Processing and Pattern Recognition, Cryphtography, BioInformatics, Digital Forensic Sciences, Technology Multimedia and Game
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2014)" : 4 Documents clear
Penyelesaian Sengketa Transaksi Elektronik Melalui Online Dispute Resolution (ODR) Kaitan dengan UU Informasi dan Transaksi Elektronik No.11 Tahun 2008 Chandra, Adel
JIK: Jurnal Ilmu Komputer Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/komp.v10i2.900

Abstract

Indonesia dengan jumah penduduk 4 terbesar di dunia memegang peranan penting dalam perdagangan secara elektronik (e-commerce). E-commerce adalah sistem perdagangan yang memanfaatkan teknologi informasi dan merupakan sistem perdagangan yang inovatif yang memungkinkan terjadinya transaksi elektronik secara cepat ke seluruh penjuru dunia melalui dunia maya (cyber world) tanpa ada batasan (borderless). Sejalan dengan meningkatnya pemanfaatan e-commerce oleh masyarakat maka akan hal ini akan mempertinggi resiko timbulnya persengketaan perdagangan  akibat adanya proses transaksi jual beli secara elektronik. Melihat kondisi yang ada, maka perlu ditemukan suatu sistem yang tepat, efektif dan efesien dan memiliki kemampuan penyelesaian sengketa dengan sederhana, cepat dan biaya yang ringan. Untuk menjawab hal ini, maka dunia bisnis modern berpaling pada Online Dispute Resulution (ODR) sebagai penyelesaian sengketa alternatif karena kebutuhan akan penyelesaian sengketa dengan cepat dan biaya yang murah dengan memanfaatkan perangkat teknologi informasi untuk berinteraksi secara online. Indonesia diharapkan dapat memanfaatkan sistem penyelesaian sengketa secara online mengingat bahwa Indonesia adalah  salah satu negara yang penggunaan internetnya cukup tinggi. Ada beberapa negara telah memanfaatkan sistem ini seperti Amerika Serikat dan Canada. Ada pertanyaan besar yang perlu dijawab yaitu apakah indonesia sudah memiliki perangkat hukum yang menunjang sistem penyelesaian sengketa dengan menggunakan Online Dispute Resolution (ODR). Apakan Undang – Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Nomor 11 Tahun 2008 sudah mengakomodasi ORD sebagai alternatif penyelesaian sengketa?Menjawab hal tersebut di atas dapat diketahui bahwa perangkat hukum positif yang terkait dengan teknologi informasi sebagian besar sudah terakomodasi dalam UU ITE dan yang perlu dilakukan lebih lanjut adalah bagaimana pemerintah mewujudkan hal tersebut dengan menyusun Peraturan Pemerintah (PP) terkait dengan pembentukan Online Dispute Resolution (ODR) sehingga pemanfaatan teknologi informasi dalam perdagangan secara elektronik dapat dilakukan dengan maksimal.Kata unci: online dispute resolution,  alternatif penyelesaian sengketa, undang – undang informasi dan transaksi elektronik
Data Warehouse Design in Academic Environment Munawar, Munawar
JIK: Jurnal Ilmu Komputer Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/komp.v10i2.901

Abstract

The popularity of Data Warehouses (DW)sfor data analysis has grown tremendously, asconventional transaction processing systems have matured, becoming faster and more stable. Conventionalsystems in universitiesworking in the same area, storedaily activities and display or report these events on a regular basis. Therefore, the establishment of the DWs will help the top management in the development of strategies and take appropriate decisions inthese universities.This paper addresses issues related to designing a DW for private university in Jakarta. The purpose of the project isto provide a process model that will enhance decision making capabilities ina private university in order to facilitate and improve academic activities. Keywords: requirements analysis, conceptual design, data warehouse, academic
Membangun Jaringan Nirkabel (Hotspot Area) dan Manajemen Hotspot dengan “Antarmedia Hotspot Manager” Sebagai Sarana Komersial Berbasis Wifi Kartini, Kartini; Adiansyah, Willy
JIK: Jurnal Ilmu Komputer Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/komp.v10i2.902

Abstract

Sebuah jaringan komputer sekurang-kurangnya terdiri dari dua buah unit komputer (node) atau lebih dapat berjumlah puluhan komputer, ribuan bahkan jutaan node yang saling terhubung satu sama lain. Perkembangan teknologijaringan komputerberbasis wirelesssaat ini sudah begitu banyak,baik digunakan untuk komunikasi suara maupun data,dalam membangun jaringan wireless mambutuhkan paling sedikit satu AP (access point)atau setidaknya satu node nirkabel(dalam penelitian ini penulis menggunakan Acces point merk Linksys model WRT54G) dan lebih dari dua station wireless yang  disebut juga Basic Server Set (BSS). Dalam pengembangannya, dua atau lebih BSS yang bergabung dan membentuk sebuah subnet tunggalselanjutnya disebut Extended Service Set (ESS). Trafik diteruskan dari satu BSS ke BSS yang lain melalui Wireless Distribution System (WDS) yang berbentuk ethernet LAN. Pada penelitian Membangun jaringan nirkabel (hotspot area) ini, dilengkapi dengan autentikasi pengguna hotspot dan pembatasan pemakaian waktu dan kuota per user. Hotspat jaringan nirkabel memberikan konstribusi pada mengguna yang akan berlanganaan serta terhadap pemilik bisnis hotspot dalam mengelolan dan menjalankan bisnis hotspot nya. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam menjalankan bisnis hotspot jaringan nirkabel dapat menentukan time based (lama penggunaan waktu) dan jumlah pengguna (volume based) agar jaringan beroperasi stabil dengan pembatasan bandwidth untuk tiap pengguna. Kata kunci: jaringan, nirkabel, antamedia
Analisis Modifikasi Konfigurasi Access Control List pada USB Flash Disk Studi Kasus pada Penyebaran Malware Trojan Shortcut Budhisantosa, Nugroho
JIK: Jurnal Ilmu Komputer Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/komp.v10i2.898

Abstract

This research is conducted to find a solution to prevent the spreading the Shortcut Trojan malware using the Access Control List modification method which is applied on USB Flash Disk (UFD) external storage. Shortcut Trojan infects UFD by injecting AutoRun.inf and AntiSys.exe files in the root directory of UFD which is connected to infected computers.  Once the infected UFD is connected to another unprotected host, the AutoRun.inf file in UFD will be run automatically executed its AntiSys.exe file in the victim host and the Trojan’s payload will compromise the host. The simply method to prevent Trojan malware which is inject AutoRun.inf file to UFD root directory is to protect the UFD root directory against the writing activities, as a consequence some sub-folder should be created under the root directory with no restriction so that the UFD still can be use properly. Access Control List (ACL) is a security policy feature provide by Microsoft Windows Operating System which is allow users to protect folder using a series of permission configuration. Applying ACL policy on UFD is implemented in this research where two UFD with ACL modification and with factory standard is compared its behavior against Shortcut Trojan infection.The result of this research shown that the Access Control List modification method on UFD effectively performed its functions in order to prevent the spreading of Shortcut Trojan where the Shortcut Trojan has lost its ability to infect the UFD which was modified on its ACL Keywords: root directory, prevent the spreading, access control list

Page 1 of 1 | Total Record : 4