cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+6289661704102
Journal Mail Official
publikasi@esaunggul.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/inovisi/about/editorialTeam
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Inovisi
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 02169673     EISSN : -     DOI : -
INOVISI Jurnal Teknk Industri published by Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul. This journal is an open access, peer-reviewed, this journal dedicated to the publication of research in all aspects of regional dan urban planning scopes. Jurnal INOVISI is published two times a year and accepts original research articles featuring well-designed studies with clearly analyzed and logically interpreted results.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2014): JURNAL INOVISI" : 5 Documents clear
PENGUJIAN SETTING MESIN BALL MILL PADA PRODUK MA0700101 DENGAN PENDEKATAN SPC DAN METODE TAGUCHI DI PT LUCKY INDAH KERAMIK TANGERANG
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 10, No 2 (2014): JURNAL INOVISI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPT Lucky Indah Keramik Tangerang merupakan perusahaan swasta yang bergerak dalam sektor industri keramik. Produk yang dihasilkan adalah jenis piring dan mangkuk. Masalah yang terjadi adalah masih belum optimalnya setting mesin ball mill yang diduga sangat berpotensi sebagai penyebab utama terjadinya defect afkir. Setelah dilakukan analisis dengan menggunakan tools Statistical Process Control (SPC), defect yang sering terjadi terdapat pada jenis mangkuk MA0700101 dengan kemampuan proses berada pada 3.29 sigma level. Untuk mendapatkan settingan mesin Ball Mill yang optimal, penelitian dilakukan dengan metode Taguchi. Setelah dilakukan pengolahan data secara statistik terhadap hasil eksperimen, didapatkan settingan mesin Ball Mill yang optimal yaitu Lama Pengadukan disetting selama 15 jam, Kecepatan Putar disetting pada 20 RPM, Kapasitas Air disetting sebanyak 4000 Liter, dan Total Ball Stone disetting sebanyak 3850 buah. Kata kunci: Statistical process control, metode taguchi, setting mesin optimal.
USULAN PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DENGAN METODE 5W+1H PADA LANTAI PRODUKSI DI PT. SINTERTECH
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 10, No 2 (2014): JURNAL INOVISI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractPT. Sintertech, a company with a work environment that contains enough potential for accidents and occupational diseases. For companies that need to pay attention to safety and health issues, because it affects the productivity of the company. The purpose of this research to identify the factors that cause a lack of implementation of Health and Safety at PT. Sintertech. In addition, this study also analyzes the implementation method of management K3 with 5W +1 H and provide improvement suggestions K3 by OHSAS 18001: 2007. This study was obtained from the number of accidents and occupational diseases in 2011 through 2013 as many as 31 times a work accident cases consisting of pinched 15 times (48.4%), scraped 8 times (25.8%), slipped 5 times (16, 1%), crushed material 3 times (9.7%). As for the data of occupational diseases were 19 cases with details of the lungs (asthma) 12 cases (63.2%), earache 3 cases (21.1%), eye pain 4 cases (15.8%). From the research results it is concluded that the presence of several factors that occur due to lack of implementation of K3 on the production floor of aspect operators, management, methods and lack of training and training on K3. Some things that should be done by. Sintertech to improve implementation of K3 based methods 5W +1 H Implementing a management system based on OHSAS 18001:2007 K3 to regulate the implementation of K3 in PT. Sintertech can run more optimally. Keywords: Occupational Health and Safety, OHSAS 18001:2007, 5W +1 H, Fishbone, Pareto analysis. AbstrakPT. Sintertech, merupakan perusahaan dengan lingkungan kerja yang cukup mengandung potensi timbulnya kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Untuk itu perusahaan perlu memperhatikan masalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja, karena hal ini sangat berpengaruh terhadap produktivitas perusahaan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kurangnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT. Sintertech. Selain itu pada penelitian ini juga menganalisa pelaksanaan manajemen K3 dengan metode 5W+1H dan memberikan usulan-usulan perbaikan K3 berdasarkan OHSAS 18001 : 2007. Dari penelitian ini diperoleh jumlah kecelakaan dan penyakit akibat kerja pada tahun 2011 sampai 2013 sebanyak 31 kali kasus kecelakaan kerja yang terdiri dari terjepit 15 kali (48,4%), tergores 8 kali (25,8%), terpeleset 5 kali (16,1%), tertimpa material 3 kali (9,7%). Sedangkan untuk data penyakit akibat kerja sebanyak 19 kasus dengan rincian paru-paru (asma) 12 kasus (63,2%), sakit telinga 3 kasus (21,1%), sakit mata 4 kasus (15,8%). Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan yaitu adanya beberapa faktor yang terjadi akibat kurangnya penerapan K3 pada lantai produksi dari aspek operator, manajemen, metode dan kurangnya pelatihan dan training tentang K3. Beberapa hal yang harus dilakukan oleh PT. Sintertech untuk memperbaiki pelaksanaan K3 berdasarkan metode 5W+1H. Menerapkan sistem manajemen K3 berdasarkan OHSAS 18001:2007 untuk mengatur pelaksanaan K3 di PT. Sintertech dapat berjalan lebih optimal. Kata kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja, OHSAS 18001:2007, 5W+1H, Fishbone, Pareto analisis
PERBAIKAN URUTAN PEKERJAAN DAN EFISIENSI WAKTU PRODUKSI TRANSFORMATOR DENGAN CRITICAL PATH METHOD
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 10, No 2 (2014): JURNAL INOVISI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPT. XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi transformator yang terus meningkat kuantitas produksinya, sehingga hal ini menjadi pemacu bagi perusahaan untuk senantiasa menjaga dan terus meningkatkan kualitas dan produktivitasnya. Perencanaan, penjadwalan, pengawasan dalam kegiatan meliputi sejumlah pekerjaan yang saling terkait satu sama lain untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Pengembangan produk/jasa merupakan kejadian atau kegiatan unik yang mau atau tidak mau harus terus dilakukan. Penjadwalan kegiatan untuk lebih meningkatkan efisiensi waktu kerja menjadi faktor yang dominan dalam rangka perbaikan kerja yang terus menerus dalam perusahaan. Untuk meningkatkan efisiensi waktu pembuatan produk transformator agar produktivitas perusahaan meningkat, maka dilakukanlah analisa jaringan kerja pembuatan transformator dengan melakukan analisis penentuan urutan aktivitas dan kegiatan pembuatan transformator. Penelitian dan pengembangan produk senantiasa dilakukan sejalan dengan perbaikan kinerja berupa penjadwalan yang merupakan kegiatan yang mengatur dan mengendalikan urutan dan pembagian waktu untuk seluruh kegiatan. Pendekatan analisa jaringan kerja dengan CPM (Critical Path Methode) digunakan untuk membantu menunjukkan ketergantungan antar kegiatan dan mengidentifikasi kembali kegiatan-kegiatan yang dijalani untuk mendapatkan peluang peningkatan efisiensi waktu pada produksi perusahaan. Sehingga didapat urutan pekerjaan dan waktu produksi transformator yang efektif. Kata kunci : Transformator, Efisiensi, CPM, Jaringan kerja
PENGURANGAN JUMLAH CACAT PRODUK DENGAN METODE FMEA PADA SECTION FORMING PT. XYZ
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 10, No 2 (2014): JURNAL INOVISI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakProses pembuatan baut dan mur di PT. XYZ belum dapat menghasilkan produk 100 % baik atau sesuai spesifikasi. Masih adanya produk gagal ataupun penyimpangan dari spesifikasi yang diharapkan merupakan permasalahan yang harus dipecahkan. Sebagian besar proses produksi mur-baut dilakukan di section forming. Pada proses forming kriteria cacat yang muncul pada umumnya meliputi cacat kepala, cacat body, body kasar/ porous, flange cacat, bentuk kepala tidak sempurna, crack, dan lain-lain. Pada proses forming juga sering terjadi penyimpangan dimensi/ ukuran yang meliputi penyimpangan panjang produk, penyimpangan diameter produk, penyimpangan tinggi kepala, penyimpangan lebar kunci, penyimpangan diameter flange, penyimpangan tebal flange, dan lain lain. Dari data cacat produksi periode Januari sampai dengan Maret 2014 dapat diketahui bahwa jumlah cacat terbesar terjadi pada produk Socket Bolt M6x16 mm yang diproses pada mesin BF-08406 yaitu sebesar 18,41%. Dan pada bulan Maret 2014 jenis cacat terbesar yang sering muncul pada produk tersebut adalah jenis Cacat Kunci dengan jumlah cacat sebesar 45,5%. Dengan diagram Fishbone dapat diidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya Cacat Kunci. Dengan menggunakan CTQ dapat diketahui dan dipilih 5 faktor terbesar/ dominan penyebab Cacat Kunci. Dan dengan menggunakan metode FMEA maka dapat diperoleh dan dipilih 3 faktor penyebab cacat yang memiliki nilai RPN terbesar, sehingga dapat diusulkan 3 rekomendasi aksi yang dapat dilakukan untuk mengeliminasi faktor dominan penyebab cacat kunci pada Socket Bolt tersebut.  Kata kunci: Bolt and nut manufacturer, process forming, socket Bolt M6x16 mm, SPC, FMEA
MODEL KONSEPTUAL SUSTAINABILITAS LINGKUNGAN PADA INDUSTRI DAUR ULANG KOMPUTER
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 10, No 2 (2014): JURNAL INOVISI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPeningkatan signifikan penggunaan komputer dan produksi limbah komputer dengan persentase daur ulang yang rendah berpotensi untuk mencemari lingkungan terkait kandungan bahan berbahaya dan beracun pada part-part komputer.  Sementara itu, tanpa daur ulang akan terus terjadi peningkatan eksploitasi dan konsumsi sumber daya alamiah.  Kedua kondisi ini membawa pada ketidakberlanjutan lingkungan yang akan menurunkan kualitas hidup.  Pada penelitian ini, dilakukan kajian sustainabilitas lingkungan terhadap reverse logistics pada industri daur ulang komputer.  Tahapan kualitatif dalam pendekatan sistem dinamis (SD) digunakan dalam membangun sebuah model konseptual sustainabilitas lingkungan pada industri daur ulang komputer.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sejumlah operasi dalam reverse logistics pada pendaurulangan limbah komputer oleh pabrikan.  Disamping itu, sejumlah variabel penting dalam mengelola operasi reverse logistics pada industri daur ulang komputer telah diidentifikasi.  Lebih lanjut, sebuah model konseptual terkait telah dirancang untuk merepresentasikan interaksi antara sejumlah variabel penting tersebut.  Beberapa penelitian di masa datang telah direkomendasikan untuk dapat dilakukan oleh para peneliti yang juga meminati bidang ini. Kata kunci: Sustainabilitas lingkungan, reverse logistics, sistem dinamis, daur ulang komputer.

Page 1 of 1 | Total Record : 5