cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+6289661704102
Journal Mail Official
publikasi@esaunggul.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/inovisi/about/editorialTeam
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Inovisi
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 02169673     EISSN : -     DOI : -
INOVISI Jurnal Teknk Industri published by Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul. This journal is an open access, peer-reviewed, this journal dedicated to the publication of research in all aspects of regional dan urban planning scopes. Jurnal INOVISI is published two times a year and accepts original research articles featuring well-designed studies with clearly analyzed and logically interpreted results.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2015): JURNAL INOVISI" : 5 Documents clear
USULAN PENERAPAN SIX SIGMA UNTUK MENGURANGI CACAT PADA PRODUK HEX BOLT M12 X 28 mm DI PT. JAYA METAL GEMILANG
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 11, No 1 (2015): JURNAL INOVISI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPT. Jaya Metal Gemilang merupakan sebuah perusahan pembuat baut yang digunakan untuk furniture, elektronik, sepeda, kontruksi bangunan, sepeda motor serta baut komponen otomotif dan non otomotif. Di dalam perusahaan terjadi permasalahan pada proses produksi yaitu buruknya kualitas produk yang dihasilkan oleh mesin dan perlu dicari penyebab potensial permasalahannya dan menentukan solusi apa yang harus dilakukan berdasarkan permasalahan-permasalahan yang menjadi prioritas dengan menggunakan metode Six Sigma. Dari observasi yang dilakukan pada bulan April 2010 – Juli 2010 diketahui jumlah cacat terbesar adalah Hex Bolt M12x28 mm (lihat tabel 1) yaitu sebesar 1.301 pcsdari total produksi 540.602 pcs (0,24%). Dan dari jenis cacat yang terbesar yang sering muncul pada produk tersebut adalah cacat ulir. Setelah dilakukan perhitungan index kemampuan kapabilitas proses pada perusahaan tersebut, didapat Cpk = 0,68 , DPMO = 802 ppm dan nilai sigma = 4,66 sigma, nilai tersebut masih kurang mendekati tingkat mutu kelas dunia yang menginginkan pencapaian level kualitas. Dengan Fishbone Diagram didapat 10 faktor terbesar penyebab potensi kegagalan Cacat Ulir, yang kemudian ditanggulangi dengan beberapa kontrol pencegahan, deteksi dan usulan perbaikan sesuai dengan metode Six Sigma yaitu FMEA. Usulan yang diterapkan untuk menaikan nilai sigma perusahaan adalah Kasie Lab. melakukan pemeriksaan hasil cek laboratorium mengenai spesifikasi dies yang diisi lembaga independent, menghitung Life time untuk dies dan oli dan di tetapkan sebagai standard untuk penggantian selanjutnya, mengganti baut pengunci dies dan baut setingan pressure dies dengan yang lebih kuat, Kasie Rolling melakukan pemeriksaan hasil check sheet persiapan mass production, penggunaan sensor deteksi fungsi baut pengunci, baut setingan pressure dies dan pendorong bahan serta Kasie Maintenance melakukan pemeriksaan hasil check oli harian, melakukan pengecekan kekerasan material sebelum proses produksi, penambahan operator QA-IP, melakukan pengecekan diameter ulir dengan 6 (enam) posisi pengecekan, memberikan pelatihan kepada operator baru dan penambahan jumlah exhaust yang proposional dengan luas area produksi. Kata Kunci: Six Sigma, Fishbone Diagram, FMEA, Pressure Dies, Mass Production
USULAN PENGGUNAAN METODE FAULT TREE ANALYSIS UNTUK PENURUNAN KECELAKAAN KERJA PADA PT. INOAC POLYTECHNO INDONESIA
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 11, No 1 (2015): JURNAL INOVISI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe persistently high number of accidents in PT. Inoac Polytechno Indonesia has the goal to provide corrective suggestions and recommendations for action to minimize the causes of accidents by using fault tree analysis (FTA) with supporting tools that a causal diagram (Cause and Efect Analysis), pareto chart, digram matrik. An analysis of the problem of workplace accidents finds that there are nine types of work accidents is exposed to a chemical liquid, foaming machines hit, nicked blade cutter, explosion, terpleset, burned, crushed foam, sandwiched conveyor, electric voltage shock. From the data using Pareto diagram known mixing machine blast of heat that is by 20.6%. Through the method of cause and effect analysis obtained dominant factors that cause the problems that occurred in the machine, man, method, materials, environment. The results of the method in the matrix diagram can be several factors such as the machine (the machine age, error), human (not running S.O.P, less examination), the environment (heat). Results using fault tree analysis known root problems that occur in the engine explosion mixing heat that is quality material ugly, maintenance schedules irregular, the stock of spare parts was empty, to pay more for training, pressure from superiors, reach production targets, self-awareness is lacking, and lack of ventilation. Preventive action proposals and recommendations for action to prevent problems occurring that is necessary to stock spare parts, creating a list of treatments is based on preventive maintenance, determination of useful life for tools and components based on the load received, adding cooling systems or air circulation. Keywords :  Occupational Health and Safety (K3), work accidents, Pareto charts, Cause and Effect Diagram, Diagram matrix, Fault Tree Analysis (FTA) AbstrakMasih tingginya angka kecelakaan kerja di PT. Inoac Polytechno Indonesia memiliki tujuan untuk memberikan usulan perbaikan serta rekomendasi tindakan untuk meminimasi penyebab kecelakaan kerja dengan menggunakan fault tree analysis (FTA) dan dengan tools pendukung yaitu diagram sebab akibat (Cause and Efect Analysis), pareto chart, dan diagram matrik. Hasil analisa pada permasalahan kecelakaan kerja diketahui terdapat 9 jenis kecelakaan kerja yaitu terkena cairan kimia, terbentur mesin foaming, tergores mata pisau pemotong, ledakan, terpleset, terbakar, tertimpa foam, terjepit conveyor, tersengat tegangan listrik. Dari data dengan menggunakan diagram pareto diketahui ledakan mesin mixing heat yaitu sebesar 20,6%. Melalui metode cause and efect analysis didapatkan faktor-faktor penyebab dominan dalam permasalahan yang terjadi yaitu mesin, manusia, metode, material, lingkungan. Hasil dengan metode diagram matrik di dapat beberapa faktor seperti mesin (umur mesin, eror), manusia (tidak menjalankan S.O.P, kurang pemeriksaan), lingkungan (panas). Hasil menggunakan fault tree analysisis diketahui akar permasalahan yang terjadi pada ledakan mesin mixing heat yaitu kulitas material jelek, jadwal perawatan tidak teratur, stok sparepart kosong, mengeluarkan biaya lebih untuk pelatihan, adanya tekanan dari atasan, mengejar target produksi, kesadaran diri yang kurang, dan kurangnya ventilasi. Tindakan usulan pencegahan dan rekomendasi tindakan untuk mencegah masalah yang terjadi yaitu diperlukan adanya stok sparepart, pembuatan daftar perawatan berdasarkan preventive maintenance, penentuan umur pakai untuk alat maupun komponen berdasarkan beban yang diterima, menambahkan sistem pendingin atau sirkulasi udara. Kata kunci :         Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), kecelakaan kerja, Pareto chart, Cause and Effect Diagram, Diagram matrik, Fault Tree Analysis (FTA)
MINIMASI CACAT PRODUK FILAMENT CHIPS DENGAN PENERAPAN METODA SIX SIGMA
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 11, No 1 (2015): JURNAL INOVISI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKualitas merupakan bagian yang penting perlu diperhatikan oleh para produsen, karena kualitas produk senantiasa dinilai oleh para konsumen yang akan membeli produk tersebut. Kualitas adalah gabungan seluruh produk atau jasa mulai dari riset pasar, rekayasa pembuatan sampai pada pemakaian dan pemeliharaan sehingga produk atau jasa tersebut memenuhi harapan pelanggan. PT. XXX adalah sebuah perusahaan yang memproduksifilament chips dimana pesanan produk filament chips ini tergolong cukup tinggi. Produk cacat yang masih terdapat dalam produksi filament chips mengharuskan perusahaan melakukan kegiatan untuk mengurangi produk cacat sehingga profit dapat terus ditingkatkan.Pendekatan yang digunakan pada penelitian adalah pendekatan six sigma yang terdiri dari DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve dan Control). Pendekatan ini mendefenisikan, mengukur dan menganalisis produk cacat, mencari faktor penyebabnya sehingga dapat dilakukan improvement dan Control dalam peningkatan kualitas yaitu dengan mengurangi cacat produk filament chips. Pengendalian pada proses produksi filament chips maka jumlah defect (cacat) akan bisa ditekan, sehingga mampu menjawab tantangan kualitas yang menjadi salah satu ukuran keberhasilan sebuah perusahaan.Berdasarkan hasil pengolahan data yang dianalisis maka didapat hasil bahwa Tahap define dan measure menunjukkan bahwa jenis kecacatan pada produk filament chips yang terbesar adalah cacat berat sebesar adalah 60% dari total seluruh produk filament chips yang cacat. Cacat berat akan terjadi apabila massa pada produk filament chips melebihi spesifikasi 2.80 mg – 2.85 mg.Sigma Level produksi produk filament chips yang sesuai dengan spesifikasi berat mencapai 3.99 sigma dengan jumlah peluang produk yang akan mengalami cacat berat per sejuta adalah 6387 ppm. Sigma level belum mencapai nilai yang mendekati 6 sigma, maka kemampuan proses masih dapat terus ditingkatkan. Dari hasil analisis secara keseluruhan menggunakan fishbone diagram menunjukan aspek 5M + 1E (Man, Measure, Method, Machine, Material & Environment) yang berpengaruh terhadap munculnya kecacatan berat pada filament chips menunjukkan bahwa penyebab utama yang mengakibatkan kecacatan berat pada produk adalah belum adanya alat / instrument pengukuran bahan baku dengan variable tertentu karena terkendala biaya yang tidak mencukupi. Untuk meningkatkan sigma level harus melihat bahwa produksi filament chips merupakan suatu sistem, maka improvement yang dilakukan tidak hanya dalam pengadaan alat / instrument pengukuran bahan baku tetapi juga pada aspek-aspek lain seperti material, mesin, dll.Kata kunci: Kualitas, filament chips, six sigma, improvement, bahan baku.
PENGUKURAN PRODUKTIVITAS MENGGUNAKAN METODE OMAX (OBJECTIVE MATRIX) DAN UPAYA PENINGKATANNYA DI PT. PARDIC JAYA CHEMICAL
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 11, No 1 (2015): JURNAL INOVISI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPT Pardic Jaya Chemical (PT. PJC) merupakan perusahaan manufaktur yang giat berupaya meningkatkan produktivitasnya antara lain dengan menerapkan metode OMAX (Objective Matrix). Dari hasil pengumpulan data dan analisis diperoleh 6 kriteria produktivitas, dengan indeks produktivitasnya dari Januari hingga Desember 2013 yang dibandingkan 2012 yaituJanuari 116%, Februari 175%, Maret 153%, April 153%, Mei 115%, Juni 136%, Juli 159%, Agustus 82%, September 130%, Oktober 178%, November 151%, dan Desember 95%. Setelah mencari faktor penyebab menggunakan diagram fishbone diperoleh 16 faktor penyebab untuk kriteria 1, 11 untuk kriteria 2, 17 untuk kriteria 3, 7 untuk kriteria 4, 11 untuk kriteria 5, dan 6 faktor penyebab untuk kriteria ke 6. Dengan menggunakan metode CTQ dapat diketahui factor-faktor penyebab yang memiliki persentase 2 (dua) terbesar disetiap kriterianya sehingga dapat diperoleh 20 usulan perbaikan untuk mengeliminir terjadinya penurunan produktivitas di Plant C PT. PJC. Kata kunci: Produktivitas, OMAX, objective matrix, fishbone diagram, CTQ, critical to quality
MODEL SISTEM DINAMIS SUSTAINABILITAS LINGKUNGAN PADA INDUSTRI DAUR ULANG KOMPUTER
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 11, No 1 (2015): JURNAL INOVISI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenggunaan komputer dan produksi limbahnya yang meningkat secara signifikan dan diikuti oleh persentase daur ulang yang rendah berpotensi untuk mencemari lingkungan terkait kandungan bahan berbahaya dan beracun pada part-part komputer. Sementara itu, tanpa daur ulang akan terus terjadi peningkatan eksploitasi dan konsumsi sumber daya alamiah. Kedua kondisi ini membawa pada ketidakberlanjutan lingkungan yang akan menurunkan kualitas hidup. Penelitian ini mengembangkan model konseptual sustainabilitas lingkungan pada industri daur ulang komputer yang dirancang oleh Rasjidin (2014). Pengembangan model menggunakan pendekatan sistem dinamis (SD) untuk mendesain Stock-and-Flow Diagram dan formulasi matematika terkait. Skenario simulasi dinamis merupakan kombinasi empat exogenous variabels, yaitu persentase pengumpulan, persentase part dibuat perusahaan sendiri, persentase penggantian part oleh supplier dan persentase daur ulang, dengan dua level pada tiap faktor, digunakan untuk mengevaluasi kuantitas material hasil daur ulang, pembuangan sisa daur ulang secara terkendali, part-part yang diganti oleh supplier, dan pembuangan part-part komputer secara tidak terkendali. Sejumlah rekomendasi diberikan dalam operasi pengelolaan sustainabilitas lingkungan pada industri daur ulang komputer. Beberapa pengembangan penelitian di masa datang juga telah direkomendasikan untuk dapat dilakukan oleh para peneliti yang juga meminati bidang ini.Kata kunci: Sustainabilitas lingkungan, reverse logistics, sistem dinamis, daur ulang komputer  

Page 1 of 1 | Total Record : 5