cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+6289661704102
Journal Mail Official
publikasi@esaunggul.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/inovisi/about/editorialTeam
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Inovisi
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 02169673     EISSN : -     DOI : -
INOVISI Jurnal Teknk Industri published by Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul. This journal is an open access, peer-reviewed, this journal dedicated to the publication of research in all aspects of regional dan urban planning scopes. Jurnal INOVISI is published two times a year and accepts original research articles featuring well-designed studies with clearly analyzed and logically interpreted results.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 2 (2015): JURNAL INOVISI" : 5 Documents clear
USULAN PERBAIKAN SISTEM KERJA DAN PENURUNAN WAKTU PELAYANAN DENGAN PRINSIP KERJA 5S DI PT. TOTAL PRIME ENGINEERING
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 11, No 2 (2015): JURNAL INOVISI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPT. Total Prime Engineering (TPE) merupakan salah satu perusahaan pemain produk komponen seal yang memiliki persediaan akan produk terbesar di kelasnya dan telah dikenal oleh perusahaan dalam dan luar negeri. Untuk tetap menjadi perusahaan yang diperhitungkan oleh para kompetitornya, PT. Total Prime Engineering perlu suatu perubahan sistem kerja yang lebih baik. Perusahaan mendapat usulansuatu prinsip kerja yang berkaitan dengan penataan dokumen dan lingkungan kerja untuk mengatasi permasalahan mereka. Melalui beberapa usulan perbaikan dengan pendekatan prinsip kerja 5S dan ARC yang telah diterapkan oleh perusahaan, maka didapatkan total penurunan waktu penyelesaian pekerjaan dalam upaya pelayanan terhadap kebutuhan pelanggan tersebut dari 267.1 menit/customer menjadi 140.6 menit/customer atau menurun hampir 50% dari waktu penyelesaian pekerjaan sebelum diterapkannya prinsip kerja 5S tersebut. Dengan penurunan waktu pelayanan tersebut, diinformasikan oleh manager sales dan marketing dari PT. Total Prime Engineering, bahwa complain yang dilakukan oleh customer pun menurun dari 17 complain menjadi 6 complain. Kata kunci : Seal, stokiest, distributor,5S,complain, customer
USULAN PENGURANGAN JUMLAH PRODUK CACAT PADA CAT MELAMINE DENGAN METODE SIX SIGMA DI PT. P
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 11, No 2 (2015): JURNAL INOVISI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPada saat ini, kondisi dunia sedang berada dalam masa-masa krisis namun demikian negara Indonesia masih bisa dibilang telah melewati masa krisis dari tahun 1998. Dampak yang telah ditimbulkan masih terasa didunia Industri. PT. P adalah perusahaan yang bergerak dbidang Industrial Coating Chemical. Produk yang dihasilkan salah satunya adalah cat ML (Melamine) seperti ML-1413 Clear Satin, ML-1413 Clear Dof, ML-1413 Dead Matt, ML-1413 Medium Gloss dan lain-lain. Masalah yang dihadapi oleh PT. P yaitu tingginya produk cacat dalam bulan Februari –Mei 2010. Metode yang dipakai untuk mengurangi cacat yaitu dengan metode six sigma. Cat melamine yang diteliti yaitu tipe ML-1413 MB F LC Clear Dof. Data cacat yang paling besar adalah fineness cat susah halus. Berdasarkan penelitian di lapangan dapat diketahui bahwa PT .P perlu meningkatkan kualitas, karena nilai tingkat kemampuan prosesnya (Process Capability) untuk salah satu produk PT. P yaitu ML-1413 MB F LC Clear Dof selama bulan Februari - Mei adalah Cp = 0.58, Cpk = 0.58 dan level sigmanya = 2.56 sigma dengan DPMO sebesar 145365. Setelah dilakukan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) maka diketahui penyebabnya yaitu tidak terbentuknya Effect Dougnat saat proses dispersi yang dikarenakan cakram untuk dispersi berukuran ¼ diameter cakram. Setelah mendapatkan hasil pengolahan data diatas, maka perusahaan perlu melakukan perbaikan pada proses dispersi terutama pada mesin pendraulik dengan cara mengganti cakram yang lebih besar beserta perbaikan sistem pemasangan cakram dari permanent menjadi portable sehingga ukuran cakram untuk proses dispersi bisa disesuaikan dengan ukuran tangki.
CENTER KVBA DENGAN METODE SMED DI PT. DWIUTAMA INTITERANG
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 11, No 2 (2015): JURNAL INOVISI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPT. Dwiutama Intiterang merupakan sebuah perusahaan yang penyediaan berbagai jeni komponen otomotif. PT. Dwiutama Intiterang ini memproduksi berbagai jenis Plate center yang harus dipenuhi setiap saat. PT. Dwiutama Intiterang mempunyai banyak lini produksi yang memerlukan waktu persiapan. Salah satu lini produksi tersebut adalah dalam Departemen PRESSHOP yang merupakan departemen yang memproduksi semua komponen yang salah satu diantaranya pembuatan komponen Plate Center model KVBA. Pada lini produksi tersebut memiliki waktu setup untuk pergantian dies yang cukup lama yaitu 32.04 menit tepatnya terjadi pada mesin Power Brand. Dengan melihat dan memahami permasalahan tersebut penulis menemukan pemecahan permasalahan tersebut yaitu dengan tujuan utama untuk memenuhi target produksi yang ditetapkan dengan mengurangi waktu pergantian dies yang cukup lama tersebut semaksimal mungkin. Penulis memecahkan permasalahan yang ada dengan mengimplementasikan metoda SMED system (Single Minute Exchange Dies). Dari perhitungan dengan menerapkan SMED system dimulai dari tahap persiapan sampai dengan tahap ketiga di departemen PRESSHOP pada mesin Power Brand Sehingga didapat effesiensi waktu setup sampai dengan 47%. Hal ini tentu saja dapat meningkatkan kualitas kerja dan dapat meningkatkan produktifitas dari operasi sebelumnya. Sehingga pengurangan setup time setelah SMED system mampu meningkatkan produksi sebesar 36 Pcs tanpa menambah part reject yang terjadi setelah SMED System itu dilakukan. Kata kunci : SMED,efisiensi, produktivitas, waktu setup
PENENTUAN KESEIMBANGAN LINTASAN OPTIMAL DENGAN MENGGUNAKAN METODE HEURISTIK
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 11, No 2 (2015): JURNAL INOVISI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThis research aims to determine the optimal line balancing using heuristic methods, with the object of the research in an automotive component assembly process at PT.CSI, in order to produce optimal output, so it can be achieve the objectives in a timely manner, the right quantity, right quality and cost more efficiently. The method used in this research is line balancing heuristic methods. This method uses logical rules in solving problems. Heuristic methods that used in this research are: Helgesson-Birnie Method/Ranked Positional Weight (RPW), Largest Candidate Rule Method dan J-Wagon Method. Heuristic model does not guarantee optimal results, but this model is designed to produce a relatively better strategy with reference to certain constraints. From this research it can be know that the three heuristic methods are used, resulting potential output are equally optimal, the line efficiency is 85,20%, balanced delay is 14,80%, and total idle time is 340,76 seconds with the number of work stations is 8 work stations. By using the heuristic methods of line balancing, there was an increase in efficiency is 59,17%, and a decrease in balanced delay is 65,17%, and a total reduction of idle time is 5238,6 seconds. Keywords: Line balancing, heuristic method, Helgesson-Birnie/Ranked Positional Weight (RPW) method AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk penentuan keseimbangan lintasan optimal dengan menggunakan metode heuristik, dengan objek penelitian pada sebuah proses perakitan salah satu komponen kendaraan bermotor di PT.CSI agar menghasilkan keluaran secara optimal, sehingga dapat mencapai sasaran secara tepat waktu, tepat jumlah, tepat mutu dengan biaya yang lebih effisien. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode heuristik keseimbangan lintasan. Metode ini menggunakan aturan-aturan yang logis dalam memecahkan masalah. Metode heuristik yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: Metode Helgesson-Birnie/Ranked Positional Weight (RPW), Metode Largest Candidate Rule dan Metode J-Wagon. Model heuristik tidak menjamin hasil optimal, tetapi model ini dirancang untuk menghasilkan strategi yang relatif lebih baik dengan mengacu pada pembatas-pembatas tertentu. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa ketiga metode heuristik yang digunakan menghasilkan keluaran potensial yang sama-sama optimal yaitu efisiensi lini sebesar 85,20%, balanced delay sebesar 14,80%, dan total waktu menganggur sebesar 340,76 detik dengan jumlah stasiun kerja sebesar 8 stasiun kerja. Dengan menggunakan metode heuristik keseimbangan lintasan, terjadi peningkatan efisiensi sebesar 59,17%, dan penurunan balanced delay sebesar 65,17%, serta pengurangan total waktu menganggur sebesar 5238,6 detik. Kata kunci: Keseimbangan lintasan, metode heuristik, metode Helgesson-Birnie/Ranked Positional Weight (RPW)
USULAN PERBAIKAN TATA LETAK FASILITAS LINI PRODUKSI BOOS CRANKCASE BRACKET PT. XYZ
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 11, No 2 (2015): JURNAL INOVISI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMemasuki era masyarakat ekonomi Asean (MEA) Desember 2015 ini, persaingan industri manufaktur tidak hanya antar perusahaan dalam negeri tetapi juga harus bersaing dengan perusahaan dari negara-negara Asean lain. PT. XYZ merespon situasi tersebut dengan berupaya untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi penggunaan lahan produksinya melalui peningkatan kapasitas produksi. PT. XYZ sedang berencana untuk meningkatkan kapasitas di lini produksi Boss Crankcase Bracket. Produk ini salah satu komponen kendaraan roda dua yang merupakan produk unggulannya, yaitu produk yang dipesan oleh pelanggan tetapnya dalam jumlah yang banyak. Pendekatan yang dilakukan yaitu dengan menggunakan metode optimalisasi Tata Letak Pabrik, Peta-peta Kerja dan Routing Sheet.                 Area tata letak pada lini produksi Boss Crankcase Bracket sebelum penelitian/ perbaikan memiliki luas lantai 175 m2, jarak perpindahan bahan 42 m2. Biaya penanganan bahan sebesar Rp 90, dan efisiensi kerja 490 menit. Setelah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode Routing Sheet melalui pengumpulan, pengolahan, dan analisa data, maka diusulkan beberapa perbaikan/ perubahan tata letak lini produksinya, sehingga dapat diperoleh hasil-hasil perhitungannya sebagai berikut: luas lantai 145 m2,  jarak perpindahan bahan 28 m2,  biaya penanganan bahan Rp 58, dan efisiensi kerja 350 menit. Kata kunci : Tata letak lini produksi, Boss Crankcase Bracket, routing sheet

Page 1 of 1 | Total Record : 5