cover
Contact Name
Lukman Cahyadi
Contact Email
lukman.cahyadi@esaunggul.ac.id
Phone
+6289661704102
Journal Mail Official
publikasi@esaunggul.ac.id
Editorial Address
https://ejurnal.esaunggul.ac.id/index.php/inovisi/about/editorialTeam
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Inovisi
Published by Universitas Esa Unggul
ISSN : 02169673     EISSN : -     DOI : -
INOVISI Jurnal Teknk Industri published by Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul. This journal is an open access, peer-reviewed, this journal dedicated to the publication of research in all aspects of regional dan urban planning scopes. Jurnal INOVISI is published two times a year and accepts original research articles featuring well-designed studies with clearly analyzed and logically interpreted results.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2016): JURNAL INOVISI" : 5 Documents clear
PENGARUH KUALITAS PRODUK, CITRA MEREK, DAN WORD OF MOUTH TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN (STUDI KASUS KONSUMEN NESCO MULTICHECK DI PT HAFIDZ MEDIKA, JAKARTA PUSAT).
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 12, No 2 (2016): JURNAL INOVISI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrac The purpose at this research is to determine the effect of product quality, brand image, and word of mouth on product purchasing decisions: A case study on consumer Nesco Multicheck PT Haafiz Medika, Central Jakarta. The independent variables studied were the product quality, brand image and word of mouth, while variable dependet is purchasing decisions. The population of this research are all consumers Nesco Multicheck PT Haafiz Medika, Central Jakarta whose number is not known for certain. Samples are 150 respondents with method of hair sampling. The sampling method used in this research is Multiple Linear Regression. The results showed that the quality of the product has a significant influence on purchasing decisions, the brand image has significant influence on purchasing decisions, and word of mouth has a significant influence on purchasing decisions. In addition, it studies show that product quality, brand image and word of mouth together (simultaneously) has significant influence on purchasing decisions. The most dominant factor of three independent variable is the variable quality of the product. Keywords: Quality product, brand image, word of mouth, buying decision. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk, citra merek, dan word of mouth terhadap keputusan pembelian produk: Studi kasus pada konsumen Nesco Multicheck di PT Hafidz Medika, Jakarta Pusat. Variabel independen yang diteliti adalah kualitas produk, citra merek dan word of mouth, sedangkan variabel dependet adalah keputusan pembelian. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh konsumen Nesco Multicheck di PT Hafidz Medika, Jakarta Pusat yang jumlahnya tidak diketahui secara pasti. Sampel penelian ini adalah 150 responden dengan metode hair. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Regresi Linier Berganda. Hasil menunjukan bahwa kualitas produk memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, citra merek mempunyai pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dan word of mouth memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu hal penelitian menunjukan bahwa kualitas produk, citra merek dan word of mouth secara bersama-sama (simultan) memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Faktor yang paling dominan dari ketiga variabel bebas tersebut adalah variabel kualitas produk. Kata kunci: Kualitas produk, citra merek, word of mouth, keputusan pembelian.
USULAN PENURUNAN TINGKAT CACAT PADA AREA PERAKITAN SEPATU MENGGUNAKAN FMEA DAN STUDI WAKTU DI PT. X
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 12, No 2 (2016): JURNAL INOVISI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPT. X merupakan perusahaan yang memproduksi sepatu berkelas dunia, menghadapi tantangan jumlah dan frekuensi cacat yang melebihi batas maksimal toleransi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis dan memberikan usulan untuk menurunkan tingkat cacat produksi. Proses produksi terdiri dari area cutting, sewing dan assembling. Area assembling, memiliki tahapan proses paling banyak, dengan jumlah cacat tertinggi sebesar 66% dari total cacat. Tiga kategori cacat yang memiliki frekuensi tinggi di area perakitan yaitu (1) open bonding, (2) over cement dan (3) wrinkle from lasting. Hasil analisis jenis dan penyebab cacat dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), menunjukkan penyebab cacat dominan adalah operator yang bekerja dengan terburu-buru dan lingkungan kerja yang kurang nyaman. Target output produksi setiap operator 220 pasang/jam. Proses kritis yang dilakukan pengukuran waktu baku adalah 8 proses yaitu attaching, cementing upper, cementing upper, primer upper, primer lower, toe lasting, heal lasting, press universal. Hasil pengukuran waktu baku untuk 8 proses tersebut 1.309, 59 detik/pasang. Total target waktu penyelesaian yang ditetapkan perusahaan sebesar 958, 88 detik/pasang. Terdapat penambahan waktu baku sebesar 350,71 detik/pasang . Usulan perbaikan untuk menurunkan cacat adalah (a) penggunaan alat pelindung diri (b)pemasangan kipas angin dan exhaust fan sehingga area kerja tidak terlalu panas,(c)penggunaan tooling sesuai standar,(d) pengecekan berkala untuk bahan kimia, material komponen sebelum digunakan, (e) peningkatan ketelitian setting mesin, (f) pemantauan proses. Kata kunci: Kualitas, cacat, FMEA (Failure Mode and Effect Analysis), time study, waktu baku.
RANTAI NILAI PEMASARAN BAWANG MERAH DI KABUPATEN BREBES, JAWA TENGAH
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 12, No 2 (2016): JURNAL INOVISI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKabupaten Brebes, Jawa Tengah merupakan daerah yang dominasi penduduknya bekerja pada sektor pertanian dengan sektor unggulan komoditi bawang merah. Sentra Bawang merah Kabupaten Brebes merupakan sentra produksi terbesar di Indonesia selain di Cirebon, Kuningan, Nganjuk, Probolinggo dan Bima. Namun potensi unggulan tersebut tidak diimbangi dengan tingkat kesejahteraan petani yang diakibatkan rendahnya posisi tawar petani. Salah satu penyebab rendahnya posisi tawar petani adalah akibat terjadinya fluktuasi harga bawang merah yang disebabkan terjadinya over supply akibat panen raya, masuknya bawang merah impor serta peran tengkulak. Faktor-faktor utama yang mengakibatkan rendahnya posisi tawar petani seperti kurangnya akses serta jaringan pasar, tertutupnya akses informasi harga pasar dan minimnya penguasaan teknologi. Penelitian ini akan dilaksanakan selama 8 bulan dengan menggunakan pendekatan mix method dengan strategi penelitian studi kasus. Analisis yang dilakukan adalah analisis kebijakan, kapabilitas lokal, pemasaran dan transparansi usaha. Hasil dari analisis adalah temuan studi berisi fakta-fakta di lapangan yang bermuara akhir pada sebuah kesimpulan yang merupakan jawaban pertanyaan penelitian yaitu hasil identifikasi rantai nilai pemasaran bawang merah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kata kunci: Rantai nilai, posisi tawar petani, pengembangan ekonomi lokal
SIMULASI MODEL ANTRIAN OPTIMAL LOKET PEMBAYARAN PARKIR
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 12, No 2 (2016): JURNAL INOVISI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe purposeof this researchis to determine whether the number of motorcycle parking checkouts at Esa Unggul University is optimal in serving all customers. While the specific objectives of this research was to find out how many motorcycle checkouts amount of parking that should be owned by Esa Unggul University so that it can serve customers optimally. To solve that problem and obtain the expected goals, so in this research using the queue model to determine the performance of the parking checkouts. In addition, simulation techniques are also used to provide an overview of areal system in order to evaluate and improve system performance. From the calculation and simulation ProModel obtained that the optimal number of counters for motorcycle parking payment counter at Esa Unggul University is as much as 2 counters. So the performance of the queue for the current conditions that exist at the University of Esa Unggul especially on motorcycle parking payment counter that uses 2 counters were optimal. From the calculations, the level of service and optimal performance of the queue contained in M = 2 (the number of motorcycle parking payment counter as much as 2 counters) with details of its performance are P0 (the probability of no customers/motors in the queuing system) is 0.3249 ; Ls (number of customers/average motor in the queuing system) is 1.4257 ; Ws (the average time spent on customer/motors in line or being served) is 0.0475 ; Lq (number of customers/average motor waiting in the queue) is 1.4749 ; dan Wq (the average time spent by the customer/motor to wait in the queue) is 0.0492. From the ProModel simulation results obtained service levels and optimal performance of the queue contained in 2 Line/Lane Model with an % Idle average value of 51.17. Keywords: Queue, Queue Systems, Modeling, Simulation, Model AbstrakTujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah jumlah loket pembayaran parkir motor di Universitas Esa Unggul sudah optimal dalam melayani seluruh pelanggan. Sedangkan tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa jumlah jumlah loket pembayaran parkir motor yang sebaiknya dimiliki oleh Universitas Esa Unggul sehingga dapat melayani pelanggan secara optimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dan memperoleh tujuan yang diharapkan, maka dalam penelitian ini digunakan model antrian untuk mengetahui kinerja loket pembayaran parkir. Selain itu teknik simulasi juga digunakan untuk memberikan gambaran dari suatu sistem nyata dalam rangka mengevaluasi dan meningkatkan kinerja sistem. Dari hasil perhitungan dan simulasi ProModel diperoleh bahwa jumlah loket optimal untuk loket pembayaran parkir motor di Universitas Esa Unggul adalah sebanyak 2 loket. Sehingga kinerja antrian untuk kondisi saat ini yang ada di Universitas Esa Unggul khususnya pada loket pembayaran parkir motor yang menggunakan 2 loket sudah optimal. Dari hasil perhitungan diperoleh tingkat pelayanan dan kinerja antrian optimal terdapat pada M = 2 (jumlah loket pembayaran parkir motor sebanyak 2 loket) dengan rincian kinerjanya adalah P0 (probabilitas tidak adanya pelanggan/motor dalam sistem antrian) sebesar 0.3249 ; Ls (jumlah pelanggan/motor rata-rata dalam sistem antrian) sebesar 1.4257 ; Ws (waktu rata-rata yang dihabiskan pelanggan/motor dalam antrian atau sedang dilayani) sebesar 0.0475 ; Lq (jumlah pelanggan/motor rata-rata yang menunggu dalam antrian) sebesar 1.4749 ; dan Wq (waktu rata-rata yang dihabiskan oleh pelanggan/motor untuk menunggu dalam antrian) sebesar 0.0492. Dari hasil simulasi ProModel diperoleh tingkat pelayanan dan kinerja antrian optimal terdapat pada Model 2 Jalur/Lajur dengan nilai rata-rata % Idle sebesar 51.17. Kata kunci: Antrian, sistem antrian, pemodelan, simulasi, model
PENINGKATAN KUALITAS UNTUK MEMINIMASI CACAT PRODUK CAT POLYURETHANE DENGAN METODE TAGUCHI
Jurnal Inovisi (Teknik Industri) Vol 12, No 2 (2016): JURNAL INOVISI
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPeningkatan kualitas merupakan sesuatu yang sangat esensial bagi sebuah industri manufaktur agar terus menjaga keberlangsungan produksi dan peningkatan keuntungan perusahaan. Produk Cat Polyurethane merupakan salah satu jenis produk cat yang banyak digunakan dan begitu besar pangsa pasarnya, karena jenis produk ini tahan lama dan tidak mudah berjamur, mempunyai karakteristik anti gores dan daya kilap (gloss) yang tinggi. Permasalahan yang banyak terjadi pada produksi cat polyurethane adalah hasil viskositas produksi tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Hal ini sangat mengganggu proses produksi, karena lead time produk akan panjang. Pengujian viskositas merupakan unsur penting dalam industri cat, karena viskositas sangat berpengaruh terhadap kualitas produk yang dihasilkan apakah cat terlalu kental atau cat terlalu encer. Jika cat terlalu encer ataupun cat terlalu kental ini akan berdampak pada saat cat akan digunakan oleh konsumen. Tahapan perbaikan secara berkelanjutan dan dengan pengendalian kualitas pada tahap desain eksperimen serta tahap proses produksi dengan menggunakan Metode Taguchi diupayakan untuk mengatasi permasalahan yang ada. Metode ini berfokus untuk mengeliminasi penyebab rendahnya kualitas dan menghasilkan performansi produk yang sensitif terhadap keragaman. Rata-rata produk defect pada perusahaan diatas 5%, secara detail diuraikan berdasarkan jenis kecacatan terdiri dari viskositas (tingkat kekentalan) 54%, Glossy (tingkat kilap cat) 23,8 % dan specific Gravity (berat jenis cat) tidak sesuai spesifikasi perusahaan sebesar 22,1 %. Analisis dari pengendalian kualitas yang diterapkan menggunakan fishbone diagram dan pareto chart serta control chart menghasilkan bahwa faktor dan subfaktor penyebab ketidak sesuaian spesifikasi produk cat polyurethane adalah tenaga kerja (Man Power) dengan subfaktor kurang konsentrasi dan kurang terampil, Mateial dengan subfaktor penanganan material dan jenis thiner. Machine dengan subfaktor mesin kotor. Method dengan subfaktor pengecekan dan perlakuan proses. Environment dengan subfaktor temperatur. Selanjutnya dengan menggunakan Taguchi Method didapatkan Setting dan model pengaturan yang tepat untuk cat polyurethane agar di hasilkan viskositas yang sesuai spesifikasi perusahaan adalah faktor A (pengadukan) adalah 900 rpm, faktor B (jenis thinner) adalah THPU-2713-06, faktor C (perlakuan proses) adalah tangki ditutup, dan faktor D (pengecekan) adalah dengan suhu 300. Kata kunci: Polyurethane, spesifikasi, taguchi method, pengadukan, penanganan material

Page 1 of 1 | Total Record : 5