cover
Contact Name
Aditiameri
Contact Email
aditiameri65@yahoo.co.id
Phone
+6287804075290
Journal Mail Official
agrisia@borobudur.ac.id
Editorial Address
Gedung B Lantai 2 Fakultas Pertanian Universitas Borobudur Jl. Laksamana Malahayati No. 1 Jakarta Timur
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Published by Universitas Borobudur
ISSN : -     EISSN : 26213443     DOI : https://doi.org/10.37721/agrisia.v17i1
Ruang lingkup jurnal ini mencakup berbagai aspek Pertanian, mulai dari Agroteknologi dan Agribisnis Agroteknologi: Agronomi, Ilmu Tanah, Pemuliaan Tanaman, Hama Penyakit Tanaman, Teknologi Pertanian dan Lingkungan Hidup, Hortikultura, Agroklimatologi, Proteksi Tanaman, Bioteknologi Pertanian, Paska Panen, Pertanian Berkelanjutan, Ekologi Pertanian, Inovasi Teknologi, serta Pengembangan Sistem Pertanian Modern. Agribisnis: Sosial Ekonomi Pertanian, Pemasaran, Manajemen Pertanian, Ekonomi Pertanian.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 1 (2020): Agrisia" : 5 Documents clear
ANALISIS MULTIPLIER SEKTOR PERTANIAN PADA PEREKONOMIAN PROVINSI JAWA TENGAH, INDONESIA Imas Wildan Rafiqah
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 13 No. 1 (2020): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui multiplier sektor pertanian terhadap pembentukan output, pendapatan dan lapangan kerja pada perekonomian sebagai bahan pertimbangan perencanaan kebijakan yang tepat bagi perekonomian dan pengurangan kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan metode analisis Input-Output dengan data Tabel Input-Output Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pertanian dalam multiplier output menempati peringkat lima yang diwakili oleh sektor peternakan. Sementara nilai multiplier pendapatan pada sektor peternakan menempati urutan kedua. Bahkan dalam multiplier lapangan pekerjaan, sektor peternakan mampu memberikan kontribusi terbesar dalam perekonomian. Hal tersebut membuktikan bahwa sektor pertanian memiliki peluang dalam perekonomian dan pengurangan kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah. Melalui penciptaan lapangan pekerjaan baru dalam perekonomian sebagai akibat dari permintaan akhir pada sektor pertanian. Secara tidak langsung hasil penelitian ini menunjukkan kontribusi penting sektor pertanian dalam perekonomian serta pengurangan kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah. Kata kunci: Multiplier, Analisis Input Output, Sektor Pertanian
POTENSI LIDAH BUAYA (Aloe vera Linn) SEBAGAI OBAT DAN SUMBER PANGAN Luluk Sutji Marhaeni
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 13 No. 1 (2020): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia dikenal lebih dari 20.000 jenis tumbuhan obat, namun baru 1000 jenis tanaman telah terdata dan baru sekitar 300 jenis yang sudah dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional. Salah satu tanaman obat yang memiliki khasiat obat adalah lidah buaya. Banyaknya zat yang  terkandung di dalam lidah buaya, tanaman ini sering disebut sebagai tanaman ajaib. Daun lidah buaya mengandung cairan kuning (aloin) yang berlendir mencapai 30% (Duryatmo dan Raharjo, 1999). Hagen (2001) menambahkan bahwa daun lidah buaya mempunyai kandungan gizi yang sama dengan kandungan sayuran hijau lainnya. Secara kimia, lidah buaya terdiri dari 90% air, 4% karbohidrat dan sisanya terdiri atas mineral dan 17 macam asam amino (Kurnianingsih, 2004).Tanaman lidah buaya diketahui mempunyai banyak manfaat dan khasiat, seperti antiinflamasi, anti jamur, antibakteri, dan regenerasi sel. Di samping itu, berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes, mengontrol tekanan darah, dan menstimulasi kekebalan tubuh terhadap kanker. Manfaat lain dari lidah buaya yaitu sebagai shampo untuk membersihkan kulit kepala, melembabkan kulit, menghitamkan rambut, dan menghindari kerontokan rambut; Gel atau lendir lidah buaya bila diminum dapat melegakan tenggorokan, mengurangi dan batuk. Kata Kunci : Lidah Buaya, Obat, Sumber Pangan
Analisis Penetapan Harga Dan Pengaruhnya Terhadap Volume Penjualan Pada Bir Pletok (Studi Kasus pada UKM Bir Pletok Bang Isra, Jakarta) Sri Hartini; Sumihar L. Tobing; Imas Wildan Rafiqah
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 13 No. 1 (2020): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel harga bir pletok botol ukuran 250 ml, variabel harga bir pletok botol ukuran 600 ml, dan variabel biaya produksi bir pletok terhadap variabel volume penjualan bir pletok. Penelitian ini dilakukan pada UKM Bir Pletok Bang Isra, Jakarta. Data yang diperoleh merupakan data sekunder yang berupa data harga, biaya produksi dan volume penjualan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada variabel harga bir pletok botol ukuran 250 ml dan variabel harga bir pletok botol ukuran 600 ml, tidak signifikan terhadap variabel volume penjualan bir pletok dengan nilai signifikansi 0.860 dan 0.865. Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa variabel biaya produksi berpengaruh signifikan terhadap variabel volume penjualan bir pletok dengan memiliki nilai signifikansi 0.000. Variabel harga bir pletok baik botol ukuran 250 ml maupun 600 ml dan variabel biaya produksi secara simultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel volume penjualan Bir Pletok Bang Isra. Pada koefisien determinasi, terdapat pengaruh sebesar 95.5% dari variabel harga dan variabel biaya produksi terhadap variabel volume penjualan. Kata Kunci: Volume Penjualan, Bir Pletok, Harga, dan Biaya Produksi
Pengaruh Biochar Limbah Batang Jagung Terhadap Sifat Fisik Tanah Aluvial dan Produktivitas Bawang Merah (The Effect of Corn Stalks Biochar application on Physical Properties of Alluvial Soil and Productivity of Shallots) Urifa Urifa; Cahyoadi Bowo
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 13 No. 1 (2020): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alluvial soil has great potential as a horticultural planting medium of shallots. Waste from corn stalks were used as biochar using pyrolysis techniques, applied to alluvial soils as a medium of planting shallots in a pot experiment. Application of biochar was 0 ton/ha (B0), 20 ton/ha (B1) and 40 ton/ha (B2) on alluvial soil from Mranggon Lawang village, Probolinggo, East Java. The results showed the biochar application did not show a significant effect on physical properties of the soil. The addition of biochar reduced the soil bulk density from 1.25 g/cm3 to 1.18 g/cm3 in the B2 sample, but increased the water need from 304,6 mm to 312,3 mm. The results of the experiment on plant indicators showed an increase in plant height, number of leaves, diameter of tubers and number of tubers with biochar application. Keywords: biochar, alluvial, shallots
PENGARUH KOMBINASI PUPUK BOKASHI, PUPUK KASCING DAN TANAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max.) Wehelmina Diana Fanggidae; Sunar Sunar; Linda Bachrun
Agrisia: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 13 No. 1 (2020): Agrisia
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Borobudur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kombinasi media tanam pupuk bokashi-pupuk kascing dan tanah-pupuk kascing pada budidaya tanaman kedelai yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai di dalam polybag.            Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Universitas Borobudur Jakarta pada bulan Agustus hingga Desember 2017. Penelitian dirancang menggunakan rancangan acak kelompok 10 perlakuan kombinasi media yakni i) bokashi 0% - kascing 100%, ii) bokashi 25% - kascing 75%, iii) bokashi 50% - kascing 50%, iv) bokashi 75% - kascing 25%, v) bokashi 100% - kascing 0%, vi) tanah 0% - kascing 100%, vii) tanah 25% - kascing 75%, viii) tanah 50% - kascing 50%, ix) tanah 75% - kascing 25%, x) tanah 100% - kascing 0%. Perlakuan diulang sebanyak lima kali dan setiap satuan percobaan terdiri dari empat tanaman sehingga secara keseluruhan terdapat 200 tanaman. Pengamatan yang dilakukan adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah polong, jumlah biji, berat basah biji dan berat kering biji. Pengamatan dilakukan pada 2 MST, 4 MST, 6 MST, 8 MST, 10 MST, 12 MST, 14 MST dan 16 MST.Hasil penelitian menunjukkan perlakuan kombinasi media tanam berpengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Pemberian bokashi sebesar 75% dan kascing 25% (BK25%) memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman. Kascing yang tidak dikombinasikan dengan bokashi memberikan hasil terbaik pada parameter jumlah daun tetapi justru memberikan hasil terendah pada parameter berat kering tanaman. Selanjutnya, tanah 25% yang dikombinasikan dengan kascing 75% (TK75%) ialah perlakuan yang memberikan hasil terbaik pada semua parameter hasil produksi tanaman kedelai. Kata kunci : kedelai, media tanam, kascing, bokashi, tanah

Page 1 of 1 | Total Record : 5