cover
Contact Name
Lindesi Yanti
Contact Email
desirozak@gmail.com
Phone
+62711368191
Journal Mail Official
stikes@hestiwirasriwijaya.ac.id
Editorial Address
Jl Sultan Mahmud Badaruddin II No.1 (Benteng Kuto Besak), Kel.19 Ilir, Kec. Bukit Kecil, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30113
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 23020911     EISSN : 26851040     DOI : https://doi.org/10.63323/jkes
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan is an open access scholarly journal published by the Department of Nursing of STIKES Hesti Wira Sriwijaya, serving as a platform for the publication of research findings and the sharing of advancements in health sciences. With ISSN 2302-0911 and e-ISSN 2685-1040, this journal includes articles that have not been previously published, encompassing research studies, case reports, review articles, and other scientific paper related to developments in the fields of Nursing, Midwifery, and Public Health. Information regarding article submission guidelines and procedures can be found in each publication. All submitted articles undergo a peer-review process upon meeting the requirements outlined in the submission guidelines. The journal is published biannually, in April and October. Jurnal Kesehatan welcome high-impact manuscripts from a diverse array of interprofessional health colleagues. Manuscripts reflect the diversity of our journal sections, which include: 1. Original article (including meta-analysis) 2. Review article 3. Editorials 4. Letters to the Editor 5. Brief Reports 6. Policy brief, Ethics, and Public Policy
Articles 191 Documents
Terapi Bermain Clay Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan pada Anak Usia Prasekolah dengan Hospitalisasi: Terapi Bermain Clay Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan pada Anak Usia Prasekolah dengan Hospitalisasi Kiki Putri Ningsih, Lindesi Yanti
Jurnal Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang:Hospitalisasi pada anak merupakan suatu proses yang mengharuskan anak untuk tinggal di rumah sakit untuk menjalani terapi dan perawatan sampai anak dapat dipulangkan kembali kerumah. Selama proses terse anak dapat mengalami berbagai kejadian berupa pengalaman yang sangat traumatik dan penuh dengan stres. Tujuan:Studi literatur ini bertujuan Untuk memperoleh gambaran pemberian terapi bermain clay untuk mengetahui adanya pengaruh terapi bermain clay terhadap penurunan tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah dengan hospitalisasi.Metode: Metode yang digunakan dalam pengumpulan jurnal ini menggunakan google scholar yang diterbitkan dari tahun 2015-2020.Hasil: Berdasarkan 5 jurnal yang telah di review hasil yang didapat setelah melakukan identifikasi dan analisis pemberian terapi bermain clay dapat meningkatkan daya pikir anak dan konsentrasi anak. Melalui Clay anak akan dapat mempelajari sesuatu yg rumit serta anak akan berpikir bagaimana Clay dapat terbentuk sesuai gambar atau cetakan dengan rapi.Kesimpulan: Adanya pengaruh pemberian terapi bermain clay terhadap penurunan tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah dengan hospitalisasi. Diharapkan studi literatur ini dapat dijadikan masukan bagi perawat dan dijadikan sebagai salah satu media untuk menurunkan tingkat kecemasan terhadap anak yang mengalami hospitalisasi.Kata Kunci : Hospitalisasi, Kecemasan, Terapi bermain Clay.Abstractbackground: Hospitalization in children is a process that requires children to stay in the hospital to undergo therapy and treatment until the child can be repatriated. During the process, children can experience various events in the form of experiences that are very traumatic and stressful. Objective: This literature study aims to obtain a description of the therapeutic play of clay to learn of the therapeutic influence of playing clay against the decline in the level of anxiety in preschool-age children with hospitality. Method: The method used in this journal collection uses Google Scholar published from 2015-2020.Results and conclusions: Based on 5 journals that have been reviewed by the results after conducting identification and analysis of the treatment of playing clay showed that there was a therapeutic influence to play clay to decrease the anxiety levels of preschool-age children with hospitalization. Conclusions:There was an influence on the treatment of playing clay on the decline of anxiety levels in preschool-age children with hospitalization.It is hoped that this literature study can be used as input for nurses and used as one of the media to lower the level of anxiety on children who are hospitalized.Keywords: hospitalization, anxiety, Clay play therapy
PENERAPAN MANAJEMEN NYERI KOMPRES HANGAT JAHE TERHADAP NYERI AKUT PADA LANSIA DENGAN RHEUMATOID ARTHRITIS: PENERAPAN MANAJEMEN NYERI KOMPRES HANGAT JAHE TERHADAP NYERI AKUT PADA LANSIA DENGAN RHEUMATOID ARTHRITIS Agnie Aranke Berta , Rita Wati
Jurnal Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang dan Tujuan : Rheumatoid Arthritis adalah suatu penyakit autoimun dimana persendian (biasanya tangan dan kaki) mengalami pembengkakan, nyeri dan seringkali menyebabkan kerusakan pada bagian dalam sendi. Serangan nyeri secara terus menerus akan mengakibatkan kelemahan sehingga tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari. Studi literatur ini bertujuan untuk memperoleh gambaran pemberian terapi kompres hangat jahe untuk menurunkan nyeri akut pada lansia dengan rheumatoid arthritis. Metode : Metode yang digunakan dalam pengumpulan jurnal ini mengunakan Google Scholar, Semantic Scholar, Academia.edu dan Microsoft academic yang diterbitkan dari tahun 2017-2020. Hasil dan Pembahasan : Berdasarkan 5 jurnal yang telah direview hasil yang didapatkan melalui identifikasi dan analisis pemberian terapi kompres hangat jahe menunjukkan keefektifan dalam menurunkan nyeri pada rheumatoid arthritis. Kesimpulan dan Saran : Pemberian terapi kompres hangat jahe dapat mengurangi intensitas nyeri akut pada rheumatoid arthritis dilihat dari beberapa penelitian yang dilakukan yang menunjukkan keefektifan kompres hangat jahe karena jahe dapat meningkatkan kontrol terhadap nyeri. Jahe memiliki rasa pedas dan bersifat hangat. Kandungan dalam jahe yaitu gingerol, limonne, aspartic, sitosterol, tepung kanji, dan farnesol sehingga rasa hangat yang ditimbulkannya membuat pembuluh darah terbuka dan memperlancar sirkulasi darah. Alhasil suplai oksigen menjadi lebih baik sehingga nyeri sendi akan berkurang. Dan juga diharapkan studi literatur ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi perawat serta keluarga pasien dalam membantu mengurangi intensitas nyeri akut pada lansia dengan rheumatoid arthritis.Kata Kunci : Kompres Hangat Jahe, Nyeri Akut, Rheumatoid AthritisABSTRACTBackground and Purpose: Rheumatoid Arthritis is an autoimmune disease where the joints (usually the hands and feet) experience swelling, pain and often cause damage to the inside of the joint. Continuous pain attacks will result in weakness so that they are unable to perform daily activities. This literature study aims to obtain a picture of giving warm ginger compress therapy to reduce acute pain in the elderly with rheumatoid arthritis. Method: The method used in the collection of this journal uses Google Scholar, Semantic Scholar, Academia.edu and Microsoft academic published from 2017-2020. Results and Discussion: Based on 5 journals that have been reviewed the results obtained through the identification and analysis of ginger warm compress therapy therapy showed effectiveness in reducing pain in rheumatoid arthritis. Conclusions and Recommendations: Ginger warm compress therapy can reduce the intensity of acute pain in rheumatoid arthritis seen from several studies conducted that show the effectiveness of ginger warm compresses because ginger can improve control of pain. Ginger has a spicy taste and is warm. The content in ginger is gingerol, limonne, aspartic, sitosterol, starch, and farnesol so that the resulting warmth makes blood vessels open and facilitate blood circulation. As a result oxygen supply becomes better so that joint pain will be reduced. And it is also hoped that this literature study can add insight and knowledge to nurses and patients' families in helping to reduce the intensity of acute pain in the elderly with rheumatoid arthritis.Keywords : warm compresses of ginger, acute pain, rheumatoid arthritis
PENERAPAN TEKNIK BACK MASSAGE DALAM UPAYA MENURUNKAN INTENSITAS NYERI PADA KLIEN DENGAN RHEUMATHOID ARTHRITIS: PENERAPAN TEKNIK BACK MASSAGE DALAM UPAYA MENURUNKAN INTENSITAS NYERI PADA KLIEN DENGAN RHEUMATHOID ARTHRITIS Dinda Wulansari, M. Yamin
Jurnal Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Rheumathoid arthritis merupakan penyakit yang muncul akibat tubuh diserang oleh sistem kekebalannya sendiri, biasanya menyebabkan nyeri, kekakuan, pembengkakan dan keterbatasan gerak serta fungsi dari banyak sendi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran hasil penerapkan teknik back massage sebagai salah satu implementasi dalam asuhan keperawatan khusus nya pada rheumathoid arthritis. Penelitian ini menggunakan metode studi literature yang menggunakan sumber literature yang berbentuk buku, artikel ilmiah khususnya yang terpublikasi. Salah satunya yang digunakan adalah dengan melakukan pencarian melalui database alektronik google scholer, garuda jurnal dan Microsoft academic dari tahun 2014-2020. Hasil dan Pembahasan : berdasarkan 5 jurnal yang didapat bahwa terdapat pengaruh antara back massage terhadap penurunan intensitas nyeri rheumathoid arthritis, karena saat dilakukan pijatan atau back massage terjadi pelebaran pembulu darah dan aliran darah menjadi lancar. Kesimpulan dan saran dari penelitian ini bahwa adanya pengaruh antara pijat back massage terhadap penurunan intensitas nyeri rematik, dan diharapkan terapi back massage dapat diigunakan sebagai salah satu implementasi keperawatan dan efektif menurunan intensitas nyeri rheumathoid arthritis dapat dikembangkan lagi dan menjadi pembelajaran untuk penelitian selanjutnya.Kata kunci : Back Massage, Nyeri, Rheumathoid Arthritis
HUBUNGAN ANTARA PERILAKU PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK PADA KLIEN HALUSINASI PENDENGARAN: HUBUNGAN ANTARA PERILAKU PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK PADA KLIEN HALUSINASI PENDENGARAN Leny Joice Sianturi, Dindi Paizer
Jurnal Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2019)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTerapi aktivitas kelompok (TAK) merupakan terapi modalitas keperawatan untuk ditujukan pada kelompok klien dengan masalah yang sama. Aktivitas digunakan sebagai terapi, dan kelompok digunakan sebagai target asuhan. Peningkatan kemampuan perawat dalam melaksanakan TAK dapat diperoleh melalui pendidikan formal atau pendidikan keperawatan berkelanjutan.Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap, dan tindakan perawat dengan pelaksanaan terapi aktivitas kelompok pada klien halusinasi pendengaran di rumah sakit Dr. Ernaldi Bahar Palembang tahun 2018. Dalam penulisan karya tulis ilmiah ini, penulis menggunakan penelitian analitik kuantitatif. Sampel diambil dengan menggunakan tehnik purposive sampling yaitu perawat yang bertugas di ruangan rawat inap di Rs. Ernaldi Bahar Palembang tahun 2018 yang berjumlah 30 orang.Pada penelitian ini didapatkan adanya hubungan antara pengetahuan perawat dengan pelaksanaan TAK , ini sesuai dengan uji chi square dengan p(0,047) < α( 0,05), dan didapat juga hubungan antara sikap perawat dengan pelaksanaan TAK berdasarkan uji chi square dengan p(0,023) < α(0,05). Selain itu didapatkan juga adanya hubungan antara tindakan perawat dengan pelaksanaan TAK berdasarkan uji chi square p(0,011) < α( 0,05).Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Tindakan dan pelaksanaan TAK ABSTRACTGroup activity therapy (TAK) is a therapeutic modality of nursing aimed at groups of clients with the same problem. .obtained through formal education or continuing nursing education.This study aims to determine the relationship between the knowledge, attitudes, and actions of nurses with the implementation of group activity therapy on auditory hallucinations clients at Dr. Hospital. Ernaldi Bahar Palembang in 2018. In writing this scientific paper, the author uses quantitative analytical research. The sample was taken using purposive sampling technique, namely the nurse who served in the inpatient room at Rs. Ernaldi Bahar Palembang in 2018, totaling 30 people.In this study, it was found that there was a relationship between nurses' knowledge and the implementation of TAK, this was in accordance with the chi square test with p(0.047) < (0.05), and there was also a relationship between nurses' attitudes and the implementation of TAK based on the chi square test with p(0.023). ) < (0,05). In addition, it was also found that there was a relationship between the nurse's actions and the implementation of TAK based on the chi square test p(0.011) < (0.05).Keywords: Knowledge, Attitude, Action and implementation of TAK
Terapi Bermain Puzzle Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan pada Anak Usia Prasekolah yang Mengalami Hospitalisasi: Terapi Bermain Puzzle Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan pada Anak Usia Prasekolah yang Mengalami HospitalisasiTerapi Bermain Puzzle Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan pada Anak Usia Prasekolah yang Mengalami Hospitalisasi Ningmas Fathiyah , Lindesi Yanti
Jurnal Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Hospitalisasi adalah proses ataupun keadaan darurat mengharuskan anak dirawat di rumah sakit yang dapat menyebabkan trauma pada anak, salah satunya kecemasan. Studi literatur ini bertujuan untuk memperoleh gambaran terapi bermain puzzle terhadap penurunan tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah yang mengalami hospitalisasi. Metode yang digunakanpada pengumpulan artikel/sumber terkait ialah diperoleh dari pencarian data dari sumber Google Scholar, Researchgate, dan Garuda dengan kata kunci hospitalisasi, kecemasan, terapi bermain puzzle. Berdasarkan 5 jurnal terkait, hasil yang muncul menunjukan bahwa terapi bermain puzzle efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan anak usia prasekolah yang mengalami hospitalisasi dikarenakan terapi bermain puzzle merupakan permainan tidak membutuhkan energi yang banyak dan perlahan mengalihkan rasa cemas serta anak juga terbiasa bersikap tenang, tekun, sabar dalam menyelesaikan sesuatudan juga terapi bermain puzzle dapat menurunkan tingkat kecemasan anak dari kecemasan ringan sampai kecemasan sedang. Dengan ini diharapkan terapi bermain puzzle pada studi literatur ini bisa menjadi informasi tambahan bagi perawat dan orangtua untuk mengatasi kecemasan anak usia prasekolah yang mengalami hospitalisasi.Kata Kunci : Hospitalisasi, Kecemasan, Terapi bermain puzzleABSTRACTHospitalization is a process or an emergency that requires the child to be hospitalized which can cause trauma to the child, one of which is anxiety. This literature study aims to obtain an overview of playing puzzle therapy to reduce anxiety levels in preschool-aged children who experience hospitalization. The method used in collecting related articles / sources is obtained from data searches from Google Scholar, Researchgate, and Garuda sources with the keywords hospitalization, anxiety, puzzle playing therapy. Based on 5 related journals, the results show that puzzle playing therapy is effective in reducing the level of anxiety of preschool children who experience hospitalization because puzzle playing therapy is a game that does not require a lot of energy and slowly diverts anxiety and the child is also accustomed to being calm, diligent, patient. in getting things done and also playing puzzle therapy can reduce the level of anxiety in children from mild to moderate anxiety. With this, it is hoped that the puzzle playing therapy in this literature study can be additional information for nurses and parents to overcome the anxiety of preschool children experiencing hospitalization.Keywords : Hospitalization, Anxiety, Puzzle play therapy
Penerapan Edukasi Terhadap Manajemen Pembatasan Cairan Dalam Mencegah Overload Cairan Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik: Penerapan Edukasi Terhadap Manajemen Pembatasan Cairan Dalam Mencegah Overload Cairan Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik Rahmat Seprianto , Fermata Sari
Jurnal Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penyakit ginjal kronik adalah gangguan yang terjadi pada fungsi ginjal yang bersifat progresif dan irreversible, diperlukannya terapi hemodialisis atau transplantasi ginjal untuk menggantikan fungsi ginjal. Kepatuhan diet cairan pasien penyakit ginjal kronik dengan hemodialisis merupakan hal yang sangat penting untuk mencegah kelebihan cairan pada yang ditandai dengan peningkatan berat badan (BB) yang berlebihan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur review yaitu dengan menggunakan sumber-sumber literatur yang berbentuk buku dan artikel ilmiah yang sudah terpublikasi. Hasil dari sejumlah artikel penelitian yang telah didapat, menunjukkan bahwa edukasi manajemen pembatasan cairan sangat efektif untuk mencegah overload cairan pada pasien penyakit ginjal kronik , namun terdapat satu artikel yang menyatakan bahwa tidak ada perbedaan bermakna kenaikan berat badan sebelum dan sesudan dilakukan pemberian edukasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Edukasi manajemen pembatasan cairan dalam mencegah overload cairan pada pasien penyakit ginjal kronik efektif meningkatkan kepatuhan asupan cairan dan penurunan berat badan interdialitik.Kata Kunci : Edukasi, manajemen pembatasan cairan, dan penyakit ginjal kronik.ABSTRACTChronic kidney disease is a disorder that occurs in kidney function that is progressive and irreversible, the need for hemodialysis therapy or kidney transplantation to replace kidney function. Adherence to the liquid diet of patients with chronic kidney disease by hemodialysis is very important to prevent excess fluid in which is characterized by excessive weight gain (BB). This study uses a literature review study method that is by using published literature sources in the form of books and scientific articles. From a number of research articles that have been obtained, it shows that the management of fluid restriction management is very effective to prevent fluid overload in patients with chronic kidney disease, but there is one article that states that there is no significant difference in weight gain before and after an education is given. Conclusion: Management education of fluid restriction in preventing fluid overload in patients with chronic kidney disease is effective in increasing adherence to fluid intake and interdialytic weight loss.Keywords: Education, management of fluid restriction, and chronic kidney disease
PENERAPAN KOMPRES DINGIN DALAM MENGURANGI SENSASI RASA NYERI PADA PASIEN FRAKTUR: PENERAPAN KOMPRES DINGIN DALAM MENGURANGI SENSASI RASA NYERI PADA PASIEN FRAKTUR Meidy Pratiwi, Sholahuddin
Jurnal Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Fraktur merupakan terputusnya kontinuitas tulang dan ditentukan sesuai jenis dan luasnya. Salah satu tanda dan gejala dari fraktur adalah nyeri. Nyeri merupakan pengalaman sensorik atau emosional yang berkaitan dengankerusakan jaringan aktual atau fungsional, dengan onset mendadak atau lambat. Pasien yang mengalami nyeri akut akan berdampak pada aktifitas sehari-hari. Sehingga pasien tersebut akan mengalami gangguan pemenuhan kebutuhan istirahat dan tidur, pemenuhan individual ini juga mempengaruhi aspek interaksi sosialnya yang dapat berupa menghindari percakapan, menarik diri dan menghindari kontak. Dengan menggunakan teknik kompres dingin pada tubuh dapat meminimalisir rasa nyeri akibat cidera fraktur yang dialami pasien. Kompres dingin pada tubuh bertujuan untuk meningkatkan perbaikan dan pemulihan jaringan. Efek dingin yang diberikan dapat menghilangkan nyeri yang dirasakan oleh pasien. Tujuan : Studi literatur ini bertujuan untuk memperoleh gambaran penerapan kompres dingin untuk menurunkan nyeri pada pasien fraktur. Metode : Metode yang digunakan dalam pengumpulan jurnal ini menggunakan google scholar dan Garuda yang diterbitkan dari tahun 2015-2020. Hasil : Berdasarkan 5 jurnal yang telah di review hasil yang di dapat setelah melakukan identifikasi dan analisis penerapan kompres dingin menunjukkan adanya pengaruh dalam menurunkan rasa nyeri pada pasien fraktur. Kesimpulan : penerapan kompres dingin pada pasien fraktur terbukti efektif dalam menurunkan rasa nyeri.Kata Kunci : Kompres Dingin, Intensitas Nyeri, FrakturABSTRACTBackground: Fracture is the severity of bone continuity and is determined according to the type and extent. One of the signs and symptoms of a fracture is pain. Pain is a sensory or emotional experience related to actual or functional tissue damage, with a sudden or slow onset. Patients who experience acute pain will have an impact on daily activities. So that the patient will experience disruption to the fulfillment of rest and sleep needs, this individual fulfillment also affects aspects of social interaction which can be in the form of avoiding conversation, withdrawing and avoiding contact. By using a cold compress technique on the body can minimize pain due to fracture injuries experienced by patients. Cold compresses on the body aim to enhance tissue repair and recovery. The cold effect that is given can relieve the pain felt by the patient. Objective: This literature study aims to obtain a picture of the application of cold compresses to reduce pain in fracture patients. Method: The method used in the collection of this journal uses Google Scholar and Garuda published from 2015-2020. Results:Based on 5 journals that have been reviewed the results obtained after identification and analysis of the application of cold compresses showed an influence in reducing pain in fracture patients. Conclusion: the application of cold compresses in fracture patients proved effective in reducing pain.Keywords: Cold Compress, Pain Intensity, Fracture
PENGARUH PEMBERIAN OLIVE OIL UNTUK MENGURANGI IRITASI KULIT PADA BALITA PENDERITA DIARE: PENGARUH PEMBERIAN OLIVE OIL UNTUK MENGURANGI IRITASI KULIT PADA BALITA PENDERITA DIARE Handres Sihotang, Arly Febrianti
Jurnal Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2018)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Penyakit yang sering terjadi ataupun di alami oleh anak-anak salah satunya adalah diare .Diare atau kata lainya adalah Gastroenteritis (GE) merupakan buang air besar yang tidak normal yang berbentuk cair dengan frekuensi yang lebih banyak dari biasanya yaitu pada balita apabila sudah lebih dari 3X BAB. Pengeluaran feses yang meningkat pada anak diare mengharuskan orang tua harus lebih memperhatikan kondisi anaknya dan menjaga kelembapan kulit anak di karenakan jika tidak diperhatikan kulit pada anak yang terkena diare bisa menjadi rusak dan terjadi iritasi Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemberian olive oil pada anak diareMetode : Jenis penelitian ini adalah naratif dalam bentuk studi literature menggunakan reset librabry . Kriteria artikel / hasil penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini terdiri dari 5 artikel / hasil penelitian yang di publikasikan secara online dari rentang tahun 2015-2020. Artikel atau hasil penelitian tersebut tersedia secara full teks untuk di gunakan peneliti sebagai data untuk di analisisHasil : Berdasarkan penelitian yang pernah di lakukan oleh para ahli mengenai pengaruh pemberian olive oil untuk mengurangi iritasi pada anak diare mampu mengurangi tikngakat kerusakan maupun iritasi kulit pada anak diare dan mampu menjaga kelembapan kulit pada anak .Kesimpulan : Di harapkan dengan penerapan pemberian olive oil pada anak diare dapat meningkatkan pengetahuan pasien dan orangtua dalam mencegah kerusakan kulit pada anaknya serta dapat di kembangkan lagi dan menjadi pembelajaran penelitian selanjutnya.Kata Kunci : Olive oil , Diare , Perawatan kulit pada anakABSTRACTBackground: Diseases that often occur or are experienced by children one of which is diarrhea. Diarrhea or other words is Gastroenteritis (GE) is an abnormal bowel movement in the form of liquid with more frequency than usual, namely in infants when it is more than 3X CHAPTER. Increased faecal expenditure in children with diarrhea requires parents to pay more attention to their child's condition and to keep the child's skin moist because if it is not heeded, the skin in children affected by diarrhea can become damaged and irritation occurs.Research Objectives: This study aims to determine the effect of giving olive oil to diarrhea childrenMethod: This type of research is narrative in the form of literature study using reset librabry. Criteria for articles / research results used in this study consisted of 5 articles / research results that were published online from 2015-2020. Articles or research results are available in full text for researchers to use as data for analysisResults: Based on research that has been done by experts about the effect of giving olive oil to reduce irritation in children with diarrhea, it can reduce the amount of damage and skin irritation in diarrhea children and can maintain skin moisture in children.Conclusion: It is expected that the application of olive oil to children with diarrhea can increase the knowledge of patients and parents in preventing skin damage to their children and can be developed further and become further research learning.Keywords : Olive oil, Diarrhea, Skin care in children
PENERAPAN TERAPI KOMPRES HANGAT UNTUK MENGURANGI NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI: PENERAPAN TERAPI KOMPRES HANGAT UNTUK MENGURANGI NYERI HAID PADA REMAJA PUTRI Susanti, Esti Kurniati
Jurnal Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Dismenore merupakan rasa sakit atau nyeri hebat pada bagian bawah perut yang terjadi saat wanita mengalami menstruasi. Nyeri biasanya berlangsung sesaat sebelum haid, selama haid, hingga berakhirnya siklus menstruasi. Nyeri yang terus-menerus membuat penderitanya tidak bisa beraktivitas. Dismenore dibagi menjadi dua yaitu dismenore primer dan dismenore sekunder : 1). Dismenore primer yaitu menstruasi yang disertai rasa sakit yang pada umumnya dialami dalam masa tiga tahun sejak awal menstruasi dan tidak ada penyakit tertentu yang menjadi penyebabnya. 2). Dismenore sekunder adalah nyeri yang disebabkan oleh simptom penyakit ginekologi seperti endometriosis atau fibroid. Tujuan : Mengidentifikasi pengaruh pemberian terapi kompres air hangat terhadap dismenore yang dapat memberikan rasa nyaman dan melebarkan pembuluh darah sehingga meningkatkan aliran darah lokal yang mengakibatkan relaksasi kemudian dapat menurunkan nyeri. Metode : Metode penelitian ini menggunakan studi literature review dengan pengambilan sampel yang berjumlah 5 artikel. Hasil Penelitian : Berdasarkan 5 artikel didapatkan hasil yang signifikan setelah melakukan penerapan terapi kompres hangat yang dilakukan 15-20 menit pada remaja yang sedang mengalami dismenore dan merupakan salah satu cara non-farmakologi dalam penurunan nyeri yang aman tanpa ada efek samping. Kata Kunci : Kompres Air Hangat, Dismenore, Remaja Putri Kesimpulan : Pengaruh terapi kompres air hangat memberikan hasil yang signifikan terhadap penurunan nyeri haid.APPLICATION OF WARM COMPRESS THERAPY FOR THE REDUCTION OF MENSTRUAL PAIN IN YOUNG WOMENIN 2020ABSTRAKBackground : Dysmenorrhea is severe pain or pain in the lower abdomen that occurs when women experience menstruation. Pain usually lasts just before menstruation, during menstruation, until the end of the menstrual cycle. Pain that continues to make sufferers unable to move. Dysmenorrhea is divided into two namely primary dysmenorrhea and secondary dysmenorrhea: 1). Primary dysmenorrhea is menstruation accompanied by pain which is generally experienced within three years from the beginning of menstruation and there are no specific diseases that cause it. 2). Secondary dysmenorrhea is pain caused by symptoms of gynecological diseases such as endometriosis or fibroids. Objective : Identifying the effect of giving warm water compress therapy to dysmenorrhea which can provide a sense of comfort and dilate blood vessels thereby increasing local blood flow resulting in relaxation then can reduce pain. Method : This research method uses a literature review study with a sample of 5 articles. Research Results : Based on 5 articles, significant results were obtained after applying warm compress therapy which was carried out for 15-20 minutes in adolescents who were experiencing dysmenorrhea and is one of the non-pharmacological ways in reducing pain safely without any side effects. Keywords :Warm Water Compress, Dysmenorrhea, Young Women. Conclusion: The effect of warm water compress therapy gives a significant result on decreasing menstrual pain.
Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Keluarga Tentang Pencegahan Gastroenteritis: Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Keluarga Tentang Pencegahan Gastroenteritis M.Yamin, Riski Pratama
Jurnal Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2018)
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatar belakangi oleh keinginan peneliti untuk memberikan Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) sebagai salah satu implementasi dalam asuhan keperawatan keluarga tentang pencegahan gastroenteritis. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur yang menggunakan sumber literature yang berbentuk buku, artikel ilmiah khusunya yang terpubilikasi. Salah satunya yang digunakan adalah dengan melakukan pencarian melalui database elektronik google scholerdari tahun 2015-2019 dicari dengan menggunakan kombinasi dari kata kunci perilaku hidup bersih dan sehat, gastroenteritis (GE), keluarga. Tujuan dari 5 artikel penelitian ini didapatkan bahwa Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) dapat diterapkan sebagai salah satu implementasi asuhan keperawatan non farmakologi sehingga perawat dapat menganalisis, meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat, terwujud derajat kesehatan yang optimal serta mencontohkan implementasi ini kepada keluarga maupun lingkungan masyarakat yang memiliki masalah signifikan pada pola perilaku hidup tidak sehat yang dapat memicu terjadinya penyakit gastroenteritis (GE) berdasarkan kriteria responden yang telah didapatkan. Kesimpulan dari penelitian ini di dapatkan bahwa Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) dapat digunakan sebagai salah satu implementasi keperawatan yang efektif dalam memperbaiki perilaku hidup personal maupun lingkungan masyarakat sesuai dengan kriteria yang ada.Kata Kunci : Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS), Gastroenteritis (GE), Keluarga.Clean and Healthy Behavior Education (PHBS) on Families About the Prevention of GastroenteritisABSTRAKThis research is motivated by the desire of researchers to provide Education on Clean and Healthy Behavior (PHBS) as one of the implementations in family nursing care about the prevention of gastroenteritis. This study uses a literature study method that uses literary sources in the form of books, especially published scientific articles. One of them is to do a search through Google Scholer electronic database from 2015-2019 to search using a combination of keywords clean and healthy living behavior, gastroenteritis (GE), family. The aim of these 5 research articles is that the Clean and Healthy Life Behavior Education (PHBS) can be applied as one of the implementation of non-pharmacological nursing care so that nurses can analyze, increase awareness, willingness and ability to live a healthy life, realize an optimal health level and exemplify this implementation. to families and the community who have significant problems with unhealthy behavior patterns that can trigger the occurrence of gastroenteritis (GE) based on respondents' criteria that have been obtained. The conclusion from this study was found that Clean and Healthy Life Behavior Education (PHBS) can be used as an effective nursing implementation in improving personal and community life behavior in accordance with existing criteria.Keywords: Clean and Healthy Behavior (PHBS), Gastroenteritis (GE), Family.

Page 10 of 20 | Total Record : 191