cover
Contact Name
Sheila Ayu Pratama
Contact Email
sheilapratama@unesa.ac.id
Phone
+6282336424221
Journal Mail Official
jkptbunesa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ketintang, Ketintang, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : 31090893     DOI : https://doi.org/10.26740
Core Subject : Education, Social,
Focus and Scope Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan (JKPTB) promotes research in the broad field of Education Research and Technology (including such disciplines as Building Engineering Education, Vocational Education, etc.) with particular respect to Indonesia, but not limited to authorship or topical coverage within the region. Contributions are expected from senior researchers, project managers, research administrators and undergraduate/postgraduate students at advanced stages of their research, representing both public organizations and private industry. Equally, the journal if intended for scholars and students, reseachers working at research organizations and government agencies, and also for enterprises undertaking applied R&D to lead innovations. The editorial contents and elements that comprise the journal include: Theoretical articles Empirical studies Practice-oriented papers Case studies Review of papers, books, and resources. As far as the criteria for evaluating and accepting submissions is concerned, a rigorous review process will be used. Submitted papers will, prior to the formal review, be screened so as to ensure their suitability and adequacy to the journal. In addition, an initial quality control will be performed, so as to ensure matters such as language, style of references and others, comply with the journal“s style. The below mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Vocational and Building Engineering Educational field. Teaching and learning in building engineering and civil engineering education Evaluation, assessment, and certification in building engineering and civil engineering education, human resources management in civil engineering and building engineering education Vocational resources in building engineering and civil engineering education Policy and contemporary issues in building engineering and civil engineering education Other things related to Building Engineering and Civil Engineering Education
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2016)" : 30 Documents clear
HUBUNGAN MATA PELAJARAN MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TSP PADA MATA PELAJARAN MELAKSANAKAN PEKERJAAN DASAR-DASAR SURVEI PEMETAAN DI SMK NEGERI 3 JOMBANG HENGKI FITRONI PRADANA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v2i2.16221

Abstract

Keberhasilan pembangunan pendidikan suatu negara merupakan elemen dasar dalam pembangunan nasional. Oleh karena itu materi maupun kompetensi yang diajarkan harus melihat pada kebutuhan yang digunakan dalam dunia kerja dan teknologi yang berkembang saat ini. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui bagaimana hubungan pengetahuan mata pelajaran matematika terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran melaksanakan pekerjaan dasar-dasar survei pemetaan. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 3 Jombang. Sampel penelitian yaitu 35 orang siswa SMK Jurusan Teknik Survei Pemetaan. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah Matematika sebagai variabel independen (X) dan Melaksanakan pekerjaan dasar-dasar teknik survei pemetaan sebagai variabel dependen (Y). Hasil uji persyaratan hitungan analisis korelasi sederhana didapatkan hasil rhitung = 0,234 < rtabel = 0,334 dengan siginifikasi taraf kesalahan 5%. Sedangkan interprestasi koefisien korelasi menunjukkan adanya hubungan tergolong rendah. Hasil anailisis regresi linier sederhana Fhitung = 1,906 < Ftabel = 3,29 dengan taraf kesalahan 5%. Karena nilai Ftabel lebih besar dari nilai Fhitung maka H0 diterima dan Ha ditolak. Jadi kesimpulannya bahwa tidak ada hubungan yang positif dan signifikan antara mata pelajaran matematika (X) terhadap hasil belajar mata pelajaran melaksanakan pekerjaan dasar-dasar survei pemetaan (Y). Kata kunci: Hubungan, Matematika, Melaksanakan Pekerjaan Dasar-dasar Teknik Survei Pemetaan. The success of a country&rsquo;s education development is a basic element in national development. Therefore, material and competence that is taught must look at the needs that are used in the world of work and technology developed at this time. The purpose of this study is knowing how the relationship knowledge of mathematics courses to student learning outcomes in subject carrying out the work the basics of mapping survey. This research was conducted at the SMKN 3 Jombang. The research sample is 35 students of SMK Engginering Surveying Mapping. The variables used in this study is Mathematics as an independent variable (X) and do the basics of mapping survey techniques as the dependent variable (Y). The test results count the requirements of simple correlation analysis showed rcount = 0,234 < rtable = 0,334 with standard error signifikasi 5%. While the interpretation of the correlation coefficient show a connection is low. Results analysis simple linier regression of Fcount = 1,906 < Ftable = 3,29 with error level 5%. Because Ftable value greater than the value of Fcount then H0 is accepted and Ha rejected. So the conclusion there is no significant positive relationship between subject mathematics (X) on the results of study subject to do the basics of work mapping survey (Y). Keywords: Relationship, Mathematics, Implement Employment Fundamentals of Engginering Surveying Mapping.
PENGARUH PENGETAHUAN FISIKA DAN MATEMATIKA TERHADAP PENGETAHUAN MEKANIKA TEKNIK PADA SISWA KELAS X SMK NEGERI 3 SURABAYA LUTFI NUR HENDRA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v2i2.16225

Abstract

SMK terdiri dari berbagai program keahlian salah satunya adalah program keahlian teknik bangunan. Di dalam program keahlian ini, siswa dituntut harus dapat menguasai dan menerapkan materi dalam bidang keahlian teknik bangunan, salah satunya adalah ilmu mekanika teknik. Mekanika teknik merupakan ilmu yang mempelajari perilaku struktur terhadap beban yang bekerja padanya. Matematika merupakan ilmu berhitung sebagai sarana berfikir ilmiah yang sangat diperlukan untuk menambah kemampuan berfikir logis, sistematis dan kritis dalam diri peserta didik. Sedangkan fisika adalah ilmu yang mempelajari benda-benda, gejala-gejala, kejadian-kejadian alam serta interaksi dari benda-benda tersebut. Kedua mata pelajaran tersebut tentu sangat penting terkait hubungannya dengan ilmu mekanika teknik karena dapat menunjang hasil belajar yang lebih baik. Penelitian ini tergolong penelitian kuantitatif dengan pendekatan data berbentuk angka. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini seluruh siswa kelas X program keahlian teknik gambar bangunan SMK Negeri 3 Surabaya yang telah menempuh mata pelajaran Fisika, Matematika, dan Mekanika Teknik Tahun Ajaran 2014/2015 yang berjumlah 104 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dan analisis regresi linier berganda. Alat analisis data yang digunakan adalah program komputer SPSS (Statistical Package for Social Sciences) versi 17. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat pengaruh pengetahuan Fisika terhadap pengetahuan Mekanika Teknik sebesar 77,3%. Hasil penelitian juga menunjukkan terdapat pengaruh pengetahuan Matematika terhadap pengetahuan Mekanika Teknik sebesar 67,2%. Kedua mata pelajaran tersebut juga mempunyai pengaruh secara bersama-sama terhadap pengetahuan mekanika teknik sebesar 79,5%. Sedangkan sisanya sebesar 20,5% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini. Kata kunci: Pengetahuan, Fisika, Mekanika Teknik. Vocational skills program consists of a variety of one of them is the program of building engineering expertise. Within this membership program, students are required to be able to master and apply the material in the fields of engineering buildings, one of which is the science of engineering mechanics. Engineering mechanics is the study of structural behavior of the loads acting on it. Math is numerology as a means of scientific thinking which is indispensable to increase the ability of logical thinking, systematic and critical self-learners. While physics is the study of objects, phenomena, natural events and the interaction of these objects. Both of these subjects are very important course related to do with the mechanics of the technique because it can support better learning outcomes. The study was classified as a quantitative research data approach shaped figure. The data collection is done by using the method of documentation. Subjects in this study all students of class X program engineering building drawings SMK Negeri 3 Surabaya who have exhausted the subjects of Physics, Mathematics, and Engineering Mechanics School Year 2014/2015, amounting to 104 students. Data analysis technique used is simple regression analysis and multiple linear regression analysis. Data analysis tool used is a computer program SPSS (Statistical Package for Social Sciences) version 17. Based on the results, there are significant knowledge of physics to the knowledge of Engineering Mechanics at 77.3%. The results also indicated there are significant knowledge of Mathematics to Engineering Mechanics knowledge of 67,2%. Both of these subjects also have influence together the knowledge of engineering mechanics of 79.5%. While the remaining 20.5% influenced or explained by other variables not included in this research model. Keywords: Knowledge, Physics, Engineering Mechanics.
PENGEMBANGAN MEDIA TUTORIAL MEMBUAT BAGIAN-BAGIAN KOMPONEN KUDA-KUDA KAYU UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DI SMK NEGERI 2 SURABAYA NOVIKA AVIA RAHAYU MOCHTAR
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v2i2.16231

Abstract

Siswa kurang memahami penjelasan dari gambar dan jobsheet dalam melaksanakan praktikum membuat bagian-bagian komponen kuda- kuda kayu. Untuk dapat meningkatkan pemahaman siswa dibutuhkan suatu perangkat yang dapat menggambarkan dan mengaplikasikan materi praktikum sehingga siswa dapat mudah memahami. Media tutorial menggunakan prezi merupakan salah satu perangkat pembelajaran yang dapat dikembangkan yang sesuai kompetensi dasar membuat bagian-bagian komponen kuda-kuda kayu dengan praktikium. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui kelayakan media tutorial menggunakan prezi pada kompetensi dasar membuat bagian-bagian komponen kuda-kuda kayu (2) Mengetahui keterlaksanaan proses pembelajaran dengan pengembangan media tutorial menggunakan prezi pada kompetensi dasar membuat bagian-bagian komponen kuda-kuda kayu. (3) Mengetahui hasil belajar siswa kelas X KKy SMK Negeri 2 Surabaya setelah penerapan pembelajaran menggunakan media tutorial menggunkan prezi pada kompetensi dasar membuat bagian-bagian komponen kuda-kuda kayu. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian pengembangan menggunakan R&D (Research and Development). Subyek penelitiannya siswa kelas X-1 KKy SMK Negeri 2 Surabaya yang berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes kognitif dan psikomotorik dengan melakukan praktik membuat bagian-bagian komponen kuda-kuda kayu. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi dan lembar tes hasil pengamatan. Teknik analisis yang digunakan adalah dokumentasi, validasi dan hasil belajar menggunakan hitungan deskriptif yang disajikan dalam bentuk diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) skor kelayakan pengembangan media tutorial menggunakan prezi membuat bagian-bagian komponen kuda-kuda kayu berdasarkan telaah para ahli sebesar 84,53% yang termasuk dalam kategori sangat valid dan layak sehingga dapat digunakan untuk media pembelajaran.(2) keterlaksanaan proses pembelajaran terlaksana dengan baik sesuai dengan RPP dan berdasarkan telaah para ahli sebesar 81% (3) nilai rata-rata hasil belajar setelah diberikan media tutorial menggunakan prezi yaitu dari nilai kognitif sebesar 81,25 sedangkan nilai psikomotorik sebesar 79,41 tuntas sesuai nilai KKM yaitu 75. Kata Kunci: Prezi, Media Tutorial, Komponen kuda-kuda, Detail komponen kuda-kuda. Students don&rsquo;t understand the explanation of the image and jobsheet in carrying out practical work. In order to enhance students understanding requires a device that can describe and apply the material lab so that students can easily understand. Media tutorial using prezi is a learning device that can be developed appropriate basic competencies to make the component parts of the wooden trusses with practice. The purpose of this study are: (1) determine the feasibility media tutorial using prezi are used as a medium of learning in the science of building materials, (2) knowing the enforceability of the learning process with the development of media tutorial using prezi to basic competence to make part of the component parts of the wood, (3) knowing the results of class X students of SMK Negeri 2 Surabaya KKy after learning application using media of prezi. The experiment, which is a R&D (Research and Development ) . Subjects of the study were students of class X - 1 KKY SMK Negeri 2 Surabaya totaling 36 students . Data collection techniques used are cognitif and psychomotor with make a parts of strusses component for practice. The instruments used were sheets and sheets validation test observations . The analysis technique used is the documentation, validation and learning outcomes with deskriptif&rsquo;s calculate which showed on a diagram. The results showed that : ( 1 ) score feasibility of developing a media tutorial using Prezi based of examine the experts of 84.53 % is included in the category of very valid and worthy so that it can be used to study media . ( 2 ) adherence to the learning process performing well in accordance with the RPP and based of examine the experts of 81% ( 3 ) the avarage scores after implementation the tutorial&rsquo;s media using prezi, based of a cognitif;s skill is 81,25, besides that based psychomotor&rsquo;s skill is 79,41 both of them pass from the min score (KKM) is 75. Keywords: Prezi , Media Tutorial , Part strusses , Strusses component detail
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DENGAN PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA KOMPETENSI KONSTRUKSI KAYU KELAS X PROGRAM STUDI KEAHLIAN TEKNIK BANGUNAN SMK NEGERI 1 MADIUN ELISABETH ADO BUE
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v2i2.16324

Abstract

PENERAPAN INSTRUMEN LEMBAR PEDOMAN PENILAIAN SOAL PRAKTIK (PPsP) UNTUK MENGUKUR PRODUK GAMBAR AUTOCAD SISWA SMK NEGERI 1 SIDOARJO RISKI WOYOSUTRISNO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v2i2.16337

Abstract

SMK memerlukan penilaian produk belajar. Produk belajar yang dituntut di SMK adalah kompetensi dasar pada masing-masing bidang keahlian. Instrumen yang digunakan untuk mengukur hasil produk gambar siswa pada mata pelajaran Menggambar Dengan Perangkat Lunak. Mengacu pada BSNP, pedoman yang digunakan adalah Pedoman Penilaian Soal Praktik (PPsP). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hasil produk gambar AutoCAD siswa di SMK Negeri 1 Sidoarjo dengan menerapkan Instrumen Lembar Pedoman Penilaian Soal Praktik (PPsP). Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Sidoarjo. Sampel penelitian yaitu 65 siswa kelas XI Jurusan Teknik Gambar Bangunan. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen Pedoman Penilaian Soal Penilaian (PPsP) dan menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Penerapan Instrumen Pedoman Penilaian Soal Praktik (PPsP) untuk menilai hasil belajar gambar AutoCAD siswa kelas XI di SMK Negeri 1 Sidoarjo pada Jurusan Teknik Gambar Bangunan diketahui secara keseluruhan terdapat 56,92% siswa lulus dan 43,08% tidak lulus. Rata-rata nilai hasil produk gambar siswa adalah 6,95. Dibandingkan nilai KKM kriteria minimal Bimtek (2008:28), yaitu 7,00 dapat diartikan bahwa nilai rata-rata siswa berada dibawah nilai kriteria KKM . Persentase tertinggi untuk ketidak lulusan siswa terdapat pada subkomponen gambar potongan memanjang, yaitu sebesar 30,76% kemudian diikuti subkomponen gambar potongan melintang yaitu sebesar 23,07%. Kata Kunci: Pedoman Penilaian Soal Praktik (PPsP), Menggambar Dengan Perangkat Lunak. Vocational high school (SMK) requires product assessment study. Products are prosecuted in vocational learning is a basic competence in their respective areas of expertise. The instrument used to measure the results of shop drawing product of students on subjects draw with the software. Referring to the National Education Standards (BSNP), guidelines used is Problem Assessment Practice Guidelines (PPsP). The purpose of this study was to determine how the results of student shop drawing products at SMK Negeri 1 Sidoarjo by applying the Instrument Problem Practice Guidelines for Assessment Sheets (PPsP). This research was conducted at SMK Negeri 1 Sidoarjo. The research sample is 65 students of class XI Department of Architecture Engineering. Data were collected using instruments Assessment Guidelines Problem Assessment (PPsP) and using quantitative descriptive analysis with percentage techniques. The results obtained are Implementation Guidelines for Assessment Instrument Problem Practice (PPsP) to assess learning outcomes AutoCAD drawing class XI student at SMK Negeri 1 Sidoarjo at the Building Drawing Techniqu, there are entirely known 56.92% students passed and 43.08% students not pass . The average value of the shop drawing product of students was 6.95.The average student is under KKM criteria (Bimtek (2008:28)) 7.00. The highest percentage for a non graduate students contained in the subcomponents long sectional drawing, is amount 30.76%, followed subcomponents cross sectional drawing is 23.07%. Keywords: Problem Assessment Practice Guidelines (PPsP), Drawing With Software.
HUBUNGAN HASIL BELAJAR MEKANIKA REKAYASA I DAN HASIL BELAJAR MEKANIKA REKAYASA II DENGAN HASIL BELAJAR MEKANIKA REKAYASA III PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI S1 PTB JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA SHOHIBUL ILMI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v2i2.16341

Abstract

Mekanika teknik atau dikenal juga sebagai mekanika rekayasa atau analisa struktur merupakan bidang ilmu utama yang dipelajari di ilmu teknik sipil. Pokok utama dari ilmu tersebut adalah mempelajari perilaku struktur terhadap beban yang bekerja padanya. Mata kuliah Mekanika Rekayasa I, Mekanika Rekayasa II dan Mekanika Rekayasa III merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa S1 PTB Jurusan Teknik Sipil FT Unesa. Keberhasilan mahasiswa dalam Mekanika Rekayasa III salah satunya dipengaruhi oleh hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Mekanika Rekayasa I dan Mekanika Rekayasa II. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif dengan pendekatan data berbentuk kuantitatif. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2013 Program Studi S1 PTB Jurusan Teknik Sipil FT Unesa yang telah memprogram matakuliah Mekanika Rekayasa I dan Mekanika Rekayasa II tahun ajaran 2013-2104 serta Mekanika Rekayasa III tahun ajaran 2014-2015 yang berjumlah 46 Mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi. Alat analisis data yang digunakan adalah program komputer SPSS (Statistical Package for Social Sciences) versi 17. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat hubungan yang kuat antara hasil belajar Mekanik Rekayasa I dan hasil belajar Mekanika Rekayasa II terhadap hasil belajar Mekanika Rekayasa III. Hasil belajar Mekanika Rekayasa I mempunyai hubungan yang positif dengan tingkat hubungan sedang terhadap hasil belajar Mekanika Rekayasa III sebesar 57,5%. Hasil belajar Mekanika Rekayasa II mempunyai hubungan yang positif dengan tingkat hubungan kuat terhadap hasil belajar Mekanika Rekayasa III sebesar 77,8%. Kedua mata kuliah tersebut mempunyai hubungan kuat terhadap hasil belajar Mekanika Rekayasa III sebesar 60,6%. Sedangkan sisanya sebesar 39,4% dipengaruhi oleh faktor lain salah satu diantaranya adalah metode pembelajaran.. Kata kunci: Mekanika Rekayasa I, Mekanika Rekayasa II, Mekanika Rekayasa III. Mechanics technique also known as mechanical engineering or structural analysis is a science major learned in civil engineering. The main staple of science is to study the structural behavior of the loads acting on it. Courses Engineering Mechanics I, Mechanics II Engineering and Engineering Mechanics III is a compulsory subject for students S1 PTB Department of Civil Engineering FT Unesa. The success of students in Engineering Mechanics III is influenced by the results of student learning in subjects Engineering Mechanics Engineering Mechanics I and II. This research is classified as descriptive research with quantitative approach shaped data. Data collection was performed using the method of documentation. The subjects were students of class 2013 Program S1 PTB Department of Civil Engineering FT Unesa who has programmed course Engineering Mechanics Engineering Mechanics I and II of the school year 2013-2104 and Engineering Mechanics III 2014-2015 school year totaling 46 students. Data analysis technique used is the correlation analysis. Data analysis tool used is a computer program SPSS (Statistical Package for Social Sciences) version 17. Based on this research, there is a strong relationship between the learning outcomes of Mechanical Engineering I and Engineering Mechanics II study results of the learning outcomes of Engineering Mechanics III. Engineering Mechanics learning outcomes I have a positive relationship with the level of relationship is on learning outcomes Engineering Mechanics III of 57,5%. Engineering Mechanics II study results has a positive relationship with the level of a strong relationship to the learning outcomes Engineering Mechanics III amounted to 77,8%. Both of these courses have a strong relationship to the learning outcomes Engineering Mechanics III of 60,6%. While the remaining 39,4% is influenced by other factors one of which is a method of learning. Keywords: Engineering Mechanics I, Engineering Mechanics II, Engineering Mechanics III.
PEMETAAN KEMAMPUAN DASAR MAHASISWA PRODI S-1 PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA LULUSAN JENJANG SMK DAN SMA DIMAS HERLAMBANG
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v2i2.16342

Abstract

Pendidikan merupakan kata kunci pembangunan, melalui pembangunan pendidikan, proses pembangunan akan dapat berjalan dengan baik dan mencapai hasil yang diharapkan. Dari hasil penelitian Permadany (2016: 47) menyimpulkan bahwa, ada perbedaan hasil belajar mahasiswa berdasarkan asal sekolah menengah. Mahasiswa lulusan SMK mempunyai rata&ndash;rata nilai yang lebih baik daripada lulusan SMA pada mata kuliah teknik sipil (struktur) dan menggambar. Lulusan SMA mempunyai rata&ndash;rata nilai yang lebih baik pada mata kuliah praktik daripada lulusan SMK. Berdasarkan pemaparan di atas, maka dalam hal ini penulis tertarik untuk melakukan suatu penelitian dengan judul &ldquo;Pemetaan Kemampuan Dasar Mahasiswa Prodi S-1 Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Surabaya Lulusan Jenjang SMK dan SMA&rdquo;. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pemetaan kemampuan dasar mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Surabaya yang berasal dari SMK dan SMA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa PTB FT Unesa. Sampel penelitian ini adalah 30 mahasiswa dari angkatan 2009, 30 mahasiswa dari angkatan 2010, 30 mahasiswa dari angkatan 2011, dan 30 mahasiswa dari angkatan 2012. Data yang diperoleh akan dianalisa menggunakan metode deskriptif dengan cara berpikir induktif dengan langkah pengumpulan data, olah data, reduksi data, dan penyajian data. Hasil penelitian yang diperoleh adalah dari hasil pemetaan analisis data pada mahasiswa asal sekolah SMK angkatan tahun 2009, 2010, 2011 dan 2012 lebih baik di mata kuliah kelompok teknik sipil (struktur) dan menggambar, namun tidak lebih baik pada mata kuliah kelompok kependidikan. Ditinjau dari hasil pemetaan analisis data pada mahasiswa asal sekolah SMA angkatan tahun 2009, 2010, 2011dan 2012 lebih baik di mata kuliah kelompok pendidikan, namun tidak lebih baik pada mata kuliah kelompok teknik sipil (struktur) dan menggambar. Kata Kunci:Pemetaan Kemampuan Dasar, Penelitian Deskriptif, Mata Kuliah Pendidikan, Mata Kuliah Teknik Sipil. Education is the key to development through education development, the development process will be able to walk better and reach the expected results. From the results of research Permadany research (2016: 47) concluded that there are differences in the results of student learning based on the origin of the secondary schools. Students SMK graduates has an average value is better than high school graduates in civil engineering courses (structure) and drawing. High school graduates have an average of a better value on the practice of elective courses from SMK graduates. Based on explanation above , in this case the author is interested to do a study with the title " the mapping of basic skills s-1 college students building engineering education of surabaya university graduates levels SMK and SMA". The purpose of this research is to know the mapping of basic skills students Study Program Building Engineering Education State University Surabaya which comes from SMK and SMA. The type of research that is used is a descriptive research. The population in this research is a student of PTB FT Unesa. A sample of this research is 30 students from the host 2009, 30 students from the host 2010, 30 students from the generation of 2011, and 30 students from the host 2012. The Data obtained will be analyzed using descriptive method with inductive way of thinking with data collection steps, though data, data reduction and presentation of data. The research results obtained is from the results of the analysis of the mapping data on students from the school SMK host 2009, 2010, 2011 and 2012 better in courses civil engineering groups (structure) and drawing, but not better on courses educational groups. Observed from the results of the analysis of the mapping data on students from senior high schools of the host of the year 2009, 2010, 2011 and 2012 better in courses education groups, but not better on courses civil engineering groups (structure) and drawing. Key Words : Basic Skills Mapping, Descriptive Research, Education Courses, Civil Engineering Courses
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN MEDIA MAKET PADA PELAJARAN KONSTRUKSI BANGUNAN ATAP UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TGB (SMK NEGERI 1 JENANGAN PONOROGO) ANDHIKA EKO PRASETYO HARDI
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v2i2.16397

Abstract

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TGB 1 DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER PADA MATA DIKLAT ILMU BANGUNAN DI SMK NEGERI 3 SURABAYA AMIN WASKITO AJI SUNTORO
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v2i2.16398

Abstract

Pendidikan yang baik bergantung pada proses pembelajaran yang terlaksana. Berdasarkan survey awal, permasalahan yang terjadi di kelas X Teknik Gambar Bangunan I (TGB I) antara lain kecenderungan siswa dalam menguasai materi pelajaran tertentu yang beragam, kondisi kelas yang kurang kondusif, metode pembelajaran yang dipakai guru bersifat konvensional, guru kurang memberikan motivasi atau daya tarik dalam proses belajar mengajar. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlu kiranya untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas X TGB I dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) pada mata diklat ilmu bangunan, untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengajar guru dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada mata diklat ilmu bangunan, dan untuk mengetahui peningkatan kegiatan belajar siswa kelas X TGB I dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada mata diklat ilmu bangunan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan di SMK Negeri 3 Surabaya. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X TGB I SMK Negeri 3 Surabaya. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen Tes Hasil Belajar, Lembar Pengamatan Kegiatan Mengajar Guru dan Lembar Pengamatan Kegiatan Belajar Siswa. Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat peningkatan hasil belajar siswa kelas X TGB I dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada mata diklat ilmu bangunan pada tiap siklusnya. Pada siklus I siswa yang hasil belajarnya tuntas sebanyak 19 siswa atau sebesar 59,4% dan meningkat pada siklus II sebanyak 27 siswa atau sebesar 84,4%. Kemampuan mengajar guru meningkat pada tiap siklusnya, pada siklus I memperoleh nilai rata-rata sebesar 2,45 dengan kategori cukup dan pada siklus II meningkat menjadi 3,35 dengan kategori baik. Kegiatan belajar siswa juga meningkat tiap siklusnya, pada siklus I pengamatan memperoleh nilai rata-rata sebesar 1,83 dengan kategori kurang dan pada siklus II meningkat menjadi 3,13 dengan kategori baik. Kata Kunci : Numbered Head Together, Pembelajaran Kooperatif, Ilmu Bangunan. A good education is dependent on the learning processed. Based on the survey, problems that happened in class X TGB I among others the tendency of the students in the control of certain subjects that vary the condition class that less conducive, learning methods that teachers use are conventional, teachers less provides the motivation or the appeal in the teaching and learning process. Based on these problems and may need to apply the model of cooperative learning as one of the efforts to improve the results of student learning. The purpose of this research is to know the improvement of student learning outcomes of class X TGB I with cooperative learning model type Numbered Head Together (NHT) on the science buildings learning, to know the improvement of teaching capability of the teacher with NHT cooperative learning model on the science buildings learning, and to know the improvement of learning activities the students of class X TGB I with NHT cooperative learning model on the science building learning. The type of the research is used class action research (PTK) performed in SMKN 3 Surabaya. The subject of this research is the students of class X TGB I SMKN 3 Surabaya. The data collected using the results of the test instrument Learn, Observation Sheet teaching activities and students learning activities observation sheet. The research results obtained is there was an increase in student grade X TGB I with NHT cooperative learning model on the science building learning in every cycles. At cycle I students who completed school results as much as 19 students or of 59,4% and increased at cycle II as much as 27 students or of 84.4%. Teaching capabilities is also increased on each, at cycle I get the value by an average of 2.45 with enough category and increased at cycle II became 3.35 with good category. Students learning activities also increased in every cycles, at cycle I observation obtain the value by an average of 1.83 with less categories and increased at cycle II became 3.13 with good category. Key Words : Numbered Head Together, Cooperative Learning, Science Building Learning.
PENGEMBANGAN LKS BERORIENTASI KECAKAPAN HIDUP ( LIFE SKILL ) PADA SISWA TEKNIK KONSTRUKSI KAYU UNTUK KELAS X DI SMK NEGERI 2 BOJONEGORO TEGAR ADY LUHUNG
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v2i2.16399

Abstract

Page 2 of 3 | Total Record : 30