cover
Contact Name
Sheila Ayu Pratama
Contact Email
sheilapratama@unesa.ac.id
Phone
+6282336424221
Journal Mail Official
jkptbunesa@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ketintang, Ketintang, Kec. Gayungan, Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan
ISSN : -     EISSN : 31090893     DOI : https://doi.org/10.26740
Core Subject : Education, Social,
Focus and Scope Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan (JKPTB) promotes research in the broad field of Education Research and Technology (including such disciplines as Building Engineering Education, Vocational Education, etc.) with particular respect to Indonesia, but not limited to authorship or topical coverage within the region. Contributions are expected from senior researchers, project managers, research administrators and undergraduate/postgraduate students at advanced stages of their research, representing both public organizations and private industry. Equally, the journal if intended for scholars and students, reseachers working at research organizations and government agencies, and also for enterprises undertaking applied R&D to lead innovations. The editorial contents and elements that comprise the journal include: Theoretical articles Empirical studies Practice-oriented papers Case studies Review of papers, books, and resources. As far as the criteria for evaluating and accepting submissions is concerned, a rigorous review process will be used. Submitted papers will, prior to the formal review, be screened so as to ensure their suitability and adequacy to the journal. In addition, an initial quality control will be performed, so as to ensure matters such as language, style of references and others, comply with the journal“s style. The below mentioned areas are just indicative. The editorial board also welcomes innovative articles that redefine any Vocational and Building Engineering Educational field. Teaching and learning in building engineering and civil engineering education Evaluation, assessment, and certification in building engineering and civil engineering education, human resources management in civil engineering and building engineering education Vocational resources in building engineering and civil engineering education Policy and contemporary issues in building engineering and civil engineering education Other things related to Building Engineering and Civil Engineering Education
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 2 (2020)" : 20 Documents clear
FAKTOR PENENTU PEMILIHAN PADA STUDI KEAHLIAN TEKNIK BANGUNAN BAGI CALON PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Afrida Ersa Nuraini
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i2.35889

Abstract

Peserta didik yang sudah lulus dari Sekolah Menengah Pertama / Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs) ingin melanjutkan ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), maka akan dihadapkan dengan beberapa pilihan peminatan paket keahlian pada SMK yang dituju. Salah satunya adalah Jurusan Teknik Bangunan atau yang sekarang menjadi Bidang Keahlihan Kontruksi dan Properti merupakan jurusan yang ada dalam SMK. Di jenjang pemdidikan SMK, program penjurusan dilaksanakan bersamaan dengan penerimaan peserta didik baru. Penentuan pemilihan peminatan paket keahlian yang ada di SMK merupakan hal yang penting untuk diperhatikan, sebab penentuan pilihan yang kurang tepat dapat mempengaruhi kelangsungan belajar siswa dan karir peserta didik kedepannya. Dari hasil temuan tersebut karya ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui faktor eksternal dan faktor internal penentu pemilihan peminatan pada studi keahlian teknik bangunan bagi calon peserta didik SMK. Metode penelitian yang digunakan untuk penelitian ini ialah studi literatur. Pemulisan karya ilmiah dengan studi literatur adalah sebuah penelitian yang persiapannya sama dengan penelitian lainnya, akan tetapi sumber dan metode pengumpulan data dengan mengambil dari 7 jurnal penelitian. Data dari hasil analisis literature tersebut akan digunakan untuk menemukan faktor eksternal dan faktor internal penentu peminatan pada studi keahlian teknik bangunan bagi calon peserta didik SMK. Dari data yang diperoleh, penelitian ini mendapatkan hasil bahwa faktor eksternal yang mempengaruhi penentu pemilihan peminatan pada studi keahlian teknik bangunan bagi calon peserta didik SMK adalah lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, lingkungan teman sebaya, lingkungan sekolah, dan ekonomi keluarga. Dari beberapa faktor eksternal tersebut yang paling berpengaruh ialah faktor eksternal lingkungan keluarga yaitu dengan persentase Wati (2016:52) 86% dan Hadi (2015:13) 23 %. Sedangkan untuk faktor internal yang mempengaruhi minat calon peserta didik ialah minat, bakat, dan cita-cita. Dari ketiga faktor tersebut yang mempengaruhi penentu pemilihan pada studi keahian Teknik Bangunan bagi calon peserta didik SMK ialah faktor internal minat dengan persentase Wati (2016:52) 98% dan Muhamad (2015:60) 19,42%. Angka persentase tersebut merupakan angka yang paling tinggi yang ditemukan dalam 7 jurnal penelitian. Kata Kunci: Faktor Eksternal, Faktor Internal, Faktor Penentu.
PENGEMBANGAN MEDIA MAKET TANGGA PADA MATERI MENGGAMBAR KONSTRUKSI TANGGA BETON BERTULANG DI SMK NEGERI 3 JOMBANG Arya Prasojo
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i2.35890

Abstract

Berdasarkan wawancara dan observasi di SMK Negeri 3 Jombang. Pembelajaran kelas XI, kompetensi keahlian Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB). Pada materi Menggambar Konstruksi Tangga Beton Bertulang siswa masih dihadapkan pada pandangan abstrak di luar pengetahuannya tentang konstruksi tangga beton bertulang. Selain itu siswa kurang aktif bertanya pada guru bila menemui kesulitan dalam proses menggambar, serta siswa kurang tertarik pada proses belajaran mengajar. Dikarenakan ketidak sesuaian media dan model pembelajaran dengan materi ajar. Dengan adanya permasalahan di atas, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media maket tangga. Researh and development (R&D) merupakan metode yang digunakan pada penelitian ini. Pada metode penelitian pengembangan atau R&D terdapat 10 tahapan yang harus dilakukan. Sedangkan untuk mengembangkan media pembelajaran digunakan tahapan-tahapan sebagai beriku. Pertama potensi dan masalah, kedua pengumpulan data, ketiga desain produk, keempat validasi produk, dan kelima revisi produk. Tahap validasi produk digunakan untuk mengetahui kelayakan media maket tangga. Proses validasi dilakukan oleh ahli media dibidangnnya. Hasil dari penelitian ini berupa penilaian 4 aspek yang terdapat pada media maket tangga. Pertama aspek materi yang mendapatkan nilai 80%, kedua aspek ilustrasi 90%, ketiga aspek kualitas tampilan 95%, keempat aspek daya tarik 90%. Nilai ke 4 aspek tersebut lalu diolah sehingga didapat nilai validasi media maket tangga sebesar 87,78 % dengan kategori sangat layak. Bila dilihat dari nilai validasi media maket tangga, dapat disimpulkan bahwa media maket tangga dapat digunakan dalam pembelajaran siswa SMK Negeri 3 jombang. Tujuan digunakan media maket tangga dalam pembelajaran yaitu mempermudah pandangan berfikir siswa terhadap konstruksi tangga beton bertulang. selain itu media maket tangga mampu merubah siswa lebih tertarik mengikuti pembelajaran di kelas. Kata Kunci: Media Maket Tangga, Kelayakan Media
RESPON SISWA SMKN 3 JOMBANG TERHADAP PEMBELAJARAN MEKANIKA TEKNIK MENGGUNAKAN POWERPOINT ANIMASI Dilla Amalia Amalia; Bambang Sabariman
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i2.36260

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana respon siswa kelas X BKP 1 terhadap pembelajaran mekanika teknik menggunakan powerpoint berbasis animasi. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X BKP 1 SMKN 3 Jombang, dengan jumlah siswa sebanyak 35 orang. Penelitian ini memiliki satu permasalahan yang diselidiki yaitu, bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran mekanika teknik menggunakan powerpoint berbasis animasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian bersifat deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mendapatkan hasil respon siswa kelas X BKP1 SMKN 3 Jombang. Teknik pengumpulan data melalui angket respon siswa. Data yang terkumpul lalu dianalisis dengan menggunakan rumus statistik persentase yang mengacu pada skala Guttman. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa persentase angka secara deskriptif. Data tersebut dianalisis menggunakan metode deskriptif analitis untuk memperoleh jawaban dari permasalahan yang terdapat pada penelitian. Hasil uji media powerpoint berbasis animasi yang telah divalidasi oleh ahli media diperoleh tingkat pencapaian 97,14 % sehingga berada pada kualifikasi sangat valid. Hasil perhitungan angket respon siswa yang telah divalidasi oleh ahli media diperoleh tingkat pencapaian 85,60 % sehingga berada pada kualifikasi sangat valid. Hasil penelitian diketahui 74,85% siswa memberikan respon positif terhadap pembelajaran mekanika teknik menggunakan powerpoint animasi. Hal ini menunjukkan siswa tertarik dan senang mengikuti kegiatan pembelajaran mekanika teknik menggunakan powerpoint animasi. Angket respon siswa disebar secara online setelah angket respon siswa dan media powerpoint berbasis animasi telah dilakukan validasi oleh validator. Kata Kunci: powerpoint, animasi, respon siswa, pembelajaran mekanika teknik, deskriptif.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION DENGAN MEDIA VIDEO BERBASIS COREL DALAM MENERAPKAN TAHAPAN PENGUKURAN LOKASI DI KELAS XI BISNIS KONSTRUKSI DAN PROPERTI Jovan Septian Pradana
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i2.36270

Abstract

Model pembelajaran kooperatif yang digabungkan dengan media video pembelajaran berbasis corel sehinggahasil belajar peserta didik lebih merata dan perhatian peserta didik meningkat saat materi disampaikan merupakaninovasi pembelajaran. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui (1) Mengetahui kelayakan perangkat ModelPembelajaran Kooperatif Team Assisted Individualization Dengan Media (2)Mengetahui respon peserta didik terhadappenerapan Model Pembelajaran Kooperatif Team Assisted Individualization Dengan Media Video Berbasis Corel (2)Mengetahui hasil belajar peserta didik terhadap penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Team AssistedIndividualization Dengan Media Video Berbasis Corel.Penelitian ini menggunakan desain peneitian Quasi Eksperimen Design. Tahapan penelitian dimulai daripenyusunan perangkat dan instrument pembelajaran, validasi perangkat dan instrument pembelajaran, pelaksanaanpenelitian, posstest, analisis hasil belajar peserta didik dan analisis respon siswa.Hasil data penelitian menuntukkan kelayakan perangkat pembelajaran memperoleh prosentase rerata 80% yangtermasuk kategori sangat layak. Nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas BKP 1 (kelas eksperimen) sebesar 76 dan siswakelas BKP 2 (kelas kontrol) sebesar 75. Hasil analisis uji-t dua pihak diperoleh hasil t hitung = 5,14 t tabel = 2,00 dengannilai signifikan 5%. Kesimpulan yang dapat diambil dari uji t-test bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, artinya hasil belajarsiswa dengan menggunakan media video dengan model pembelajaran TAI lebih besar dibandingkan hasil belajar siswayang hanya menggunakan model pembelajaran TAI pada materi menerapkan tahapan pengukuran lokasi. Respon siswaterhadap Media Video berbasis Corel pada kompetensi dasar menerapkan tahapan pengukuran lokasi menunjukkanpersentase sebesar 78% dengan kategori Kuat (K). Kata Kunci : Team Assisted Individualization, media Video, model pembelajaran
KEUNGGULAN MEDIA POWERPOINT BERBASIS AUDIO VISUAL SEBAGAI MEDIA PRESENTASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMK TEKNIK BANGUNAN Dea Elvina Damitri
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i2.36296

Abstract

Abstrak Teknik Bangunan merupakan salah satu bidang studi di SMK yang mempelajari tentang perencanaan dan pelaksanaan konstruksi bangunan yang membutuhkan pendekatan khusus dalam penyampaian materi. Oleh karena itu, diperlukan visualisasi pada setiap materi yang disampaikan oleh guru. Penggunaan media powerpoint berbasis audio visual sebagai media presentasi diharapkan dapat memberikan visualisasi kepada siswa terhadap materi yang disampaikan. Penulisan artikel ini bertujuan untuk meninjau mengenai keunggulan media powerpoint berbasis audio visual sebagai media presentasi terhadap hasil belajar siswa SMK Teknik Bangunan. Studi dilakukan dengan cara membaca literature, merangkumkannya serta membuat analisis dari beberapa artikel jurnal yang relevan. Hasil dari studi menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan media powerpoint berbasis audio visual memiliki beberapa keunggulan yaitu: 1) Dapat menampilkan teks, gambar, bahkan suara yang dapat menarik perhatian siswa sehingga pesan informasi secara visual mudah dipahami peserta didik. 2) Dapat disertai dengan narasi dan ilustrasi suara, musik, dan video yang dimainkan pada saat presentasi yang dapat melukiskan gambar hidup dan suara memberikan daya tarik tersendiri sehingga dapat mengatasi kejenuhan peserta didik saat proses pembelajaran dan minat belajar lebih meningkat. 3) Memiliki penyajian yang menarik dengan adanya permainan warna, huruf dan animasi baik animasi teks maupun animasi gambar atau foto sehingga lebih merangsang anak untuk mengetahui lebih jauh informasi tentang bahan ajar yang tersaji dan dapat memperkuat ingatan. Beberapa keunggulan tersebut tentu berperan penting dalam proses pembelajaran yang berujung pada meningkatnya hasil belajar siswa. Kata Kunci : Media Powerpoint, Audio Visual, Hasil Belajar, SMK Teknik Bangunan, Literature Review Abstract Building Engineering is one of the fields of study at Vocational Schools that study the planning and implementation of building construction that requires a special approach in the delivery of material. Therefore, visualization is needed on every material delivered by the teacher. The use of audio visual based media as a presentation media is expected to provide visualization to students of the material presented. The writing of this article aims to review the benefits of audio visual-based powerpoint media as a media for presentation of student learning outcomes in vocational building engineering. The study was conducted by reading the literature, summarizing it and making an analysis of several relevant journal articles. The results of the study show that learning to use audio visual media based on powerpoint media has several advantages, namely: 1) Can display text, pictures, and even sounds that can attract students' attention so that the information message is visually easily understood by students. 2) Can be accompanied by narration and sound illustrations, music, and videos played during presentations that can paint vivid images and sounds provide a special attraction so that they can overcome the boredom of students when the learning process and interest in learning increases. 3) Have an interesting presentation with the existence of color games, letters and animation both text animation and animated images or photos so that it is more stimulating for children to find out more information about teaching materials that are presented and can strengthen memory. Some of these advantages certainly play an important role in the learning process that results in increased student learning outcomes. Keywords: Powerpoint Media, Audio Visual, Learning Outcomes, Vocational Building Engineering, Literature Review
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN DASAR-DASAR KONSTRUKSI BANGUNAN DI SMKN 1 BLITAR Nila Ainun Nadhiroh
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i2.36307

Abstract

Abstrak Pada mata pelajaran dasar-dasar konstruksi bangunan di SMKN 1 Blitar belum memiliki modul yang mendukung untuk belajar siswa secara mandiri serta terdapat 60% siswa memperoleh hasil belajar yang nilainya di bawah KKM. Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui kelayakan e-modul berbasis Problem Based Learning yang ditinjau oleh para ahli pada mata pelajaran dasar-dasar konstruksi bangunan, (2) Untuk mengetahui kelayakan e-modul berbasis Problem Based Learning yang ditinjau dari hasil belajar siswa pada mata pelajaran dasar-dasar konstruksi bangunan, (3) Untuk mengetahui kegiatan mengajar guru di kelas dengan e-modul berbasis Problem Based Learning pada mata pelajaran dasar-dasar konstruksi bangunan, (4) Untuk mengetahui kegiatan belajar siswa di kelas dengan adanya e-modul berbasis Problem Based Learning pada mata pelajaran dasar-dasar konstruksi bangunan. Penelitian ini menggunakan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Objek penelitian menggunakan e-modul berbasis Problem Based Learning dan subjek penelitian dilakukan pada siswa kelas X DPIB yang terdiri dari 30 siswa dan guru dasar-dasar konstruksi bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kelayakan e-modul berbasis Problem Based Learning ditinjau oleh para ahli memperoleh total skor rata-rata 4.4 atau 87% dengan kategori sangat layak, (2) Kelayakan e-modul berbasis Problem Based Learning ditinjau dari hasil belajar siswa menunjukkan bahwa 83.33% siswa memperoleh rerata ?75 yaitu dengan nilai rata-rata 83 sehingga e-modul tersebut termasuk pada kategori sangat layak, (3) Kegiatan mengajar guru memperoleh total skor rerata 3.7 termasuk kriteria baik, (4) Kegiatan belajar siswa memperoleh total skor rerata 3.6 yang termasuk kiteria baik. Kata Kunci: E-modul, Problem Based Learning, Dasar-dasar Konstruksi Bangunan. Abstract In the basics of building contruction in SMKN 1 Blitar, there are no modules that support independent student learning and 60% of students obtain learning results below the KKM. The objectives of this study are: (1) To determine the feasibility of Problem Based Learning based e-modules that are reviewed by experts on the basics of building construction, (2) To determine the feasibility of Problem Based Learning based e-modules in terms of results student learning in the basixs of building construction subjects, (3) To find out the teaching activities of teachers in the classroom with e-modules based on Problem Based Learning on the basics of building construction, (4) To find out the learning activities of students in class with their Problem Based Learning e-modules are based on the basics of building construction. This research uses the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate). The object of research uses e-modules based on Problem Based Learning and the subject of the study was conducted of students of class X DPIB consisting of 30 students and theachers of the basics of building construction. The results showed that: (1) The feasibility of Problem Based Learning based e-modules was reviewed by experts to obtain an average total score of 4.4 or 87% with a very decent category, (2) The feasibility of Problem Based Learning based e-modules in terms of results student learning shows that 83.33% of students received an average of 75with an average value of 83 so that the e-module was included in the category of very feasible, (3) The teaching activities of teachers obtained a total average score of 3.7 included in good criteria, (4) The student learning activities obtain a total average score of 3.6 which is included in good criteria. Keywords: E-Module, Problem Based Learning, Basic of Building Construction.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH MENGGUNAKAN MODUL PADA KOMPETENSI MENGHITUNG GAYA BATANG KONSTRUKSI RANGKA SEDERHANA Eric Pratama
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i2.36341

Abstract

Dalam mata pelajaran menghitung tidak bisa di gunakan model pembelajaran yang mengedepankan pengetahuan sosial, tetapiimengedepankan keuletan dan kekontinuan dalam mencari masalah. Media yang digunakan untuk menunjang metode yaituamodul. Tujuanipenelitian inieadalah untukjmengetahui (1) Hasil Belajaraterhadap penggunaan model pembelajaranjberbasis masalah menggunakan modul pada mata pelajaran mekanika teknik; (2) Responasiswa terhadapipenggunaan model pembelajarantberbasis masalah menggunakan modul pada mata pelajaran mekanika teknik. Dalam Penelitian ini digunakan metode True Experimental Design dalam bentuk posttestonly. Dalam metode ini ada duatkelompok yang semuanya dipilih secara acak. Kelompoktpertama mendapat perlakauanidan kelompoktkedua tidak mendapat perlakuan. Kelompok yang mendapat perlakuan di sebut kelompok eksperimen dan kelompok yang tidak mendapat perlakuantdisebut kelompokecontrol. Didapat sampel pada penelitian ini adalah siswa-siswi kelastX BKP SMK Negerit2 Bojonegoroitahun 2018/2019. Pada penelitian ini di gunakan instrumen penelitian lembarlvalidasi perangkatipembelajaran, angket respon siswa, dan lembar posttes. Di penelitian ini di gunakan Teknik analisis data berupa analisis respon siswa, dan hasil belajar pada kedua kelompok dengan menggunkan uji statistika (uji t). Hasil dari penelitian menunjukan hasil nilai rata-rata belajar siswa pada pertemuan pertamajmateri titik buhul di kelompok eksperimen 77,06 dan kelompok kontrol 55,4. Pertemuan kedua materi potongan (ritter) kelompok eksperimen 64,22 dan kelompok kontrol 52,10. Pertemuan ketiga materi Cremona kelompok eksperimen 79,41 dan kelompok kontrol 61,65. Pada pertemuan ke empat dilakukan post test dengan hasil nilai rata-rataikelompok eksperimene 75,03 dan kelompokekontrol 56,65. Kata kunci : Modul, gaya batang, hasil belajar, model pembelajaran.
PENERAPAN MODUL DENGAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA MATA KULIAH MENGGAMBAR BANGUNAN SIPIL DI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Cornelius Ardi Pratama; Agus Wiyono
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i2.36416

Abstract

Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah untuk (1) mengetahui kelayakan penerapan modul menggunakan model pembelajaran CTL pada mata kuliah menggambar bangunan sipil, (2) mengetahui hasil belajar siswa pada penerapan modul menggunakan model pembelajaran CTL pada pada mata kuliah menggambar bangunan sipil. Jenis penelitian yang digunakan True Experimental Design. Validasi oleh dosen ahli menghasilkan nilai persentase 93,33% dan dikategorikan sangat layak sesuai dengan tabel kriteria ukuran penilaian dan bobot skor. Tahap ulasan literatur dengan perbandingan lima penelitian yang relevan menggunakan media pembelajaran modul dan menggunakan model pembelajaran CTL menghasilkan kesimpulan bahwa penggunaan media pembelajaran modul dan penggunaan model pembelajaran CTL pada kegiatan belajar mengajar sangat efisien dan layak digunakan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik mahasiswa.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN MELAKSANAKAN PEKERJAAAN INSTALASI LISTRIK SISWA JURUSAN BISNIS KONSTRUKSI DAN PROPERTI SMK NEGERI KUDU JOMBANG RIki Edy Setyawan
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i2.36434

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan proses pengembangan instrumen penilaian kompetensi mengerjakan pekerjaan instalasi listrik, (2) mendeskripsikan kevalidan hasil pengembangan instrumen penilaian kompetensi mengerjakan pekerjaan instalasi listrik, (3) mendeskripsikan reliabilitas hasil pengembangan instrumen penilaian kompetensi mengerjakan pekerjaan instalasi listrik. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan mengidentifikasi (1) potensi dan masalah, (2) Pengumpulan Data, (3) Desain Produk, (3) Validasi Desain, (4) Revisi Desain, (5) Uji Coba Produk, (6) Revisi Produk. Subjek penelitian ini adalah siswa SMK Negeri Kudu Jombang kelas XIIT ajaran 2019/2020 yang berjumlah 29 siswa. Hasil penelitan ini yaitu 1) berdasarkan pengembangan instrumen penilaian melaksanakan pekerjaan instalasi listrik di SMKN Jombang yang mengacu pada pengembangan kisi-kisi instrumen penilaian sehingga diperoleh instrumen penilaian kompetensi pekerjaan instalasi listrik. 2) Hasil pengembangan instrumen penilaian kompetensi mengerjakan pekerjaan instalasi listrik dinyatakan valid, (3) pengembangan instrumen penilaian kompetensi mengerjakan pekerjaan instalasi listrik dinyatakan reliabel. Kata Kunci: Instalasi Listrik, Instrumen Penilaian, Pengembangan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PEER TUTORING DENGAN MODUL PADA MATA PELAJARAN MEKANIKA TEKNIK Halimatus Sa'diyah
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v6i2.36443

Abstract

Abstrak Penelitian menggunakan model pembelajaran tipe peer tutoring dengan modul pada mata peajaran mekanika teknik yang bertujuan untuk mendapatkan hasil penerapan model pembelajaran tipe peer tutoring dengan modul sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran mekanika teknik terhadap peserta didik kelas X DPIB di SMKN 3 Jombang. Mengetahui terjadinya peningkatan keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran mekanika teknik menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe peer tutoring dengan modul terhadap peserta didik kelas X DPIB di SMKN 3 Jombang. Penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian quasi experimental design. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X DPIB di SMKN 3 Jombang dengan sebanyak 70 siswa yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas X DPIB 1 dan X DPIB 2, dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling. Metode pengambilan data menggunakan cara interview, angket, dan tes untuk peserta didik. Hasil penelitian di analisis menggunakan hasil belajar dan keaktifan peserta didik. Terdapat hasil keaktifan peserta didik kelas eksperimen dan kelas kontrol setiap pertemuan meningkat sejumlah dua peserta didik sehingga rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen pada pertemuan I dan pertemuan II hasil nilai 75,429 sedangkan pada kelas kontrol pada pertemuan I dan pertemuan II hasil nilai 71,071, kesimpulanya terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik antara kelas eksperimen dan kelas kontrol sehingga terjadi peningkatan keaktifan peserta didik. Kata kunci: Model Pembelajaran Peer Tutoring, Hasil Belajar, Keaktifan Peserta didik Abstract He study uses a peer tutoring type learning model with modules in engineering mechanics subjects that aims to find the application of the peer tutoring type learning model with modules as an effort to improve learning outcomes in technical mechanics students towards class X DPIB students in SMKN 3 Jombang. Find an increase in the activeness of students in the learning process in the subject of engineering mechanics using a peer tutoring type cooperative learning model with a module for students of class X DPIB in SMKN 3 Jombang. This research is a type of experimental research with a quantitative approach and the type of research is quasi experimental design. The subjects of this study were students of class X DPIB in SMKN 3 Jombang with 70 students consisting of two classes, namely class X DPIB 1 and X DPIB 2, in this study using simple random sampling. Methods of data collection using interviews, questionnaires, and tests for students. The results of the study were analyzed using learning outcomes and active learners. There was an increase in the activeness of students in the experimental class and the control class in each meeting which increased by two students so that the average learning outcomes of students in the experimental class at the first meeting and second meeting resulted in a value of 75.429 while in the control class at the first meeting and the second meeting the results were 71.071, in conclusion there is an increase in student learning outcomes between the experimental class and the control class so that there is an increase in the activeness of students. Keywords: Peer Tutoring Learning Model, Learning Outcomes, Student Activity

Page 1 of 2 | Total Record : 20