cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
COPE
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 01: Februari 2006" : 7 Documents clear
Pengembangan Profesi Guru melalui Karya Tulis Ilmiah Suwandi Suwandi
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 10, No 01: Februari 2006
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3559.243 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v10i01.5495

Abstract

Kenaikan pangkat guru setelah IV/a tidak selancar menuju IV/a karena ada kewajiban untuk membuat karya tulis ilmiah (KTI). Bagi guru yang terbiasa menulis KTI tentu sangat prospektif. Namun bagi guru yang belum bisa dan biasa menulis KTI merupakan problem tersendiri. Untuk mengatasi masalah tersebut, penulis berbagi pengalaman dalam membuat beragam karya tulis.
HAMBATAN GURU UNTUK MELAKSANAKAN PENELITIAN PENDIDIKAN Sunaryo Sunaryo
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 10, No 01: Februari 2006
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v10i01.5496

Abstract

Hambatan guru dalam melaksanakan penelitian pendidikan: 1) kurang mampu meneliti dan menulis hasil penelitian; 2) tidak adanya panduan penulisan penelitian pendidikan dan penulisan pendidikan untuk memperoleh angka kredit; 3) tidak adanya biaya penelitian. Hambatan tersebut telah menjadikan guru tidak melaksanakan penelitian pendidikan. Langkah untuk mengatasi hambatan tersebut: 1) sosialisasi guru sebagai tenaga profesional dan memotivasi guru untuk melaksanan penelitian pendidikan; 2) adanya didikan dan penulisan hasil penelitian untuk guru; 3) pengadaan buku penelitian, buku hasil penelitian, dan panduan penulisan hasil penelitian pendidikan untuk guru, dan 4) adanya pembiayaan penelitian pendidikan yang cukup untuk guru
Peningkatan Kualitas Pembelajaran mll PTK Pujiastuti, Rubiyati
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 10, No 01: Februari 2006
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5301.373 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v10i01.5497

Abstract

Guru secara fungsional memegang peranan menentukan dalam keberhasilan pembalajran siswa. Alternatif yang tepat bagi guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan cara mengadakan PTK. Jenis penelitian ini dapat digunakan untuk meningkatkan profesionalisme guru secara langsung sesuai dengan konteks kultural sekolah dimana guru mengajar. Dengan PTK, guru berupaya untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi. Hal ini akan memberikan dampak positif ganda. Pertama, kemampuan dalam menyelesaikan masalah pendidikan yang nyata akan semakin meningkat. Kedua, penyelesaian masalah pendidikan dan pembelajaran melalui sebuah investigasi terkendali akan dapat meningkatkan kualitas isi, masukan, proses, dan kualitas hasil belajar. Ketiga, peningkatan profesionalisme guru itu sendiri.
Meningkatkan Profesionalisme Guru dengan PTK Suyanto Suyanto
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 10, No 01: Februari 2006
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4553.201 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v10i01.5498

Abstract

Kompetensi guru mencakup kepribadian, pedagogik, profesi dan sosial. Salah satu upaya meningkatkan kompetensi profesi guru dengan melalui PTK. PTK adalah suatu bentuk kajian yang bersifat reflektif oleh pelaku tindakan, yang dilakukan untuk meningkatkan kemantapan dari tindakan mereka dalam melaksanakan tugas, memperdalam tindakan yang dilakukan, serta memperbaiki kondisi dimana praktik pembelajaran dilakukan. Memecahkan permasalahan pembelajaran adalah suatu profesionalismen guru
Pengembangan Anak dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Enny Zubaidah
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 10, No 01: Februari 2006
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v10i01.5500

Abstract

-
TANTANGAN, HAMBATAN, DAN SOLUSI PENGEMBANGAN PROFESI GURU MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS DI SMA NEGERI 2 YOGYAKARTA Timbul Mulyono
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 10, No 01: Februari 2006
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v10i01.5494

Abstract

Penelitian tindakan kelas adalah salah satu cara untuk memenuhi tuntutan pengembangan profesi guru. Kenyataan di lapangan menunjukkan guru merasa kurang memiliki kemampuan baik pengetahuan maupun keterampilan dan dana untuk melaksanakan PTK. Sekolah sebagai tempat guru melaksanakan profesi, diharapkan dapat mencarikan solusinya agar guru dapat melaksanakan pengembangan profesi melalui PTK. Adapun hasil yang dicapai, sebagaian besar guru telah termotivasi membuat perencanaan dan melaksanakan PTK.
Kata Kerja Instransitif, Transitif dalam Bahasa Jawa , Suatu Kajian Struktur dan Makna Suparyanto Suparyanto
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 10, No 01: Februari 2006
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v10i01.5501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kata kerja intransitif, transitif dalam bahasa Jawa. Subjek adalah kata kerja intransitif dan transitif dalam kalimat bahasa Jawa dari buku-buku pelajaran bahasa SMA/SMK. Pengumpulan data menggunakan klasifikasi menurut kelompok dan tabulasi berdasarkan kesamaan perilaku. Hasil penelitian menunjukkan: 1) menurut bentuknya kata kerja dalam bahasa Jawa dapat diklasifikasikan menjadi dua bentuk, yaitu bentuk dasar dan turunan. Bentuk dasar tidak mengalami proses morfemis, sedangkan bentuk turunantelah mengalami proses afiksasi atau reduplikasi. 2) secara sintaksik perilaku kata kerja intransitif arah pekerjaannya statis atau mandheg maka tidak perlu memerlukan objek.pelengkap. sedangkan kata kerja transitif arah pekerjaannya maju atau mundul maka kehadiran objek/pelengkap sifatnya wajib asa. 3) secara semantif, perilaku kata kerja dalam bahasa Jawa terdiri dari kata kerja situasional, progresif, perfektif, reflektif, statis/mandheg, dan berbalasan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7