cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
COPE
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 01: Mei 2015" : 10 Documents clear
PEMBELAJARAN FISIKA MENGGUNAKAN MODEL TEAM ACCELERATED INSTRUCTION MELALUI METODE LEARNING CYCLE DAN HANDS ON ACTIVITYDENGAN MEMPERHATIKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DAN INTERAKSI SOSIAL Siswanto Siswanto; Cari Cari; Widha Sunarno
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 01: Mei 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7493.429 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v19i01.5644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Learning Cycle dan metode Hands on Activity, kemampuan berpikir ktitis siswa, interaksi sosial dan interaksinya terhadap pre stasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa kelas VIII semester ganjil SMP Negeri 1 Yogyakarta Tahun Ajaran 2012-2013, sejumlah delapan kelas. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling terdiri dari dua kelas, satu kelas eksperimen 1 dengan metode Learning Cycle dan satu kelas eksperimen 2 dengan metode Hands on Activity.Teknik pengumpulan data dengan teknik tes tertulis untuk mendapatkan prestasi kognitif, teknik angket untuk kernampuan berpikir kritis dan interaksi sosial, teknik observasi untuk prestasi belajar afektif dan psikomotor. Uji hipotesis penelitian menggunakan uji anava. Dari hasi1 analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1) metode Learning Cycle dan Hands on Activity memiliki pengaruh terhadap pre stasi belajar afektif; (2) ada pengaruh kemampuan berpikir kritis tinggi dan rendah siswa terhadap prestasi belajar kognitif dan psikomotor; (3) ada pengaruh interaksi sosial tinggi dan rendah terhadap prestasi belajar kognitif; (4) ada interaksi antara metode pembelajaran dan berpikir kritis terhadap prestasi belajar psikomotor; (5) ada interaksi antara metode pembelajaran dengan interaksi sosial siswa terhadap prestasi belajar psikomotor; (6) ada interaksi antara berpikir kritis dan interaksi sosial terhadap prestasi belajar afektif dan psikomotor; (7) ada interaksi antara metode pembelajaran, berpikir kritis, dan interaksi sosial pada aspek kognitif.
PENGGUNAAN MEDIA MODIFIKASI PIRING PLASTIK TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR LEMPAR CAKRAM SISWA KELAS VII.B SEMESTER 2 SMP NEGERI 7 CILACAP TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Sugiyono Sugiyono
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 01: Mei 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8800.631 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v19i01.5639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penggunaan media modifikasi piring plastik terhadap peningkatan hasil belajar lempar cakram siswa kelas VII. B semester 2 SMP Negeri 7 Cilacap tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian Tindakan kelas. Intack Group dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.B semester 2 SMP Negeri 7 Cilacap tahun pelajaran 2012/2013, yang berjumlah 38 siswa. Data hasil belajar lempar cakram diperoleh melalui tes unjuk kerja. Lembar observasi digunakan untuk mengumpulkan data kegiatan siswa di dalam mengikuti proses pembelajaran lempar cakram melalui modifikasi piring plastik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar lempar cakram meningkat dari 3 6,84Yo ( 1 4siswa tuntas) pada kondisi awal menjadi 63,1 5yo (24 siswa tuntas) pada akhir siklus I dan meningkat menjadi 94,73% (36 siswa tuntas) pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh simpulan bahwa penggunaan media modifikasi piring plastik terhadap peningkatan hasil belajar lempar cakram siswa kelas MI.B Semester 2 SMP Negeri 7 Cilacap tahun pelajaran 2012/2013.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DENGAN TIPE ReBUNG UNTUK MENINGKATKAN KINERJA DAN PRESTASI BELAJAR SISWA Mulyono Mulyono
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 01: Mei 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14534.331 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v19i01.5645

Abstract

-
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGHITUNG KELILING LINGKARAN DAN LUAS LINGKARAN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING Sri Asih
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 01: Mei 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7271.264 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v19i01.5640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan upaya pendidik dalam meningkatkan hasil belajar Matematika Menghitung Keliling dan Luas Lingkaran dengan menggunakan metode Snowball Throwing peserta didik kelas VIn D SMPN I Tempel Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan model spiral Kemmis dan Taggart (1988). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIID SMPN I Tempel, Sleman sejumlah 35 siswa. Pelaksanaan penelitian siklus I pada tanggal l l dan 13 Januari 2014 dan siklus II pada tanggal 17 dan 18 Januari 2014, bertempat di ruang kelas VIIID. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan tes hasil belajar MenghitungKeliling dan Luas Lingkaran melalui model pembelajaran Snowbaal Throwing. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode diskriptif kuantitatif. Kriteria keberhasilan dalam pembelajaran Menghitung Keliling Lingkaran dan Luas Lingkaran melalui model pembelajaran Snowbaal Throwing ini jika tercapai ketuntasan belajar klasikal 85% , dan dengan ketuntasan individu 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar Menghitung Keliling dan Luas Lingkaran kelas VIIID SMPN I Tempel, Sleman sebesar 88,57 % (baik sekali). Hal ini dapat dilihat bahwa pembelajaran Menghitung Keliling dan Luas Lingkaran menggunakan Model Snowball ThrowingPerolehanPada siklus I mencapai 40 % siklus II mencapai 88,57%. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Snowball Throwing dapat meningkatkan hasil belajar Menghitung Keliling dan Luas Lingkaransiswa kelas VIIID SMPN I Tempel, Sleman Tahun 2013/2014.
PENGGUNAAN METODE STIMULASIUNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERMAIN DRAMA SISWA KELAS X.4 SEMESTER 1 TAHUN PELAJARAN 2011/2012 SMA NEGERI 2 CILACAP Suparyati Suparyati
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 01: Mei 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (12565.276 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v19i01.5641

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk menemukan cara penerapan metode stimulasi dalam meningkatkan keterampilan bermain drama siswa dan menemukan tingkat keefektifan penggunaan metode stimulasi berbantuan pemeran pengganti dalam meningkatkan keterampilan berrnain drama siswa kelas XA Semester 1 tahun pelajaran 201112012 SMA Negeri 2 Cilacap. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan dengan observasi. Adapun kriteria penelitian yang digunakan terrnasuk penelitian kualitatifkarena menggunakan sumber data langsung dan peneliti sebagai pengumpul data utama. Setelah dilaksanakan pembelajaran bermain drama siswa dengan metode stimulasi, prestasi berrnain drama siswa kelas XA meningkat. Ini menunjukkan bahwa metode stimulasi dapat meningkatkan kompetensi berrnain drama siswa kelas X.4 SMA Negeri 2 Cilacap Tahun Pelajaran 2011/2012.
PENERAPAN PEMBELAJARAN AKTIF QSH (QUESTION STUDENT HAVE) PADA MAPEL SOSIOLOGI TENTANG MASYARAKAT MULTIKULTURAL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR Lilik Suharmaji
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 01: Mei 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13174.308 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v19i01.5626

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar sosiologi tentang masyarakat multikultural melalui PembelajaranAktif QSH (Question Student Have) tahun ajaran 2012-2013. Penelitian ini muncul karena siswa SMA negeri 8 kelas XI MIA 7 dalam mempelajari sosiologi kurang aktif dan kurang termotivasi. Kurangnya aktif dan motivasi peserta didik berimbas pada pasifnya siswa mengikuti pelajaran sosiologi dan hasil belajarnya belajar sosiologi yang belum memuaskan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan alur dua siklus masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan dengan menerapkan tahap (1) merumuskan masalah dan merencanakan tindakan, (2) melaksanakan tindakan dan pengamatan monitoring (3) refieksi hasil pengamatan, (4) perubahan revisi perencanaan untuk pengembangan selanjutnya. Cara pengambilan data menggunakan angket dan observasi serta sumber datanya dari kolaborator dan siswa. Analisa data menggunakan deskriptif untuk menjabarkan hasil observasi dan menggunakan metode kuantitatif untuk menganalisa motivasi belajar siswa dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil angket dan penilaian dapat diketahui proses pembelajaran pada siklus I sebesar 80% atau dengan kategori pembelajaran yang berkualitas, pada siklus II sebesar 90,76% atau kategori sangat berkualitas. Artinya, ada perbaikan proses pembelajaran secara bermakna pada bagian kegiatan pembelajaran saat guru melakukan penelitian tindakan kelas. Ketuntasan hasil belajar dari prapenelitian sebesar 0%, Siklus I sebesar 100% dengan rata-rata nilai 86,16 dan siklus II sebesar 100% dengan rata-rata nilai 87,88. Artinya terjadi perbaikan hasil belajar yang sangat signifikan. Perbaikan motivasi belajar dari siklus I sebesar 80,8 % atau kategori baik, siklus II sebesar 79,40% atau kategori baik, dan siklus III sebesar 83,5 % atau Sangat Baik. Artinya motivasinya semakin meningkat saat guru menerapkan pembelajaran aktif model QSH (Question Student Have).
MENGELOLA ORGANISASI INFORMAL DI SEKOLAH Herawati, Reni
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 01: Mei 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10254.303 KB) | DOI: 10.21831/jig cope.v19i01.5642

Abstract

School organization can be viewed from two dimensions: formal and f:zformal. These two kinds of organization have different structures. School principals and teachers are aware of and able to accept the existence of formal structure within a school, but few of them understand that there are informal structures in a school. Informal structure is a kind of 'hidden energy' that must be realized, managed and mobilized in order to provide a positive role in providing good education management. School principals should understand how to manage the informal structures in order to be empowered positively and support the implementation of a f ormal organization.
PENGARUH KEBUGARAN JASMANI DAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI TERHADAP PERILAKU SO SIAL SISWA Sulastri Sulastri
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 01: Mei 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v19i01.5637

Abstract

Penelitian ini berupa penelitian eksperimen bertujuan untuk mengungkap pengaruh kebugaranjasmani dan prestasi belajar pendidikanjasmani olahraga dan kesehatan terhadap perilaku sosial siswa MTs Negeri Galur Kulon Progo. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa MTsN Galur Kab. Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Teknik sampling pada penelitian ini adalah dengan cara pencuplikan pada siswa kelas IX semester 1 Tahun Pelajaran 201412015 dengan jumlah 144 orang siswa. Kebugaran jasmani siswa diukur dengan lari 2,4 Km Prestasi belajar Penjas dengan nilai raport semester I, dan perilaku sosial dengan pengamatan pada saat pembelajaran Penjas Teknik analisis yang digunakan adalah dengan metode kuantitatif melalui korelasi product moment dan regresi dengan taraf signifikasi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebugaran jasmani dari 144 siswa berada pada katagori baik (rata-rata = 78,08), prestasi belajar pendidikan jasmani baik (rata-rata = 80,01). Hasil analisis korelasi antara kebugaran jasmani dan tingkah laku sosial menunjukkan pengaruh positif dan sangat erat sebesar 0,59 (rXIY = 0,59, Fhitun=g151,63,F labe0l ,05 = 3,06; 0,01 = 4,75), sedangkan dari analisis diperoleh pula koefisien determinasi R2 sebesar = 0,35 dapat diartikan bahwa 35% dari variasi yang terjadi pada variable Y disebabkan oleh variabel kebugaran jasmani (Xl). Prestasi belajar pendidikan jasmani memberi pengaruh positif dan sangat erat sebesar 0,78 (rXIY = 0,78, Fhitun=g140,99, Flabe0l ,05 = 3,06; 0,01 = 4,75) terhadap tingkah laku sosial, sedangkan pada perhitungan koefisien determinasi R2 sebesar = 0,61 dapat diartikan bahwa 61 % dari variasi yang terjadi pada variable Y disebabkan oleh pre stasi belajar pendidikan jasmani (X)Hasii analisis korelasi ganda terungkap adanya pengaruh positif dan erat antara kebugaran jasmani dan prestasi belajarPendidikan Jasmani secara bersama-sama terhadap perilaku sosial siswa MTsN Galur Kulon Progo, dengan menunjukkan koefisien korelasi 0,79, Fhitun=g 108,164, Ftabel 0,05 = 1,34 ; 0,01 = 1,51. Koefisien determinasi R2= 0, 61 dapat diartikan bahwa 61 % dari variasi yang terjadi pada variabel Y disebabkan oleh pengaruh variabel prediktor kebugaran jasmani dan pre stasi belajar pendidikan jasmani secara bersama-sama sedangkan sisanya 39% disebabkan oleh variabel lain yang tidak diteliti sedangkan dari hasil perhitungan regresi ganda diperoleh pengaruh antara kebugaran jasmani dan prestasi belajar Pendidikan Jasmani Olah Raga dan Kesehatan terhadap perilaku sosial dengan persamaan regresi Y = 6,36 + 0,31X1 + 1,64X2 yang berarti bahwa skor kebugaran jasmani akan mengalami perubahan sebesar 0,31 untuk setiap unit perubahan yang terjadi pada skor perilaku sosial (prediktor X1) dan juga diperkirakan akan mengalami perubahan sebesar 1,64 untuk setiap unit perubahan yang terjadi pada prestasi belajar Pendidikan Jasmani Olah Raga dan Kesehatan (prediktor X2)
PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR FISlKA MELALUI PEMBELAJARAN EMPECE PADA SISWA KELAS XI-IPA 4 SMA NEGERI 5 YOGYAKARTATAHUN PELAJARAN2012/2013 Irwan Yusuf
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 01: Mei 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v19i01.5643

Abstract

Penelitian  tindakan kelas ini  bertujuan untuk  mengetahui  apakah metode  empece dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian terdiri dari 2 siklus dilakukan di kelas XI IPA-4 SMA Negeri 5 Yogyakarta yang berjumlah 37 siswa. Karakteristik kelas ini memiliki keaktifan dan hasil belajar yang kurang dibanding kelas XI lainnya. Data diperoleh dari lembar observasi  psikomotorik, sikap  ilmiah dan minat siswa. Sedangkan data hasil belajar diperoleh dari ujian setelah siklus berlangsung. Data tentang kegiatan guru dalam proses pembelajaran diperoleh dari Iembar observasi. Dari data tersebut, kemudian dianalisis dengan deskriptif persentase. Indikator keberhasilan untuk keaktifan siswa setidak-tidaknya 75%, dan indikator hasil belajar klasikal sekurang-kurangnya 85% dari jumlah siswa yang mengikuti tes. Selama penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktifitas dan hasil belajar siswa dari sikius I ke siklus II. Pada siklus I nilai rata-rata psikomotorik siswa diakhir siklus I sebesar 75,85 menjadi 79,26 diakhir siklus II, nilai afektif sikap ilmiah pada sikius I dengan rata-rata 78,03 dan naik menjadi 80,74 pada siklus II. Analisis belajar kognitif siswa diperoleh melalui hasil ujian per siklus yang dilakukan setiap siklus. Peningkatan hasil belajar kognitif terlihat dari nilai rata-rata yang diperoleh siswa sebelum siklus 65 dengan ketuntasan 31%, diakhir siklus I rata-rata sebesar 73,52 dengan ketuntasan 63,64% dan diakhir sklus II menjadi 78,18 dengan ketuntasan 87,88%. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran fisika empece yang diterapkan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar fisika pada siswa kelas XI-4 SMA Negeri 5 Yogyakarta.
PENINGKATAN KEAKTIFAN BERTANYA DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD MELALUI PENDEKATAN SAINTIFIK Sugiarti, Siti
Jurnal Ilmiah Guru Caraka Olah Pikir Edukatif Vol 19, No 01: Mei 2015
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jig cope.v19i01.5638

Abstract

Keaktifan bertanya siswa kelas IV SD yang rendah mengakibatkan rendahnya keberhasilan belajamya, kondisi ini dikarenakan masih ditemui pembelajaran yang kurang produktif, guru yang kurang kreatif dan kurang inovatif, bahkan tidak sedikit ranah afektifpun dilupakan karena dikejar dengan padatnya materi, akibatnya peserta didik kurang diberi waktu untuk bertanya.  Adapun metode yang digunakan adalah pendekatan saintifik yang meliputi penggalian informasi melalui pengamatan, bertanya, mencoba, kemudian  mengolah data, menyajikan  data, dilanjutkan   dengan  menganalisis, menalar, kemudian menyimpulkan, dan mencipta semua mata pelajaran. Objek yang diteliti adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Pandowan, Brosot, Galur, Kulon Progo yang berjumlah 30 siswa terdiri 16 siswa  laki-Iaki dan 14 siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan bertanya dan hasil belajar siswa meningkat dengan menggunakan   pendekatan  saintifik, dari data yang diperoleh pada siklus I, 0 siswa tidak aktif bertanya (0%),6 siswa kurang aktifbertanya (20%), dan 24 siswa aktif bertanya (80%). Pada siklus II terdapat peningkatan keaktifan yaitu 0 siswa tidak aktif bertanya (0%), 1 siswa kurang aktif bertanya (3,33%), dan 29 siswa aktif bertanya (96,67%). Hasil belajar siswa pada siklus I hasil test akhir diperoleh nilai rata-rata 69,00. Pada siklus II tes akhir diperoleh nilai rata-rata 78,67.

Page 1 of 1 | Total Record : 10