cover
Contact Name
Usman Andrianto
Contact Email
manajer@journal.utmj.ac.id
Phone
+6285240210117
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 130 Documents
SISTEM SOSIAL-EKOLOGI MANGROVE DI KABUPATEN TANGERANG
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Ekobis: Ekonomi Bisnis dan Manajemen
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37932/j.e.v11i2.386

Abstract

Penelitian ini bertujuan memformulasikan sistem sosial-ekologi pemanfaatan kawasan ekosistem mangrove di Kabupaten Tangerang. Analisis sosial ekologi ini terkait dengan ketahanan sosial dan ekologis yang dalam konteks ini mencakup mekanisme masyarakat untuk hidup bersama sebagai sebuah komunitas. Pendekatan didasarkan pada kerangka kerja sistem sosial ekologi (SSE) yang merupakan interaksi antara ekosistem mangrove dan sistem sosial di pesisir Kabupaten Tangerang. Metode pengumpulan data untuk memformulasikan sistem sosial-ekologi pemanfaatan ekosistem mangrove yang diperlukan adalah berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi lapang habitat ekosistem mangrove di 6 kecamatan pesisir Kabupaten Tangerang. Data sekunder dikumpulkan dari BPS (Badan Pusat Statistik), Dinas Perikanan dan Kelautan, Dinas Kehutanan, Bappeda (Badan Perencanaan Daerah), laporan studi penelitian, dan publikasi ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejumlah permasalahan yang bersifat sosial-ekonomi telah mengakibatkan menurunnya luasan mangrove yang berakibat pada turunnya lapangan usaha perkanan. Masalah tersebut meliputi konflik penggunaan lahan, aktivitas ekonomi, deforestasi dan konversi lahan. Permasalahan tersebut dipicu oleh perubahan karakteristik ekosistem, dari yang bersifat maritim ke arah terestrial, yang berdampak pada perubahan pola penghidupan masyarakat. Sejalan dengan perubahan menurunnya luasan mangrove, menyebabkan menurunnya jumlah tangkapan ikan dan pendapatan pemanfaat ekosistem mangrove tersebut.  Selanjutnya, hasil penelitian harus difokuskan pada optimalisasi pengelolaan ekosistem mangrove yang berkelanjutan, agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir
ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DALAM PENGELOLAAN PERSEDIAAN BARANG DAGANG
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Ekobis: Ekonomi Bisnis dan Manajemen
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37932/j.e.v11i2.397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem pengendalian internal pada PT Daya Surya Sejahtera dalam pengelolaan persediaan barang dagang. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari hasil wawancara kepada kepala divisi, wakil divisi, operasional manager, wakil kepala outlet. Penelitian ini menggunakan triangulasi sumber untuk menguji kevalidan data dan teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal dalam pengelolaan persediaan barang dagang di PT Daya Surya Sejahtera sudah dilaksanakan dengan baik. Dalam pelaksanaannya perusahaan sudah memiliki kode etik dan struktur organisasi yang memisahkan tugas dan fungsi setiap bagian. Perusahaan sudah memiliki dokumen untuk mencatat terjadinya transaksi penjualan dan pembelian barang secara sistematis melalui program AKTIVISI dan selalu dilakukan pengecekan. Permasalahan yang masih dialami perusahaan yaitu sering mengalami ketidakcocokan hasil akhir persediaan antara bukti fisik dengan database. Hal ini dikarenakan kelalaian karyawan yang tidak memperhatikan SOP. Permasalahan lain yaitu dalam kegiatan pengawasan, meskipun perusahaan sudah memilik tim SPI namun belum memilik audit internal sehingga kegiatan pengawasan kurang maksimal. 
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAPKEPUASAN KONSUMEN DAN DAMPAKNYA TERHADAP BRAND IMAGE
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Ekobis: Ekonomi Bisnis dan Manajemen
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37932/j.e.v11i2.402

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen dan dampaknya terhadap brand image pada PT Bank Mayapada Internasional, Tbk Cabang Menara Topas Jakarta Pusat. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 105 nasabah. Analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian secara empiris menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah, sehingga ketika kualitas pelayanan meningkat maka kepuasan nasabah pun akan meningkat. Kepuasan nasabah berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand image, sehingga ketika kepuasan nasabah meningkat maka brand image yang ditampilkan perusahaan pun akan meningkat. Kualitas pelayanan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap brand image, artinya kualitas pelayanan bukan merupakan factor penentu brand image. Pengujian tidak langsung kualitas pelayanan terhadap brand image melalui kepuasan nasabah berpengaruh positif dan signifikan. Bukti empiris ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan tidak dapat mempengaruhi brand image secara langsung, namun melalui kepuasan nasabah. Hasil penelitian ini mendukung teori Service Quality, semakin baik kualitas pelayanan maka nasabah akan semakin puas sehingga menimbulkan kesan yang baik terhadap perusahaan. Penelitian ini berbeda dengan peneliti sebelumnya karena menguji pengaruh langsung dan tidak langsung secara komprehensif dengan menggunakan second order confirmatory.  Kata Kunci: Kualitas pelayanan, kepuasan konsumen dan  brand image           ABSTRACTThis study aims to analyze the empirical evidence of the influence of service quality on customer satisfaction and its impact on brand image at PT Bank Mayapada Internasional, Tbk Menara Topas Central Jakarta Branch. The sample in this study were 105 customers. Analysis of the data used is Structural Equation Modeling (SEM). Empirical research results show that service quality has a positive and significant effect on customer satisfaction, so that when service quality increases, customer satisfaction will increase. Customer satisfaction has a positive and significant effect on brand image, so that when customer satisfaction increases, the brand image displayed by the company will increase. Service quality has a negative and not significant effect on brand image, meaning that service quality is not a determining factor for brand image. Indirect testing of service quality on brand image through customer satisfaction has a positive and significant effect. This empirical evidence shows that service quality cannot affect brand image directly, but through customer satisfaction. The results of this study support the Service Quality theory, the better the service quality, the more satisfied customers will be, thus creating a good impression on the company. This study is different from previous researchers because it examines the direct and indirect effects comprehensively by using second order confirmatory.so that when service quality increases, customer satisfaction will increase and will improve the brand image displayed by the company.Keywords: Service quality, customer satisfaction and brand image
DETERMINAN : KINERJA KARYAWAN PADA PT ASURANSI JIWA BCA
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen Vol 11 No 2 (2021): Jurnal Ekobis: Ekonomi Bisnis dan Manajemen
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37932/j.e.v11i2.405

Abstract

ABSTRACTThis study aims to examine the influence of work motivation and work environment on employee performance at PT BCA Life Insurance (BCA Life) Mangga Besar, Central Jakarta with a population of 300 people and a sample of 100 people.This research method uses quantitative research. Data collection techniques are carried out by making observations with questionnaire media. The data analysis method used multiple linear regression. The data is processed by SPSS software. Results of the study showed that all hypothesis can be accepted, in which all variables all influence positively. From the results it can be concluded all the variables have implications for  the effect of the positive to support the performance of employees at PT BCA Life Insurance (BCA Life) which meansthat the companyis getting better at motivating employees and The support to theenvironmental work that is conducive in the direct performance of employees will increase.Keyword : Motivation, Work Environment, and Employee Performance
FINANCIAL MANAGEMENT BEHAVIOUR: ANTECENDENT DAN KONSEKUENSI (Studi Kasus: Puskesmas Wedung 1 Kabupaten Demak)
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Ekobis: Ekonomi Bisnis dan Manajemen
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37932/j.e.v12i1.412

Abstract

Tujuan penelitian ialah mengetahui serta melakukan analisis pengaruhnya financial literacy serta financial selfeficacy pada financial management behavior yang menjadi variabel intervening. Jenis penelitian adalah kuantitatif dan teknik pengumpulan datanya memakai kuesioner. Sampel sebanyak 68 pegawai Puskesmas Wedung 1 Kabupaten Demak. Teknik mengambil sampelnya memakai non probability sampling yang berjenis sampling jenuh.Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis jalur (Path Analysis).  Proses pengolahan dan analisisnya dengan SPSS ver.22 for windows. Hasil penelitian adalah financial literacy berpengaruh positif namun tidak signifikan pada financial management behavior, dan financial self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan pada financial management behavior. Kemudian, financial literacy berpengaruh langsung dan signifikan terhadap niat. Financial self efficacy berpengaruh langsung dan signifikan terhadap niat. Dalam penelitian berikut juga menunjukkan jika niat tidak mampu memediasi financial literacy terhadap financial management behavior. Tapi niat mampu memediasi financial self-efficacy terhadap financial management behavior dengan pengaruhnya signifikan. Adapun implikasi dari hasil temuan ini yaitu apabila setiap insan memiliki pengetahuan dasar keuangan seperti financial literacy maka orang tersebut mampu meminimalisir resiko dengan memanfaatkan pengetahuannya dalam kehidupan sehari-hari. Begitu pula dengan tingkat financial self-efficacy, merupakan bentuk seberapa yakinnya orang tersebut terhadap kemampuannya untuk mengelola keuangan dengan memanfaatkan pengalaman, penguasaan dan cara mengontrol emosional dengan begitu niat yang telah direncanakan tidak akan hanya menjadi sebuah  niat, akan tetapi bisa terwujud sesuai dengan nilai prioritasnya dengan tetap melakukan evaluasi untuk membawa status kesejahteraan dalam keuangan lebih baik. The purpose of this study is to determine and analyze the influence of financial literacy and financial self-efficacy on financial management behavior which is the intervening variable. The type of research is quantitative and the data collection technique is using a questionnaire. The sample in this study were 68 employees of the Wedung 1 Public Health Center, Demak Regency. The sampling technique uses non-probability sampling, which is a saturated sampling type. Processing and analysis with SPSS ver.22 for windows. The results of the study are that financial literacy has a positive but not significant effect on financial management behavior, and financial self-efficacy has a positive and significant effect on financial management behavior. Then, financial literacy has a direct and significant effect on intention. Financial self-efficacy has a direct and significant effect on intention. The following research also shows that intention is not able to mediate financial literacy on financial management behavior. But intention is able to mediate financial self-efficacy on financial management behavior with a significant effect. The implications of these findings are that if every person has basic financial knowledge such as financial literacy, then that person is able to minimize risk by utilizing his knowledge in everyday life. Likewise, the level of financial self-efficacy is a form of how confident the person is in his ability to manage finances by utilizing experience, mastery and emotional control so that the planned intention will not only become an intention, but can be realized according to his priority values. while continuing to evaluate to bring the welfare status in finance better.
KRITERIA YANG DICARI PERUSAHAAN: ANALISIS KONTEN IKLAN KETENAGAKERJAAN HUBUNGAN MASYARAKAT PADA SITUS INDEED
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Ekobis: Ekonomi Bisnis dan Manajemen
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37932/j.e.v12i1.417

Abstract

Pada penelitian ini mengeksplorasi bagaimana suatu perusahaan baik itu internasional maupun nasional memberikan tawaran lowongan pekerjaan melalui sistem e-recruitment yakni situs Indeed. Penelitian ini ingin melihat dan memahami bagaimana kriteria yang dicari pada deskripsi iklan ketenagakerjaan khususnya hubungan masyarakat yang dimana dilihat berdasarkan tingkat pendidikan, keterampilan dan kemampuan seorang pelamar kerja di Indonesia. Analisis konten terhadap 35 iklan ketenagakerjaan ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif yakni menggunakan tabel distribusi frekuensi dan uji statistik Chi-square untuk melihat adanya perbedaan yang signifikan pada setiap kategori serta melihat kriteria apa yang paling banyak dibutuhkan dalam iklan ketenagakerjaan hubungan masyarakat oleh suatu perusahaan. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan gelar sarjana, keterampilan menulis dan tak tik komunikasi menjadi indikator yang paling banyak dicari dari setiap kategori oleh suatu perusahaan. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kategori gelar antara perusahaan nasional maupun internasional dengan nilai signifikansi 0.027 < 0.05. Sedangkan, pada kategori keterampilan teknis memiliki nilai signifikansi 1.000 > 0.05 dan keterampilan lunak 0.700 > 0.05. Artinya, tidak terdapat perbedaan antara kedua jenis perusahaan pada kategori keterampilan teknis dan keterampilan lunak. Maka dari itu, spesifikasi dari deskripsi lowongan pekerjaan hubungan masyarakat yang ditawarkan oleh perusahaan harus jelas dan mencantumkan apa yang menjadi prioritas utama agar pelamar dapat menyesuaikan diri.This research explores how a company, both international and national, offers job vacancies through the e-recruitment system, namely the Indeed site. This research wants to see and understand how the criteria sought in the description of employment advertisements, especially public relations, are seen based on the level of education, skills and abilities of a job applicant in Indonesia. The content analysis of these 35 employment advertisements uses a quantitative descriptive analysis method using frequency distribution and Chi-square statistic test to see significant differences in each category and to see what criteria are most needed in public relations employment advertisements by a company. The findings of this research indicate that a bachelor's degree, writing skills and communication tactics are the most sought-after indicators of each category by a company. Besides that, the result of the research also shows that there was a difference on degree category between national and international company with significant score 0.027 < 0.05. Meanwhile, on hard skills category got a significant score 1.000 > 0.05 and soft skills 0.700 > 0.05. It means that there was no difference between both of the companies on hard skill and soft skill categories. Therefore, the specifications of the description of public relations job vacancies offered by the company must be clear and what are the main priorities so that applicants can adjust.
ANALISIS PROSPEK USAHA TANAMAN HIAS STUDI KASUS DI PELITA DESA CISEENG, BOGOR
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Ekobis: Ekonomi Bisnis dan Manajemen
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37932/j.e.v12i1.434

Abstract

Salah satu dampak dari pandemi covid-19 adalah semakin maraknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Situasi sulit seperti sekarang ini membuat korban PHK ke melamar ke perusahaan lain. Hampir semua perusahaan juga sedang mengalami kesulitan yang berujung penurunan pendapatan. Salah satu pilihan terbaik adalah membuka usaha. Pelita Desa, sebuah lembaga nirlaba yang berada di bawah naungan Yayasan Pelita Ilmu, adalah salah satu lembaga yang sudah lama mendorong tumbuhnya semangat kewirausahaan. Salah satu sasarannya adalah kaum muda pedesaan. Saat ini mereka sedang mengembangkan budidaya tanaman hias untuk pasar ekspor. Mereka menerapkan pola kemitraan dalam usaha tanaman hias. Penelitian ini bertujuan menganalisis prospek usaha budidaya tanaman hias untuk pasar ekspor yang dilakukan di Pelita Desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adaah metode kualitatif deskriptif. Hasil yag didapat dari penelitian ini budidaya tanaman hias tropis untuk pasar ekspor sangat menjanjikan. Budidaya tanaman hias ini perlu didorong untuk dikembangkan di wilayah sekitar lokasi Pelita Desa.One of the impacts of the COVID-19 pandemic is the increasing number of layoffs. The current difficult situation has forced layoff victims to apply to other companies. Almost all companies are also experiencing difficulties that lead to a decline in revenue. One of the best options is to open a business. Pelita Desa, a non-profit organization under the auspices of the Pelita Ilmu Foundation, is an institution that has long encouraged the growth of an entrepreneurial spirit. One of the targets is rural youth. Currently they are developing ornamental plant cultivation for the export market. They apply a partnership pattern in the ornamental plant business. This study aims to analyze the business prospects of ornamental plant cultivation for the export market in Pelita Desa. The method used in this research is a descriptive qualitative method. The results obtained from this research are that the cultivation of tropical ornamental plants for the export market is very promising. The cultivation of ornamental plants needs to be encouraged to be developed in the area around the Pelita Desa location. 
ANALISIS IMPLEMENTASI GREEN FINANCING DAN KINERJA KEUANGAN TERHADAP PROPITABILITAS PERBANKAN UMUM DI INDONESIA
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Ekobis: Ekonomi Bisnis dan Manajemen
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37932/j.e.v12i1.444

Abstract

Green Financing (Pembiayaan hijau) mengacu pada investasi dan proyek ramah lingkungan yang membahas keberlanjutan. Saat ini penggunaan tekhnologi yang berlebihan telah memberikan tantangan berat bagi perekonomian di seluruh dunia. Perekonomi menghadapi dua masalah signifikan; dampak lingkungan dan urgensi uang. Jadi, perlu pembiayaan untuk mengatasi dua tantangan yang mengkhawatirkan yang jika tidak dapat berubah dari buruk akan menjadi lebih buruk. Berdasarkan hal ini, keuangan hijau dianggap sebagai solusi untuk degradasi lingkungan. Perbankan memiliki peran penting dalam pembiayaan. Profitabilitas perbankan menjadi nilai bagi masyarakat untuk melakukan pembiayan atau pendanaan dalam perbankan. Nilai Profitabilitas dilihat dari rasio kinerja keuangan perbankan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis Poled Least Square (PLS). Obyek penelitian ini adalah Perbankan Syariah di Indonesia periode 2016-2020 menunjukkan hasil bahwa variabel Green Financing tidak berpengaruh terhadap Return on Asset (ROA). Penerapan green finance belum memiliki dampak positif bagi keuntungan perusahaan karena penerapan pelaporan green financing pada perbankan syariah baru dimulai pada tahun 2018. Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) dan Non Performing Financing (NPF) berpengaruh terhadap ROA Return on Asset (ROA). Sedangkan variabel Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non Performing Loan (NPL) tidak berepengaruh. Perbankan harus menjaga rasio BOPO dan NPF tetap minim agar tidak terjadi pembiayaan macet yang dapat menurunkan profitabilitasGreen Green Financing refers to environmentally friendly investments and projects that address sustainability. Today's excessive use of technology has presented a formidable challenge to economies around the world. The economy faces two significant problems; environmental impact and the urgency of money. So there is a need for financing to address two worrisome challenges that would otherwise go from bad to worse. Based on this, green finance is considered as a solution to environmental degradation. Banking has an important role in financing. Banking profitability becomes a value for the community to do financing or funding in banking. Profitability value is seen from the ratio of banking financial performance. This study uses quantitative methods with Poled Least Square (PLS) analysis. The object of this research is Islamic Banking in Indonesia for the 2016-2020 period which shows that the Green Financing variable has no effect on Return on Assets (ROA). The implementation of green finance has not yet had a positive impact on company profits because the implementation of green financing reporting in Islamic banking only started in 2018. Operating Income (BOPO) and Non-Performing Financing (NPF) have an effect on ROA Return on Assets (ROA). While the variables of Capital Adequacy Ratio (CAR) and Non Performing Loan (NPL) have no effect. Banks must keep the BOPO and NPF ratios to a minimum so that non-performing financing does not occur which can reduce profitability
ANALISIS POSITIONING PEMETAAN MARKETPLACE BERDASARKAN PERSEPSI KONSUMEN DI JAKARTA SELATAN
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Ekobis: Ekonomi Bisnis dan Manajemen
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37932/j.e.v12i1.446

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menentukan posisi dan faktor yang mempengaruhi pemetaan marketplace berdasarkan persepsi konsumen di Jakarta Selatan. Metode penelitian adalah deskriptif.  Responden berjumlah 140 orang, yang ditentukan secara non-probabilitas sampel (berdasarkan penilaian secara purposif) dan tersebar di wilayah Jakarta Selatan. Data dianalisis dengan penskalaan multidimensi yang menganalisis 5 marketplace, 7 atribut dan 15 indikator.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa posisi pertama marketplace berdasarkan pada atribut: 1) ease of use, 2) information quality,3)  consumer service, 4) web/application design, 5) process controllability,6)  outcome quality dan 7) price ditempati oleh Shopee, yang diikuti dengan Tokopedia, Bukalapak, Lazada dan Blibli dengan jarak eculidean. Hasill penelitian ini diharapkan UMKM memiliki semangat dalam mengembangkan atau memasarkan produknya melalui media marketplace dengan memperhatikan ketujuh atribut yang diteliti.This study aims to determine the positioning and factors for marketplace mapping, according to consumer perceptions in South Jakarta. This research method is descriptive.  The 140 respondents around South Jakarta, were determined by non-probability techniques (purposive judgment sampling).  The data analyzed by multidimensional scaling which involved 5 market places, 7 attributes and 15 indicators.  The results of this study indicate that the first position of the marketplace based on the attributes of ease of use, information quality, consumer service, web/application design, process controllability, outcome quality and price is occupied by Shopee, followed by Tokopedia, Bukalapak, Lazada and Blibli.com with eculidean distance. The results of this research are expected that MSMEs have enthusiasm in developing or marketing their products through the media marketplace by paying attention to the seven attributes studied.
DETERMINAN INDEKS SAHAM BERDASARKAN FAKTOR MAKRO EKONOMI
Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Ekobis: Ekonomi Bisnis dan Manajemen
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37932/j.e.v12i1.447

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pengaruh faktor makro ekonomi yang terdiri atas BI Rate, inflasi dan nilai tukar Rupiah-USD terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2011 sampai 2020. Data yang diolah merupakan data sekunder dengan metode sampel menggunakan desain sample non probabilities - sampling jenuh, sejumlah 120 data. Metode analisa menggunakan Ordinary Least Square di Eviews 9 dengan hasil menunjukkan secara simultan berdasarkan hasil Uji F bahwa BI Rate (X1), inflasi (X2), nilai tukar Rupiah- USD (X3) memberikan pengaruh signifikan terhadap perubahan IHSG (Y) dengan koefisien determinasi 58,9%. Adapun berdasarkan hasil Uji T, secara partial menunjukan bahwa BI Rate dan Inflasi tidak memberikan pengaruh terhadap IHSG, sedangkan nilai tukar Rupiah-USD memberikan pengaruh signifikan dengan arah positif terhadap IHSG. Model Ordinary Least Square yang diperoleh adalah Y = 2.568,92 – 133,86, X1 – 13,20 X2 + 0,27 X3 + e Implikasi dari model tersebut untuk para investor pasar modal agar memperhatikan apabila terjadi perubahan perubahan kenaikan pada BI Rate dan inflasi akan menyebabkan nilai IHSG menurun atau nilai saham secara agregat menurun. Namun jika terjadi nilai tukar Rupiah menguat terhadap USD maka nilai saham secara agregat juga akan meningkat yang mengindikasikan investor memberikan respond positif.This study aims to analyze the effect of Indonesia's macroeconomic indicators such as the BI Rate, inflation and the Rupiah-USD exchange Rate on the Composite Stock Price Index (IDX Composite) on the Indonesia Stock Exchange for the period 2011 to 2020. Data use in this research was secondary data with the sample method using non-probability sample design - saturated sampling, a total of 120 data. The results of the study using Ordinary Least Square in Eviews 9 show that in simultant BI Rate (X1), inflation (X2), Rupiah-USD exchange Rate (X3) have a significant effect on IHSG (Y) with a coefficient of determination of 58,9%. Partially, the BI Rate and inflation has no effect on IHSG, while the Rupiah-USD exchange Rate has a positive and significant effect on IDX Composite. The Ordinary Least Square model obtained is Y = 2.568,92 – 133,86, X1 – 13,20 X2 + 0,27 X3 + e. The implication of this model is for capital market investors to pay attention to changes in the BI Rate increase and inflation will cause the JCI value to decrease or the aggregate value of shares to decline. However, if the Rupiah exchange rate strengthens against the USD, the aggregate stock value will also increase, indicating that investors will respond positively.

Page 8 of 13 | Total Record : 130