cover
Contact Name
Natalita Maulani Nursam
Contact Email
jurnal@brin.go.id
Phone
+6281221671367
Journal Mail Official
jet@brin.go.id
Editorial Address
National Research and Innovation Agency (BRIN), KST Samaun Samadikun Jl. Sangkuriang, Bandung, Indonesia, 40135
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Elektronika dan Telekomunikasi
Published by BRIN Publishing
ISSN : 14118289     EISSN : 25279955     DOI : https://doi.org/10.55981/jet.717
Core Subject :
Jurnal Elektronika dan Telekomunikasi (JET) aims to publish high-quality articles with a specific focus on the latest research and developments in the field of electronics, telecommunications, and microelectronics engineering. It will provide a platform for academicians, researchers and engineers to share their experience and solution to problems in different areas of electronics and telecommunication engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "vol. 15 no. 2 (2015)" : 11 Documents clear
Optical Modulator Using Channel Optical Waveguides and Planar Patch-Antennas with Gaps Yusuf Nur Wijayanto; Hiroshi Murata; Yasuyuki Okamura
Jurnal Elektronika dan Telekomunikasi Vol. 15 No. 2 (2015)
Publisher : National Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jet.v15.50-54

Abstract

Optical modulator using channel optical waveguides and planar patch-antennas with gaps on ferroelectric optical crystals were proposed. Basic operations for receiving a wireless microwave signal and directly converting it to a lightwave signal were demonstrated successfully using a prototype device with simple and compact structure. These devices operate with no external power supply and no additional modulation electrode. Therefore the microwave-lightwave conversion with low microwave distortion can be obtained. The advanced microwave-lightwave converters using patch-antennas with a pair of narrow gaps and their applications are also discussed
Design of 3-stages Parallel Cascade Micro-ring Resonator Type of Interleave Filter for Optical Communication Application Yudi Yuliyus Maulana; Dadin Mahmudin
Jurnal Elektronika dan Telekomunikasi Vol. 15 No. 2 (2015)
Publisher : National Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jet.v15.66-70

Abstract

Filter will be one of the most important components of the next generation of optical communications. Micro-ring resonators have been widely studied as a potential device for dense wavelength filter due to its advantages. In this paper, a waveguide-based microring-resonator type of interleave filter is investigated. The cascade structure is applied to obtain better characteristics of filter spectra. Our calculation shows that, compared with 2-stage or 4-stage cascade, 3-stage cascaded microring resonator has better performance with pass-band width of 22 GHz, ripple ratio < 1 dB, crosstalk of -33 dB for 1×2 interleaver and -24 dB for 1×4 interleaver. Numerical calculation also clearly shows that general optical waveguide types is reasonable as microring resonator with insertion loss < 2 dB
Optimasi Penentuan Posisi Evolved Node B Long Term Evolution pada BTS GSM yang Terpasang Menggunakan Fuzzy Evolutionary Algorithm Anisari Mei Prihatini; Sholeh Hadi P.; Rahmadwati -
Jurnal Elektronika dan Telekomunikasi Vol. 15 No. 2 (2015)
Publisher : National Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jet.v15.39-44

Abstract

LTE (Long Term Evolution) atau yang disebut dengan teknologi 4G merupakan suatu teknologi telekomunikasi bergerak yang dikeluarkan oleh 3GPP Release 8 dan merupakan pengembangan dari HSDPA. Untuk membangun sebuah jaringan LTE di suatu daerah, penyelenggara jasa jaringan telekomunikasi harus membangun infrastuktur sistem komunikasi seluler baru. Salah satu aspek yang sangat berperan dalam pembangunan infrastruktur adalah pembangunan Evolved NodeB (ENodeB). Meningkatnya pembangunan menara ENodeB baru memberikan dampak pada faktor keamanan lingkungan, kesehatan masyarakat dan estetika lingkungan. Pada penelitian ini akan dilakukan optimasi untuk menempatkan ENodeB pada BTS yang telah terpasang menggunakan metode Fuzzy Evolutionary Algorithm (FEA). Hasil yang didapatkan adalah penempatan 58 ENodeB pada BTS yang telah terpasang. Performansi penempatan ENodeB menggunakan Fuzzy Evolutionary Algorithm sebesar 84%. Fuzzy Evolutionary Algorithm mencapai kestabilan pada nilai 84 dengan nilai optimalitas sebesar 100 dan trafik sebesar 68.
Analisis Hasil Sintesis Serbuk TiO2 / ZnO sebagai Lapisan Elektroda untuk Aplikasi Dye-sensitized Solar Cell Lilis Retnaningsih; Lia Muliani; Putri Nur Anggraini
Jurnal Elektronika dan Telekomunikasi Vol. 15 No. 2 (2015)
Publisher : National Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jet.v15.55-59

Abstract

Pada penelitian ini telah dilakukan sintesis antara serbuk partikel nano TiO2 dan serbuk partikel nano ZnO menjadi pasta yang akan diaplikasikan sebagai elektroda pada dye-sensitized solar cell (DSSC). Elektroda pada DSSC ini bekerja berdasarkan adsorbsi foton oleh pewarna, elektron yang tereksitasi ditransfer ke TiO2/ZnO yang mempunyai perbandingan berbeda. Dimensi material partikel nano TiO2/ZnO sebagai elektroda sangat penting untuk menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi pada DSSC. Sifat ini sangat dipengaruh oleh metoda pabrikasi elektroda TiO2/ZnO dan parameternya. Pada penelitian ini digunakan metoda doctor blade untuk pabrikasi DSSC dan larutan dyes (Z907) sebagai zat pewarna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pencampuran serbuk TiO2 dan serbuk ZnO sebagai elektroda. Teknik pembuatan pasta TiO2/ZnO sebagai elektroda sangat penting untuk menghasilkan efisiensi tinggi pada DSSC. Teknik ini sangat terkait dengan material TiO2/ZnO, metoda pabrikasi, dan parameter pengukurannya. Dalam penelitian ini dibahas hasil karakterisasi XRD pada kedua serbuk TiO2 dan ZnO, hasil SEM pada pencampuran kedua material, hasil pengujian IPCE serta hasil pengukuran effisiensi pada pengujian I - V.  
Desain Antena Hexagonal Patch Array Berbasis Sistem Transfer Daya Wireless pada Frekuensi 2,4 GHz Herma Nugroho R. A. K.; Sholeh Hadi P.; Erni Yudaningtyas
Jurnal Elektronika dan Telekomunikasi Vol. 15 No. 2 (2015)
Publisher : National Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jet.v15.33-38

Abstract

Pada penelitian ini telah didesain antena hexagonal patch array yang dapat digunakan sebagai perangkat catu daya wireless. Antena hexagonal patch array ini didesain untuk menangkap gelombang radio (RF) pada frekuensi 2,4 GHz yang dapat diaplikasikan sebagai antena pada Wireless Local Area Network (WLAN). Desain antena dilakukan menggunakan software CST Microwave studio, kemudian dilakukan pabrikasi dan pengukuran secara riil. Parameter pengujian antena hexagonal patch array meliputi return loss, Voltage Standing Wave Ratio (VSWR), gain, bandwidth, dan daya. Metode yang digunakan adalah pemodelan transmission line dan corporate feed line untuk pengaturan perubahan jarak antar patch antena. Perubahan variabel juga diteliti pengaruhnya terhadap parameter antena khususnya daya terima antena yang kemudian ditransmisikan ke rangkaian power harvester. Nilai parameter antena hasil simulasi menunjukkan nilai return loss adalah -33,38 dB, VSWR sebesar 1,041, gain sebesar 8,81 dBi, bandwidth adalah 0,084 GHz, daya sebesar 0,499 W (-3 dBm). Sedangkan parameter hasil pengukuran dari antena yang telah dipabrikasi adalah nilai return loss sebesar -33,21 dB, VSWR sebesar 1,048, gain sebesar 5 dBi, bandwidth adalah 0,145 GHz, daya sebesar -33 dBm.
Perancangan Low Noise Amplifier dengan Teknik Non Simultaneous Conjugate Match untuk Aplikasi Radar S-Band Yana Taryana; Achmad Munir; Yaya Sulaeman; Dedi -
Jurnal Elektronika dan Telekomunikasi Vol. 15 No. 2 (2015)
Publisher : National Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jet.v15.45-49

Abstract

Radar merupakan sistem pemancar dan penerima gelombang elektromagnetik untuk mendeteksi, mengukur jarak dan membuat peta benda benda seperti pesawat terbang, kapal laut, kendaran bermotor dan informasi cuaca. Salah satu kendala yang dihadapi pada sistem radar adalah sinyal pantulan yang memiliki daya yang rendah sehingga kualitas penerimaan menjadi kurang baik. Untuk mengatasi kendala tersebut dibutuhkan penguat daya pada sistem penerima yaitu Low Noise Amplifier (LNA). Oleh karena itu, tulisan ini memaparkan perancangan LNA dengan menggunakan teknik Non Simultaneous Conjugate Match (NSCM) untuk aplikasi radar S-Band. Teknik ini memberikan kemudahan dalam menentukan nilai trade off (TO) untuk nilai gain, noise figure (NF) dan Voltage Standing Wave Ratio (VSWR) yang diinginkan. Dalam proses perancangannya, perangkat lunak Agilent Design System (ADS) 2011 digunakan untuk mendapatkan hubungan antara lingkaran gain, lingkaran NF, lingkaran VSWR, dan lingkaran mismatch factor (M). Dari hubungan tersebut diperoleh nilai impedansi masukan dan keluaran dari komponen aktif. Dalam tulisan ini, LNA dirancang dua tingkat untuk mendapatkan penguatan yang tinggi. Masing-masing tingkat menggunakan komponen aktif BJT BFP420 dengan penguatan dirancang sebesar 13,50 dB untuk tingkat pertama dan kedua, dan M sebesar 0,98. Sedangkan untuk saluran penyesuai impedansinya menggunakan substrat teflon fiberglass DiClad527. Hasil simulasi menunjukkan karakteristik LNA pada frekuensi 3 GHz yaitu gain sebesar 28,80 dB, NF sebesar 2,80 dB, VSWRin sebesar 1,05 dan VSWRout sebesar 1,1.
Teknik Reduksi PAPR Pada Sistem OFDM Dengan Partial Transmit Sequence (PTS) dan Selected Mapping (SLM) Chaeriah Bin Ali Wael; Winy Desvasari; R. Priyo Hartono Adji
Jurnal Elektronika dan Telekomunikasi Vol. 15 No. 2 (2015)
Publisher : National Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/jet.v15.60-65

Abstract

Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) merupakan teknik modulasi multicarrier yang banyak diadopsi oleh berbagai teknologi komunikasi nirkabel untuk memenuhi kebutuhan akses broadband yang kian meningkat karena menyediakan transmisi dengan data rate tinggi. Selain itu, OFDM juga tahan terhadap efek multipath fading. Salah satu permasalahan utama pada sistem ini adalah tingginya nilai PAPR yang menyebabkan penggunaan power amplifier menjadi tidak efisien. Sebagai solusi permasalahan ini, teknik Selected Mapping (SLM) dan Partial Transmit Sequence (PTS) digunakan untuk mereduksi nilai PAPR. Kedua teknik ini dipilih karena efisien dalam mereduksi nilai PAPR. Dari hasil simulasi yang dilakukan terhadap 1000 simbol OFDM, kedua teknik ini memberikan reduksi PAPR yang semakin besar untuk jumlah subblok yang semakin banyak. Selanjutnya, kinerja kedua teknik ini dibandingkan. Dengan jumlah subblok yang sama, SLM memiliki performansi yang lebih baik dalam mereduksi PAPR dibandingkan dengan PTS.
Front Cover Vol 15 No 2 Tajul Miftahushudur
Jurnal Elektronika dan Telekomunikasi Vol. 15 No. 2 (2015)
Publisher : National Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preface Vol 15 No 2 Tajul Miftahushudur
Jurnal Elektronika dan Telekomunikasi Vol. 15 No. 2 (2015)
Publisher : National Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Appendix Vol 15 No 2 Tajul Miftahushudur
Jurnal Elektronika dan Telekomunikasi Vol. 15 No. 2 (2015)
Publisher : National Research and Innovation Agency

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Page 1 of 2 | Total Record : 11