cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TEKNIK MESIN
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024" : 21 Documents clear
ANALISIS NILAI KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO HASIL PENGELASAN FRICTION STIR WELDING SAMBUNGAN T-JOINT ALUMINIUM 5052-H32 DAN ALUMINIUM 7075-T651 Sulianto, Filbert Manggala; Sulardjaka, Sulardjaka; Iskandar, Norman
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyambungan dua aluminium berbeda jenis dengan konfigurasi T-joint antara AA7075-T651 dan AA5052-H32 dilakukan dengan metode friction stir welding. Fokus dari penelitian ini adalah melihat persebaran dari nilai kekerasan vickers dan struktur mikro dari tiap tiap zona hasil pengelasan. Pengujian struktur mikro difokuskan pada aliran material dan tampilan visual zona hasil pengelasan. Nilai kekerasan dan struktur mikro keduanya menunjukkan hasil yang berbeda di masing masing zona pengelasan. Nilai kekerasan tertinggi didapatkan di zona pengadukan sebesar 129 HV dan nilai terendah didapatkan di zona TMAZ sebesar 50 HV. Hasil pengamatan struktur mikro didapatkan tampilan struktur yang lebih halus pada zona aduk, struktur terelongasi pada zona TMAZ, dan struktur HAZ yang tidak jauh berbeda dari logam induk.
STUDI KEKUATAN TARIK DAN TEKUK LOCKING COMPRESSION PLATE (LCP) HASIL 3D PRINTING Al Azis, Bimasakti Sulthan; Suprihanto, Agus; Haryadi, Gunawan Dwi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulang manusia sulit diperbaiki secara alami, dan operasi diperlukan untuk kerusakan serius. Cara konvesional seperti cangkok autograft dan allograft memiliki kekurangan, serta implan logam dapat menghambat penyembuhan. Oleh karena itu, penelitian tentang locking compression plate (LCP) yang terbuat dari polimer biokompatibel dan biodegradable diperlukan. Teknologi pencetakan 3D dapat digunakan untuk personalisasi implan dan meningkatkan kekuatan dan stabilitas. Studi berfokus pada pengaruh orientasi deposisi filamen PLA pada 3D printing terhadap kekuatan tarik dan tekuk LCP. Arah deposisi yang digunakan yaitu [90, 90]. Hasil penelitian menunjukkan cetak 3D LCP telah dilakukan dengan akurasi dan presisi yang baik. Tidak terdapat perbedaan signifikan antara Massa Rencana, Massa Aktual, dan Massa Jenis dari LCP. Massa Aktual berkisar antara 6,20 – 6,33 gram (rata-rata 6,26 gram). Massa Jenis berkisar antara 1,18 – 1,21 gram/cm³ (rata-rata 1,20 gram/cm³). LCP dengan orientasi deposisi [90, 90]/T cetak 3D memiliki nilai rata-rata UTS sebesar 33,780 MPa dan regangan sebesar 0,0734 mm/mm saat diuji tarik. Selain itu, menghasilkan nilai kekuatan lentur rata-rata sebesar 96,273 MPa dan defleksi rata-rata sebesar 23,43 mm saat diuji tekuk. Spesimen dengan orientasi deposisi [90, 90] memiliki arah serat yang sejajar dengan arah gaya pembebanan. Modus patahan yang terjadi sangat dipengaruhi oleh kekuatan serat, di mana patahan terjadi pada setiap serat.
ANALISIS STATIS DAN BEBAN AERODINAMIKA STRUKTUR FLAPPING WING MICRO AIR VEHICLE (FW-MAV) Anwar, Miftahul; Haryanto, Ismoyo; Widodo, Achmad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia penerbangan di zaman modern ini, kendaraan udara berdimensi kecil sudah banyak dikembangkan salah satunya yaitu Flapping Wing Micro Air Vehicle (FW-MAV). Jenis kendaraan ini memiliki sayap yang mengepak saat terbang, sehingga analisis struktur dan aerodinamika sangat penting untuk dianalisis lebih lanjut untuk mendapatkan rancangan sayap yang lebih baik. Material dari sayap pada penelitian ini yaitu graphite-epoxy rods dan kapton film. Analisis dilakukan dengan menggunakan software Ansys Mechanical Worbench dan Ansys Fluent. Analisis struktural pada penelitian ini menggunakan pembebanan statik dimana beban didapat dari analisis Computational Fluid Dynamics (CFD) yaitu sebesar 0.07 Pa. Nilai total deformasi yang didapat yaitu maksimum di ujung sayap sebesar 36,165 mm dan minimum sebesar 0 mm disekitar rod penyangga sayap. Analisis aerodinamika dilakukan dengan variasi sudut serang 0⁰ sampai 6⁰, dimana didapat hasil berupa empat parameter Coefficient of Drag (), Coefficient of Lift (), drag dan lift. Hasil dari analisis aerodinamika menunjukkan bahwa semakin besar sudut serang yang diaplikasikan maka nilai dari , , drag dan lift juga akan semakin meningkat.
OPTIMASI DESAIN SWINGARM TIPE MONOSHOCK DUA LENGAN DENGAN SOFTWARE SOLIDWORKS Ardjuna, Bagus; Setiyana, Budi; Haryanto, Ismoyo
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sepeda motor merupakan kendaraan yang banyak digunakan terutama oleh negara berkembang di Asia. Perkembangan dalam perancangan otomotif pada saat ini sangat kompetitif contohnya dalam perancangan sebuah lengan ayun (swingarm) yang digunakan pada motor performa tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi desain dari sebuah swingarm tipe monoshock dua lengan sehingga menghasilkan massa minimum namun tetap memenuhi faktor keamanan. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan optimasi topologi sebagai profil model acuan awal yang kemudian disempurnakan dengan pemodelan ulang menggunakan software Solidworks 2022. Model swingarm mula-mula diuji statik dengan mengaplikasikan beban sesuai perhitungan dan diagram benda bebas pada swingarm. Kemudian dioptimasi dengan menentukan batasan faktor keamanan sebesar 1,7 yang bertujuan untuk mengurangi massa swingarm hingga minimum. Material swingarm yang digunakan adalah Aluminium 6061-T6 dengan kekuatan luluh sebesar 275 MPa. Uji statik pada swingarm hasil optimasi menunjukkan tegangan maksimum sebesar 102 MPa dengan faktor keamanan sebesar 1,9. Massa akhir hasil optimasi berkurang sebesar 30% dari semula 3,96 kg menjadi 2,76 kg.
PENGARUH PERSENTASE SERBUK POLIMER BIODEGRADABLE POLYLACTIC ACID (PLA) TERHADAP DENSITAS CAMPURAN POLICAPROLACTONE (PCL) MENGGUNKAN METODE SOLVENT CASTING Hanif, Dimas Naufal; Suprihanto, Agus; Haryadi, Gunawan Dwi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan fraktur yang lama dipengaruhi oleh trauma, resorpsi, dan patologi tulang. Masalah tambahan timbul dengan penggunaan implan logam yang tidak terurai alami, memerlukan prosedur tambahan untuk pengangkatan, meningkatkan risiko infeksi, komplikasi, dan memperpanjang waktu pemulihan. Solusi yang dikaji adalah penggunaan bahan biodegradable seperti polimer Polylactic Acid (PLA) - Polycaprolactone (PCL) untuk memperbaiki dan fiksasi tulang, yang dapat mengurangi risiko komplikasi dan infeksi serta mempercepat penyembuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh pada persentase pada serbuk PLA terhadap laju degradasi campuran PCL dengan menggunakan metode solvent casting. Proses pembuatan spesimen uji dalam penelitian ini menggunakan metode solvent casting dengan mencampur PLA dan PCL menggunakan pelarut acetone. Komposisi PLA-PCL yang digunakan adalah 10 PLA : 90 PCL, 30 PLA : 70 PCL, dan 50 PLA : 50 PCL. Spesimen kemudian dikarakterisasi melalui pengujian densitas dengan merendamnya dalam infus NaCl 0,9%. Hasil pengujian densitas menunjukkan bahwa komposisi 50 PLA : 50 PCL memiliki densitas tertinggi, yaitu 0,97 gr/cm³. Pada pengujian degradasi, komposisi 10 PLA : 90 PCL memiliki tingkat degradasi tertinggi.
PENGARUH PERSENTASE FLAKE POLYLACTIC ACID (PLA) TERHADAP DENSITAS CAMPURAN BIODEGRADABLE POLYMER PLA DENGAN POLYCAPROLACTONE (PCL) MENGGUNAKAN METODE SOLVENT CASTING Hanifa, Kana; Suprihanto, Agus; Haryadi, Gunawan Dwi
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan biodegradable polymer seperti Polylactic Acid (PLA) dan Polycaprolactone (PCL) dapat menjadi solusi potensial untuk mengatasi kelemahan penggunaan implant logam dalam kasus fraktur. Polymer ini dapat terurai dalam tubuh sehingga tidak memerlukan prosedur tambahan, serta mendukung penyembuhan tulang secara bertahap yang dapat mengurangi risiko patah kembali setelah implant diangkat. PLA dikombinasikan dengan PCL untuk mencapai kombinasi optimal dalam mengontrol laju degradasi dan karakteristik mekanik, dengan modifikasi bentuk PLA dari pelet menjadi flake untuk meningkatkan kekuatan campuran. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan laju degradasi yang optimal berdasarkan komposisi dari flake PLA dan PCL guna menghasilkan produk yang mampu membantu penyembuhan tulang secara efektif dan dapat terurai alami dalam tubuh. Metode solvent casting digunakan dalam pembuatan spesimen uji pada penelitian ini, dengan mencampurkan flake PLA dan PCL menggunakan acetone sebagai pelarut. Komposisi PLA:PCL yang digunakan adalah 10:90, 30:70, dan 50:50. Spesimen tersebut kemudian dikarakterisasi melalui pengujian densitas dan degradasi dengan merendamnya dalam larutan infus NaCl 0,9%. Hasil pengujian densitas menunjukkan bahwa spesimen dengan komposisi 50 PLA : 50 PCL memiliki densitas hasil pengukuran menggunakan density meter tertinggi, yaitu 0,94 gr/cm3. Densitas hasil perhitungan teoritis tertinggi juga didapatkan pada komposisi tersebut, dengan nilai 1,166 gr/cm3.
MECHANICAL ANALYSIS ON HEAVY DUTY ROLLER Prasetyo, Adzan Jati; Nugroho, Sri; Ismail, Rifky
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mechanical analysis is a critical aspect of engineering that aims to understand the root causes of component failures and develop strategies to prevent future occurrences. This thesis presents a comprehensive failure analysis of heavy-duty rollers used in industrial applications, focusing on identifying the mechanisms that lead to their premature failure. Heavy-duty rollers are subjected to extreme operational conditions, including high loads, varying speeds, and harsh environmental factors, making them prone to wear and failure. The study involved a detailed examination of failed roller samples using various analytical techniques, including visual inspection, metallurgical analysis, scanning electron microscopy (SEM). The results revealed that the primary failure mechanisms were fatigue, abrasive wear, and improper lubrication. Fatigue failures were characterized by the presence of micro-cracks that propagated over time due to cyclic loading. Abrasive wear was identified through the examination of surface topography, indicating that particles entrapped between rolling surfaces led to significant material removal. Additionally, improper lubrication was found to exacerbate both fatigue and wear by increasing friction and thermal stresses. The analysis also highlighted several contributing factors to these failure mechanisms, such as material defects, manufacturing inconsistencies, and inadequate maintenance practices. Metallurgical analysis indicated the presence of non-metallic inclusions and improper heat treatment as significant factors compromising the material integrity. These include material selection enhancements, optimized heat treatment processes, improved lubrication strategies, and rigorous maintenance protocols. Implementing these recommendations is expected to significantly reduce the failure rate and extend the operational lifespan of heavy-duty rollers in industrial settings. This study underscores the importance of a systematic approach to failure analysis and provides a framework for addressing similar issues in other critical components. The insights gained from this research contribute to the broader field of reliability engineering and have practical implications for industries relying on heavy-duty roller systems.
STUDI PENGARUH KETINGGIAN DAN KEMIRINGAN SUDUT STEP TERHADAP KARAKTERISTIK ALIRAN THERMAL PADA BACKWARD-FACING STEP Ikraam, Muhammad Jalaal; Rozi, Khoiri; Muchammad, Muchammad
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model aliran separasi backward facing step (BFS) memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan teoritis dan rekayasa. Studi aliran BFS menunjukkan kompleksitas aliran dengan fenomena seperti separasi, recirculation, vortex, dan reattachment. Fenomena separasi aliran dan reattachment berdampak besar pada drag, penurunan tekanan, dan perpindahan panas. . Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa zona resirkulasi berperan penting dalam mempengaruhi perpindahan panas pada BFS. Tinggi relatif terhadap lebar step (h/H) memengaruhi ukuran zona resirkulasi, yang kemudian berdampak pada penurunan suhu fluida di sepanjang aliran downstream. Distribusi tekanan menurun seiring peningkatan rasio h/H, dengan energi kinetik turbulen dominan di daerah dekat permukaan wall. Penambahan kemiringan step menyebabkan penurunan energi kinetik turbulen, sementara peningkatan rasio h/H cenderung meningkatkannya. Kecepatan maksimum di zona resirkulasi bertambah dengan pertambahan rasio h/H dan sudut kemiringan. Meskipun sudut kemiringan step memengaruhi panjang daerah fluktuasi koefisien friksi, nilai fluktuasi tersebut cenderung menurun seiring pertambahan rasio h/H. Nilai koefisien tekanan umumnya meningkat seiring penurunan rasio h/H.
STUDI PENDAHULUAN REKONSTRUKSI DAN MESH TULANG LUMBAR 1 SAMPAI 2 MENGGUNAKAN METODE FINITE ELEMENT Arif, Iqbal Nur; Nugroho, Sri; Jamari, Jamari
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulang lumbar memegang peran penting dalam menunjang aktivitas manusia sehari-hari. Untuk mengkaji permasalahan yang ada pada tulang lumbar metode komputasi hingga (Finite Element Analisys) menjadi salah satu solusi yang optimal untuk mengetahui fenomena yang terjadi. Pada penelitian ini dilakukan studi pendahuluan mengenai rekonstruksi dan mesh dengan fokus pada lumbar satu sampai dua. Proses rekonstruksi dilakukan dengan memanfaatkan software Mimics, Solidwork, dan Ansys sedangkan untuk studi meshing sendiri dimulai dengan nilai ukuran mesh yang lebih besar ke kecil. Berdasarkan rekonstruksi yang dilakukan didapatkan model lumbar yang memiliki bagian berupa cortical bone, cancellous bone, annulus, dan ligamen. Sedangkan nilai mesh optimum yang didapatkan adalam 3 mm dengan nilai presentase perubahan kurang dari 2%.
KARAKTERISASI POLIVYNIL CHLORIDE (PVC) DENGAN FILLER PRECIPITATED CALCIUM CARBONATE (PCC) DARI LIMBAH ASPAL BUTON MENGGUNAKAN PELARUT ASAM ASETAT (CH3COOH) DENGAN METODE pH-SWING Dinulloh, Muhammad Rafli Wiratama; Bayuseno, Athanasius Priharyoto; Ismail, Rifky
JURNAL TEKNIK MESIN Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspal buton sebagai salah satu sumber daya yang kaya akan kalsium sampai sekarang belum termanfaatkan dengan baik dan optimal. Salah satu bentuk pemanfaatan dari limbah aspal buton adalah dengan mengekstraksinya menjadi produk alternatif bernilai jual tinggi seperti Precipitated Calcium Carbonate (PCC). Pengolahan PCC menggunakan metode karbonasi yang bertujuan untuk mengurangi gas emisi CO2 di udara. Penelitian ini menggunakan metode pH-Swing dengan asam asetat (CH3COOH) sebagai pelarut dan amonium bikarbonat (NH4HCO3) sebagai sumber CO2 untuk mensintesis Produk PCC.  Variasi suhu karbonasi juga di teliti untuk melihat pengaruhnya terhadap kemurnian PCC. Produk PCC yang berhasil dibuat akan dilakukan karakterisasi dengan pengujian FTIR, SEM, dan XRD. Pada hasil pengujian FTIR menunjukan dominasi kristal kalsit dan vaterit yang muncul pada suhu 30℃. Hasil XRD menunjukkan ukuran kristal dan densitas meningkat seiring dengan suhu karbonasi, serta persentase kristal kalsit dan argonit. Hasil SEM menunjukkan peningkatan morfologi kristal kalsit (kubus) seiring dengan temperatur karbonasi. Produk PCC pada suhu 30℃ memiliki kemurnian yang tinggi sesuai standar ISO 3262-2:1998, dengan fasa vaterit. PCC ini digunakan sebagai filler dalam komposit PVC dengan variasi kandungan 0 phr, 5 phr, 10 phr, 15 phr, 20 phr, dan 25 phr. Karakterisasi Three Point Bending, densitas, dan SEM dilakukan untuk mengamati pengaruh filler PCC terhadap kekuatan lentur, kerapatan, dan ikatan antar partikel komposit PVC. Hasil karakterisasi pengujian Three Point Bending dan densitas komposit PVC tersebut menunjukkan bahwa semakin banyak penambahan PCC sebagai filler dalam compound PVC akan meningkatkan nilai flexural strength, compressive strength, dan densitas. Sedangkan pada pengujian SEM yang dilakukan terhadap komposit PVC diketahui bahwa partikel dari PCC akan berusaha mengikat partikel komponen penyusun PVC yang lain sehingga dapat meningkatkan kekakuan serta kekuatan dari komposit PVC tersebut.

Page 2 of 3 | Total Record : 21


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 3 (2024): VOLUME 12, NOMOR 3, JULI 2024 Vol 12, No 2 (2024): VOLUME 12, NOMOR 2, APRIL 2024 Vol 12, No 1 (2024): VOLUME 12, NOMOR 1, JANUARI 2024 Vol 11, No 4 (2023): VOLUME 11, NOMOR 4, OKTOBER 2023 Vol 11, No 3 (2023): VOLUME 11, NOMOR 3, JULI 2023 Vol 11, No 2 (2023): VOLUME 11, NOMOR 2, APRIL 2023 Vol 11, No 1 (2023): VOLUME 11, NOMOR 1, JANUARI 2023 Vol 10, No 4 (2022): VOLUME 10, NOMOR 4, OKTOBER 2022 Vol 10, No 3 (2022): VOLUME 10, NOMOR 3, JULI 2022 Vol 10, No 2 (2022): VOLUME 10, NOMOR 2, APRIL 2022 Vol 10, No 1 (2022): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2022 Vol 9, No 4 (2021): VOLUME 9, NOMOR 4, OKTOBER 2021 Vol 9, No 3 (2021): VOLUME 9, NOMOR 3, JULI 2021 Vol 9, No 2 (2021): VOLUME 9, NOMOR 2, APRIL 2021 Vol 9, No 1 (2021): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2021 Vol 5, No 2 (2017): VOLUME 5, NOMOR 2, April 2017 Vol 5, No 1 (2017): VOLUME 5, NOMOR 1, JANUARI 2017 Vol 4, No 3 (2016): VOLUME 4, NOMOR 3, JULI 2016 Vol 4, No 2 (2016): VOLUME 4, NOMOR 2, APRIL 2016 Vol 4, No 1 (2016): VOLUME 4, NOMOR 1, JANUARI 2016 Vol 3, No 4 (2015): VOLUME 3, NOMOR 4, OKTOBER 2015 Vol 3, No 3 (2015): VOLUME 3, NOMOR 3, JULI 2015 Vol 3, No 2 (2015): VOLUME 3, NOMOR 2, APRIL 2015 Vol 3, No 1 (2015): VOLUME 3, NOMOR 1, JANUARI 2015 Vol 2, No 4 (2014): VOLUME 2, NOMOR 4, OKTOBER 2014 Vol 2, No 3 (2014): VOLUME 2, NOMOR 3, JULI 2014 Vol 2, No 2 (2014): VOLUME 2, NOMOR 2, APRIL 2014 Vol 2, No 1 (2014): VOLUME 2, NOMOR 1, JANUARI 2014 Vol 1, No 4 (2013): VOLUME 1, NOMOR 4, OKTOBER 2013 Vol 1, No 3 (2013): VOLUME 1, NOMOR 3, JULI 2013 Vol 1, No 2 (2013): VOLUME 1, NOMOR 2, APRIL 2013 Vol 1, No 1 (2013): VOLUME 1, NOMOR 1, JANUARI 2013 More Issue