cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Interaksi Online
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Jurnal Interaksi Online adalah jurnal yang memuat karya ilmiah mahasiswa S1 Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP Undip. Interaksi Online menerima artikel-artikel yang berfokus pada topik yang ada dalam ranah kajian Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2: April 2022" : 13 Documents clear
Peran Digital PR Diskominfo Kota Semarang Dalam Mendukung Komunikasi Publik Pada Penanganan Pandemi Covid-19 Hafiz Maulana Sadiq; Agus Naryoso; Muchamad Yuliyanto
Interaksi Online Vol 10, No 2: April 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 menerpa seluruh dunia secara cepat dan masif, tidak terkecuali Kota Semarang, Pemerintah sejatinya telah mengeluarkan berbagai kebijakan prokol kesehatan dalam rangka penekanan penyebaran virus ini di masyarakat Indonesia dan termasuk di dalamnya Kota Semarang, meskipun begitu nyatanya pertumbuhan kasus Covid-19 di Kota Semarang sangat tinggi, banyaknya zona merah yang ada menyebabkan Kota Semarang menjadi Kota dengan kasus aktif terbanyak di Jawa Tengah, beragam faktor seperti Infodemics, Hoax, hingga banyaknya masyrakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan menjadi beberapa alasan kenapa Covid-19 di Kota Semarang begitu tinggi, oleh karena itu dalam penelitian ini peneliti mencari tau bagaimana peran Digital Public Relations Diskominfo Kota Semarang dalam mendukung komunikasi publik pada penanganan pandemi Covid-19, teori yang digunakan pada penelitian kali ini adalah Cyber Public Relations, Teori Pemrosesan Informasi, Two way Symetrical, Teori Pemrosesan Organisasi, Two Step Flow Communication, Penelitian ini menggunakan tipe deskriptif kualitatif dengan metode pendekatan audit public relations, data pada penelitian ini diperoleh dengan metode wawancara serta observasi yang dilakukan secara daring (online) Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa Cyber/Digital Public Relations Diskominfo Kota Semarang melakukan peran sebagai Public Relations yaitu publikasi, event, news, community involvement, dan juga inform. PR digital Diskominfo Kota Semarang mengutamakan penggunaan media digital dalam melakukan komunikasi publik terkait Covid-19, beberapa media yang digunakan adalah website, Instagram, twitter, dan youtube. Selain itu Diskominfo Kota Semarang juga mengelola web khusus terkait Covid-19 yaitu www.siagacorona.semarangkota.go.id, kuantitas upload konten perhari di media sosial cenderung tinggi dengan 2-3 konten terkait Covid-19 perhari, namun dalam melakukan komunikasi publik terkait Covid-19 Diskominfo tidak menggunakan |Brand Ambassador / duta selain Walikota Semarang, selain itu Diskominfo Kota Semarang juga tidak melakukan riset dan survey mendalam pada perncanaan strategi komunikasi publik yang di jalanakan. lalu dalam mengatasi informasi hoax Diskominfo kota Semarang memiliki system untuk mendeteksi informasi hoax secara otomatis dan aktual yang kemudian informasi terkait informasi palsu tersebut akan di publikasikan pada website www.semarangkota.go.id, namun Diksominfo Kota Semarang tidak pernah menindak lanjuti penyebar informasi palsu ke jalur hukum.
Strategi Komunikasi Pemasaran Biscoff Coffee & Pastry Semarang Dalam Meraih Loyalitas Pelanggan Sutandi, Richard Jeremy; Naryoso, Agus
Interaksi Online Vol 10, No 2: April 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bisnis kopi dewasa ini sedang berkembang sangat pesat, dan akhirnya membuat persaingan semakin ketat. Berbagai kedai kopi harus mulai menyasar loyalitas pelanggan dalam strategi komunikasi pemasarannya, namun ternyata menerapkan strategi komunikasi pemasaran saja belum cukup, seperti yang terjadi pada Biscoff Coffee & Pastry. oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana strategi komunikasi pemasaran Biscoff Coffee & Pastry dalam meraih loyalitas pelanggan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan paradigma konstruktivisme. Data penelitian diperoleh dengan melakukan wawancara mendalam dengan narasumber yang dibagi kedalam 3 kategori, yakni: pemilik Biscoff Coffee & Pastry, pelanggan loyal Biscoff Coffee & Pastry, dan pelanggan non-loyal Biscoff Coffee & Pastry. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Biscoff Coffee & Pastry belum melakukan evaluasi dalam perencanaan strategi komunikasi pemasaran yang sebenarnya rutin didiskusikan, sehingga terdapat perbedaan pemaknaan pada pesan yang ingin disampaikan, dimana masing-masing narasumber menangkap interpretasi pesan yang berbeda, khususnya pada citra yang ingin dibangun oleh Biscoff Coffee & Pastry. Perbedaan juga banyak ditemukan pada pengalaman ketiga narasumber terhadap strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Biscoff Coffee & Pastry, yang dapat dilihat dengan konsep bauran pemasaran 4P menurut Kotler. Pada aspek produk (product), ketiga narasumber memiliki pengalaman yang berbeda-beda, khususnya dalam hal produk yang ingin ditonjolkan oleh Biscoff Coffee & Pastry, pada aspek tempat (place), meskipun ketiga narasumber sepakat bahwa Biscoff Coffee & Pastry memang membangun suasana yang tenang dan sepi, namun pengalaman yang dialami oleh ketiga narasumber tetap beragam. Namun ketiga narasumber sepakat khususnya pada aspek harga (price) bahwa harga yang ditetapkan sudah sesuai dengan target pasar, kesamaan pendapat juga ditemukan dalam hal promosi (promotion) dimana Biscoff Coffee & Pastry masih belum maksimal dalam memanfaatkan aspek promosi dalam strategi komunikasi pemasarannya terutama untuk media sosial Biscoff Coffee & Pastry sendiri. Sehingga dapat disimpulkan dari hasil penelitian ini, bahwa perencanaan strategi komunikasi pemasaran Biscoff Coffee & Pastry yang kurang tepat beresiko menyebabkan pelanggan menangkap pesan yang berbeda dari pesan yang sudah dirancang. Hal ini kemudian berlanjut pada pengalaman beragam yang dialami oleh masing-masing pelanggan, dimana perbedaan pengalaman tersebut menjadi dasar untuk tingkat loyalitas pelanggan.
Komunikasi untuk Pemeliharaan Hubungan Pertemanan antara “Gamers Online” Basir, Rafi Usman; Naryoso, Agus
Interaksi Online Vol 10, No 2: April 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of online games and technology in Indonesia has created a virtual community. The virtual community (cyberspace) is a medium or place for individuals to seek information or interact with other individuals who have never met online before. This ongoing interaction can be done both personally and in groups, because basically humans cannot live without other people (social beings). Virtual community is a new concept in society where all interactions are carried out through the virtual world and without meeting face to face. The purpose of this study is to determine the process of maintaining friendships in virtual communities, as well as to find out how individuals who are members of virtual communities can avoid or overcome conflicts that arise in friendships in the virtual world. This study uses a qualitative method that refers to the interpretive paradigm with a phenomenological approach. The theory used in this research is relationship maintenance theory. The technique used in this study uses in-depth interviews with individual subjects who are members of the online gaming community, who are over 18 years of age and have joined the virtual community for more than 2 years. The results of the study reveal that individuals in virtual communities cannot feel intimate closeness with other friends because interactions carried out in virtual communities do not have non-verbal communication and physical contact. However, individuals still have a commitment to maintain friendly relations with virtual groups because they have the same goal, namely playing online games, virtual groups can be used as a means of interacting without being limited by geography. In addition, another reason individuals join and maintain friendly relations with other individuals in virtual communities is also because it can meet the information needs and social needs of all individuals who are members of it.

Page 2 of 2 | Total Record : 13