cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia
ISSN : 02161699     EISSN : 25812300     DOI : 10.21831
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 1 (2018): April 2018" : 5 Documents clear
Perbedaan pengaruh model pembelajaran kontekstual dan media audiovisual dengan motivasi belajar terhadap hasil belajar senam lantai Regi Indah Lestari
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 14, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (372.372 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v14i1.21343

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengaruh model pembelajaran kontekstual dan media audiovisual dengan motivasi belajar siswa terhadap hasil belajar senam lantai. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Ciawi. Penelitian ini menggunakan treatment by level 2 x 2. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 164 dan menggunakan sampel 32 siswa. Teknik analisa data adalah analisis varians dua jalur (ANAVA) dan dilanjutkan dengan uji Turkey pada tingkat signifikan α = 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) nilai hasil belajar guling lenting pada perlakukan model pembelajaran kontekstual (A1) lebih rendah dari nilai yang menggunakan media audiovisuall (A2) di SMP Negeri 2 Ciawi (2). Terdapat interaksi antara model pembelajaran kontekstual dan media audiovisuall (A) dengan motivasi belajar (B)  terhadap hasil belajar guling lenting di SMP Negeri 2 Ciawi (3). Nilai hasil belajar pada perlakuan model pembelajaran kontekstual dengan motivasi tinggi (A1B1) lebih rendah dari nilai menggunakan media audiovisuall dengan motivasi tinggi (A2B1) di SMP Negeri 2 Ciawi. Nilai hasil belajar guling lenting pada perlakukan model pembelajaran kontekstual dengan motivasi rendah (A1B2) lebih rendah dari penggunaan media audiovisuall dengan motivasi rendah (A2B2) di SMP Negeri 2 Ciawi.AbstractThe purpose of this research is to know the effect of contextual learning model and audiovisual media with students' learning motivation on the learning result of gymnastics floor. This research was conducted on the students of class VIII SMP Negeri 2 Ciawi. This study used treatment by level 2 x 2. The population in this study consisted of 164 and used 32 samples of students. The data analysis technique is a two-lane variance analysis (ANAVA) and followed by Turkey test at a significant level α = 0.05. The results of this study indicate that (1) the value of learning achievement of bolster lenting on the treatment of contextual teaching and learning model (A1) is lower than value using audiovisuall media (A2) in SMP Negeri 2 Ciawi (2). There is an interaction between contextual learning model and audiovisual media (A) with learning motivation (B) to the learning result of lump in the SMP Negeri 2 Ciawi (3). The value of learning outcomes in the treatment of contextual learning models with high motivation (A1B1) is lower than the value of using audiovisuall media with high motivation (A2B1) in SMP Negeri 2 Ciawi. The value of learning achievement of bolster lenting on the treatment of contextual learning model with low motivation (A1B2) is lower than the use of audiovisuall media with low motivation (A2B2) in SMP Negeri 2 Ciawi.
Upaya meningkatan kebugaran jasmani melalui circuit training Latif Uki Mutaqin
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 14, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (486.648 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v14i1.21339

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah Siswa Kelas VIII SMP Negeri 5 Yogyakarta yang berjumlah 32 Siswa. Sumber data berasal dari guru, siswa, dokumen dan peneliti. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara dan tes. Validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber data. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Prosedur penelitian adalah model spiral yang saling berkaitan. Dari hasil analisis, terjadi peningkatan yang signifikan pada prasiklus ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Pada Prasiklus hasil belajarKebugaran Jasmani menggantung peserta didik kategori cukup 25,8%, kurang 64,5% dan sangat kurang 9,7%. Dalam Prasiklus jumlah peserta didik yang tuntas adalah 8peserta didik. Sedangkan padaSiklus I hasil peningkatan kebugaran jasmani peserta didik pada kategori baik sebesar 22,5%, cukup 32,2%, kurang 42% dan kurang sekali 3,2%. Dalam Siklus I jumlah peserta didik yang tuntas adalah 17peserta didik. Dan pada siklus II hasil peningkatan kebugaran jasmani menggantung peserta didik pada kategori sangat baik sebesar 6,4%, baik 35,5%, cukup 38,7% dan kurang 19,4%. Dalam Siklus II jumlah peserta didik yang tuntas adalah 25peserta didik. Peningkatan terjadi pada siklus I. Hasil peningkatan kebugaran jasmani meningkat walaupun belum optimal. Pelaksanaan siklus II menyebabkan hasil belajar kebugaran jasmani meningkat menjadi lebih baik. Lebih banyak siswa yang memenuhi standar ketuntasan. Selain itu tercipta proses pembelajaran yang lebih aktif, efektif, efisien, dan menyenangkan sehingga bisa mendukung suatu proses pembelajaran yang berkualitas. Kesimpulan penelitian ini adalah dengan penerapan alat bantu mampu meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya menggantung siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Yogyakarta tahun ajaran 2017/2018.
Peningkatan hasil belajar gerak dasar melempar melalui pendekatan bermain Dessy Anggraeni; Sutiyarsih Sutiyarsih
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 14, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.095 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v14i1.21340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar variasi gerak dasar melempar dengan pendekatan bermain pada peserta didik kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang berlangsung dua siklus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IVA Sekolah Dasar Negeri Jarakan yang berjumlah 27 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes unjuk kerja (praktik) individu peserta didik dan observasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar peserta didik pada materi variasi gerak dasar melempar dengan pendekatan bermain. Hal ini terlihat dari hasil belajar pada siklus I yang menunjukkan 17 peserta didik mencapai ketuntasan sebesar 62,96% dengan nilai rata-rata 72 dan pada siklus II hasil belajar meningkat menjadi 88,89% dengan jumlah peserta didik yang mencapai ketuntasan sebanyak 24 dengan nilai rata-rata 79.
Meningkatkan hasil belajar makanan bergizi melalui penggunaan animasi audio visual Kurwinda Kristi; Sutiyarsih Sutiyarsih
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 14, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.307 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v14i1.21341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar materi makanan bergizi melalui penggunaan media animasi audio visual pada siswa kelas III SD Negeri Winongo.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Reearch) dengan model Kemmis dan Taggart. Pada model ini setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III B SD Negeri Winongo yang berjumlah 19 siswa. Objek penelitian ini adalah hasil belajar materi makanan bergizi. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes dan observasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes dan lembar observasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik analisis data deskriptif kuantitatif dan kualitatif.Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan pembelajaran dengan penggunaan media animasi audio visual dapat meningkatkan hasil belajar materi makanan bergizi pada siswa kelas iII SD Negeri Winongo. Nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) untuk PJOK adalah 70. Data awal menyebutkan sebanyak 7 (36,84%) siswa sudah tuntas. Siklus I sebanyak 11 (57,89%) siswa sudah tuntas. Siklus II sebanyak 17 (89,47%) siswa sudah tuntasBerdasarkan hasil penelitian di atas, hasil belajar pendidikan kesehatan pada materi makanan bergizi melalui penggunaan media animasi audio visual pada siswa kelas III SD Negeri Winongo sudah lebih dari 75% siswa mencapai KKM.
Upaya meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya menggantung melalui alat bantu Dwi Adya Prihandana
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 14, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.617 KB) | DOI: 10.21831/jpji.v14i1.21342

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa Kelas XII TGB SMK Negeri 1 sedayu yang berjumlah 31 siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara dan tes. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis, terjadi peningkatan yang signifikan pada prasiklus ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Pada prasiklus hasil belajar lompat jauh gaya menggantung peserta didik kategori cukup 25,8%, kurang 64,5% dan sangat kurang 9,7%. Dalam prasiklus jumlah peserta didik yang tuntas adalah 8 peserta didik. Sedangkan pada Siklus I, kategori baik sebesar 22,5%, cukup 32,2%, kurang 42% dan kurang sekali 3,2%. Dalam Siklus I jumlah peserta didik yang tuntas adalah 17 peserta didik. Pada siklus II, kategori sangat baik sebesar 6,4%, baik 35,5%, cukup 38,7% dan kurang 19,4%. Dalam Siklus II jumlah peserta didik yang tuntas adalah 25 peserta didik. Pelaksanaan Siklus II menyebabkan hasil belajar lompat jauh gaya menggantung meningkat menjadi lebih baik. Kesimpulan penelitian ini adalah dengan penerapan alat bantu mampu meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya menggantung.

Page 1 of 1 | Total Record : 5